Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34318 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
P. Sukma Megaputri, A.A. Sagung Sawitri, D.N. Wirawan
PHPMA-Vol.4/No.1
Denpasar : Universitas Udayana, 2016
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Archive of community health (ACH), Vol.1, No, 2, Desember, 2012 : hal. 69-76. ( ket. ada di bendel maj. campuran No. 12 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
D.N. Wirawan ... [et al.]
PHPMA-Vol.2/No.1
Denpasar : Universitas Udayana, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
D.N. Wirawan
PHPMA-Vol.1/No.2
Denpasar : Universitas Udayana, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asia-Pacific Jour. of PUblic Health ( APJPH), Vol.26, No.2, March 2014 : hal. 138-146
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Petrus Kase, William Djani, M.N.B.C. Neoloka
LP 363.44 KAS k
Yogyakarta : Ford Foundation, 2005
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Purnamawati
KJKMN Vol.7, No.11
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eri Nasution; Pembimbing: Meiwita P. Budiharsana; Penguji: Besral, R. Setiawan, Ria Maria Theresa, Fatcha Nuraliyah
Abstrak: Saat ini transmisi seksual merupakan faktor utama penyebaran penyakitHIV-AIDS di Indonesia. Wanita Pekerja Seks (WPS) merupakan bagian yangberkontribusi didalamnya. Wanita Pekerja Seks Langsung adalah wanita yangmemberikan layanan seksual yang tujuan utama transaksinya mempertukarkanpelayanan seksual dengan uang. Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung adalahwanita yang memberikan layanan seksual tapi bukan merupakan sumber utamapendapatan, pelayanan yang diberikan dapat memberikan penghasilan tambahan.Program promosi pemakaian kondom pada hubungan seksual berisiko telahdilakukan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penularan. Namun hinggasaat ini konsistensi pemakaian kondom pada WPS masih rendah.Penelitian ini menggunakan data hasil Survey Terpadu Biologi danPerilaku (STBP) 2013 dengan memilih 2714 responden yang memenuhi kriteriainklusi dan eksklusi. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan karakteristik,perilaku pemakaian kondom dan mengetahui faktor-faktor yang berhubungandengan pemakaian kondom. Penelitian menggunakan desain cross sectional.Hasil penelitian ditemukan bahwa konsistensi pemakaian kondom pada WPSL37,7% dan WPSTL sebesar 35.6%, konsistensi untuk semua WPS sebesar 36.9%.WPSL cenderung lebih tua, pendidikan lebih rendah, lebih banyak yang berstatuscerai, lebih lama menjadi WPS, lebih dini memulai hubungan seks, lebih banyakmemiliki riwayat IMS, lebih merasa berisiko, lebih terpapar program, lebh banyakyang punya kondom dan jumlah pelanggan yang lebih banyak dibandingkanWPSTL.Faktor yang berhubungan dengan konsistensi pemakaian kondom padaWPSL adalah status perkawinan, riwayat IMS, keterpaparan program, dankepemilikan kondom. Faktor yang berhubungan dengan konsistensi pemakaiankondom pada WPSTL adalah status perkawinan, riwayat IMS, pengetahuan HIV,keterpaparan program, kepemilikan kondom dan jumlah pelanggan.Disarankan untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif pada WPSdengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik WPS.
Kata kunci : Konsistensi, kondom, WPSL, WPSTL.
Read More
T-4558
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Monika Sihombing; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Anwar Hassan, Dini Wahyudini
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor predisposisi, pemungkin dan pendorong yang berhubungan dengan keberhasilan dan kegagalan WPS melakukan negosiasi pemakaian kondom di lokalisasi Rawa Malang, Jakarta Utara. Desain studi adalah studi kualitatif dengan 8 informan yaitu WPS berpendidikan tinggi dan rendah pada informan WPS pemakai kondom an yang bukan pemakai kondom. Digunakan teknik wawancara mendalam dan dilakukan triangulasi sumber data pada informan kunci serta triangulasi analisis oleh pakar. Umur, pengetahuan, sikap, penghasilan, ketersediaan/akses kondom, kenyamanan pelanggan, tenaga kesehatan dan mucikari berpengaruh positif terhadap keberhasilan perilaku negosiasi.Terkait HIV/AIDS serta praktik pemakaian kondom.Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap WPS.
Read More
S-8749
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roselinda, Nelly Puspandari
HSJI Vol. 4, No. 2
Jakarta : Ministry of Health Indonesia, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive