Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6671 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Helper Sahat P. Manalu, Bambang Sukana, Kenti Friskarini
JEK Vol.13, No.2
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
H. Muhaimin Kosim; Pembimbing: Bambang S.
S-245
Jakarta : FKM UI, 1985
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.54, No.9, September, 2004, hal. 362-366
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ujang Suherman; Pembimbing: Krisnawati Bantas
S-1576
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yan Riyadi; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-714
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erminda; Pembimbing: Rachmadhi Purwana; Penguji: Anwar Hasan, Besral, Joedyaningsih, Ahmad Husni
Abstrak:
Salah satu tenaga kesehatan rumah sakit yang sering berhubungan dengan pasien adalah tenaga keperawatan. Tenaga perawat tidak hanya memberikan pelayanan kepada pasien tetapi mereka juga membutuhkan pelayanan dari pihak manajemen rumah sakit. Berkaitan dengan hal ini, pihak manajemen rumah sakit perlu melakukan survey kepuasan kerja perawat agar dapat diidentifikasi masalah yang harus ditanggulangi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kepuasan kerja perawat pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rabain Muara Enim dan faktor-faktor yang berhubungan. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat RSUD Rabain Muara Enim yang berhubungan langsung dengan pasien, jumlahnya 92 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui angket. (Self Administered Questionaire). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (53,3%) perawat di RSUD Rabain Muara Enim merasa tidak puas terhadap dimensi kepuasan kerja yang diukur melalui kondisi kerja, gaji, pengawasan, peluang promosi-karir. Faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kepuasan kerja perawat pada RSUD Rabain Muara Enim adalah umur, masa kerja, status kepegawaian, dan tempat tinggal. Peneliti menyarankan perlu dilakukannya penilaian secara berkesinambungan terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan kerja perawat di RSUD Rabain Muara Enim. Bahan bacaan 32:(1968-2002)

Factor Related to Work Satisfaction among Nurses in Muara Enim District Hospital, Year 2003Realization of Muara Enim District Health Office vision of health Muara Enim 2007 necessitates a reliable quality services. One category of health personnel as an integral part of health service of nurse. Nurses are not only providing services to patient but also expect to receive service from hospital management. In this case, the hospital management should conduct job satisfaction survey to identify problems to be solved. In general, this study aims to obtain a description of job satisfaction among nurses in Muara Enim District Hospital. The study was an analytic descriptive study with cross sectional data collection method. Sample of the study was all 92 nurses in Muara Enim District Hospital who have direct contact with patient. Data was then considered as primary data gathered through self administered questionnaire. This study result showed that most nurses in Muara Enim District Hospital did not satisfy with their work, in term of working condition, salary supervision and career promotion opportunity. Factors significantly related to job satisfaction among nurses in Muara Enim District Hospital were age, working period and working status. Researcher suggests conducting evaluation in a periodic way concerning all factors in connection with job satisfaction among nurses in Muara Enim District Hospital. Reference : 32 (1968-2002)
Read More
T-1869
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Makara Seri Teknologi, Vol. 12, No.2, November. 2008, hal. 65-69 ( cat: ada dibendel 2008 / 2009)
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Wahyuni; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: PAW. Pattinama, Sumiatun, Sri Lestari
B-893
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henri Azis; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Helen Andriani, Alfurqon, Ifan M. Fahriansyah
Abstrak:
Latar Belakang : Pandemi COVID-19 telah berdampak langsung terhadap pelayanan rumah sakit, terutama rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan COVID-19. Banyak rumah Sakit mengalami masalah keuangan. Hal ini disebabkan penurunan angka kunjungan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap ke rumah sakit. Di samping itu pengeluaran rumah sakit justru semakin meningkat karena besarnya biaya operasional untuk penanganan pasien COVID-19. Pembiayaan pasien yang dirawat dengan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) tertentu termasuk infeksi COVID-19 dapat diklaim ke Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan. Beban rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 semakin tinggi ketika dalam pelaksanaannya banyak didapatkan kendala pada saat pengajuan klaim tersebut. Klaim dispute merupakan klaim yang setelah dilakukan verifikasi oleh BPJS Kesehatan terdapat ketidaksesuaian antara RS dan BPJS Kesehatan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara mendalam atau observasi. Penelitian ini dilakukan di RSUD HM Rabain pada bulan Juli ? September 2022. Informan merupakan pejabat struktural dan fungsional yang terlibat langsung dalam proses penyelesaian dispute klaim pasien covid 19 di RSUD HM Rabain. Hasil : terdapat 127 klaim dispute pasien COVID-19, sebanyak 124 klaim (97,64%) berhasil dibayarkan, sedangkan sebanyak 3 klaim (2,36%) tidak berhasil dibayarkan. Faktor input yang berpengaruh dalam terjadinya klaim dispute COVID-19 adalah jumlah petugas yang kurang, tempat kerja yang belum optimal, belum ada insentif untuk petugas klaim, aplikasi yang terjadi gangguan. Sedangkan faktor proses yang mempengaruhi terjadinya klaim dispute adalah : belum ada perencanaan, SOP maupun kebijakan rumah sakit untuk penyelesaian dispute klaim, pemeriksaan penunjang pasien kritis sering terlewat, belum dilakukan verifikasi berkas, pelaksanaan revisi klaim menunggu tim TPKD dan evaluasi belum dilakukan secara periodik dan kontinu. Kesimpulan : Faktor input, proses dan output berperan dalam terjadinya klaim dispute pasien COVID-19 di RSUD HM Rabain Muara Enim. Penyelesaian klaim dispute di RSUD HM Rabain tahun 2021 telah diselesaikan. Karakteristik klaim pending BPJS mirip seperti klaim dispute COVID-19 sehingga rekomendasi penelitian ini dapat dipakai untuk mengurangi klaim pending BPJS. Upaya yang dapat dilakukan Rumah Sakit antara lain membuat kebijakan dan SOP pengajuan Klaim COVID-19, menambah jumlah koder, meningkatkan kompetensi verifikator, melengkapi dan meperbaiki saran, prasana dan sistem infromasi Rumah Sakit.

Background: COVID-19 pandemic has given a direct impact on hospital health services, mainly on those who administered COVID-19 services. Financial problem has been an issue to a lot of hospitals. This is due to lower rate of patient visit, both outpatients and inpatients visit. Furthermore, the hospital outcome keeps increasing since operational cost for COVID-19 patient is awfully expensive. Financing of inpatients with certain Emerging Infection Diseases (EIDs) including COVID-19 infection can be claimed by Health Ministry via director of health services. However, in execution, there are many difficulties in proposing those claims which give a burden build up for hospitals who administered COVID-19 services. Dispute claim is a claim which has discrepancy between the hospital and BPJS Kesehatan after the claim has been verified by BPJS Kesehatan. Method: This research is qualitative research with case study approach by collecting data from deep interview or observation. The current research was implemented in RSUD HM Rabain during July ? September 2022. Informant is a structural and functional placeman who got involved directly in the process of resolving COVID-19 patients? dispute claim in RSUD HM Rabain. Results: There are 127 dispute claims submitted from total of 590 COVID-19 paitents? claims. As much as 124 claims (97,64%) were paid successfully, while the rest of 3 claims (2,36%) were failed. Input factors of COVID-19 dispute claims are lack of employee, inadequate working place, there is no incentive for claim officers, and application technical difficulties. Moreover, process factors which affect dispute claims are lack of planning, SOP, and hospital policy on settling dispute claims, missed of supporting examination on critical patients, unverified documents, await of TKPD (Tim Penyelesaian Klaim Dispute) officer for claim revision, and lack of periodical and continuous evaluation. Conclusion: Input, process, and output factors have a great impact on COVID-19 patients dispute claims in RSUD HM Rabain Muara Enim. Refinement of those variables is needed to fluent the claims and dispute claims resolution process. Considering the similar characteristics between BPJS pending claim and COVID-19 dispute claim, the current research recommendation can be also used to reduce incidents of BPJS pending claim.
Read More
B-2306
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Hartono; Buchari Zainun, Soedarsono, Basir Barthos, Prijono Tjiptoherijanto, Ahmad Djojosugito,
D-195
Jakarta : Universitas Borobudur, 2006
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive