Ditemukan 32757 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Isna Mayzora; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
Abstrak:
Studi ini membahas tentang manajemen keadaan darurat dan bencana pada institusi perguruan tinggi, Universitas Indonesia tahun 2016. Studi merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang akan mendeskripsikan aspek manajemen keadaan darurat dan bencana berdasarkan kerangka Perencanaan - Implementasi - Pemeriksaan - Pengembangan atau Plan - Do - Check Action (PDCA). Hasil studi diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil studi menunjukkan bahwa meski baru ditetapkan pada tahun 2015, penerapan manajemen keadaan darurat UI telah cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian implementasi dengan pedoman dan teori yang ada. Hasil analisis kesesuaian penerapan manajemen keadaan darurat Universitas Indonesia berdasarkan penilaian mencapai 83,63%.
This study discusses about emergency and disaster management of University of Indonesia in 2016. It is descriptive study with qualitative approach that describes emergency and disaster management aspect based on plan-do-check-action (PDCA) framework. The result of the study is obtained through in-depth interviews, observation and review of related document. The result of this study indicates the implementation of emergency management in University of Indonesia has been pretty good although it was newly implemented in 2015. It is based on the conformity to the guidelines and theories. The analysis result of this study shows that Universitas Indonesia?s conformity to NFPA 1600 regarding emergency and disaster management is 83,63%.
Read More
This study discusses about emergency and disaster management of University of Indonesia in 2016. It is descriptive study with qualitative approach that describes emergency and disaster management aspect based on plan-do-check-action (PDCA) framework. The result of the study is obtained through in-depth interviews, observation and review of related document.
S-9175
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Maya Sari; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Budi Hartono; Muhamad Dawaman
Abstrak:
Peristiwa seperti ancaman penembakan pada mahasiswa, ledakan laboratorium, kebakaran di ruang arsip, dll adalah bukti bahwa keadaan darurat dapat terjadi di perguruan tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan manajemen keadaan darurat di perguruan tinggi yang terdiri atas tahap pra, saat, dan pasca keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat manajemen keadaan darurat pada elemen-elemen di 3 tahap tersebut. Penelitian dilakukan Fakultas X menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan Prosedur Penanggulan Keadaan Darurat K3L Universitas X, PP No. 21 Tahun 2008, UU No. 24 Tahun 2007, Perda Kota Depok Nomor 10 Tahun 2010, dan NFPA 2016 Edisi 2013, menunjukkan bahwa masih ada elemen pada tahap pra darurat dengan persentase terpenuhi dibawah 60%, yaitu mitigasi (25%); pencegahan (28,6%); prosedur (30%); serta pelatihan dan pendidikan (44,4%). Mitigasi mendapatkan persentase terkecil karena belum melaksanakan penilaian risiko secara keseluruhan. Sedangkan elemen lain yang mendapatkan persentase lebih dari 60% pada elemen di tahap pra keadaan darurat adalah: perencanaan umum (67,88%); sumber daya (77,8%); peringatan dini dan komunikasi (77.8%); pada saat keadaan darurat adalah: tanggap darurat (65,6%); dan pada pasca keaadan darurat adalah: keberlanjutan bisnis (69%).
Kata kunci: Manajemen Keadaan Darurat, Prosedur K3L Universitas X, pra keadaan darurat, saat terjadinya keadaan darurat, pasca keadaan darurat
Events such as threat of firing on students, lab explosion, fire in the archives room, etc. are proofs that the state of emergency can happen in college. Based on this, it needs emergency management in college. Emergency management consists of a pre-emergency, trans-emergency and post-emergency. This study aims to look at the emergency management at the elements in those 3 stages. Research carried at Faculty X Universitas X. This research uses descriptive analytic design with a qualitative approach. The results showed based on Operational Procedure on Emergency Management Universitas X, PP No. 21/2008, UU No. 24/2007, Perda Depok No. 10/2010, and NFPA 2016 Ed. 2013, showed that there are several elements on pre-emergency stage which percentages ―fulfilled‖ are below 60%. They are mitigation (25%); prevention (28,6%); procedure (30%); and training and education (44,4%). Percentage ―fulfilled‖ on mitigation is the least because Faculty X has not done risk assessment on every activities they do. Other elements which has percentage ―fulfilled‖ above 60% in pre-emergency are: general planning (67,88%); resources (77,8%); early warning and communication (77.8%); in trans-emergency is: emergency response (65,6%); and in post-emergency is: business continuity (69%).
Key words: Emergency Management, Operational Procedure on Emergency Management Universitas X, pre-emergency, trans-emergency, post emergency
Read More
S-9270
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dini Nur Anisa; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Fatma Lestari, Rezi Riadhi Syahdi
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap gambaran manajementanggap darurat kebakaran dan sarana penyelamatan jiwa yang ada di gedung FakultasFarmasi Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitikdengan melakukan observasi lapangan, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil daripenelitian ini selanjutnya dibandingkan kesesuaiannya dengan Permen PU No.20/PRT/M/2009, Permen PU No.26/PRT/M/2008, Kepmen PU No. 10/KPTS/2000, SNI03-1746-2000, SNI 03-6574-2001, dan dan standar internasional NFPA 101. Hasilpenelitian didapatkan bahwa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia belum memilikimanajemen tanggap darurat kebakaran yang sesuai dengan standar. Saranapenyelamatan jiwa yang belum semuanya terpenuhi adalah koridor, pintu darurat,tangga darurat, petunjuk arah jalan keluar, dan pencahayaan darurat. Dari hasilpenelitian maka diperlukan pengadaan bagi manajemen tanggap darurat kebakaran danperbaikan bagi sarana penyelamatan jiwa yang belum memenuhi persyaratan, sertadilakukan pemeliharaan bagi yang sudah terpenuhi.
Kata kunci: manajemen keselamatan kebakaran gedung, sarana, fakultas farmasi
The purpose of the research is to analyze the management overview fire emergencyresponse and facility of life saving in Faculty of Pharmacy building, University ofIndonesia. This research used the descriptive analytic metod with performing fieldoverview, interview, and document study. The result of this research will be comparedits conformity with Permen PU No. 20/PRT/M/2009. Permen PU No. 26/PRT/M/2008,Kepmen PU No. 10/KPTS/2000, SNI 03-1746-2000, SNI 03-6574-2001, and NFPA101. This result shows that Faculty of Pharmacy in University of Indonesia yet to havestandard compliant fire emergency response management. The place that yet to have lifesaving facility including corridor, emergency doors, emergency stares, exit directions,and emergency lightings. From this research conclude that the procurement is requiredfor management of the fire emergency responnse and requirement for the life savingfacility wich do not meet the requiremnts, and maintenace for the facility.
Key words: building fire safety, facility, faculty of pharmacy.
Read More
Kata kunci: manajemen keselamatan kebakaran gedung, sarana, fakultas farmasi
The purpose of the research is to analyze the management overview fire emergencyresponse and facility of life saving in Faculty of Pharmacy building, University ofIndonesia. This research used the descriptive analytic metod with performing fieldoverview, interview, and document study. The result of this research will be comparedits conformity with Permen PU No. 20/PRT/M/2009. Permen PU No. 26/PRT/M/2008,Kepmen PU No. 10/KPTS/2000, SNI 03-1746-2000, SNI 03-6574-2001, and NFPA101. This result shows that Faculty of Pharmacy in University of Indonesia yet to havestandard compliant fire emergency response management. The place that yet to have lifesaving facility including corridor, emergency doors, emergency stares, exit directions,and emergency lightings. From this research conclude that the procurement is requiredfor management of the fire emergency responnse and requirement for the life savingfacility wich do not meet the requiremnts, and maintenace for the facility.
Key words: building fire safety, facility, faculty of pharmacy.
S-9076
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Sulistiyawati; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Muhammad Irwansyah
Abstrak:
Kebakaran merupakan suatu peristiwa atau kejadian yang dapat menyebabkan banyak kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap penerapan manajemen tanggap darurat dan penanggulangan kebakaran di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian selanjutnya dibandingkan dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20/PRT/M/2009, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008, SNI 03-1746-2000, dan SNI 03-6574-2001.
Hasil penelitian didapatkan bahwa kesesuaian penerapan manajemen tanggap darurat dan penanggulangan kebakaran di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, yaitu organisasi tanggap darurat sebesar 84.62%, tata laksana operasional sebesar 72.22%, dan sumber daya manusia (SDM) sebesar 80%. Dimana rata-rata kesesuaian sarana penyelamatan jiwa adalah sarana jalan keluar sebesar 90%, pintu darurat sebesar 72.22%, tangga darurat sebesar 92.50%, petunjuk arah jalan keluar sebesar 53.34%, pencahayaan darurat sebesar 59.93%, dan tempat berkumpul sementara sebesar 100%.
Berdasarkan hasil penelitian, maka diperlukan perbaikan dan peningkatan terhadap penerapan manajemen tanggap darurat dan penanggulangan kebakaran serta perbaikan dan pemeliharaan terhadap sarana penyelamatan jiwa di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia.
Kata kunci : manajemen keselamatan kebakaran gedung, sarana, program pendidikan vokasi.
Read More
Hasil penelitian didapatkan bahwa kesesuaian penerapan manajemen tanggap darurat dan penanggulangan kebakaran di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, yaitu organisasi tanggap darurat sebesar 84.62%, tata laksana operasional sebesar 72.22%, dan sumber daya manusia (SDM) sebesar 80%. Dimana rata-rata kesesuaian sarana penyelamatan jiwa adalah sarana jalan keluar sebesar 90%, pintu darurat sebesar 72.22%, tangga darurat sebesar 92.50%, petunjuk arah jalan keluar sebesar 53.34%, pencahayaan darurat sebesar 59.93%, dan tempat berkumpul sementara sebesar 100%.
Berdasarkan hasil penelitian, maka diperlukan perbaikan dan peningkatan terhadap penerapan manajemen tanggap darurat dan penanggulangan kebakaran serta perbaikan dan pemeliharaan terhadap sarana penyelamatan jiwa di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia.
Kata kunci : manajemen keselamatan kebakaran gedung, sarana, program pendidikan vokasi.
S-9594
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dystiria Fransiska; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Yuni Kusminanti
S-7293
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Puteri Salsabila; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Sjahrul Meizar Nasri, Akhmad Ridho, Hani Ramadhani
Abstrak:
Laboratorium merupakan tempat yang kondusif untuk melakukan eksperimen, investigasi, dan observasi, dimana pada aktivitasnya melibatkan berbagai macam bidang ilmu. Aktivitas pembelajaran di laboratorium tidak terlepas dari potensi bahaya keselamatan, kesehatan, dan lingkungan, seperti bahaya kimia, fisika, biologi, bahkan bahaya keadaan darurat. Hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan manajemen risiko melalui implementasi aspek Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L) Laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SMK3L di laboratorium Universitas Indonesia (UI). Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada laboratorium UI pada tahun 2020. Pencapaian implementasi SMK3L diukur menggunakan media berupa formulir centang inspeksi laboratorium yang telah dikembangkan oleh UI dan dengan beberapa penyempurnaan. Formulir centang ini memiliki 157 pertanyaan yang mencangkup 15 aspek SMK3L berupa pertanyaan tertutup. Skor inspeksi tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode gap analysis. Hasil analisis secara keseluruhan menunjukkan bahwa laboratorium UI telah memenuhi standar penerapan aspek SMK3L laboratorium yang telah ditentukan oleh batas pencapaian skor ≥ 70% (Lab A2 : 76%; Lab A4 : 78%; Lab A9 : 81%; Lab A10 : 78%; Lab F5 : 74%; Lab F12 : 73%; Lab F13 : 80%; Lab F14 : 85%; dan Lab G19 : 95%), dengan jangkauan penilaian terendah dan tertinggi pada masing-masing aspek SMKL nya (komitmen dan kebijakan : 50-100% ; perencanaan : 50-95% ; implementasi : 79-97% ; pengendalian operasional : 75-94% ; pemeriksaan : 33-100% ; tinjauan manajemen : 0100%). Adapun, tindakan peningkatan dan perbaikan masih harus dilakukan khususnya pada aspek dengan kesenjangan tertinggi, yaitu pengendalian operasional, yang terletak pada tata graha laboratorium, sistem inventarisasi alat dan bahan, dan persiapan keadaan darurat. Selain aspek tersebut, aspek pemeriksaan dan tinjauan manajemen pun masih harus ditingkatkan dengan melaksanakan audit.
Read More
T-6093
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Adelina Limbong; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Mila Tejamaya, Huala Nadapdap
Abstrak:
Keadaan darurat merupakan situasi yang dapat mengancam keselamatan manusia serta mengakibatkan kerusakan lingkungan dan properti akibat bencana industri atau bencana alam. Kerugian dapat diminimalkan dengan menerapkan program manajemen keadaan darurat. Talisman Energy Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang tidak lepas dari ancaman kerugian akibat bencana, telah melaksanakan program manajemen keadaan darurat. Peneliti melakukan penilaian terhadap 67 komponen program manajemen keadaan darurat berdasarkan NFPA 1600 Edisi 2010 di Talisman Energy dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan observasional. Hasil penelitian menunjukkan 52 komponen telah sesuai, 14 komponen sesuai sebagian, dan 1 komponen yang masih belum sesuai, yaitu terkait manajemen donasi. Baik komponen yang telah sesuai maupun belum, masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.
Emergency is a situation that could treaten human safety and causing property and environmental damage due to natural or industrial disasters. Losses can be minimized by implementing emergency management program. Talisman Energy Indonesia as one of the companies at risks of losses due to emergency situation, has been implementing an emergency management program. A descriptive study through observational approach had been conducted to assess 67 components of the emergency management program at Talisman Energy in accordance with NFPA 1600, standard reference used. The results showed 52 components conform, 14 components partially conform, and one component nonconform with the criteria. Conform or nonconform components still need further development.
Read More
Emergency is a situation that could treaten human safety and causing property and environmental damage due to natural or industrial disasters. Losses can be minimized by implementing emergency management program. Talisman Energy Indonesia as one of the companies at risks of losses due to emergency situation, has been implementing an emergency management program. A descriptive study through observational approach had been conducted to assess 67 components of the emergency management program at Talisman Energy in accordance with NFPA 1600, standard reference used. The results showed 52 components conform, 14 components partially conform, and one component nonconform with the criteria. Conform or nonconform components still need further development.
S-7626
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tia Retno Wulandari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Randy Novirsa
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang gambaran evaluasi implementasi Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L) di laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan kerja di laboratorium. Penelitian ini bersifat semi kuantitatif dengan desain studi deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi implementasi SMK3L di laboratorium FMIPA UI. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pemenuhan implementasi SMK3L per masing-masing aspek yaitu kebijakan dan komitmen K3L (31,2%), perencanaan (22,7%), implementasi (49,2%), pemeriksaan (17,7%), dan tinjauan manajemen (0%).
This study examines about a descriptive evaluation of the implementation of Safety, Health, and Environment Management Systems (SHEMS) in the laboratory of mathematics and sciences faculties of Universitas Indonesia (FMIPA UI) in an effort to prevent accident in the laboratories. This research is a semi quantitative with a design of descriptive study. The purpose of this study is to recognize the evaluation of the SHEMS implementation in the laboratory of FMIPA UI. The result shows that average acquirements of the SHEMS implementation for each aspect are SHE policy (31,2%), planning (22,7%), implementation (49,2%), checking (17,7%), management review (0%). It is suggested that FMIPA UI should consider recommendations given to SHEMS in the laboratories.
Keywords: Evaluation, Laboratory, Safety, Health, and Environment Management Systems (SHEMS
Read More
This study examines about a descriptive evaluation of the implementation of Safety, Health, and Environment Management Systems (SHEMS) in the laboratory of mathematics and sciences faculties of Universitas Indonesia (FMIPA UI) in an effort to prevent accident in the laboratories. This research is a semi quantitative with a design of descriptive study. The purpose of this study is to recognize the evaluation of the SHEMS implementation in the laboratory of FMIPA UI. The result shows that average acquirements of the SHEMS implementation for each aspect are SHE policy (31,2%), planning (22,7%), implementation (49,2%), checking (17,7%), management review (0%). It is suggested that FMIPA UI should consider recommendations given to SHEMS in the laboratories.
Keywords: Evaluation, Laboratory, Safety, Health, and Environment Management Systems (SHEMS
S-9307
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nida Hanifah Nasir; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Robiana Modjo, Arief Kusuma, Devi Partina Wardani
Abstrak:
UI telah mengidentifikasi 7 potensi keadaan darurat yaitu kebakaran, pohon tumbang, darurat medis, kecelakaan lalu lintas, insiden laboratorium, gempa bumi dan tenggelam. Keadaan darurat yang tidak ditanggulangi dengan baik dapat menjadi suatu keadaan krisis dan akan menimbulkan kerugian bagi Universitas. Aplikasi mobile Panic Button UI merupakan salah satu layanan notifikasi keadaan darurat untuk menanggulangi 7 keadaan darurat tersebut. Namun pada penerapan aplikasi yang saat ini dimiliki masih memiliki beberapa keterbatasan, oleh karena itu peneliti melakukan pengembangan terhadap aplikasi tersebut. Hasil rancang ulang desain aplikasi Mobile Panic Button UI (PB 2) dapat meningkatkan 70% pemenuhan aplikasi sebelumnya (PB 1). Pemenuhan standar aplikasi tersebut meliputi informasi nama dan No HP pengguna, pilihan kategori keadaan darurat, informasi korban, informasi foto/voice, deskripsi keadaan darurat (teks), pilihan lokasi kejadian, pengiriman notifikasi keadaan darurat, pop up notifikasi terkirim, informasi keadaan darurat kepada petugas ERT. Setelah dilakukan pelatihan waktu penggunaan aplikasi Mobile Panic Button UI lebih cepat 20 detik. Pengembangan aplikasi Mobile Panic Button UI (PB 2) dapat mempercepat waktu respon dan aksi respon, meningkatkan keakuratan respon, memudahkan proses notifikasi keadaan darurat serta memudahkan komunikasi keadaan darurat
Read More
T-5791
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hikmah Dyah Permata Sari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang gambaran pemenuhan dari pelaksanaan sistemtanggap darurat di Fakultas Teknik Universitas Indonesia tahun 2016 berdasarkanPedoman Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Universitas Indonesia yangmengacu pada NFPA 1600 edisi 2016. Penelitian merupakan penelitian kualitatifdengan desain penelitian deskriptif analitik. Metode yang digunakan berupawawancara, observasi langsung, dan telaah dokumen menggunakan instrumenchecklist self-assessment for conformity NFPA 1600 edisi 2016. Penelitiandilakukan terhadap enam elemen di dalam NFPA 1600 edisi 2016 dan diperolehhasil dengan total rata-rata terpenuhi sebesar 58,20%, tidak terpenuhi sebesar29,40% dan tidak dapat teraplikasikan (not applicable) sebesar 12,40%.
Read More
S-9077
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
