Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38393 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), Vol.34, No.2, Juni, 2009, hal. 111-117. ( ket. ada di bendel 1994-2009 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas Indo. (MKMI), XXVI, No.5, Juni, 1998: hal. 281-284
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cucu Fajarwati; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dadan Erwandi, Muhtar Lintang
S-5998
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Nawangwulan, Thinni Nurul Rochmah, Windhu Purnomo
JAKK Vol.2, No.1
Surabaya : Unair, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahayu Pertiwi; Pembimbing: A. Rahman
S-2423
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sumantri; Pembimbing: Rita Damayanti
S-4044
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Paiman Soeparmanto
MPPK Vol.IX, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry Sugiri; Pembimbing: Rina Artining Anggoridi; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Anwar Hasan, Tanty Herawaty, Tjie Anita Payapo
Abstrak:
Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang lebih peka untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat. Angka kematian bayi tertinggi disebabkan oleh penyakit saluran pernapasan. Salah satu dari jenis penyakit saluran pernapasan diantaranya adalah tuberculosis (TB) yang hampir menyerang seluruh dunia dan merupakan penvebab kematian no 8 di dunia. sedangkan di Indonesia merupakan penyebab kematian no 3. Sehubungan dengan hal tersebut diatas dapat dilihat betapa pentingnya masalah TB di Indonesia. sehingga perlu penanggulangan secara lebih teratur dan konsepsional seperti imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelahui determinan perilaku ibu bayi dalam pelaksanaan imunisasi BCG pada bayi. Dari analisis akan dilihat besar risiko perilaku ibu bayi terhadap pelaksanaan imunisasi. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross sectional dengan jumlah sampel 181 responden, analisis data dilakukan dengan chi square dan regresi logistik ganda. Dari 181 responden sebanyak 116 responden tidak melaksanakan imunisasi (64,1%) dan 65 responden (35,9%) melaksanakan imunisasi. Dari uji Chi square ternyata empat variabel memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p < 0.05 yaitu variabel pendidikan, variabel pekerjaan, varibel jarak dan variabel biaya. Sedangkan variabel yang tidak bermakna yaitu variabel pengetahuan dan variabel pelayanan petugas. Hasil analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik ganda terdapat tiga variabel yang paling dominan yaitu variabel pendidikan, variabel pekerjaan dan variabel jarak. Untuk menunjang keberhasilan program imunisasi perlu peningkatan pengetahuan sasaran misalnya dengan penyuluhan yang lebih efektif lagi baik; dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas dengan penekanan pada materi mupun penyampaian yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Setiap kegiatan imunisasi yang dilaksanakan di posyandu sebaiknya ditegaskan pada masyarakat bahwa pelayanan imunisasi tidak dikenakan biaya dan agar leader atau petugas kesehatan lebih memperhatikan sasaran utama yang dekat karena justru yang dekat biasanya terlewatkan.

Neonatal's Mother Behavior Determinants in Carrying out BCG Immunization within working Area of Sub-district Level Primary Public Health Center in Karawang Regency 2001"Neonatal Mortality rate (NMR) is indicator of public Health degree, and most of it caused by respiratory diseases, one of them is Tuberculosis (TB) which can be found all over the world and become number eight killer in the world, and number three in Indonesia. So, Immunization program is very crucial to cape with TB problem. This research aimed to find out behavior determinants of neonatal mother in BCG immunization to infant, from the analysis could be found behavior risk of mother to immunization. This research is analytical survey using cross sectional approach, with 181 respondents as a sample, data analysis using multi logistic regression test. From 181 respondents, 116 do the immunization (64,1%) and 65 (35,9) not. From chi-square test a variables have significant relationship which are: education occupation, distance and cost, while non-significant variables are knowledge (P.-1,000), service (P.0,686). Multivariate analysis with multi logistic regression results 3 variables have dominant relationship which are, education, occupation and distance. This program should support by effective spreading information or direct presentation which adjustable to local condition.
Read More
T-1121
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tika Puspa Ryanthi; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Dian Ayubi, Indra R. Dharmawan, Didik Supriyono
Abstrak:
uskesmas Tanjungsari merupakan satu-satunya puskesmas di Kabupaten Bogor yang sudah mengintegrasikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil dengan pemeriksaan antenatal ibu hamil (ANC) sesuai dengan standar yang ditetapkan Permenkes 89 tahun 2015. Hal ini menyebabkan cakupan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamilnya tertinggi se-Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan desain studi kasus.Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2020 di Puskesmas Tanjungsari dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dengan 5 orang informan yaitu penanggung jawab yankesgilut di dinas kesehatan, kepala puskesmas, penanggungjawab poli gigi, penanggung jawab KIA, dan bidan KIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi input puskesmas Tanjungsari memiliki tenaga kesehatan dan alat kesehatan yang cukup, tidak ada pemberian tugas tambahan kepada penanggungjawab poli gigi selain tupoksinya sebagai dokter gigi, namun ada kekurangan di bahan medis habis pakai dan belum memiliki SOP yang terintegrasi. Dari sisi proses terdapat dukungan kepala puskesmas, sudah melakukan sosialisasi dengan lintas program dan kepada masyarakat. Pelaksanaan program di dalam gedung sudah terintegrasi dengan pelayanan antenatal dan pelaksanaan program di luar gedung melalui posyandu dan kelas ibu, namun terdapat kelemahan dari sisi pengawasan dan pengendalian program. Puskesmas Tanjungsari tidak mengetahui target dari program pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil. Output cakupan pelaksanaan program semester awal 2020 puskesmas Tanjungsari sebesar 17,4 % dan jumlah bayi BBLR adalah 15 orang. Hasil penelitian menyarankan agar program ini diintegrasikan dengan ANC dengan menggunakan SOP yang terintegrasi, perlu peningkatan pengawasan dan pengendalian, serta penetapan dan sosialisasi target, dan menemukan metode yang tepat untuk dapat melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tanpa melakukan tatap muka secara langsung.
Puskesmas Tanjungsari is the only puskesmas in Bogor Regency that has integrated oral and dental health services for pregnant women with antenatal examination for pregnant women (ANC) in accordance with the standards set by Permenkes 89 of 2015. This causes coverage of dental and oral health services for pregnant woman was the highest in Bogor Regency. This type of research is a qualitative study using a case study design. The study was conducted in May-June 2020 at the Tanjungsari Community Health Center and Bogor District Health Office with 5 informants, namely the person in charge of oral and dental services, the head of the puskesmas, the person in charge of dental clinic, the person in charge of MCH, and the MCH midwife.The results showed that from the input side of the Tanjungsari puskesmas had sufficient health workers and medical devices, there was no additional assignment to the person in charge of dental clinic besides their duty as a dentist, but there was a shortage in consumable medical materials and did not yet have an integrated SOP. From the aspect of the process there is support from the head of the puskesmas, has carried out socialization by cross-program and the community. Program implementation inside the building has been integrated with antenatal services and program implementation outside the building through posyandu and mother classes, but there are weaknesses in terms of program supervision and control. Puskesmas Tanjungsari does not know the targets of the dental and oral health service program for pregnant women. The output of the implementation of the program in the early semester of 2020 at the Tanjungsari Community Health Center was 17.4% and the number of LBW infants was 15 people. The results of the study suggest that this program is integrated with the ANC by using an integrated SOP, it is necessary to increase supervision and control, as well as setting and socializing targets, and finding the right methods to be able to disseminate and educate the public without direct face-to-face meetings
Read More
T-5992
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive