Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29982 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Umi Sajidah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Baiduri Widanarko, Irma Setiawati
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang analisis risiko K3 di proses kerja Die Casting Plan 3 PT. X pada bulan Mei-Juni 2016. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan AS/NZS ISO 31000:2009 sebagai standar untuk proses penilaian risiko K3. Metode yang digunakan dalam penilaian risiko adalah semi-kuantitatif formula matematika W. T Fine. Identifikasi risiko menggunakan metode Job Hazard Analysis (JHA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat risiko K3 pada proses kerja Die Casting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 58 risiko pada proses kerja Die Casting dimana pada penilaian risiko awal (basic risk) sebanyak 48,27% risiko dengan level very high, 24,14% risiko dengan level risiko substantial, 18,97% risiko dengan level risiko priority 3, dan 8,62% risiko dengan level risiko priority 1. Kemudian risiko dinilai kembali dengan mempertimbangkan pengendalian yang sudah ada (existing control) menjadi 46,55% risiko dengan level risiko priority 3, 24,13% risiko dengan level risiko substantial, 13,80% risiko dengan level risiko priority 1, 8,62% risiko dengan level risiko very high, dan 6,90% risiko dengan level risiko acceptable. Sedangkan dari keempat proses kerja Die Casting terdapat 5 risiko terbesar dengan level risiko yang belum acceptable, yaitu very high, priority 1 dan substantial. Oleh karena itu, diberikan rekomendasi untuk pengendalian dari 5 risiko terbesar tersebut dari masing-masing proses yang bersifar engineering control, administrative control atau personal protective control.
Kata kunci: AS/NZS ISO 31000 : 2009, manajemen risiko, penilaian risiko, tingkat risiko.

This study discusses about the risk analysis of occupational health and safety in the working process Die Casting Plan 3 PT. X in May-June 2016. This study used a descriptive research design with AS / NZS ISO 31000: 2009 as standard for the risk assessment process of occupational health and safety. The method used in the risk assessment is a semi-quantitative mathematical formula W. T Fine. Risk identification method in this study adopted by Job Hazard Analysis (JHA). The purpose of this study was to determine the risk level of occupational health and safety in the working process Die Casting. The results showed that found as many as 58 risks in the working process Die Casting. where the initial risk assessment (basic risk) as much as 48.27% of risk with a very high level, 24.14% of risk with substantial risk level, 18.97% of risk with risk priority level 3, and 8.62% risk risk level priority 1. Then these risks reassessed taking into account the existing controls (existing risk) to 46.55% of risk with risk priority level 3, 24.13% of risk with substantial risk level, 13.80% risk risk priority level 1, 8.62% of risk with a very high level of risk, and 6.90% to the level of risk acceptable risk. While on the fourth working process Die Casting, there are 5 biggest risk to the level of risk that is not acceptable, is very high, priority 1 and substantial. Therefore, given advice on the control of the 5 biggest risks of each process that is engineering controls, administrative controls or personal protective control.
Keyword: AS / NZS ISO 31000: 2009, risk management, risk assessment, risk levels.
Read More
S-9204
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marthin Julianto Sitorus; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Devie Fitri Octaviani
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang analisis risiko K3 pada aktivitas proses wahana PT. X pada bulan Mei-Juni 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan AS/NZS 4360:2004 sebagai standar untuk proses penilaian risiko K3. Metode yang digunakan dalam penilaian risiko adalah semi-kuantitatif formula matematika W. T Fine. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko K3 pada aktivitas proses wahana PT. X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 risiko terbesar pada tahapan aktivitas kerja dengan level risiko yang belum acceptable, yaitu very high, dan priority 1. Oleh karena itu, diberikan rekomendasi untuk pengendalian dari 6 risiko terbesar tersebut dari masing-masing proses yang bersifat engineering control, dan administrative control.
Kata kunci: AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, penilaian risiko, tingkat risiko.

This research discusses about the risk analysis of occupational health and safety in activity of ride process at PT. X in May-June 2018. This research used descriptive research design with AS / NZS 4360:2004 as the standard for the OHS risk assessment process. The method used in risk assessment is a semi-quantitative mathematical formula W. T Fine. The purpose of this study is to determine the level of OHS risk in the ride process activity of PT. X. The results showed that found the 6 biggest risks at the stage of work activity with the level of risk that has not acceptable, that is very high, and priority 1. Therefore, given the recommendation for the control of the six major risks of each process that is engineering control, and administrative control.
Keywords: AS/NZS 4360:2004, risk management, risk assessment, level of risk
Read More
S-9742
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggraini Pangestu Widiasih; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Megan Roos Febransyah
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penilaiain risiko keselamatan dan kesehatankerja pada proses kerja casting di PT. X, Cikupa Tangerang tahun 2016.Penilaian risiko dilakukan untuk mendapatkan nilai risiko yang terdapat padaproses kerja casting di PT.X, Cikupa Tangerang. Identifikasi bahaya danrisiko dilakukan menggunakan Job Safety Analysis (JSA). Analisis tingkatrisiko menggunakan ukuran standard kualitatif yang dimodifikasi dariAS/NZS 4360:2004. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectionaldengan pendekatan observasi dan wawancara. Nilai risiko dihasilkan dariperkalian antara probabilitas dan konsekuensi yang mungkin ditimbulkan.Hasil penelitian menyatakan terdapat 94 risiko pada proses casting di PT.X,Cikupa Tangerang.
Kata Kunci : Kajian Risiko, Proses Kerja Casting
This research discusses about occupational health and safety risk assessment oncasting process in PT. X, Cikupa Tangerang on 2016. Risk assessment carried outto obtain the value of the risk inherent in the casting process in PT.X, CikupaTangerang. Hazard and risk identification are conducted using the Job SafetyAnalysis (JSA). This analysis using the qualitative standard that modified fromthe AS/NZS 4360:2004. This research using cross sectional study design with indepth interviews and observational approach. Risk value resulting fromcombination between likelihood and consequences. The result showed that thereare 94 risks in casting process in PT. X, Cikupa Tangerang.
Keywords : Risk assement, Casting process.
Read More
S-9283
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tizi Dzul Khair; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Robiana Modjo, Ike Pujiriani
S-7276
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khairina Suwitri; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Marina Kartikawati
S-9845
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Isa; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, Nia Dwi Handayani
Abstrak:
Manajemen risiko merupakan serangkaian kegiatan terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan risiko di suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran implementasi manajemen risiko pada pekerja line outer tube casting (OTC). Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dan pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung pada line OTC. Idealnya penetapan konteks manajemen risiko dilakukan berdasarkan lima konteks, yaitu konteks strategis, konteks organisasi, konteks kegiatan, kriteria manajemen risiko, dan struktur kebijakan. PT X baru menetapkan konteks organisasi pada pelaksanaannya karena manajemen risiko yang dijalankan oleh PT X berdasarkan klausul enam (perencanaan) dan delapan (operasi) pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari ISO 45001:2018. Secara teknis pelaksanaan manajemen risiko perlu dilakukan berdasarkan standar yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal salah satu standar yang dapat digunakan ialah ISO 31000:2018 yang memuat terkait manajemen risiko secara komprehensif dan terintegrasi.

Risk management is a series of coordinated activities to direct and control risk in an organization. This study aims to see an overview of the implementation of risk management for line workersouter tube casting (OTC). This study used a descriptive analytic study and data collection was carried out through interviews and direct observation on lineOTC. Ideally, risk management context is determined based on five contexts, namely strategic context, organizational context, activity context, risk management criteria, and policy structure. PT X has just set an organizational context for its implementation because the risk management carried out by PT X is based on clauses six (planning) and eight (operations) of the Occupational Health and Safety Management System (SMK3) from ISO 45001:2018. Technically the implementation of risk management needs to be carried out based on applicable standards to obtain more optimal results. One of the standards that can be used is ISO 31000:2018 which contains risk management in a comprehensive and integrated manner.
Read More
S-11369
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Juninda Sri Roswita; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-4727
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elvirianawati; Pembimbing: Tata Soemitra
T-2065
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fahzrin Perwitasari; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Adrianus Pangaribuan
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang analisis risiko pada sepuluh tahapan proses yang terdapat pada bagian Low Pressure Die-Casting, PT X plant Onepack Cikarang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang mengacu pada Australian Standar/New Zealand Standard (AS/NZS) 4360 : 2004. Metode yang digunakan dalam analisis risiko adalah metode semi-kuantitatif formula matematika W.T.Fine. Tujuan penelitian adadalah mendapatkan tingkat risiko K3 pada proses kerja LPDC PT X Plant Onepack Cikarang. Hasil penelitian adalah jenis-jenis risiko dan tingkat risiko yang ditentukan dari nilai risiko yang dimiliki pada masing-masing dari sepuluh tahapan proses dibagian LPDC tersebut.
Kata kunci : Analisis risiko, tingkat risiko, nilai risiko.

This final paper discusses about the risk analysis of ten flow procces in Low Pressure Die Casting PT X Plant Onepack Cikarang. This Research used descriptive research design that refer to Australian Standar/New Zealand Standard (AS/NZS) 4360 : 2004. The method which is used in this risk analysis is semi-quantitative method of W.T.Fine math formula. The Objective research is getting the level of occupational safety and health risk of work procces in LPDC PT X plant onepack Cikarang. The result of the research is kind of risks and risk level that determined based on risk values which are had by each risks of ten flow procces.
Keyword : risk analysis, risk level, risk value
Read More
S-9169
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fabreza Ramadhan Sayih; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Robiana Modjo, Yuni Kusminanti
S-7417
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive