Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32012 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Leonardo Wibawa Permana; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito
B-778
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Go Ester; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Purnawan Junadi, Budi Hidayat, Indra Setiadi
B-1319
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amelia Fauzia Rachim; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Anhari Achadi, Wachyu Sulistiadi, Ahmad Fauzi, Rakhmawati Caesaria
Abstrak:
Latar belakang: Infeksi yang bersinggungan terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit adalah Health Care Associated Infection (HAIs) atau disebut dengan istilah Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan, telah menjadi salah satu masalah tinggi yang harus diselesaikan rumah sakit karena dapat meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian. Adanya program pelaksanaan dan pengendalian infeksi yang berjalan tentunya akan menurunkan angka kejadian infeksi, namun kegiatan PPI juga membutuhkan dukungan sumber daya, sarana prasarana, anggaran, dan kebijakan. Tujuan penelitian: menganalisis pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi di RS Kartika Husada Jatiasih. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data primer melalui observasi, wawancara mendalam, dengan informan penelitian yaitu IPCLN, IPCN, Ketua Komite PPI, dan pihak Manajamen RS di RS Kartika Husada. Sementara itu, data sekunder berasal dari dokumen-dokumen di rumah sakit yang berkaitan dan mendukung penelitian ini. Hasil: penelitian disimpulkan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi di RS Kartika Husada Jatiasih sudah sesuai dengan pedoman yang ada, namun kurangnya sumber daya manusia sejalan dengan kurang terlaksananya monitoring serta kurangnya pengetahuan pada pelaksanaan seperti kebersihan tangan Sebagian petugas belum melakukan sesuai standar dan capaian indikator yang ditargetkan.Saran yang dapat diberikan adalah melakukan Analisa beban kerja, mengadakan reward and punishment, serta membuat anggaran khusus pada program pencegahan dan pengendalian infeksi, sehingga dapat menghasilkan output dengan peningkatan mutu yang baik

An infection associated with hospital health care infection, called a health care associated infection, has been one of the high problems that hospitals have to deal with because it increases the number of pain and death. With existing program for administering and controlling infections, however, ppi activities also require resource support, infrastructure, budgets, and policies. The aim of the study to analyze the implementation of preventive and infectious programs at the husada husada hospital. Primary data retrieval by observation, in-depth interview, with research informants IPCLN, IPCN, the chairman of the ppi committee, and the hospital manager at kartika husada hospital. Meanwhile, secondary data came from documents at the hospital that linked and supported the study. Based on studies the implementation of prevention and infection control at the kartika husada was still followed by guidelines, but the lack of human resources was consistent with the lack of monitoring and lack of knowledge on practices such as the cleanliness of the hands of some officers had not done according to the standard and the aim of the indicators. The advice might be given is to analyze workload, execute reward and punishment, and set a specific budget on prevention and infection management programs, so that it can produce output with good improvement
Read More
B-2345
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulianti Wulandari; Pembimbing: Sister Cristophora S.
B-482
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lianingsih Partahusniutoyo; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Wachyu Sulistiadi, Sylvia Richarda Doy
Abstrak:

Penelitian ini dilatarbelakangi jumlah resep dari unit rawat jalan yang ditebus di luar unit farmasi PK Sint Carolus pada tahun 2009 sebesar 21,37%. Proses pembelian obat di unit farmasi rawat jalan PK Sint Carolus masih manual, setelah berkonsultasi dengan dokter, pasien menerima resep dan memilih sendiri tempat membeli obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi pasien dalam memilih tempat membeli obat di PK Sint Carolus. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan April sampai awal Juni 2010 di Poliklinik spesialis PK Sint Carolus, Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data sekunder sebagai data awal dan kemudian dikembangkan dengan wawancara mendalam kepada informan yang terlibat dalam proses pemilihan tempat membeli obat di PK Sint Carolus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya persentase resep obat yang dibeli di luar unit farmasi PK Sint Carolus disebabkan oleh kualitas pelayanan unit farmasi yang belum optimal, belum semua dokter meresepkan sesuai formularium, kurangnya kontrol manajemen terhadap fungsi panitia farmasi dan terapi dan belum terjalin relationship antara pasien dengan petugas farmasi. Kata kunci : Pemilihan tempat membeli obat, farmasi


 

This research  conducted because  the amount of prescription from outpatient unit which be redeemed outside pharmacy unit of PK Sint Carolus in the year of 2009 has reached the number of 21,37%. The process to buy medicine in the pharmacy unit is still working manually. After consulting with the doctor, patient receive a prescription dan choose by themselves where to buy the medicine. The objective of this research is  find out factors that influence patients in choosing where to buy drugs in PK Sint Carolus. This research was conducted for 2 months since April until early June 2010 in spesialist polyclinic of PK Sint Carolus, Jakarta. This research was using qualitative approach, with secondary data as initial data dan then improved by  indepth interview with informans who involved with the selection of places to buy drugs. The result of this research shows that the big percentage of prescription which bought outside the pharmacy unit of PK Sint Carolus is caused by the lack of control towards the function of pharmacy and therapy commitee, the service quality of pharmacy unit which is not optimal yet, not all the doctors prescribe according to formularium, and there hasn’t been a relationship between patients and pharmacysts. Keywords : Selection of places to buy drugs, pharmacy

Read More
B-1252
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benny Patuwo; Pembimbi: Amila Megraeni; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wachyu Sulistiadi, Yuli Prapanca Satar
B-872
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulianthy; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal C. Sjaaf, Budi Hartono, Angela Nusatya Abidin
Abstrak:

Tesis ini membahas tentang waktu tunggu pelayanan resep pasien umum di Farmasi URJ Selatan P. K. St. Carolus. Dari penelitian didapatkan bahwa rata-rata waktu tunggu pelayanan resep pasien umum sebesar 21.90 menit untuk resep non-racikan dan 39.40 menit untuk resep racikan. Untuk resep non racikan, waktu untuk tindakan sebesar 8.78 menit lebih kecil dari waktu jeda yaitu 13.13 menit. Sedangkan untuk resep racikan, waktu tindakan sebesar 26.75 menit lebih lama dari waktu jeda yaitu 12.75 menit, hal ini dikarenakan adanya proses peracikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep pasien umum di P. K. St. Carolus adalah adanya jeda waktu dimana resep tidak diproses, adanya proses peracikan, ketidaksesuaian pengetahuan dan keterampilan SDM, SDM yang belum memadai, ketersediaan obat yang kurang, kecepatan dan keterampilan petugas, sistem komputerisasi yang belum memadai, dan sarana ruangan yang kurang luas.

Read More
B-1386
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
M. Waseso Suharyono; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Hafizurrahman; Pujiyanto; Rochamah
B-851
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Molita Marliana; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah
B-457
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fina Jusuf; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Sandi Iljanto, Dumilah Ayuningtyas, Markus Waseso Suharyono
Abstrak:

ABSTRAK Mutu pelayanan sebuah rumah sakit sangat berkaitan erat dengan mutu pelayanan keperawatan. Salah satu ukuran keberhasilan sebuah rumah sakit dalam rangka mempertahankan mutu pelayanan adalah rendahnya angka turnover perawat. Angka turnover perawat di PK Sint Carolus dalam 5 tahun terakhir adalah 2,9- 7,5% per tahun. Rancangan penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif, dengan disain penelitiannya adalah Cross Sectional untuk menganalisa faktor- faktor yang mempengaruhi perawat dalam mengambil keputusan untuk keluar atau tetap bekerja di PK Sint Carolus dan untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam dilakukan wawancara mendalam kepada perawat yang sudah keluar. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari perawat yang masih bekerja di unit rawat inap dengan kriteria inklusi yaitu usia perawat ≤ 40 tahun dan perawat yang sudah keluar. Jumlah sample dari perawat yang masih bekerja adalah 202 sampel dan jumlah sample perawat yang sudah keluar ada 14 sampel Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,9% perawat menyatakan akan keluar apabila kondisi PK Sint Carolus tetap dalam 5 tahun ke depan. Pada penelitian ini diketahui faktor-faktor yang secara statistik terbukti mempunyai hubungan yang bermagna dengan pengambilan keputusan untuk pindah atau tetap bekerja di PK Sint Carolus yaitu usia (p = 0,003), lama kerja (p = 0,006) dan status perkawinan (p = 0,045). Dari analisis multivariat didapatkan faktor yang paling dominan mempengaruhi pengambilan keputusan untuk pindah dari PK Sint Carolus adalah faktor kesejahteraan yang diberikan oleh PK Sint Carolus (OR = 4,874), dan faktor lama kerja (OR = 4,179). Hasil uji statistik ini dikuatkan oleh informasi yang didapat dalam wawancara mendalam kepada perawat yang telah keluar dari PK Sint Carolus. Kesimpulan : Faktor yang paling mempengaruhi kecenderungan perawat PK Sint Carolus untuk keluar adalah faktor kesejahteraan yang diberikan pihak PK Sint Carolus dan faktor yang kedua adalah faktor lama kerja perawat di PK Sint Carolus. Hasil penelitian ini merupakan masukan bagi PK Sint Carolus dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang mengutamakan keselamatan pasien dan meningkatkan citra PK Sint Carolus.


 

Abstract A Hospital services quality are strength associated with the quality of nursing services. One measurement of the success of a hospital is maintaining the low turnover rate of nurses. Turnover numbers in PK Sint Carolus nurses during five years is 2,9-7,5% per year. The design of the study was analityc quantitative and qualitative approach with cross sectional research design is to analyze the factors that affect nurses in the decision to resign or stay working at PK Sint Carolus.The sample of the study are the nurses who were still working on inpatient unit with the inclusion criteria of nurses age ≤ 40 years old and nurses who already resign. The total sample of the nurses who still working at PK Sint Carolus is 202 samples and from nurses who already resign is 14 samples. Result of study showed that 69,9% nurses say they would resign if condition of employment in PK Sint Carolus for the next five years is still the same. This study found that age, duration of employment and marital status are significantly proven to have correlation with a decision to move or keep working at PK Sint Carolus with p value age = 0,003 , p value duration of employment = 0,006 and p value marital status = 0,045. The statistical result is strengthened by information obtained in indepth interviews to the nurses who have resign. Conclusion : The most dominant factor influencing the decision of nurses to resign from PK Sint Carolus are employment benefit and the second factor are length of work .The results of the study is an input to the PK Sint carolus to improve the quality of nursing services that give priority to patient safety and to improve the image of PK Sint Carolus.

Read More
B-1257
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive