Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32048 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Stefanus Emanuel Osok; Pembimbing: Mary A. Wangsarahardja
T-649
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Giyono; Pembimbing: Anhari Achadi
S-1107
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novia Indra Wardhani; Pembimbing: Amal C. Sjaaf
B-156
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atikah Noer Asiah; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Mieke Safitri, Asep Ruhiyat, Dian Wahyuni
T-4500
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Encep T. Sulaeman; Pembimbing: Mieke Savitri, Peter Pattinama
T-1963
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arina Purnawati; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Puput Oktamianti, Kusnanto
Abstrak: Rumah sakit menghadapi persaingan dalam memberikan pelayanan yang bermutu
 
dalam mempertahankan kepercayaan customer. Salah satu pelayanan potensial
 
yang menggambarkan citra pelayanan rumah sakit adalah pelayanan rawat inap
 
yang diberikan oleh tenaga perawat profesional dengan memberikan asuhan
 
keperawatan selama 24 jam dengan pasien. Hasil survey persepsi pasien terhadap
 
asuhan keperawatan periode Juli-Desember tahun 2010 di rawat inap RS Haji
 
menunjukkan angka persentase sebesar 68,8% di mana hasil tersebut belum
 
mencapai target yang telah ditentukan oleh Bagian Keperawatan. Asuhan
 
keperawatan merupakan bentuk kinerja tenaga perawat.
 
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
 
kinerja perawat pelaksana di rawat inap RS Haji Jakarta tahun 2011. Metode
 
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan disain cross sectional
 
menggunakan Uji t dan Uji korelasi regresi. Pengambilan sampel penelitian
 
dengan metode simple random sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan
 
adalah 98 responden perawat rawat inap RS Haji Jakarta dengan pengambilan
 
data primer menggunakan instrumen kuesioner.
 
Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa lebih banyak responden yang
 
memiliki kinerja yang baik (67,3%). Didapatkan pula bahwa variabel gaya
 
kepemimpinan (kepemimpinan direktif, kepemimpinan suportif, kepemimpinan
 
partisipatif), disain pekerjaan, dan motivasi memiliki perbedaan yang signifikan
 
dengan kinerja dengan p value <0,05. Sedangkan, variabel karakteristik individu,
 
sumber daya, dan insentif tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan
 
kinerja.
 
Saran dari penelitian ini antara lain mengembangkan instrumen penilaian kinerja
 
perawat dengan melibatkan rekan kerja (peer group) dalam tim serta masukan dan
 
harapan dari pasien/customer, lebih memperhatikan masukan dari aspek pasien
 
dalam perbaikan kinerja, melakukan follow up setiap program pelatihan yang
 
diberikan kepada kepala ruangan, mengkaji kembali kebijakan internal mengenai
 
insentif, mengembangkan insentif positif dan negatif berupa reward dan
 
punishment yang bersifat non finansial, mendisain kembali pekerjaan dengan
 
pengembangan dan pengkayaan SOP dan Uraian tugas serta pengkajian kembali
 
beban kerja, dan berkomitmen tinggi untuk pengembangan karir perawat dalam
 
jangka panjang.
 

 
Hospitals face competition in providing quality services to maintain customer
 
confidence. One of the potential services that describes the image of hospital
 
services are inpatient services provided by professional nurses to provide nursing
 
care for 24 hours with the patient. The survey results of patient satisfaction,
 
nursing care period July to December of 2010 in hospital inpatient Hajj shows the
 
percentage rate of 68.8% in which the results are yet to reach the target set by the
 
Nursing Section. Nursing care is a form of performance of nurses.
 
The purpose of this study was to determine the factors associated with the
 
performance of nurses in hospital inpatient Hajj Jakarta in 2011. The research
 
method is quantitative method with cross sectional design using t tests and
 
regression correlation test. The sampling method is simple random sampling with
 
the number of samples is 98 respondents who obtained inpatient hospital nurses
 
Hajj Jakarta with primary data collection using a questionnaire instrument.
 
Based on the results, more respondents have a good performance (67.3%). It was
 
found also that the variables of leadership style (directive leadership, supportive
 
leadership, participative leadership), work design, and motivation have a
 
significant difference in performance with a p value <0.05. Meanwhile, individual
 
characteristics variables, resources, and incentives have no significant difference
 
in performance.
 
Advice from this research include developing performance appraisal instruments
 
of nurses by involving peers (peer group) in the team as well as suggestions and
 
expectations of patients / customers; more attention to suggestions from the aspect
 
of patient in performance improvement; follow up on any training program
 
provided to the head room; reviewing internal policies regarding incentives;
 
develop a positive and negative incentives in the form of reward and punishment
 
that are non financial; re-work design with the development and enrichment SOPs,
 
job descriptions, and review of work load; and highly committed to career
 
development of nurses in long-term.
Read More
S-6794
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evy Early; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi
S-3347
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Rini Puji Lestari; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Sutanto Priyo Hastono
T-1934
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wan Muharyati; Pembimbing: Rita Damayanti, Besral; Penguji: Ilyas, Jaslis
Abstrak: Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan bukti tertulis bahwa proses asuhan keperawatan telah dilaksanakan dalam pemberian asuhan keperawatan pasien di rumah sakit. Kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di RS Jiwa Prof HB. Sa'anin Padang masih rendah (32,25%).

Faktor-faktor yang berhubungan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan antara lain faktor individu (karakteristik individu: umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, masa kerja, status perkawinan dan kemampuan intelektual: pengetahuan) dan faktor organisasi (supervisi, insentif, pelatihan, beban kerja dan iklim kerja).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran faktor-faktor dari variabel individu dan organisasi terhadap kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di unit rawat map RS Jiwa Prof. HB. Sa'anin Padang.

Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan disain cross sectional dan untuk pengayaan informasi juga dilakukan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah dan observasi, sampel adalah semua perawat berjumlah 53 orang (total sampel) yang merupakan perawat pelaksana di 7 (tujuh) ruang rawat map RS Jiwa Prof FIB. Sa'anin Padang. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda dan tingkat kemaknaan 0,05.

Hasil penelitian menggambarkan proporsi kinerja perawat dalam pendokumentasian masih rendah, kinerja perawat yang balk hanya 41,5%. Pada analisis multivariat, faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan adalah tingkat pendidikan, supervisi dan beban kerja. Tingkat pendidikan dan beban kerja mei upakan faktor yang paling dominan setelah dikontrol oleh umur, supervisi dan iklim kerja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada penentu kebijakan di RS Jiwa Prof. HB. Sa'anin Padang untuk lebih meningkatkan kinerja perawat pelaksana dalam pendokumentasian asuhan keperawatan yaitu dengan cara meningkatkan SDM perawat dengan memberi kesempatan untuk meningkatkan pendidikan formal/non formal seperti mengikuti pelatihan dan seminar, beban kerja perawat dikurangi dengan memberi tugas dan tanggungjawab sesuai tupoksinya serta perbaikan dan perubahan semua sistem yang terkait dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan seperti pelaksanaan supervisi sesuai dengan prinsip-prinsipnya.

Nursing care documentation is written evidence showing that the nursing care process has been implemented in the hospital. Nurse performance in documenting the nursing care in Prof. HB. Sa'anin Padang Mental Hospital still low (32,25%).

Factors related to performance of nurse on documenting patient's nursing care are individual factors (individual characteristic: age, sex, education level, length of work, marital status and knowledge) and organizational factors (supervision, incentive, training, work load and work climate).

The aim of this study is to identify factors related to individual variables and organizational factors and their relationship to nursing care documentation in ward unit of Prof. HB. Sa'anin Padang Mental Hospital.

The study is non-experimental cross sectional design, qualitative method may to enrich information with in depth interview, focus group discussion and observation, sample of 53 individuals (total sample) who fulfill sample selection criteria, all of them are nurse in 7 (seven) wards unit of Prof HB. Sa'anin Padang Mental Hospital. Collected data was then analyzed with univariate analysis, bivariate analysis using chi square and multivariate analysis using multiple logistic regression at p value S 0,05.

The research of performance in documenting the nursing care showed that the proportion of performance still low, good performance of nurse just only 4,5%. The multivariate analysis showed that education level, supervision and work load was variable related to nursing care documentation. Education level and work load were the most dominant variable related to nursing care documentation after controlled by age, supervision and work climate.

Based on study results, it is recommended to Prof. HB. Sa'anin Padang Mental Hospital policyrnaker to improve nurse performance in documenting nursing care through improving man power of nurse by give opportunity to improve formal education/ non formal like following seminar and trainings, nurse work load can make Iess by given jobs description and responsibility as their real work and function and also repair and change all system that related to nursing care documentation such as implementing of supervision adjust to it's principle.
Read More
T-2214
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Budiyono' Pembimbing: Hendrik M. Taurany
B-86
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive