Ditemukan 24224 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Rahmadewi; Pembimbing: Pandu Riono
T-353
Depok : FKM UI, 1994
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sjamsul Ariffin; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono
T-1041
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nanang Wardhana; Pembimbing: Bambang Sutrisna; Penguji; Lukman Hakim Tarigan, Ella Nurlaela Hadi, Julitasari Soendoro
Abstrak:
Read More
Imunisasi dasar adalah suatu tindakan untuk memberikan kekebalan khusus terhadap penyakit tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus, poliomielitis, campak dan hepatitis B kepada anak umur 0-11 bulan. Kegiatan tersebut merupakan salah satu intervensi kesehatan yang berdaya ungkit besar terhadap penurunan angka kesakitan dan angka kematian bayi dan anak. Cakupan imunisasi menurut SDKI tahun 1997 adalah 55% anak terimunisasi lengkap. Di Jawa Barat tahun 1997 cakupan anak terimunisasi lengkap bare mencapai 42 % sedangkan di Kabupaten Majalengka cakupan anak terimunisasi lengkap 81,29%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku ibu tentang imunisasi terhadap status kelengkapan imunisasi dasar pada anak di Kabupaten Majalengka tahun 1999-2001. Desain penelitian yang digunakan adalah kasus kontrol tanpa di matching dengan jumlah sampel 159 kasus dan 159 kontrol diambil dengan cara simple random sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik multivariabel regresi logistik menunjukkan bahwa perilaku ibu tentang imunisasi berpengaruh terhadap status kelengkapan imunisasi dasar pada anak dengan nilai rasio odds 4,12. Artinya ibu yang memiliki perilaku tentang imunisasi kurang baik memiliki risiko 4,12 kali status imunisasi dasar pada anaknya tidak lengkap dibandingkan dengan ibu yang memiliki perilaku tentang imunisasi baik. Selain itu, status kelengkapan imunisasi dasar pada anak dipengaruhi pula oleh pendidikan ibu, jumlah anak masih hidup, aktifitas kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), aksesibilitas ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pemajanan media informasi. Variabel pendidikan ibu, aktifitas kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), aksesibilitas ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan pemajanan media informasi saling berpengaruh independent dengan status kelengkapan imunisasi dasar pada anak. Pengaruh perilaku ibu tentang imunisasi terhadap status kelengkapan imunisasi dasar pada anak, ternyata dipengaruhi oleh kovariat antara lain pendidikan ibu dan aksesibilitas ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Dari hasil penelitian ini diperoleh model terbaik yaitu : Logit p(X) = -2,82+ 1,05 (Perilaku ibu tentang imunisasi) + 0,90 (Aktifitas kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)) + 1,53 (Aksesibilitas ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)) + 1,50 (Pemajanan media informasi) + 1,56 (Pendidikan ibu). Untuk meningkatkan status kelengkapan imunisasi dasar pada anak, Dinas Kesehatan dengan didukung oleh program dan sektor terkait perlu melakukan suatu kajian pengembangan media informasi imunisasi dan pemberdayaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam program imunisasi.
Mother's Behavior Influences on Immunization to Completeness Status of Basic Immunization for Children in Majalengka Regency in 1999-2001Basic immunization is an action to give immunity to tuberculosis, diphtheria, pertussis, tetanus, poliomyelitis, measles and hepatitis B diseases for children 0-1 l months. The activity is one of the health interventions to reduce morbidity and mortality rates. According to Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) in 1997 immunization coverage is 55% fully immunized children. In West Java in 1997 the fully immunized children are 42% more over in Majalengka Regency the fully immunized children are 81,29%. The research objectives knowing mother's behavior influences on immunization to completeness status of basic immunization for children in Majalengka Regency in 1999-2001. Research design by using case-control 159 sample cases and 159 controls without matching is taken by simple random sampling. The research results to use logistic regression multivariate statistic, indicated which mother's behavior on immunization influence to completeness status of basic immunization for children value to odds ratio 4.12. It means those mothers?s who has a bad behavior on immunization having risk 4.12 times status of basic immunization of her child is incompletely of we compared with the mother's who have a good behavior on immunization. Besides the completeness status of basic immunization for children is influenced by the mother's education, number of children still alive, activities of Integrated Health Service Post cadre, accessibility to Integrated Health Service Post and advance of mass immunization information. The variable of the mother's education, activities of Integrated Health Service Post cadre, accessibility to Integrated Health Service Post and advance of mass immunization information as influence as independently with status of completeness of basic immunization for children. Mother's behavior influences on immunization to completeness status of basic immunization for children which is influenced by covariate such as mother's education and accessibility to Integrated Health Service Post. The research results above are got the best model namely: Logit p(X) = -2,82 i 1,05 (mother's behavior on immunization) - 0,90 (activities of Integrated Health Service Post) + 1,53 (accessibility to Integrated Health Service Post) + 1,50 (advance or mass immunization information) 1,56 (mother's education). To increase completeness status of basic immunization for children, Department of Health supported by program and connected sector should be done the developing research of mass immunization information and revitalization of Integrated Health Service Post in immunization program.
T-1117
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Emil Noviyadi; Pembimbing: Toha Muhaimin
T-581
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Olwin Nainggolan; Pembimbing; R. Sutiawan; Penguji: Besral, Sandjaja, Hakimi
Abstrak:
Indonesia memiliki angka cakupan kelengkapan imunisasi dasar yang masih cukup rendahyaitu sekitar 53,8% (Riskesdas 2010). Akses terhadap fasilitas kesehatan dengan situasi dankondisi geografis merupakan tantangan yang cukup besar di dalam pemberian pelayanan immunisasi secara merata di seluruh Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran serta hubungan akses fasilitas kesehatan dengan status imunisasi dasar lengkap pada baduta berusia 12-23 bulan di Indonesia pada tahun 2013. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dan analisis statistik dilakukan dengan menggunakan regresi logistik berganda. Berdasarkan hasil analisis multivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (P value) antara waktu tempuh ke fasilitas kesehatan UKBM (OR=1,23); serta waktu tempuh (P value=0,000) ke fasilitas kesehatan non UKBM dengan (OR=1,80) setelah dikontrol oleh variabel pendidikan ibu, pekerjaan ibu, status sosia lekonomi keluarga, kunjungan K4 serta pemeriksaan nifas. Diperlukan upaya dan peran sertapemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan aksesibilitas penduduk terhadap fasilitas kesehatan terutama revitalisasi Posyandu dan jaringannya untuk meningkatkan cakupan kelengkapan imunisasi dasar di seluruh Indonesia. Kata kunci: Imunisasi dasar lengkap, baduta, UKBM, non UKBM, Indonesia
Indonesia has a low number of complete basic immunization coverage, approximately 53.8%(Riskesdas 2010). Access to health facilities with geographic circumstances are considerablechallenges in the provision of immunization services throughout Indonesia. The purpose ofthis study is to describe the relationship as well as access to health facilities with completebasic immunization status at children age 12-23 months in Indonesia in 2013. This studyusing cross-sectional design and statistical analysis performed using multiple logisticregression. The results of multivariate analysis showed a significant correlation (P value)between the travel time to health facilities Community Based Health Efforts (UKBM) withOdds Ratio = 1.23; and time (P value = 0.000) to health facilities with non UKBM (OddsRatio = 1.80) after controlled by variable maternal education, maternal occupation, familysocioeconomic status, K4 visit and postpartum examination. Required effort and the role ofthe government and the community to improve the accessibility of the population to healthfacilities, especially the revitalization of posyandu and its network to improve thecompleteness of basic immunization coverage in Indonesia.Keywords: complete basic immunization, baduta, UKBM, non UKBM, Indonesia
Read More
Indonesia has a low number of complete basic immunization coverage, approximately 53.8%(Riskesdas 2010). Access to health facilities with geographic circumstances are considerablechallenges in the provision of immunization services throughout Indonesia. The purpose ofthis study is to describe the relationship as well as access to health facilities with completebasic immunization status at children age 12-23 months in Indonesia in 2013. This studyusing cross-sectional design and statistical analysis performed using multiple logisticregression. The results of multivariate analysis showed a significant correlation (P value)between the travel time to health facilities Community Based Health Efforts (UKBM) withOdds Ratio = 1.23; and time (P value = 0.000) to health facilities with non UKBM (OddsRatio = 1.80) after controlled by variable maternal education, maternal occupation, familysocioeconomic status, K4 visit and postpartum examination. Required effort and the role ofthe government and the community to improve the accessibility of the population to healthfacilities, especially the revitalization of posyandu and its network to improve thecompleteness of basic immunization coverage in Indonesia.Keywords: complete basic immunization, baduta, UKBM, non UKBM, Indonesia
T-4180
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Syamsu Alam; Pembimbing: Helda; Penguji: Ratna Djuwita, Kusharisupeni, Julitasari, Imam Subekti
T-3216
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ika Savitri; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Ratna Djuwita, Nurhasnah Husin, Irma Riani
Abstrak:
Tesis ini membahas faktor yang berhubungan dengan status imunisasi dasar lengkap tepat waktu pada anak usia 12 bulan di 16 Kabupaten Propinsi NTT Tahun 2007. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Hasil penelitian ada hubungan yang bermakna antara kualitas pemeriksaan kehamilan (K4) terhadap status imunisasi dasar anak, dengan nilai OR 3,29 (95% CI 1,513 ? 7,153). Perlunya pemberian penyuluhan secara intensif kepada masyarakat tentang pentingnya dan manfaat dari mengimunisasi anak. Ibu-ibu yang sejak awal merencanakan kehamilan diberikan penyuluhan mengenai kualitas pemeriksaan kehamilan.
This thesis discusses the factors associated with immunization status of a basic timely on child age 12 months in 16 districts in NTT province in 2007. This research uses cross-sectional design. Results of research have a meaningful relationship between the quality of the examination of the pregnancy status of the basic immunization of children, with a value of OR3,29 (95% CI 1,513 ? 7,153). The need of the intensive counseling to the community about the importance and benefits of providing child immunization. Mothers since the beginning of planning a pregnancy counseling given on "the quality of the examination of pregnancy".
Read More
This thesis discusses the factors associated with immunization status of a basic timely on child age 12 months in 16 districts in NTT province in 2007. This research uses cross-sectional design. Results of research have a meaningful relationship between the quality of the examination of the pregnancy status of the basic immunization of children, with a value of OR3,29 (95% CI 1,513 ? 7,153). The need of the intensive counseling to the community about the importance and benefits of providing child immunization. Mothers since the beginning of planning a pregnancy counseling given on "the quality of the examination of pregnancy".
T-3124
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Wiwiek Widiyanti; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Lukman Hakim Tarigan, Eulis Wulantari
S-5499
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dinda Ayundita Lestari; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Helda, Titin Hardjana
S-9839
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aulia Safitri Hanifa; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Yovsyah, Reza Isfan
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 dengan rancangan studi potong lintang. Sampel penelitian yaitu anak usia 12-23 bulan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 3386. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Persentase bayi yang memiliki status imunisasi dasar lengkap sebesar 60,5% dan 39,5% lainnya tidak lengkap. Sebagian besar ibu berpendidikan menengah (56,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap.
Read More
S-10529
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
