Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35563 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Abstrak:
Read More
614 GUY b (Rs )
[s.l.] : Mississippi : Elsevier, 2016, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
614 GUY b (Rs )
[s.l.] : Mississippi : Elsevier, 2016, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), XXIX, No.5, 2001 , hal. 299-301, ( Cat. ada di bendel 1991-2001 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku II, Media Indonesia. hal : 49
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Salma M. Padri H.
MPPK Vol.XIV, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rea Ariyanti; Pembimbing: Besral, Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Martya Rahmaniati, Yoan Hotnida Naomi, Ns. Erwin
Abstrak: Penyakit Jantung Koroner merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang menjadisorotan utama. Di Indonesia, PJK merupakan penyebab kematian utama dari seluruhkematian, dengan angka mencapai 26,4%, dimana angka ini empat kali lebih besar jikadibandingkan angka kematian yang diakibatkan oleh kanker. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan dislipidemia dengan kejadian Penyakit jantung koroner diRumah Sakit Pusat Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Desain penelitianadalah case control. Sampel berjumlah 164 responden, terdiri dari 82 kelompok kasusdan 82 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis regresi logistik. Padakelompok PJK, persentase responden dengan dislipidemia sebesar 50% sedangkan padakelompok yang tidak menderita PJK, persentase responden dengan dislipidemia sebesar17,1%. Hubungan dislipidemia dengan kejadian Penyakit Jantung Koroner berbedamenurut status hipertensi. Setelah dikontrol usia, pada responden yang hipertensi,dislipidemia memiliki peluang 19,8 kali lebih tinggi untuk terjadi PJK dibandingkanresponden yang tidak dislipidemia, sedangkan pada responden yang tidak hipertensi,dislipidemia memiliki peluang 2,5 kali lebih tinggi untuk terjadi PJK dibandingkanresponden yang tidak dislipidemia. Direkomendasikan kepada masyarakat untukmelakukan cek kesehatan secara berkala dan mengubah gaya hidup dengan melakukandiet makanan sehat guna mengontrol profil lipid dan tekanan darah.
Kata kunci:Dislipidemia, Hipertensi, Penyakit Jantung Koroner
Coronary heart disease (CHD) is one of the major cardiovascular disease in thespotlight. CHD is the leading cause of death from all deaths, reaching 26,4%, where thisfigure is four times greater when compared with deaths caused by cancer. This studyaims to determine the relationship of dyslipidemia and coronary heart disease in theNational Cardiovascular Center Harapan Kita. Research design is case controll. Thesample amounted to 164 respondents, consisting of 82 case groups and 82 controlgroups. Data analysis using logistic regression analysis. The finding shows, in patientswith CHD, the percentage of respondents with dyslipidemia is 50%, while non-CHD is17,1%. The relationship of dyslipidemia with coronary heart disease differs according tohypertension status. After controlled by age, in hypertension respondents, dyslipidemiawere 19,8 times more likely to have CHD than resondents who had not dyslipidemia.While in non- hypertensive respondents, dyslipidemia were 2,5 times more likely tohave CHD than resondents who had not dyslipidemia. It is recommended to the publicto carry out regular medical checkup, and changing lifestyles by consuming healthyfoods to control lipid profiles and blood pressure.
Keywords: Coronary Heart Disease, Dyslipidemia, Hypertension.
Read More
T-5460
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Dwi Octavianie; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Besral, Yenni Risniati
S-7726
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Medika, No. 4, th.16, April 1990, hal. 278-281
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Wahyuningsih; Pembimbing: Zarfiel Tafal
S-397
Jakarta : FKM UI, 1987
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Linda Widiastuti; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Destiana Rachmawati
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai faktor risiko perilaku (merokok, aktivitas fisik dan diet) dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (penyakit jantung koroner dan stroke) pada usia ≥40 tahun di Indonesia tahun 2013. Berdasarkan data estimasi WHO, 17,5 juta orang meninggal di dunia karena penyakit kardiovaskuler (7,4 juta karena penyakit jantung koroner dan 6,7 juta akibat stroke pada tahun 2012). Perilaku memegang peranan penting dalam mempengaruhi kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh faktor risiko perilaku (merokok, aktivitas fisik dan diet) dengan kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah pada usia ≥40 tahun. Penelitian bersifat kuantitatif, dengan desain studi cross sectional, menggunakan data sekunder Riskesdas Tahun 2013. Sampel penelitian ini adalah semua individu yang berusia ≥40 tahun yang menjadi responden dalam Riskesdas 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok dan aktivitas fisik memiliki hubungan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, sedangkan diet tidak sehat memiliki risiko yang lebih rendah. Faktor yang berperan besar terhadap penyakit jantung koroner adalah merokok (yang merokok dibandingkan dengan yang tidak merokok, pada laki-laki OR: 1,32 dan perempuan OR: 1,63). Sedangkan untuk stroke, faktor aktivitas fisik yang memiliki risiko yang lebih besar terhadap kejadian stroke (yang berperilaku kurang gerak dibandingkan dengan yang beraktivitas fisik cukup, pada laki-laki OR: 2,01 dan perempuan OR: 2,60). Oleh sebab itu, memulai gaya hidup sehat akan sangat membantu dalam mencegah ketiga penyakit ini begitupun penyakit lainnya. Kata kunci: Penyakit jantung koroner, stroke, faktor perilaku, gaya hidup sehat.
This thesis discusses the behavioral risk factors (smoking, physical activity and diet) with heart and blood vessel disease (coronary heart disease and stroke) at age ≥40 years in Indonesia in 2013. According to the WHO estimates, 17.5 million people died in world as cardiovascular disease (7.4 million due to coronary heart disease and 6.7 million from stroke in 2012). Behavior plays an important role in influencing the incidence of heart disease and blood vessels. The purpose of this study was to assess the effects of behavioral risk factors (smoking, physical activity and diet) and the incidence of heart disease and blood vessels at age ≥40 years. The research is quantitative, with cross sectional study design, using secondary data Riskesdas 2013. The sample was all individuals aged ≥40 years who were respondents in Riskesdas 2013. The results showed that smoking behavior and physical activity linked to heart disease and blood vessels, whereas an unhealthy diet have a lower risk. Factors that played a major role against coronary heart disease is smoking (smoking compared with non-smokers, in men OR: 1,32 and women OR: 1.63). As for stroke, physical activity factors that have a greater risk for stroke (which behaves less movement compared with sufficient physical activity, in men OR: 2,01 and women OR: 2.60). Therefore, start a healthy lifestyle will be very helpful in preventing this disease as well as the three other diseases. Keywords: Coronary heart disease, stroke, behavioral factors, healthy lifestyle.
Read More
S-8956
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive