Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 20767 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ali Rosidi ... [et al.]
MGMI Vol.5, No.1
Magelang : Balitbang GAKI Kemenkes RI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad Hisbullah Amrie; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Kusdianar Achmad, Zaenal Abidin
Abstrak: Kadar laktat darah, yang menjadi indicator kelelahan, akan meningkat pada atlet setelah menjalani latihan apa pun cabang olahraganya. Peningkatan kadar laktat darah akan menyebabkan penurunan performa atlet pada latihan berikutnya atau pun dalam pertandingan. Skripsi ini membahas pengaruh pemberian minuman berkarbohidrat dan berelektrolit terhadap kadar laktat darah pada atlet dayung nasional laki-laki tahun 2013.
 
Desain studi eksperimental pretest-posttest control group design melibatkan 28 atlet dayung nasional laki-laki tahun 2013 yang dibedakan mejadi dua kelompok dengan metode randomisasi (random assignment). Minuman yang diberikan adalah minuman berkarbohidrat dan berelektrolit 6% yang diberikan pada kelompok perlakuan dan minuman berkarbohidrat dan berelektrolit 3% yang diberikan pada kelompok kontrol sebanyak satu liter dengan pemberian 500 ml segera setelah latihan dayung air selesai dan berselang 20 menit setelahnya.
 
Kadar laktat darah diukur dengan alat Lactate Scout ® saat sebelum latihan, setelah latihan, dan 30 menit setelah perlakuan. Terdapat perbedaan bermakna (nilai p < 0.05) terhadap kadar laktat darah setelah perlakuan antara kelompok kontrol (7.11 ± 1.57 mmol/L) dan kelompok perlakuan (5.99 ± 0.94 mmol/L) yang menunjukkan pemberian minuman 6% menurunkan kadar laktat darah lebih besar dibanding minuman 3%. Pemberian minuman berkarbohidrat dan berelektrolit memberikan efek positif dalam menurunkan kadar laktat darah sebagai indicator kelelahan pada jangka pendek.
 

Blood lactate level is the fatigue indicator which will be increasing after exercise in any kind of sport. Increased blood lactate will cause lack of performance in the next exercise or even in competition. This thesis investigated the effect of carbohydrate-electrolyte beverage to blood lactate level in national kayak-canoeing athlete 2013.
 
Pretest-posttest control group design lead 28 male kayak-canoeing athletes into 2 groups which were experiment group and control group by random assignment. The experiment group would consume 6% carbohydrate-electrolyte beverage whereas the control group would consume 3% carbohydrate-electrolyte beverage as follows; 500 ml was consumed exact after finishing water paddling exercise and 20 minutes later 500 ml was consumed.
 
Blood lactate level was measured by Lactate Scout ® before exercise, after exercise, and 30 minutes after last 500 ml beverage was consumed. There was significant difference (p value < 0.05) of after experiment blood lactate level between control group (7.11 ± 1.57 mmol/L) and experiment group (5.99 ± 0.94 mmol/L) which presented the 6% beverage decreased more blood lactate level than the 3% beverage. Carbohydrate-electrolyte beverage had a positive effect to decrease acute blood lactate level as fatigue indicator.
Read More
S-7785
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanang Yunarto
MPPK Vol.23, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ballada Santi; Pembimbing: Yovsyah, Ratna Djuwita; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Iip Syaiful, Sardjono
Abstrak: Anemia didetinisikan sebagai suatu keadaan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lcbih rcndah daripada nilai normal untuk kclompok orang yang bersangkutan. Anemia ibu hamil berdasarkan SKRT tahun |995 sebesar 50,9%; prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Kuningan tahun 2005 sebesar 62,5 %. Salah satu upaya untuk pencegahan dan penanggulangan anemia ibu hamil dengan pemberian suplemen tablet besi-folat. Selain suplemen tablet besi folat, pemerintah daerah juga menyediakan suplemcn multivitamin mineral. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh konsumsi supiemen tablet besi-folat dan suplemen multivitamin mineral terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia di Kabupaten Kuningan Tahun 2006.

Penelitian ini menggunakan desain ekspcrimen dengan randomisasi, dilakukan pada ibu hamil anemia dengan umur kehamilan trimester ll (minggu kc 16 sampai minggu ke 24) yang menderita anemia di Wilayah Kabupaten Kuningan Tahun 2006. Jumlah sampel 138 terdiri : 70 diberi suplemen tablet besi folat dan 68 diberi saplemen multivitamin mineral. Data yang dikumpulkan dam primer yang diperoleh melalui wawancara dan pengukuran. Data diuji dengan 1.1851 berpasangan dan Lies! dna mean independent.

Hasil penelitian diperoleh : proporsi anemia pada ibu hamil trimester ll di Kabupaten Kuningan masih cukup tinggi (59,57 %); karakteristik ibu hamil yaitu usia ibu hamil, jamk kehamilan, paritas, latar belakang pendidikan, pekerjaan, asupan makanan, pola konsumsi makanan dan status gizi ibu hamil tidak ada perbedaan yang bermakna pada kedua kelompok pcrlakuan atau dapat dikatakan homogen; terdapat perbedaan yang bermakna kadar Hb sebelum dan setelah perlakuan; terdapat kcccndcrungan pcningkatan :ata-rata kadar Hb lebih tinggi pada ibu hamil yang dibcri suplemen tablet besi folat dibandingkan ibu hamil yang diberi suplemen multivitamin mineral, tidak ada pcrbedaan yang bcmiakna kenaikan kadar Hb antara ibu hamil yang diberi suplemen tablet besi folat dan ibu hamil yang diberi suplemen multivitamin mineral, peningkatan kadar Hb lebih tinggi pada ibu hamil anemia dengan kadar llb awal yang lebih rendah karena kebutuhan tubuh akan besi berpengaruh besar terhadap absorpsi besi.

Disimpulkan terdapat perbedaan yang bemtakna rata-rata kaclar Hb sebelum dan sesudah pcrlakuan pada ibu yang diberi suplemen tablet besi folat dan ibu yang diberi suplemen multivitamin mineral, tidak ada pcrbedaan yang bemtakna kenaikan kadar Hb ibu hamil yang diberi suplemen tablet besi folat dan ibu hamil yang diberi suplemen multivitamin mineral, kecendemngan peningkatan kadar Hb lebih tinggi pada ibu hamil anemia yang diberi suplemen tablet besi folat dibandingkan dengan ibu hamil anemia yang diberi suplemen multivitamin mineral, suplemen tablet besi folat maupun suplemen multivitamin mineral dapat meningkatkan kadar Hb ibu hamil anemia sama baiknya, peningkatan Radar Hb lebih tinggi pada ibu hamil anemia dengan kadat' Hb awal yang lebih rendah karena kebutuhan tubuh akan besi berpengaruh besar terhadap absorpsi besi.

Disarankan penanggulangan ibu hamil anemia dapat dengan pemberian suplemen tablet besi folat maupun suplemen multivitamin mineral tetapi perlu dipertimbangkan efektivitas dari segi finansial, perlu penekanan dalam keteraturan minum suplemen. Pcmilih suplemen multivitamin mineral perlu dipertimbangkan dengan kandungan besi sesuai dengan standar WI-IO (60 mg besi) dan unsur vitamin lain yang berguna untuk meningkatkan kadar Hb ibu hamil serta mengurangi efek, melakukan penyuluhan tentang asupan makanan yang mengandung zat besi.
Read More
T-2746
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitria; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Kusdinar Achmad, Diah Mulyawati Utari, Eny Riangwati Tanzil, Zaenal Abidin
Abstrak:
Latihan panjang akan menguras glikogen otot dan merusak jaringan otot.Peningkatan kadar ureum dan kreatin kinase darah dapat menyebabkan penurunanperforma pada latihan atau pertandingan berikutnya. Tesis ini membahaspengaruh pemberian minuman elektrolit berkarbohidrat terhadap kadar ureumdarah, kreatin kinase darah, dan performa. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimental murni, bersifat single blind dengan rancangan silang pada 10 atletdayung rowing nasional laki-laki di Pelatnas Dayung Pengalengan tahun 2015.Minuman yang diberikan adalah minuman elektrolit dengan jumlah karbohidratsebanyak 1 gr/kgBB pada kelompok perlakuan dan 0,35 gr/kgBB pada kelompokkontrol. Minuman tersebut diberikan segera setelah latihan dan dua jamberikutnya. Pengambilan sampel darah vena dilakukan untuk mengukurpenurunan kadar ureum dan kreatin kinase darah sebelum dan setelah pemberianminuman masing-masing dengan alat COBAS C111 dan Advia 1650/1800. Hasilanalisis membuktikan bahwa penurunan kadar ureum dan kreatin kinase darahlebih tinggi pada kelompok perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa minumanelektrolit berkarbohidrat sebanyak 1 gr/kgBB efektif untuk memulihkan kembalisimpanan glikogen otot dan menurunkan kerusakan jaringan otot.Kata kunci: karbohidrat, ureum, kreatin kinase, performa

Long lasting exercise will deplete muscle glycogen and muscle tissuedamage. Increased levels of blood urea and creatine kinase can cause a decrease inperformance at the next exercise or competition. This thesis discusses the effect ofcarbohydrate electrolyte drinks on blood urea levels, blood creatine kinase levels,and performance. This is true experimental study, single blind cross over design in10 rowing men athletes in the National Training Centre Pengalengan 2015.Beverages provided are electrolyte drinks with the amount of carbohydrates asmuch as 1 g/kg body weight in the treatment group and 0,35 g/kg body weight inthe control group. Beverages given immediately after the workout and the nexttwo hours. Venous blood sample was collected to measure the reduction of bloodurea and creatine kinase level before and after drinking beverages using COBASC111 and Advia 1650/1800 respectively. The result show that the reduction ofblood urea and creatine kinase levels is greater in the treatment group. It suggeststhat beverages contain 1 gr/kg body weight carbohydrate is effective to restoremuscle glycogen stores and decrease muscle tissue damage.Keywords : carbohydrates, blood urea, blood creatine kinase
Read More
T-4327
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Ilmu Faal Indo. (MIFI), Vol.6, No.2, Febr. 2007, hal. 98-110, ( Cat. ada di bendel 2003 - 2007 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.52, No.3, Maret. 2002: hal. 87-91
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.52, No.1, Jan. 2002: hal. 7-10
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indo. (MKI), Vol.45, No.12, Des. 1995, hal : 674-679
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
The Indonesian J. of Public Health (IJPH), Vol.4, No.1, Juli 2007, hal. 25-34. ( ket. ada di bendel 2005- 2007)
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive