Ditemukan 29993 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nurmala Kurata Aini; Pembimbing: Umar Rahmi Achmadi; Penguji: Dewi Susanna, Didik Supriyono
S-8257
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Erna Kusumawardani; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Dewi Susanna, Riris Nainggolan
S-7252
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ronaldo; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Al Asyary, Ema Hermawati, Siti Nurhayati
Abstrak:
Read More
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di negara-negara tropis termasuk Indonesia. Provinsi Jawa Barat termasuk Kabupaten Bogor, sebagai salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk memiliki prevalensi DBD yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku 3M Plus dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor. Penelitian potong lintang dengan unit analisis rumah tangga ini mengikutsertakan sebagian rumah tangga yang tinggal dan menetap di wilayah kerja Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukan bahwa 46,6% responden memiliki perilaku 3M plus yang kurang baik. Didapati hubungan yang signifikan antara perilaku 3M Plus, perilaku pencegahan penggunaan kelambu antinyamuk, penggunaan kassa ventilasi, lokasi perkembang biakan, lokasi peristirahatan nyamuk dan keberadaan jentik dengan kejadian DBD di wilayah Kemang Kabupaten Bogor. Diperlukan program edukasi untuk meningkatkan pemahaman Masyarakat akan DBD sehingga timbul kesadaran diri untuk mau berperilaku 3M Plus dengan baik.
Dengue fever is a major issue in tropical countries like Indonesia, particularly in West Java Province, including Bogor Regency. This study focused on the relationship between 3M Plus behavior (Behavior that includes mosquito repellent practices such as keeping the environment clean, using mosquito nets, and using mosquito repellents) and the incidence of dengue fever in the Kemang Health Center's area in Bogor Regency. The research included households living in the Kemang area and found that 46.6% of the respondents had poor 3M Plus behavior. The study identified a significant relationship between 3M Plus behavior and the occurrence of dengue fever, particularly with respect to preventive habits such as using mosquito nets, using ventilation gauze, controlling breeding sites and mosquito resting places, and the presence of larvae. The findings emphasize the importance of educational programs to enhance public awareness of dengue fever and promote proper 3M Plus behavior.
T-6913
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Miladil Fitra; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Abdur Rahman, Bambang Wispriyono, Inswiasri, Isha Wardhana
Abstrak:
Kegiatan penambangan emas skala kecil yang tidak dikelola dengan baik dapat berpotensi meningkatkan mineral logam berat termasuk mineral mangan dan keberadaannya dapat menyebar kewilayah sekitar pertambangan serta berpotensi menimbulkan risiko dan gangguan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengestimasi tingkat risiko kesehatan pajanan mangan (Mn) dari air minum dan makanan terpilih pada populasi penduduk dan bukti-bukti gangguan kesehatannya di Kampung Curug Bitung, Kecamatan Nanggung. Penelitian ini merupakan studi Deskriptif Analitik dengan metode Analisis Risiko Kesehatan Masyarakat. Pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara dan test konsentrasi mangan pada air minum dan makanan. Tingkat Risiko pajanan mangan dari air minum dan makanan di desa curug bitung tidak berisiko (RQ<1) ini berarti pajanan mangan wilayah Ring-1 area pertambangan emas tradisional Gunung Pongkor belum menyebar ke sekitar atau keluar Ring-1(Curug Bitung). Bagi penduduk yang memiliki aktivitas pengoperasian gelundung dihimbau untuk tidak membuang sisa tanah hasil olahannya didekat rumah, aliran air maupun di dekat lahan pertanian, karena dimungkinkan tanah buangan tersebut masih mengandung cemaran beberapa mineral lainnya yang berbahaya. Tanah sisa olahan bisa dikumpulkan di suatu area yang jauh dari sumber air dan lahan pertanian. Area tersebut bisa ditanami dengan tanaman lokal yang mampu menyerap kandungan logam dalam tanah seperti tanaman genjer.
Kata Kunci : Analisis Risiko Kesehatan Masyarakat, Pajanan Mangan dari Air Minum dan Makanan, penambangan emas skala kecil
Read More
Kata Kunci : Analisis Risiko Kesehatan Masyarakat, Pajanan Mangan dari Air Minum dan Makanan, penambangan emas skala kecil
T-4337
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dahniar Budiarti; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Budi Hartono, Didik Supriyono
Abstrak:
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit endemis di Kecamatan Cibinong. Puskesmas Karadenan merupakan salah satu puskesmas di kecamatan Cibinong dimana seluruh wilayah kerjanya termasuk endemis DBD, namun kesadaran masyarakatnya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3Mplus masih rendah. Kelurahan Sukahati dipilih sebagai lokasi penelitian karena 3 tahun terakhir merupakan wilayah dengan kasus DBD tertinggi di wilayah kerja puskesmas Karadenan. Oleh sebab itu dilakukan penelitian tentang perilaku pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue dan hubungannya dengan index jentik yaitu container index di rumah tangga. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional, pengambilan data dengan cara wawancara kepada responden dan observasi jentik di kontainer-kontainer yang ada di rumah responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan perilaku PSN DBD 3Mplus yaitu ketersediaan tutup penampung air (Pvalue 0,000 ; OR 5,34 ; 95% CI 2,4-11,9), ketersediaan abate (Pvalue 0,004 ; OR 5,56 ; 95% CI 1,73-17,8), ketersediaan kelambu (Pvalue 0,003 ; OR 5,17 ; 95% CI 1,77-15,1) dan keterpaparan penyuluhan (Pvalue 0,042 ; OR 3,8 ; 95% CI 1,15-12,6). Sedangkan perilaku pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan container index di rumah tangga. Kata kunci : Pemberantasan Sarang Nyamuk 3Mplus, perilaku, container index Dengue Hemorrhagic Fever is an endemic disease in the district of Cibinong. Karadenan health centers is one of the health centers in the district of Cibinong where the entire work area, including endemic, but awareness of the community to undertake mosquito eradication by means 3Mplus still low. Sukahati village chosen as a test site for the last 3 years is a region with the highest dengue cases in the region of Karadenan health centers. Therefore, research on the behavior of mosquito eradication of dengue fever and its association with the flick index ie the container index in the household. Study design used is cross sectional, data retrieval by means of interviews with respondents and observation larvae in containers that exist in the house of the respondents. The results showed that the factors significantly associated with behavioral mosquito nest eradication 3Mplus namely the availability of water reservoir lid (pvalue 0.000; OR 5.34; 95% CI 2.4 to 11.9), the availability of abate (pvalue 0.004; OR 5 , 56; 95% CI 1.73 to 17.8), the availability of mosquito nets (pvalue 0.003; OR 5.17; 95% CI 1.77 to 15.1) and exposure counseling (pvalue 0,042; OR 3.8; 95 % CI 1.15 to 12.6). While the behavior of mosquito eradication of dengue hemorrhagic fever did not show any significant correlation with the index container in the household. Keywords: Mosquito Nest Eradication 3Mplus, behavior, container index
Read More
S-8651
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Okta Priyani; Pembimbing: Suyud; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Diah Mulyawati Utari
S-7166
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hilyah Amaly Nayyirah; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Ema Hermawati, Sifa Fauzia
Abstrak:
Demam berdarah dengue merupakan penyakit menular yang menyebabkan banyakanak-anak dan remaja meninggal dunia. Di Indonesia, angka kesakitan (IR) DBDmengalami peningkatan setiap tahunnya. DBD menyebar melalui gigitan nyamuk Aedesaegypti yang membawa virus dengue. Pada tahun 2017, nilai IR DBD di KabupatenBogor sebesar 4,84 per 100 ribu penduduk dengan jumlah kasus sebanyak 277 kasus,dan 65 kasusnya (23,4%) tersebar di Kecamatan Cibinong. 41,25% kasus DBD berasaldari kelompok usia 5-14 tahun. Lingkungan sekolah merupakan wilayah yang berisikomenjadi tempat penularan DBD. Upaya pencegahan DBD yang dapat dilakukan salahsatunya dengan intervensi menggunakan media flip chart. Penelitian ini bertujuan untukmelihat perbedaan rerata pengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upayapencegahan DBD serta melihat hubungannya dengan penggunaan media intervensi flipchart. Desain penelitian yang digunakan berupa eksperimen kuasi, sampel merupakansiswa yang dipilih secara acak dari kelas 4 dan kelas 5. Pengamatan jentik nyamukdilakukan untuk mengetahui nilai indeks kepadatan jentik. Variabel yang diteliti adalahpengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upaya pencegahan DBD. Hasil penelitianini menemukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada kelompok siswa yangdiberi intervensi dengan media flip chart dan tanpa media flip chart, namun tidak padavariabel sikap dan praktik. Pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan yangbermakna antara pengetahuan(p-value=0,608), sikap(p-value=0,573), dan praktik(p-value=0,702) siswa dalam upaya pencegahan DBD dengan penggunaan mediaintervensi flip chart.Kata kunci: Demam Berdarah Dengue; Pengetahuan; Sikap, Praktik; Flip Chart.
Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that causes death amongchildren and adolescents. In Indonesia, the insidence rate has increased every year. DHFspreads by the bite of the Aedes aegypti mosquito that carries the dengue virus. In 2017,the DHF IR value in Bogor Regency was 4.84 per 100 thousand population with a totalof 277 cases, and 65 cases (23.4%) were scattered in Cibinong District. 41.25% of DHFcases come from the age group of 5-14 years. The school environment is an area that isat risk of becoming a place of transmission of dengue. One of the way to preventdengue fever by doin an intervention by using the flip chart media. This study aims tolook at differences in the average knowledge, attitudes, and practices of students in theprevention of DHF as well as see the relationship with the use of flip chart interventionmedia. The research design used was a quasi experiment, the sample was randomlyselected students from grade 4 and class 5. Observations of mosquito larvae werecarried out to determine the value of the larval density index. The variables studied werestudents knowledge, attitudes, and practices in the prevention of DHF. The results ofthis study found that there was an increase in knowledge both the student group withand without flip chart intervention media, and there was no increase in the attitude andpractice variables. In this study, no significant relationship was found between studentsknowledge(p-value=0,608), attitudes(p-value=0,573), and practices(p-value=0,702), inthe prevention of DHF with the use of flip chart intervention media.Keywords: Dengue Hemorragic Fever; Knowledge; Attitude; Practice; Flip Chart.
Read More
Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that causes death amongchildren and adolescents. In Indonesia, the insidence rate has increased every year. DHFspreads by the bite of the Aedes aegypti mosquito that carries the dengue virus. In 2017,the DHF IR value in Bogor Regency was 4.84 per 100 thousand population with a totalof 277 cases, and 65 cases (23.4%) were scattered in Cibinong District. 41.25% of DHFcases come from the age group of 5-14 years. The school environment is an area that isat risk of becoming a place of transmission of dengue. One of the way to preventdengue fever by doin an intervention by using the flip chart media. This study aims tolook at differences in the average knowledge, attitudes, and practices of students in theprevention of DHF as well as see the relationship with the use of flip chart interventionmedia. The research design used was a quasi experiment, the sample was randomlyselected students from grade 4 and class 5. Observations of mosquito larvae werecarried out to determine the value of the larval density index. The variables studied werestudents knowledge, attitudes, and practices in the prevention of DHF. The results ofthis study found that there was an increase in knowledge both the student group withand without flip chart intervention media, and there was no increase in the attitude andpractice variables. In this study, no significant relationship was found between studentsknowledge(p-value=0,608), attitudes(p-value=0,573), and practices(p-value=0,702), inthe prevention of DHF with the use of flip chart intervention media.Keywords: Dengue Hemorragic Fever; Knowledge; Attitude; Practice; Flip Chart.
S-10275
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Farhan Adrian; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Al Asyary, Didik Supriyono
Abstrak:
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang seringkali melanda Indonesia dan disebabkan oleh virus dengue dari nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Iklim merupakan salah satu faktor yang diketahui dapat mempengaruhi kejadian DBD. Selama tahun 2014-2020, Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah kasus meninggal akibat DBD tertinggi di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor iklim dengan kejadian DBD di Kabupaten Bogor pada tahun 2017-2021 dengan desain studi ekologi. Hasil penelitian dengan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa faktor kelembaban (r=0,351; p=0,006) dan curah hujan (r=0,258; p=0,046) memiliki hubungan berkekuatan sedang dengan kejadian DBD, sedangkan suhu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p>0,05).
Dengue haemorrhagic fever (DHF) is a disease that frequently affects Indonesia and caused by the dengue virus from infected Aedes aegypti mosquitoes. Climatic factors are known to affect DHF incidence. In 2014-2020, Bogor Regency became the region with the highest DHF deaths in West Java. This study aims to analyze several climatic factors with DHF incidence in Bogor Regency in 2017-2021 using an ecological study design. Using Spearman?s rank correlation coefficient, the results indicate that humidity (r=0,351; p=0,006) and rainfall (r=0,258; p=0,046) have a moderate effect on DHF incidence, while temperature has no effect on DHF incidence (p>0,05).
Read More
Dengue haemorrhagic fever (DHF) is a disease that frequently affects Indonesia and caused by the dengue virus from infected Aedes aegypti mosquitoes. Climatic factors are known to affect DHF incidence. In 2014-2020, Bogor Regency became the region with the highest DHF deaths in West Java. This study aims to analyze several climatic factors with DHF incidence in Bogor Regency in 2017-2021 using an ecological study design. Using Spearman?s rank correlation coefficient, the results indicate that humidity (r=0,351; p=0,006) and rainfall (r=0,258; p=0,046) have a moderate effect on DHF incidence, while temperature has no effect on DHF incidence (p>0,05).
S-11130
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Zani Suhananto; Pembimbing: Abdur Rahman; Penguji: Suyud Warno Utomo, Budi Hartono, Carolina Rusdy Akib, Setyadi
T-4296
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deborah Siregar; Pembimbing : Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Umar Fahmi, Ema Hermawati, didik Supriono, Rohani Simanjuntak
T-4805
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
