Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31578 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), Vol.34, No.2, Juni, 2009, hal. 57-63. ( ket. ada di bendel 1994-2009 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bina Diknakes, No.38, Jan. 2001, hal. 8, ( Cat. ada di bendel 1997 - 2002 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tatang Tadjudin Mukti; Pemb. Iwan Soetjahja
A-264
Jakarta : FKM UI, 1975
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Departemen Kesehatan
351.840683 IND s
Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2010
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Masnapita; Pembimbing: R. Sutiawan Penguji: Tris Eryando, Besral, Tri Nugroho, Roostiati
Abstrak:

Tesis ini membahas tentang sistem pendokumentasian data tenaga pelatih yang telah mengikuti pelatihan tenaga pelatih/ Training Of Trainer (TOT) jabatan fungsional kesehatan dengan menggunakan aplikasi database sehingga dapat dimanfaatkan/didistribusikan pada penyelenggaraan pelatihan pemangku jabatan fungsional kesehatan di wilayah kerjanya, serta sistem pendokumentasian data pemangku jabatan fungsional kesehatan berdasarkan jenis dan wilayah/propinsi dengan menggunakan database, yang dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pelaksanaan pelatihan tenaga pelatih/ TOT jabatan funggsional kesehatan dalam menentukan jenis jabatan fungsional kesehatan yang akan diTOTkan, wilayah/propinsi priorits, dan jumlah sasaran perwilayah/propinsi yang akan dilaksanakan TOT. Kata kunci: Informasi, information literacy, information skills


 This thesis discusses the system of data documenting the trainers who have attended training of trainers / Training of Trainers (TOT) functional health by using a database application that can be used / distributed at training events office holders in the working area of functional health, as well as data documentation system stakeholders functional health based on the type and regions / provinces by using the database, which can be used for planning the implementation of training of trainers / health funggsional TOT office in determining the type of functional health that will diTOTkan, region / province priorits, and the number of target Perwilayah/province that will TOT implemented. Key words: Information, information literacy, information skills

Read More
T-3364
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Departemen Kesehatan
614 IND p
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1990
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Safrita Octaviana; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra
S-8006
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puri Delanauva; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Triyanti, Trini Sudiarti
Abstrak:
Konstipasi fungsional merupakan kondisi yang ditandai dengan adanya gangguan pada sistem pencernaan, di mana tekstur feses menjadi keras dan frekuensi buang air besar menjadi jarang. Faktor yang berhubungan dengan kejadian konstipasi fungsional banyak ditemukan pada pekerja kantoran, termasuk tenaga kependidikan, seperti gaya hidup tidak sehat, antara lain rendahnya asupan serat dan cairan, tingginya asupan natrium, aktivitas fisik yang rendah, durasi duduk yang tinggi, serta durasi tidur yang kurang. Selain itu, faktor demografis seperti usia yang lebih tua, jenis kelamin perempuan, dan status gizi lebih juga dapat menjadi faktor risiko konstipasi fungsional. Faktor psikologis seperti stres juga berperan dalam kejadian konstipasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian konstipasi fungsional pada tenaga kependidikan Universitas Indonesia yang berlokasi di Depok, Jawa Barat pada bulan April hingga Mei 2026. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan data primer yang melibatkan 115 responden berusia 18–59 tahun. Sampel diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 11,3% mengalami konstipasi fungsional. Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan konstipasi fungsional (p = 0,03) dan OR 8,066. Selain itu, proporsi konstipasi fungsional lebih tinggi pada responden dengan asupan serat rendah dan berjenis kelamin perempuan. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara asupan serat, asupan cairan, asupan natrium, aktivitas fisik, durasi duduk, durasi tidur, jenis kelamin, usia, dan status gizi dengan konstipasi fungsional.

Functional constipation is a condition characterized by disturbances in the gastrointestinal system, in which stool consistency becomes hard and the frequency of bowel movements decreases. Factors associated with functional constipation are commonly found among office workers, including university administrative staff, such as unhealthy lifestyle behaviours, including low fiber and fluid intake, high sodium intake, low physical activity, prolonged sitting duration, and insufficient sleep duration. In addition, demographic factors such as older age, female sex, and overweight or obesity status may also serve as risk factors for functional constipation. Psychological factors, such as stress, also play a role in the occurrence of constipation. The purpose of this study was to determine the factors associated with functional constipation among university administrative staff at Universitas Indonesia, located in Depok, West Java, from April to May 2026. This study used a cross-sectional design using primary data collected from 115 respondents aged 18–59 years. The sample was selected using a non-probability sampling technique with a convenience sampling method. Data were collected through questionnaires and interviews. The results showed that 11.3% of the respondents had functional constipation.There was a significant association between stress and functional constipation (p = 0.03) with an odds ratio (OR) of 8.066. In addition, the proportion of functional constipation was higher among respondents with low fiber intake and among female respondents. However, no significant associations were found between fiber intake, fluid intake, sodium intake, physical activity, sitting duration, sleep duration, sex, age, and nutritional status and functional constipation.
Read More
S-12344
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deanie Afifah Utami; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Laila Fitria, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Kejadian Gejala Gangguan Pernapasan adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh pekerja di gedung perkantoran. Gejala Gangguan Pernapasan dapat disebabkan oleh kualitas udara dalam ruang yang buruk dan karakteristik individu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan antara jumlah total koloni bakteri dan kapang dengan kejadian Gejala Gangguan Pernapasan pada teanag akependidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan desain cross sectional. Variabel independennya adalah jumlah total koloni bakteri dan kapang dalam ruang, variable confounding berupa suhu, kelembaban relatif, intensitas cahaya usia, jenis kelamin, masa bakti kerja, kebiasaan merokok, dan riwayat alergi. Hasil proporsi kejadian Gejala Gangguan Pernapasan dari analisis statistik yang dilakukan pada tenaga kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia sebesar 32,4% (47 responden). Dari 10 variabel yang diuji, hanya usia dan masa bakti kerja yang menunjukkan hubungan signifikan.

Respiratory Distress Symptoms is one of the health problems often experienced by workers in office buildings. Respiratory Distress Symptoms can be caused by poor indoor air quality and individual characteristics. This study was conducted with the aim of determining the relationship between the total number of bacterial and mold colonies and the occurrence of Respiratory Disturbance Symptoms in educational staff at the Faculty of Public Health, University of Indonesia with a cross sectional design. The independent variable is the total number of bacterial and mold colonies in the room, the confounding variables include temperature, relative humidity, light intensity, age, gender, length of service, smoking habits, and allergy history. The proportion of the occurrence of Respiratory Disturbance Symptoms from the statistical analysis carried out on the educational staff of the Faculty of Public Health, University of Indonesia is 32.4% (47 respondents). Of the 10 variables tested, only age and length of service showed a significant relationship.
Read More
S-11765
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Admiral Surasetja
614 SUR p
Jakarta : Bhatara, 1988
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive