Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37547 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ery Setiawan; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Kurnia Sari, Maya Trisiswati
Abstrak: Peningkatan signifikan pada tren insiden penyakit HIV dan AIDS baik dalam tingkat global maupun Indonesia saat ini terjadi pada kelompok Lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL). Hal ini dapat menjadi suatu isu kritis ketika Kelompok LSL dapat menjadi jembatan transmisi baru melalui hubungan heteroseksual dan transmisi perinatal dari ibu ke anak. Kondisi ini disebabkan oleh karakteristik sebagian besar LSL yang juga melakukan hubungan seksual dengan lain jenis (wanita) atau bahkan telah mempunyai istri secara legal (biseksual). Berbagai program dan pendekatan telah banyak dilakukan oleh pemerintah maupun LSM, namun demikian hal tersebut masih belum dapat diikuti oleh penurunan yang signifikan terhadap prevalensi HIV dan AIDS khususnya pada kelompok populasi Kunci LSL. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini ditujukan untuk melakukan penilaian tentang keberlangsungan program LSL ke depan dengan ditinjau dari sisi manajemen program melalui metode penelitian kualitatif dengan unit analisis pada program. Hasil wawancara mendalam menjelaskan bahwa secara praktik, manajemen pelaksanaan yang dilakukan sudah cukup baik atau sesuai dengan pedoman-pedoman yang telah ditetapkan, namun demikian apabila ditinjau dari sisi sustainibilitas program ke depan terdapat beberapa fokus perhatian seperti sustainibilitas pembiayaan, ketepatan estimasi target, dan kebijakan khusus penanggulangan LSL.
 

 
The significant increase in the incidence trends of HIV and AIDS in both the global level and Indonesia is currently happening in the group Men who have sex with men (MSM). This would be a critical issue when the MSM group can be a new bridge heterosexual transmission and perinatal transmission from mother to child. This condition is caused by the characteristics of most of the MSM who also have sex with another type (female) or even have had a legal wife (bisexual). Various programs and approaches have been carried out by governments and NGOs, however, it still can not be followed by a significant decrease in the prevalence of HIV and AIDS, especially in the MSM population group keys. In connection with this, this study aimed to assess the sustainability of the MSM program forward with a review of the management of the program via qualitative research methods in program analysis unit. The results of in-depth interviews explained that in practice, the implementation of the management done well enough or in accordance with the guidelines that have been set, but Accordingly to sustainability context there are several focus attention such as sustainability financing, the accuracy of estimates of the target, and specific policy for MSM prevention.
Read More
S-8483
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Hardy; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dian Ayubi, Eddy Darma
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk melihat gambaran manajemen program penanggulagan penyakit HIV/AIDS di Kota Bogor tahun 2013. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cakupan penjangkauan populasi kunci belum mencapai target. Target penggunaan jarum suntik sudah mencapai target dan target penggunaan kondom belum bisa dihitung. Pada penggunaan sumber daya sebagai input dapat disimpulkan bahwa jumlah belum sesuai untuk petugas penjangkauan, petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan. Kebutuhan sarana sangat seperti logistik laboatorium belum mencukupi dalam segi jumlah. Kesedian Dana dari pemerintah belum mencapai 70% target kesedian. Proses perencanaan dibagi menjadi perencanaan APBD dan perencanaan GF namun belum terintegrasi di musrembang.Proses pengawasan yang menjadi tugas KPAD belum berfungsi dengan maksimal. Rekomendasi penyelesaian permasalahan adalah peningkatan fungsi KPAD,peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya, dan peningkatan program.Kata Kunci : Manajemen, HIV/AIDS, cakupan, input, proses, output.
Read More
S-8287
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sasha Bellina Munawar; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Anwar Hassan, Lutfi Nurhidayati
S-4902
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roestri Nurwulan; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Pandu Riono, Ede Surya Darmawan, Asep Hendradiana
Abstrak:

Tesis ini membahas tentang Analisa Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 8 Tahun 2009 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Indramayu. HIV / AIDS merupakan salah satu penyakit yang menjadi target MDGs WHO 2000 – 2015. Penderita HIV di Indonesia tahun 2008 sebesar 277.700 orang, 49 diantaranya berada di Indramayu. Tahun 2009, 263 penderita berada di Indramayu. Di tahun yang sama, Pemerintah Daerah mengesahkan Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 8 Tahun 2009 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS. Tahun 2011 penderita menjadi 490 orang. Terdapat penemuan kasus baru sebanyak 227 kasus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini belum diimplementasikan dengan baik. Titik lemah implementasi terletak pada sosialisasi yang kurang, komunikasi yang belum efektif, sumber daya baik manusia maupun finansial yang masih kurang, disposisi yang belum pada tempatnya termasuk insentif yang belum diberikan, juga struktur birokrasi yang terfragmentasi. Dari hasil penelitian ini disarankan agar pemerintah Indramayu harus melaksanakan sosialisasi, segera menyusun dan menyelesaikan SOPs formal untuk melaksanakan Perda ini, koordinasi yang lebih baik dengan elemen pendukung implementasi Peraturan Daerah, juga penambahan SDM dan anggaran biaya untuk mendukung implementasinya. Kata Kunci : HIV, AIDS, Perda, Indramayu


 The purpose of this thesis is to elicit the he implementation of Indramayuregional Regulation  Number 8 Year 2009 regarding The Prevention and Control ofHIV & AIDS at Indramayu Regency. HIV / AIDS is one of The MDGs targets ofYear 2000 – 2015. Indonesia had 277.700 peoples with HIV/AIDS in 2008, and 49 ofthem were in Indramayu. By the year of 2009, peoples with HIV/AIDS in Indramayu was increased into 263 people. In the same year, the regional government ofIndramayu have passed Regional Regulation  Number 8 Year 2009 regarding Prevention and Control of HIV & AIDS. In 2011, peoples with HIV/AIDS areincreased into 490 peoples with 277 of new cases are found. The research to conduct this study is qualitative research. The results of thisstudy found  the policy has not been implemented properly. The weak points of thisimplementations are a lack of socialization, ineffective communication, lack ofresources both human and financial, incentives are not provided, and the fragmented structure of government.  We suggested that the Indramayu’s government shouldcarry out socialization and  immediately prepares and completes the formal SOPs inaddition a good coordination must be established with the supporting elements, and adding more peoples and budgets to support the implementation of this regionalregulation. Key words : HIV, AIDS, Regulation, Indramayu

Read More
T-3336
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amalia Dona; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Anwar Hassan, Devi Maryori
S-6519
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gumala Rubiah; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Toha Muhaimin, Wenita Indrasari
S-6480
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Oktoridanir; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Pujiyanto, Adrian Ridwan Malik, Budi Setiawan
T-4095
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gregorius Dimas Herlambang; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Helen Andriani, Zakiah
Abstrak:
Akses layanan kesehatan bagi Orang dengan HIV AIDS (ODHA) di masa pandemi dirasakan lebih berat, selain adanya ketakutan tertular Covid-19, stigma negatif masyarakat dirasakan masih besar. Upaya yang sesuai dengan kondisi ini adalah dengan menyediakan layanan telemedis khusus bagi ODHA. Saat ini belum ada penelitian yang secara khusus membahas pengukuran yang bisa digunakan untuk layanan telemedis bagi ODHA. Penelitian ini mencoba memetakan penelitian-penelitian terkait kepuasan layanan telemedis ODHA lima tahun terakhir dengan menggunakan metode Scoping Review dari empat online database. Hasil yang didapatkan adalah perlunya memakai kuesioner tervalidasi seperti Telemedicine Satisfaction Questionnaire, Telemedicine Satisfaction Usability Questionnaire dan System Usability Scale dan meninjau aspek kualitas konten, kemudahan penggunaan, kegunaan, akseptabilitas, kebutuhan pengguna dan kekhawatiran. Dibutuhkan peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian di negara berkembang dan menekankan penggunaan kuesioner teruji dan metode mixed method difasilitasi dengan rekomendasi aplikasi statistik kuantitatif seperti STATA dan kualitatif seperti NVivo 10. Selain itu, disarankan untuk meningkatkan penelitian lanjutan untuk mengukur efisiensi maupun efektifitas telemedis untuk ODHA dan faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepuasan maupun kesuksesan implementasi telemedis ODHA, khususnya di Indonesia.

Access to health services for people living with HIV AIDS (PLWHA) during the pandemic is felt to be more difficult, in addition to the fear of contracting Covid-19, negative stigma from the community is still felt. Efforts that are in accordance with this condition are to provide special telemedicine services for PLWHA. Currently, there is no research that specifically discusses measurements that can be used for telemedicine services for PLWHA. This study attempted to map studies related to the satisfaction of telemedicine services for PLWHA in the last five years using the Scoping Review method from four online databases. The results obtained are the need to use validated questionnaires such as the Telemedicine Satisfaction Questionnaire, Telemedicine Satisfaction Usability Questionnaire and System Usability Scale and review aspects of content quality, ease of use, usability, acceptability, user needs and concerns. There is a need to increase the quantity and quality of research in developing countries and emphasize the use of tested questionnaires and mixed methods facilitated by the recommendation of quantitative statistical applications such as STATA and qualitative such as NVivo 10. In addition, it is recommended to increase further research to measure the efficiency and effectiveness of telemedicine for PLWHA and what factors are associated with satisfaction and successful implementation of telemedicine for PLWHA, especially in Indonesia.
Read More
S-11174
Depok : FKMUI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ririn Rianita; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah; Penguji: Toha Muhaimin, Wenita Indrasari
S-6549
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuli Luthfiana; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Kurniawan
S-7124
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive