Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30844 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Isna`assaratun; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
T-86
Jakarta : FKM UI, 1984
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endah Kumala Dewi; Pembimbing: Akmal Hadi
T-496
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sukar, Miko Hananto, Suharjo
MPPK Vol.26, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2016
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ainol Mardhiah; Pembimbing: A. Rahman
S-1162
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Dwi Wardhany; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Abdur Rahman, Rahmawati
S-6266
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Naulia Sundari Efridawaty; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Anwar Hasan, Miswar Fattah
S-4822
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratu Ayu Dewi Sartika, Yvonne M. Indrawani, Trini Sudiarti
MSK Vol.9, No.1
Depok : DRPM UI, 2005
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pian Kapiso; Pembimbing: Astri C. Adisasmita; Penguji: Putri Bungsu, Rindu Rachmiaty, Mira Miranti Puspitasari
Abstrak: Asma merupakan penyakit inflamasi (peradangan) kronik saluran napas. Menurut WHO penderita asma di dunia mencapai 285 juta pada tahun 2016 dengan 383.000 kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jarak rumah dan sumber pencemaran luar rumah (Outdoor Pollution) menggunakan desain kasus kontrol. Kasus adalah penduduk Kecamatan Pangkalan berusia >15 tahun, menderita asma pada tahun 2017dan tercatat dalam register Puskesmas dan klinik kesehatan. Control adalah penduduk Kecamatyan Pangkalan berusia >15 tahun, tidak mnderita asma pada periode yang sama dan tinggal dekat dengan kasus. Jarak antara rumah dengan sumber pencemaran diperoleh dengan menggunakan aplikasi Global Positioning System (GPS) Coordinates dan Distance Calculator. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa orang yang tinggal dekat dengan jalan raya berisiko 1.34 kali untuk menderita asma dibandingkan dengan mereka yang tinggal jauh dari jalan raya (95%CI :0.61-2.97), orang yang tinggal dekat dengan pabrik pembakaran batu kapur berisiko 0.55 kali untuk terkena asma dibandingkan dengan mereka tinggal jauh (95%CI : 0.25-1.19), orang yang tinggal dekat dengan jalan raya dan atau pabrik pembakaran batu kapur berisiko 1.04 kali dibandingkan dengan mereka jauh (95%CI : 0.76-1.42). Pemerintah Perlu meningkatkan sarana dan prasarana, pendanaan, Sumber Daya Manusia, Koordinasi lintas program dan lintas sektor, melakukan penilaian, supervisi/bimbingan teknis dan monitoring pelaksanaan dan pencapaian program. Diharapkan Peran serta masyarakat dalam kegiatan pencegahan penyakit asma dan faktor risikonya (tungau, debu dalam rumah, bulu binatang, asap obat nyamuk bakar, asap rokok, polusi udara melalui kenderaan roda dua/empat dan pabrik, selalu membersihkan perabot rumah dalam hal ini kasur, selimut, sprei minimal 2-3 kali dalam seminggu).
Read More
T-5619
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Darajat; Pembimbing: Dewi Susanna, Yasep Setiakarnawijaya; Penguji: Arminsih Ririn Wulandari, Cecep Suherlan Alamsyah, Abdul Syukur
Abstrak: Latar Belakang : Berdasarkan data Dinas Olahraga DKI Jakarta tahun 2005 diperkirakan 8000 orang setiap harinya melakukan aktifitas berenang. Kebutuhan air bersih untuk kegiatan ini besar jumlahnya. Air bersih yang digunakan berasal dari air tanah dan Perusahaan Air Minum DKI Jakarta. Banyaknya orang yang berenang sangat mempengaruhi kualitas air kolam renang. Kualitas air ini harus terus dipertahankan agar terhindar dari risiko pencemaran. Dengan melakukan surveilans melalui kegiatan inspeksi sanitasi diharapkan dapat diketahui nilai kesesuaian antara hasil pengukuran tingkat risiko pencemaran dengan hasil pemeriksaan kualitas bakteriologik air kolam renang.

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian antara hasil pengukuran tingkat risiko pencemaran dengan inspeksi sanitasi dan hasil pemeriksaan bakteriologik pada air kolam renang di dki jakarta tahun 2005

Bahan dan Cara Kerja: Penelitian ini menggunakan disain cross sectional. Besarnya populasi pada penelitian ini sebanyak 35 kolam renang dengan jumlah sampel 30 kolam renang. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel inspeksi sanitasi berjumlah 13 variabel dengan analisis yang dipakai adalah univariat dan bivariat.

Hasil: Hasil analisis diketahui bahwa 13 (44 %) air kolam renang menunjukkan tingkat risiko pencemaran rendah dan 17 (56%) air kolam renang menunjukkan tingkat risiko pencemaran tinggi. Sedangkan untuk kualitas bakteriologik diketahui 11 (36,7%) air kolam renang berkualitas baik dan 19 (63,3%) air kolam renang berkualitas buruk.

Kesimpulan: Besarnya nilai kesesuaian yang diperoleh pada penelitian ini sebesar 0,733 artinya terdapat nilai kesesuaian baik. Variabel isi air merupakan variabel yang memiliki tingkat risiko pencemaran paling tinggi. Berdasarkan aspek inspeksi sanitasi didapat 8 aspek prediktif dan 5 aspek non-prediktif.Perlunya pemeriksaan air kolam renang secara berkala serta dilaksanakan penyuluhan dan bimbingan pada pengelola kolam renang dan masyarakat akan arti penting dari baiknya kualitas air kolam renang terhadap kesehatan.

Kata Kunci : Kesesuaian, Tingkat risiko pencemaran, Inspeksi Sanitasi, Kualitas Bakteriologik, Air Kolam Renang, DKI Jakarta.
Background: According to the data on Sport Department of DKI Jakarta, it was estimated that 8000 people do swimming everyday. Clean water required in this activity. It has proven us that this activity deeds big amount of clean water. Clean water that used in that activity comes from ground water as well as DKI Jakarta Municipal Water Corporation. The number of people swimming. The number of people swimming in that pool will effect very much to the quality of the swimming pool water. The quality of the water must be saved from its pollution. It is hoped that by conducting surveillance we are able to know the compatibility value between the compatibility result of pollution risk level with the inspection result of quality bacteriology of the swimming pool water.

Objective: Objective of this research is to obtain informatin about compatibility between measurement results of pollution risk level from sanitary inspection and bacteriological assessment results of swimming pool water at dki jakarta 2005.

Methods: This research used a sectional cross design. Total population of this research are 35 swimming pool with its 30 samples. Variable used in this research are 13 sanitation inspection variables by using univariate and bivariate analyses.

Result: The analyses resulted that 13 (44%) of swimming pool water shows the low pollution risk level and 17 (56%) of it is in high pollution risk level. For the quality of bacteriology, it is proven that 11(36,7%) of the water is in good quality meanwhile 19(63,3%) of it is in bad quality.

Conclution: Total compatibility value got from this research is 0,733. It means that there is a good compatibility value. Volume water variable is a variable that has a high pollution risk level. Based on sanitation inspection aspect, there are 8 predictive aspects and 5 non predictive aspects. It is useful and important to inspect the swimming pools water periodically, to explain and to guide the swimming pools organizers as well as the society about the importance of swimming pools water quality to the health.

Keywords : Compatibility, Pollution risk level, Sanitary Inspection, Bacteriological assessment, Swimming pool water, DKI Jakart
Read More
T-2197
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deni Mulyana; Pembimbing: Agustin Kusumayati, I Made Djaja
T-1700
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive