Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33345 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Balkis Soraya; Pembimbing: Anwar Hasan, Agustin Kusumayati; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Ahmad Husni, Wan Alkadri
T-2084
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Artia Diarina; Pembimbing: Dian Ayubi, Syahrizal Syarif; Penguji: Anwar Hasan, Hasan AD, Mohammad, Junaiti Sahar
Abstrak: Latar belakang : Kualitas tenaga keperawatan sebagai pemberi jasa pelayanan kesehatan, tidak terlepas dari kualitas pendidikan yang diperoleh sebelumnya. Mengingat perbaikan mutu tidak dapat dilakukan sekaligus dan diperlukan data penunjang dalam menetapkan skala prioritas, maka pengukuran kepuasan pelanggan merupakan salah satu cara pengukuran kualitas yang dapat digunakan sebagai masukan dalam perbaikan mutu pelayanan intitusi pendidikan. Tujuan : Penelitian ini untuk mendapatkan data tentang tingkat kepuasan mahasiswa terhadap mutu pelayanan pendidikan di Jurusan Keperawatan Tanjungpinang Poltekkes Riau tahun 2005, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode : Dilaksanakan dengan cara cross sectional terhadap seluruh mahasiswa Jurusan Keperawatan Tanjungpinang Poltekkes Riau (182 orang), yang masih aktif kuliah sampai saat penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert. Analisis yang digunakan adalah univariat, bivariat, dan multivariat, dengan uji statistik yang digunakan adalah Chi square dan Regresi logistik ganda. Hasil : Prosentase mahasiswa yang puas terhadap mutu pelayanan pendidikan di Jurusan Keperawatan Tanjungpinang hanya 48,4%, lebih rendah dari hasil survey tahun sebelumnya (55%). Dari empat dimensi pelayanan pendidikan, proporsi puas yang terendah (41,8%) yaitu pada pelayanan dosen. Hasil analisa dengan diagram Kartesius menunjukkan faktor yang menjadi prioritas utama pada layanan dosen, adalah (1) kemampuan dosen menepati jadwal perkuliahan, (2) kemampuan dosen memberikan ilustrasi yang relevan dengan materi yang disampaikan, (3) kemampuan dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa bimbingannya untuk konsultasi akademik, (4) kemampuan dosen menyampaikan materi perkuliahan dengan jelas dan sistematis, dan (5) kemampuan dosen menguasai materi perkuliahan yang disampaikannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa adalah latar belakang pendidikan, prestasi akademik, dan motivasi belajar. Dari ketiga faktor tersebut yang paling dominan adalah faktor prestasi akademik, dimana mahasiswa dengan prestasi tinggi cenderung tidak puas di banding yang berprestasi rendah. Kesimpulan : Mutu pelayanan pendidikan di Jurusan Keperawatan Tanjungpinang Poltekkes Riau pada tahun 2005, masih rendah. Pelayanan dosen menjadi prioritas untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa, terutama tepat waktu dalam mengajar, menguasai materi dan metoda pembelajaran. Kata Kunci : Pendidikan Tenaga Kesehatan, Mutu Pelayanan, Analisa Kepuasan Pelanggan.
Background: The nursing professionals quality as those who give health service, is not excluded from the quality of education attained before. Regarding to that quality improvement that can not be conducted in a step only and it is needed a supporting data in establishing the rate of priority, so that the measurement of client’s satisfaction is one of the way to measure the quality which can be used as an input in improving service quality of an educational institution. Target : This research has an objective to obtain data about satisfaction rate of the college students to the service quality of education at Tanjung Pinang Department of Nursing at Polytechnic of Health in Riau in 2005, either factors that affect it. Method : The research carried out in June 2005, within sort of research applied is cross sectional to the 182 students at Tanjung Pinang Department of Nursing Polytechnic of Health in Riau. The analysis used are univariat, bivariat, and multivariate while the statistical test used are Chi Square and Multiplied Logistis Regression. Result : The research shows that the students percentage who are satisfied to the service quality at education at Tanjung Pinang Department of Nursing is only 48,4% and of 4 dimensions of educational service, there is a lowest proportion of satisfaction (41,8%) on lecturers service. The analysis result within Chartesius diagram, indicates that factor to be the major priority to be improve better on lecturer service, is (1) the ability from lecturers to come for the class on time, (2) lecturers ability to give the relevant illustration within given matters, (3) their ability to give opportunity for their counseled students for an academic consultation, (4) their ability to give learning matter both descriptively and systematically, and ( 5) the ability from lecturers to mastery of learning matter. From the test result of bivariate, it shows that factor correlates to satisfaction supports the variables of education, academic achievements, and learning motivations. While from the test result of doubled logistic regression, found that the most dominant factor in determining the student’s satisfaction is academic achievement. Conclusion : The quality of educational service at Department of Nursing in Tanjung Pinang Polytechnic of Health in Riau 2005, still lower. Service of lecturer become priority to increase satisfaction of student, especially on teaching schedule, mastering study method and items. Keyword : Education of Health Profesionals, Quality Of Service, Analysis of Customer Satisfaction
Read More
T-2191
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yusi Sulistianti; Pembimbing: Sudarto Ronoadmodjo, Sudarti Kresno; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Siti Hariani, Indah Rosana Alpisahar,
T-2102
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muchlis Riza; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Kusdinar Achmad
Abstrak:
Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang sebagai salah satu lembaga pendidikan keperawatan di Palembang, memiliki peran dan tanggung jawab dalam mengantarkan peserta didiknya menjadi tenaga perawat profesional melalui proses belajar mengajar. Keberhasilan peserta didik dalam proses belajar yang dinyatakan dalam Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akan menggambarkan kemampuan profesional mereka di bidang keperawatan. Dalam penelitian awal melalui data sekunder didapatkan 67 % lulusan tahun 2003 memiliki IPK < 2,75. Kesenjangan IPK diantara peserta didik terutama antara peserta didik kelas khusus dengan peserta didik kelas regular. Hal tersebut mendorong peneliti untuk menganalisis faktor psikologis yang berhubungan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa di Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang. Desain penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah cross sectional, karena peneliti hanya ingin melihat faktor psikologis yang berhubungan dengan IPK, dan tidak bermaksud untuk melihat hubungan sebab akibat. Populasi dan sampel penelitian ini adalah mahasiswa tingkat III (semester VI kelas regular dan semester IV kelas khusus) di Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Palembang tahun 2004 sebanyak 110 orang mahasiswa. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang berisi 7 variabel karakteristik psikologis mahasiswa. Jumlah kuesioner sebanyak 70 butir yang terdiri dari 20 butir variabel motivasi belajar, 10 butir variabel minat pada bidang keperawatan, 5 butir variabel sikap terhadap profesi perawat, 10 butir variabel persepsi terhadap dosen, 5 butir variabel persepsi terhadap mata ajaran, 10 butir variabel persepsi terhadap fasilitas pendidikan, dan 10 butir variabel persepsi terhadap profesi perawat. Pengolahan dan analisis data disajikan dalam bentuk analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa IPK responden <2,75 masih cukup tinggi, terutama pads kelas regular dengan ciri-cirinya umur muda, belum bekerja, sehingga sangat membutuhkan IPK>2,75 untuk mendapatkan pekeijaan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada 3 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan IPK yaitu : variabel motivasi, variabel jenis kelamin, dan variabel jenis kelas. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel motivasi merupakan variabel paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini terutama pada institusi pendidikan tempat peneliti melakukan penelitian yaitu untuk memperhatikan faktor-faktor yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik, antara lain menganjurkan pada staf pengajarnya untuk mendorong semangat belajar dengan sering memberikan kuis setiap selesai pokok bahasan, membahas hasil kuis sebelum dimulai pokok bahasan yang baru. Juga agar dapat menciptakan suasana kondusif bagi peserta didik untuk bersaing secara sehat dalam mengejar prestasi belajar, misalnya berupa pemberian reward atau penghargaan bagi peserta didik yang mendapat prestasi terbaik setiap semester, mendorong dibentuknya kelompok belajar yang efektif berupa sering memberi penugasan terstruktur baik secara individu maupun kelompok pada peserta didik. Kepustakaan : 34 (1967 - 2002)

Psychological Characteristics Related to Cumulative GPA among Students in the Department of Nursing Palembang Health Polytechnic Year 2004 Department of Nursing, Palembang Health Polytechnic as nursing education institution in Palembang plays important role and is responsible in educating its students to be professional nurse through learning process. The success of students in the learning process is manifested in cumulative Grade Point Average (GPA} that also reflects the professional skill in nursing. Preliminary study using secondary data showed that 67% graduates of 2003 had GPA < 2.75. There was gap of GPA among those attend special and regular classes. These motivate researcher to analyze further the psychological factors related to GPA among students in the Department of Nursing, Palembang Health Polytechnic. Design used in the study was a cross sectional one since the researcher intended to examine the association and not causality. Population and sample of this study were 110 Grade 3 students (semester 6 of regular class and semester 4 of special class) in the Department of Nursing, Palembang Health Polytechnic year 2004. Quantitative data was obtained through questionnaire contained 8 psychological characteristics variables. Questionnaire consisted of 70 items, 20 items of study motivation variable, 10 items of interest in nursing variables, 5 items of attitude toward nurse profession variables, 10 items of perception toward lecturer, 5 items of perception toward study subject variables, 10 items of perception toward education facility, and 10 items of perception toward nurse profession. Data analyses were presented in form of univariate, bivariate, and multivariate analyses. Result of univariate analysis indicate that < 2,75 responder GPA still be high enough, especially at regular class with its young age characteristics, not yet worked, so that require > 2,75 GPA to get work or continue education to higher level. Analysis result of bivariate show there are 3 variables own a relation with GPA those are : motivation variable, gender variable, and class type variable. An analysis result of multivariate show motivation variable is the most dominant compared to other variable. Suggestion which can be given from this research result is especially at institution of education where researcher researching which is to pay attention to factors which can awaken education competitor study motivation , for example suggesting instructor staff to keep up the study spirits by oftenly giving quis every time the fundamental study finished, discuss the quis result before starting new fundamental study. Also in order to create conducive atmosphere for educative competitor to compete healthyly in pursuing study achievement, for example in the form of giving reward or appreciation for educative competitor who get best achievement each semester, support the forming of effective study group by oftenly give structured assignation either by individual or educative competitor. References: 34 (1967-2002)
Read More
T-1856
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heriandi; Pembimbing: Adang Bachtiar, Yayuk Hartriyanti; Penguji: Dian Ayubi, Suhartati, Nurbaiti Yuliana
Abstrak: Tujuan: Penelitian ini menggambarkan tingkat kepuasan pasien dan faktor–faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien. Rancangan Penelitian: Deskriptif analitik, dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Sampel dan Pengumpulan Data: Sampel penelitian adalah pasien yang berkunjung pada Instalasi rawat jalan RSOB yang terpilih menjadi responden dengan syarat pasien dapat berkomunikasi secara baik dalam menjawab pertanyaan kuesioner, tidak dirujuk ke rumah sakit lain, pasien yang sudah pernah berobat sebelumnya serta tidak menderita penyakit kronis (Hipertensi, Diabetes, Tbc, Kusta), dan kalau pasien anak diwakili oleh orang tuanya. Pengumpulan data pasien dilakukan oleh peneliti dengan dibantu oleh 15 orang dari mahasiswa tahun terakhir Politekhnik Kesehatan Batam dan sudah mendapatkan kuliah mata ajaran metodologi penelitian. Data yang dikumpulkan adalah persepsi pasien/responden tentang mutu layanan di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Otorita Batam serta data tentang karakteristik responden. Bahan dan Cara Kerja: Untuk variabel karakteristik pasien dan sikap karyawan akan dianalisis dengan distribusi frekuensi. Tingkat kepuasan pasien yang meliputi pertanyaan tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Sedangkan karakteristik pasien meliputi: umur, pendidikan, pekerjaan, jenis kelamin, cara bayar, kemauan berobat dan kemudahan akses. Begitu juga sikap karyawan meliputi : sikap terhadap konsumen, pekerjaan dan pasien atau keluarganya yang kesal. Untuk melihat hubungan antara dua variabel yaitu variabel independen dengan variabel dependen maka dilakukan analisa bivariat. Untuk menjawab hipotesis dilakukan uji statistik multivariat, regresi logistik untuk melihat faktor dominan. Hasil : Dari hasil perhitungan responden sebanyak 123 orang, didapatkan hasil 55,3% responden tidak puas dan 44,7% responden puas. Ada perbedaan yang signifikan antara umur, kemauan berobat, kemudahan akses ke rumah sakit dengan tingkat kepuasan, dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara pekerjaan, tingkat pendidikan, cara bayar, jenis kelamin dengan tingkat kepuasan. Dari hasil analisis multivariat ternyata variabel yang berhubungan bermakna dengan tingkat kepuasan adalah variabel kemauan berobat. Kesimpulan : Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien yang menyatakan puas terhadap mutu pelayanan rumah sakit sebesar 44,7 % dan karyawan kurang memahami pentingnya sikap dalam melayani pasien/keluarganya sehingga pasien kurang puas akan mutu pelayanan yang diberikan. KataKunci : Kepuasan pasien, Kemauan berobat, Instalasi Rawat Jalan RSOB.
Objective: This research describes the level of patients satisfaction and and factors correlate with the level of patient satisfaction Design of Research: Descriptive analytical, within quantitative approach, by using cross sectional design Samples and Data Acquirement: Samples of research are the patients visiting to the outpatient installation of RSOB that selected as the respondents with requirement of the patients are able to communicate well in answering the questionnaire, not moved to the other hospital, patients who have ever visited before also do not suffer from the chronic disease (hypertension, diabetes, Tuberculose, Kusta) and if the child patients are represented by their parents. The patients data acquirement is carried out by the researcher and assisted by 15 students of the latest year of the Batam Health Polytechnic and already had the subject of research methodology. The collected data is the perception of patients /respondents about the service quality in the outpatient installation of Batam Authority Hospital either data about respondents characteristics. Matters and Procedure: For the variable of patients characteristic and the employees attitude will be analyzed by frequency distribution. The patient satisfaction level which include the questions of tangible, reliability, responsiveness, assurance, and emphaty. While the patients characteristics include: age, education, occupation, sex, way of payment, willingness to cure, and easiness access. And so does the employees attitude include: attitude to the costumer, occupation and patients or their disappointed families. To identify the relationship between 2 variables that are independent and dependent variable, therefore it is done a bivariate analysis.to answer the hypothesis, carried out a multivariate statistical test , logfistic regression to identify the dominant factors. Result: From the result of respondent calculation as many of 123 people, obtained a result of 55,3% of dissatisfactory respondents and 44,7% of satisfactory respondents. There is a significant difference among the age, willingness to cure, the access easiness to the hospital within satisfaction level. From the result of multivariate analysis in fact that variable has a meaningful relationship with the satisfaction level is the variable of curing willingness. Conclusion: Result of research produces that patients expressing satisfactory to the service quality of the hospital as much of 44,7% and that employees less understand the importance of attitude in serving the patients or his family that consequently the patients are less satisfied to the given service quality. Keywords: Patients Satisfaction, Willingness to cure, Out-patient installation of RSOB.
Read More
T-2101
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hery Unita Versitaria; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari
T-1855
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desak Made Wismarini; PSavitri, Pembimbing: Agustin Kusumayati, Mieke Savitri; Penguji: Ede Surya Darmawan, Wan Alkadri, Warmo Sudradjat Suryaningrat
T-2112
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Megawati; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Anwar Hasan, Dumilah Ayuningtyas, Ahmad Husni, Ma'ruf
Abstrak:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Balai Laboratorium Kesehatan Palembang sebagai salah satu Laboratorium Kesehatan yang berada di bawah Departeman Kesehatan yang berfungsi sebagai laboratorium kesehatan rujukan untuk Sumatera dan Kalimantan Barat telah berupaya dan terus melakukan perbaikan didalam meningkakan mutu layanan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal, efektif dan efisien serta permasalahannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang upaya peningkatan mutu layanan di Balai Laboratorium Kesehatan Palembang dilihat dari sisi sumber daya maupun proses yang dilakukan. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan kualitatif dimana data dan informasi mengenai sumber daya yang dimiliki maupun proses perbaikan yang dilakukan diperoleh dengan cara indepth interview penelusuran data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari sisi sumber yang dimiliki sudah mencukupi, namun dari sisi sumber daya manusia masih terdapat ketidaksesuaian latar belakang pendidikan. Sumber daya lainnya seperti sarana, dana maupun metoda sudah memenuhi kecukupan maupun kesesuaian. Proses perbaikan yang telah dilakukan dengan melaksanakan metode six sigma telah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Hal ini terlihat dengan adanya peningkatan dari jasa yang diberikan PNBP (Penghasilan Negara Bukan Pajak) serta peningkatan pemeriksaan spesimen. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa kesesuaian dan kecukupan faktor input sudah terpenuhi, kecuali sisi kesesuaian latar belakang pendidikan sumber daya manusia. Proses perbaikan yang telah dilakukan dengan rnelaksanakan metode six sigma telah menunjukkan hasil yang baik. Untuk terus meningkatkan mutu layanan, disarankan agar penyesuaian sumber daya yang ada melalui pelatihan dan pengembangan, sehingga tercapai standarisasi dan akreditasi sebuah Laboratorium Kesehatan yang bersifat Nasional. Daftar Pustaka : 33 ( 1983 - 2004)

The Analysis of Improving Service Efforts for Quality with Six Sigma Method at Office of Health Laboratory in Palembang - Province of South SumatraThis research based on reality that Office of Health Laboratory in Palembang as one of health laboratory under Department of Health its function as health laboratory reference and beneath Sumatra and West Kalimantan (Borneo) has been efforts and improve it continuously in order to improving quality service with exploits actual resources optimally, effectively, and efficiency and its issues. This research purpose is to gain information about improving effort at Office of Health Laboratory in Palembang both human resources and process point of view has done. This research has designed in qualitative approach which data and human resources both its own and recovery process it obtain by in-depth interview way and secondary data. This result of research shown that of resources view, it complete but in point of view human resources is inappropriate especially with educational background. Another resources as; facilities, fund and methods is properly complete. Improvement process has been doing by six-sigma method shown a good result. That can be seen with increasing of PNBP (national income not taxes) also increasing specimen investigation. The conclusion of this research that appropriativeness and adequateness input factor is complete, except educational background. Improvement process that done by six-sigma method shown as good result. To increasing quality service continuously, it suggest to improving the current human resource actually in order to achieve the National Health Laboratory standardized and accredited. References: 33 (1983 - 2004)
Read More
T-1866
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdul Rachman; Pembimbing: Adang Bachtiar, H.E. Kusdinar Achmad; PengujiL: Anwar Hasan, Wibowo B. Soekijat, Moh. Hasan AD
T-2418
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rehana; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Meike Savitri
T-1912
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive