Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28521 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
IGB Bambang Sutarto; Pembimbing: Nasrin Kodim
B-123
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Duta Liana; Pembimbing: Sandi Iljanto
B-146
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faiza Murniatie; Pembimbing: Purnawan Junadi
B-55
Depok : FKM UI, 1994
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Sabrina Dwipayanti; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Hervita Diatri, Fajar Ariyanti
Abstrak:
Sistem pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan elemen penting dalam upaya mitigasi risiko yang dapat dicegah dalam layanan kesehatan. RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) telah menerapkan pelaporan insiden melalui metode manual dan elektronik (e-Report), namun implementasinya belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi sistem pelaporan insiden di RSCM dengan pendekatan kualitatif, menggunakan kerangka Donabedian (struktur–proses–hasil) dan strategi perbaikan berbasis Plan–Do–Study–Act (PDSA). Hasil menunjukkan bahwa sistem e-Report belum memenuhi kebutuhan pengguna karena antarmuka tidak intuitif dan tidak tersedianya fitur pelacakan, notifikasi, serta umpan balik. Fragmentasi kanal pelaporan, dominasi laporan manual, serta persepsi bahwa pelaporan adalah beban administratif turut memperlemah budaya pelaporan. Di samping itu, proses tindak lanjut insiden dinilai tidak transparan dan jarang dikomunikasikan kepada pelapor, sehingga menurunkan kepercayaan terhadap efektivitas sistem. Temuan ini menjadi dasar penyusunan rekomendasi pengembangan sistem pelaporan yang terpusat, mudah digunakan, dan didukung pelatihan berbasis unit serta kebijakan pelaporan satu pintu. Pendekatan PDSA digunakan untuk merancang strategi perbaikan sistem yang lebih responsif dan berkelanjutan dalam rangka mendukung peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien.


The patient safety incident reporting system is a critical component in mitigating preventable risks within healthcare services. Dr. Cipto Mangunkusumo National General Hospital (RSCM) has implemented both manual and electronic (e-Report) methods for reporting incidents. However, its implementation remains suboptimal. This study aims to evaluate the implementation of the incident reporting system at RSCM using a qualitative approach, guided by the Donabedian framework (structure–process–outcome) and the Plan–Do–Study–Act (PDSA) improvement cycle. The findings reveal that the current e-Report system does not sufficiently meet user needs due to an unintuitive interface and the absence of key functionalities such as report tracking, automated notifications, and feedback mechanisms. Additionally, fragmented reporting channels, a predominance of manual submissions, and the perception of reporting as a bureaucratic burden have contributed to a weakened safety culture. The follow-up process is also perceived as lacking transparency and is rarely communicated back to reporters, further reducing trust in the system. These challenges form the basis for recommendations to develop a centralized, user-friendly, and integrated reporting system, supported by unit-based training and a single-channel reporting policy. The PDSA cycle is applied as a strategic framework to design a more responsive and sustainable system that enhances both service quality and patient safety at RSCM.
Read More
T-7401
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roza Maimun; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
B-250
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nini Syofnida; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi
S-907
Depok : FKM UI, 1995
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mirnawaty; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Mieke Savitri, Indra Maryunif
B-1447
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indo. (MKI), Vol.45, No.11, Nop. 1995, hal : 629-633
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Frederique Jeanne Uktolseja; Pembimbing: Bambang Sutrisna
T-659
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anna Ngatmira; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Trini Sudiarti, Ratu Ayu Dewi Sartika, Suharyati, Itje Aisah Ranida
Abstrak:

ABSTRAK

Sisa makanan merupakan salah satu indikator dalam pelayanan gizi khususnyapenyelenggaraan makanan. Dengan pelayanan makanan yang memuaskan selerapasien tanpa mengurangi nilai gizi merupakan terapi diet yang dibutuhkan dalampenyembuhan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen,dengan membagi sampel menjadi kelompok control dengan mendapatkanmakanan dengan standar porsi diet rumah sakit 2300 kkal dan kelompokperlakuan mendapat standar porsi diet sesuai kebutuhan 1700 kkal. Penelitian inidilakukan pada 34 responden, 17 kelompok control dan 17 kelompok perlakuan.Penelitian dilakukan pada pasien bedah perempuan dengan diet makanan biasa,usia 18-59 tahun, di ruang perawatan RSCM . Pengumpulan data sisa makanandengan system food weighing selama 4 hari. Analisis bivarian menggunakan uji bedadua mean T test independendandependen.Terdapat rata – rata sisa makanan padakelompok control sebanyak 206,37 gram dan kelompok perlakuan sebanyak 117.59 gramper orang per hari. Sisa makanan terbesar disumbangkan dari makanan pokok sebesar41,52% dan sayur sebanyak 24.15% pada kontrol dan 32.87% untuk makanan pokok dan21.81% untuk sayuran pada kelompok perlakuan dari total sisa makanan. Sisa makanankelompok kontrol sebanyak 17.65% masuk dalam katagori banyak (>20%)..Penelitianserupa dapat dilakukan pada kelompok pasien yang mendapatkan makanan lunak danpada kelompok pasien yang tidak berdiet khusus.

ABSTRACT

In nutritional services, waste plate becoming one particular indicator, especiallyin the food provisions for the patient. Food provisions that can satisfy patientstaste without compromising the nutritional value is a dietary therapy required inthe treatment of the patients itself. This is a quasi-experimental study, by dividingthe sample into the control group who received 2300 kcal standard dietaryhospital food portion and the treatment group who received standard dietservings as needed 1700 kcal. This study conducted on 34 respondents, both forthe control group as well as for the treatment group consists of 17 patients. Thestudy was conducted to female surgical patients with normal diet, age 18-59years, at Dr. CiptoMangunkusumo General Hospitals treatment room. The wasteplatedata collection performed by using the food weighing systems for 4 days.Two different mean independent and dependent T-test is used as the bivariateanalysis for this study. There is an average of the waste plate per person per dayas much as 206,37 grams in the control group and 117,59 grams in the treatmentgroup. The biggest waste plate comes from the staple foods and vegetables,respectively 41.52% and 24.15% in controls group and the treatment group was32.87% and 21.81% from the the total of leftover food. Waste plate in the controlgroup as much as 17.65% are included in a lot category (> 20%). Similar studiescan be performed on a group of patients who received bland foods and in thegroup of patients who did not having specific diet.

Read More
T-3998
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive