Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26670 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Wasnidar; Pembimbing: Agustin Kusumayati
T-728
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irma Gustiawati; Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Yovsyah, Hermansyah
S-7088
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novita; Pembimbing: Agustin Kusumayati
S-4045
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia (MOGI), Vol.18, No.2, Apr. 1992, hal. 80-90. ( ket. ada di bendel 1985- 1992)
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Juliana Simatupang; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Sabarinah B. Prasetyo, Agustin Kusumayanti, Noer Qoryati Hanun, Elina Lukman
Abstrak:

Pertolongan persalinan di rumah masih sering dilakukan di Indonesia, dan persalinan perlu dipantau kemajuannya dengan partograf. Penelitian dilakukan di dua wilayah kerja Puskesmas di Banten, guna melihat penerapan partograf oleh bidan dan faktor yag berhubungan dengan penerapannya. Dengan rancangan crossectional dan analisis model logistik pada 31 bidan yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas Kramat Watu dan Puskesmas Waringin Kurung yang menolong persalinan di rumah pasien. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pelatihan APN dengan penggunaan partograf (p 0,004). Terdapat kecenderungan untuk lebih menggunakan partograf pada responden yang umurnya ≥ 34 tahun, pengetahuan baik, bersikap bahwa partograf penting, mendapatkan pelatihan APN, didukung ketersediaan alat dan bahan, keterampilan baik serta ada dukungan atasan. Terdapat juga kecenderungan untuk tidak menggunakan partograf pada responden dengan kondisi pasien yang ditemui bidan di rumah. Dari hasil penelitian di sarankan untuk memberikan pelatihan APN kepada para bidan dan pendidikan kesehatan kepada masayrakat untuk merencanakan persalinan. Agar penggunaan partograf dapat dilaksanakan perlu membuat lembar partograf sesuai tafsiran persalinan ibu dengan ukuran besar di rumah pasien ditempel ditempat strategis agar pencatatan dapat segera dilakukan saat proses pertolongan persalinan. Memberikan dukungan pada bidan untuk menggunakan partograf pada setiap persalinan di semua tempat. Kata Kunci: Partograf, Pelatihan Asuhan Persalinan Normal, Persalinan


 Delivery at home  is still often in Indonesia and need to be monitored by partografh. Studies are conducted in two working areas of helath centers in order to see partografh applications by midwives and factors related to the application. This research  is a cross-sectional design in the form of logistic analysis of 31 midwives working in the area of  Kramat Watu health centers and Waringin Kurung health centers that facilitate delivery midwives at patient's home. The sample in this study is the total population. The results showed an association between APN training and the use of partograph (p  0.004). There is a tendency to use partograph more on respondents aged ≥ 34 years, good knowledge, good attitude, received APN training, complete availability of tools and materials, good skills and good support from superiors. The condition of patients at home, as seen by midwives, tends to not make midwives use partograph. From the results of the study, it is advised to provide APN training for midwives and health education for community to plan the delivery. In order to implement the use of partograph, it is necessary to make a large size sheet partograph in patients' homes according to the interpretation of labor so that recording can be done immediately during the process of delivery aid. Provide support for midwives to use partograph for every birth at all places. Keyword: Partograph, Normal Childbirth Care Training, Childbirth

Read More
T-3392
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Wawan Sudiartini; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Andika Resa
S-7492
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erlina Yoselin Sena; Pembimbing: Hafizurrachman
S-1246
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Susilowati; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Rahmawati
S-6564
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afrina Ferawati Sitohang; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Popy Yuniar, Eti Rohati
S-7881
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ria Rizki Palupi; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Tiska Yumeida, Endang Sri Wahyuningsih
Abstrak: Bayi yang diberi kesempatan untuk melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) denganmenyusu pada 1 jam pertama setelah kelahiran dan dilakukan kontak kulit ibu dengan bayiselama minimal 1 jam dapat menekan angka kematian bayi. Sedangkan, peran dan komitmendari instansi kesehatan dan pemberi pelayanan sangat diperlukan untuk mendukungpelaksanaan IMD. Untuk tercapainya hal tersebut perlu dilakukannya inovasi yang bisameningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bidan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan mediaKomunikasi, Informasi Edukasi (KIE) dalam pelaksanaan IMD oleh bidan di PuskesmasJakarta Timur Tahun 2018. Jenis penelitian quasy eksperimen dengan jumlah sampel 42bidan yang terbagi menjadi 21 bidan kelompok intervensi dan 21 bidan kelompok kontrol.Peneliti membuat suatu media KIE berupa poster dan booklet mengenai alur tahapanpelaksanaan IMD dalam asuhan bayi baru lahir yang menarik, mudah diingat dansebelumnya belum pernah ada, kemudian media tersebut diberikan pada kelompokintervensi. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2018. Data yang terkumpuldianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji-t independen.Hasil penelitian didapatkan bahwa, pada analisis univariat jumlah nilai rata-rata skorpelaksanaan IMD pada kelompok intervensi lebih tinggi sebesar 97.41 dibandingkan nilairata-rata pada kelompok kontrol sebesar 78.28. Sedangkan hasil analisis bivariat dengan uji-tindependen didapatkan nilai p = 0.001 yang artinya nilai p < 0.05 dan secara statistikterdapat perbedaan yang signifikan rata-rata skor pelaksanaan IMD antara kelompokintervensi dan kelompok kontrol.Nilai skor pelaksanaan IMD oleh bidan pada kelompok intervensi yang mendapatkanKIE dengan media poster dan booklet lebih tinggi secara bermakna dibandingkan bidan padakelompok kontrol. Sehingga terdapat pengaruh media KIE terhadap pelaksanaan IMD.Kata Kunci : Media KIE, Bidan, Inisiasi Menyusu Dini
Infants given the opportunity to early initiation of breastfeeding by suckling in thefirst hour after birth and making skin contact with a baby for at least 1 hour can reduceinfant mortality. Meanwhile, the role and commitment of health agencies and providers ofservices is needed to support the implementation of early initiation of breastfeeding. Toachieve this it is necessary to do innovations that can increase knowledge and skills ofmidwives.This study aims to determine the influence of the use of communication, information,education media in the implementation of early initiation of breastfeeding by midwife incommunity health centers East Jakarta 2018. Type of quasy experimental research with asample of 42 midwives divided into 21 midwives of the intervention group and 21midwives of the control group. The researcher made a communication, information,education media in the form of posters and booklets about the flow of IMD implementationstage in newborn care that is interesting, easy to remember and never before, then themedia is given to the intervention group. The study was conducted from April to May 2018.Collected data were analyzed univariat and bivariate using independent t-test.The results showed that, in univariate analysis, the mean value of early initiation ofbreastfeeding implementation score in intervention group was higher by 97.41 than themean score in the control group was 78.28. While the results of bivariate analysis withindependent t-test obtained p value = 0.001 which means the value of p <0.05 andstatistically there is a significant difference in the average score of early initiation ofbreastfeeding implementation between the intervention group and the control group.The scores of early initiation of breastfeeding implementation scores by the midwivesin the intervention group that received of communication, information, education mediawith poster and booklet media were significantly higher than the midwives in the controlgroup. So that there is influence of communication, information, education media media onearly initiation of breastfeeding implementation.Keywords: communication, information, education media, Midwife, early initiation ofbreastfeeding.
Read More
T-5425
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive