Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35369 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nabila Zuhdy, Luh Seri Ani, N.W. Arya Utami
PHPMA-Vol.3/No.1
Denpasar : Universitas Udayana, 2015
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amanda Devianti Sari; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yudaningsih
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, pola makan, dan stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 68 Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode random klaster. Sampel yang diteliti adalah kelas X dan XI dengan total sampel berjumlah 104 siswa. Data yang dikumpulkan berupa lama siklus menstruasi, IMT/U, persen lemak tubuh, frekuensi makan utama dalam sehari, asupan energi dan makronutrien, dan tingkat stres. Data ini dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner mandiri, wawancara recall 3x24 jam, pengukuran antropometri untuk berat dan tinggi badan dan pengukuran persen lemak tubuh menggunakan BIA. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 43 responden (41,3%) mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan terdapat hubungan yang signifikan antara persen lemak tubuh dan stres dengan siklus menstruasi (nilai p<0,05).
 

This study aimed to identify the association between nutritional status,food pattern, and stress with menstrual cycle on female student of SMA Negeri 68 Jakarta. This study used the cross sectional design by using cluster random sampling method. The observed sample in this study was the 10th and 11th grader consisting 104 students. The collected data were menstrual cycle length, BAZ, percent of body fat mass, frequency of main eating per day, energy and macronutrient intake, and stress level. These data were collected by using self administered questionnaire, 3x24 hours recall interview, antropometric measurement for weight and height, and body fat measurement using BIA. This study used chi-square test analysis. The result of this study showed that there are 43 respondents (41,3%) had irregular menstrual cycle and there is significant correlation between percent of body fat mass and stress with menstrual cycle. (p value < 0,05).
Read More
S-8032
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inge Arissa Samosir; Pembimbing:Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Asih Setiarini, Ida Ruslita
S-5554
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dhiya Farhani; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Fatmah, Iskandar
S-6068
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Indriawati Herman; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani
S-2392
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiyani Rahmawati; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Ida Ruslita
S-8030
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Oktavia Anindita; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Iskandar Zulkarnaen
S-6217
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nursetya Afini; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yudaningsih
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dari status gizi dan faktor-faktor yangberhubungan dengan status gizi tersebut pada siswi di SMPN 200 Jakarta. Penelitian inimenggunakan metode cross-sectional dan pengambilan sampel secara random berkelompok(cluster sampling). Pengambilan data penelitian dilakukan pada April 2013 dan menggunakaninstrumen penelitian berupa timbangan, microtoise, dan kuesioner. Sampel penelitian initerdiri dari 160 siswi kelas 7 dan 8 dan dianalasis dengan menggunakan uji chi-square. HasilPenelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 15,6% responden memiliki status gizi kurus.Penelitian ini juga menemukan bahwa status gizi berhubungan secara signifikan dengan citratubuh (p-value 0.000), frekuensi makan utama (p-value 0.007), dan konsumsi makan pagi (p-value 0.001). Disarankan adanya program edukasi gizi seperti pelatihan penilaian status gizidan penyuluhan tentang status gizi agar remaja putri dapat menilai status gizinya secara akuratdan tidak salah dalam mempersepsikan citra tubuhnya.
Kata Kunci: Status gizi, citra tubuh, pola konsumsi, aktivitas fisik, remaja.
The aim of this study was to determine the percentage of nutritional status and its correlatesamong students (adolescent girls) at SMPN 200 Jakarta. This study used cross-sectional design and cluster sampling method. This study was conducted on April 2013 used scale,microtoise and questionnaire. The study sample consisted of 160 students of class 7 and 8 andanalyzed using the chi-square test. The result of this study shows that 15,6% of respondentsclassiffied as thinness. This study also found that nutritional status has been associated withbody image (p-value 0.000), eating frequancy (p-value 0.007), and breakfast behaviour (p-value 0.001). The researcher suggests the existence of nutrition education programs such astraining about nutritional status assessment and counseling about nutritional status so thatadolescent girls can assess the nutritional status accurately and not mistaken in perceivingtheir body image.
Keywords: Nutritional status, body image, eating pattern, physical activity, adolescent.
Read More
S-7768
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lanny Yusnita; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Yovsyah, Muhamad Adil, Fitri Faturahmi
Abstrak: gemuk pada remaja umur 13-15 tahun di Indonesia berdasarkan Indeks Masa Tubuh menurut umur adalah 11,1% dan 10,8%. Sedangkan prevalensi anemia pada perempuan usia ≥ 15 tahun sebesar 22,7%. Hasil screening kesehatan pada pelajar puteri di SMP 9 Kota Cimahi oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi Jawa Barat pada bulan Februari 2017 diketahui 68% pelajar puteri anemia. Hasil Survei Diet Total tahun 2014, rerata kecukupan energi dan protein pada kelompok umur 13-18 tahun di Jawa Barat masih di bawah 100%AKG yaitu hanya sebesar 74,1% dan 83,5%AKG. Sedangkan aktivitas fisik, 26,1% melakukan kurang melakukan aktivitas fisik dan 42% kelompok umur ≥10 tahun melakukan kegiatan sedentari 3-5,9 jam/hari. Status gizi kurus dan gemuk, anemia serta kebiasaan melakukan aktivitas fisik pada remaja masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan asupan makan dan aktivitas fisik dengan status gizi dan anemia pada pelajar puteri SMP di Kota Cimahi tahun 2017. Desain studi cross sectional dan menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan Hb pada remaja puteri yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi bulan Februari 2017 dan data primer yang dikumpulkan dari pelajar puteri kelas 7 SMP 9 Kota Cimahi tahun pelajaran 2016/2017. Prevalensi anemia pada pelajar puteri kelas 7 di SMP 9 Kota Cimahi adalah 68% dan prevalensi status gizi sebesar 26,40% lebih dari normal dan 73,60% normal. Rata-rata asupan energi dan protein responden tidak memenuhi 100% AKG. Sementara aktivitas fisik responden sangat aktif. Asupan protein dan aktivitas fisik pelajar puteri. Pelajar puteri dengan asupan protein rendah dan beraktivitas aktif memiliki risiko 1,250 kali untuk anemia P= 0,047 (CI: 0,995- 1,571). Ibu bekerja berpengaruh terhadap asupan energi yang kurang dan berisiko 0,376 kali untuk menyebabkan status gizi pelajar lebih dari normal (p= 0,087, CI= 0,122-1,154). Kesimpulan penelitian adalah rendahnya asupan protein dan beraktifitas fisik berpengaruh terhadap anemia dan rendahnya asupan energi terhadap status gizi lebih juga dipengaruhi oleh pekerjaan ibu. Kata kunci : Pelajar puteri, Status gizi, Anemia Based on Basic Health Research 2013, the prevalence of the underweight and overweight among adolescent girls (13-15 years old) is 11,1% and 10,8%. Moreover, the prevalence of anemia among the adolescent girls was 22,7%. The health screening activity that conducted by DHO Cimahi in February 2017 shown that the prevalence of anemia among adolescent girls at grade 7 in SMP 9 Cimahi City was 68%. Survei of Total Dietary which conducted in 2014, reported intake of energy and protein among adolescent girls (13-18 years old) in West Jawa relatively less than the recommended dietary intake (energy only reached 74,1% RDA and protein reached 83,5% RDA). Futhermore, the habitual of physical activity among adolescent was 26,1% less active and 42% of adolescents among ≥10 years old did the sedentary activity around 3-5,9 hours in daily. Nutritional status both underweight and overweight as well as anemia and leck of do the physical activity are identified as health problem that need attention. The objective of this study is to determine the asoociation between dietary intake and physical activity with the nutritional status and anemia among adolescent girls grade 7 in SM 9 Cimahi City 2016/2017. The study design is cross sectional with using the secondary data from DHO Cimahi City and primary data which collecting from adolescent girls at grade 7 in SMP 9 Cimahi City. The prevalence of anemia among adolescent girls grade 7 in SMP 9 Cimahi City was 68% and found 26,40% respondent is overweight and 73,60% is normal. The intake of energy and protein of respondent less than 100% Recommended Dietary Allowance (RDA). Protein intake and physical activty were variables that have relationship to the anemia. Responden with less intake of protein and very active in do the physicall activity is 1.250 higher to become anemia P= 0,047 (CI: 0,995-1,571). Responden whose mother is working also contribute to the less of energy intake and this effected the respondent 0,376 at risk to be overweight (p= 0,087, CI= 0,122-1,154). Conclusions of the study is adolescent girl with less of the protein intake and very active will effecting the anemia and occupation of mother will effected the less of energy intake and it will be ontributed to the overweight. Key words : Adolescent girl, Nutritional Status, Anemia
Read More
T-5062
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rani Feriani; Pembimbing: Diah M. Utari
S-3814
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive