Ditemukan 39777 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Purkon; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Arfi Destianti
Abstrak:
Penelitian ini membahas risiko keselamatan dan kesehatan pada Fasilitas ataukegiatan di SD Semut-Semut The Natural School. Penelitian ini bersifat deskriptifdengan desain studi observasi kualitatif yang bertujuan untuk menentukan tingkatrisikonya. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan pada standar AS/NZS ISO31000:2009 dengan metode kualitatif dan Hazard Identification and Risk Assesment(HIRA). Kemudian melakukan evaluasi terhadap risiko tersebut apakah dapatditerima atau memerlukan upaya pencegahan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwaditemukan level risiko High, medium dan Low. Oleh karena itu, diberikanrekomendasi yang bersifat subtitusi, engineering, administratif serta penggunaan alatpelindung diri.Kata kunci :Semut-Semut the Natural School, penilaian risiko, level risiko, standar AS/NZSISO 31000:2009
This research evaluate the safety and health risk at the Semut-Semut Natural schoolfacility or activitiy. Design for this research was descriptive qualitative observationstudy that objective to determine its the level of risk. Risk Assesment based onAS/NZS ISO 31000:2009 standard using qualitative method and Hazard Identificationand Risk Assesment (HIRA). Then risk evaluated what its risk acceptable or neededto preventing. The result of this research showed that the level of risk is very highlevel risk, medium risk and low risk. The effort to control the risk gave somerecommendation with substitution, enginering, administration and personal protectiveequipment.Keyword :Semut-Semut The Natural School, Risk Assesment, Level of risk, Risk Evaluation,AS/NZS ISO 31000 : 2009 standard
Read More
This research evaluate the safety and health risk at the Semut-Semut Natural schoolfacility or activitiy. Design for this research was descriptive qualitative observationstudy that objective to determine its the level of risk. Risk Assesment based onAS/NZS ISO 31000:2009 standard using qualitative method and Hazard Identificationand Risk Assesment (HIRA). Then risk evaluated what its risk acceptable or neededto preventing. The result of this research showed that the level of risk is very highlevel risk, medium risk and low risk. The effort to control the risk gave somerecommendation with substitution, enginering, administration and personal protectiveequipment.Keyword :Semut-Semut The Natural School, Risk Assesment, Level of risk, Risk Evaluation,AS/NZS ISO 31000 : 2009 standard
S-9589
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Varla Nur Afifah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Ahdian Haris
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerjayang dilakukan pada divisi dekorasi yang terdapat di PT. Lucky Indah Keramik,Cimanggis diawali dengan mengidentifikasi hazard dan risiko yang ada ditempat kerjadilanjutkan dengan menilai basic risk, existing risk, dan predictive risk. Penelitian iniadalah penelitian semi kualitatif dengan menggunakan metode matematika Fine yangdisesuaikan dengan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukanditemukan bahwa 36 jenis risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang berhasilditurunkan nilai risiko hingga mencapai nilai risiko yang dapat diterima melaluirekomendasi pengendalian yang diberikan.
Kata kunci:Manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, pabrik
This thesis discusses the management of occupational safety and health risks carried outin the decoration division at PT. Lucky Indah Keramik, Cimanggis begins byidentifying hazards and risks in the workplace followed by assessing basic risk, existingrisk, and predictive risk. This research is a semi-qualitative study using Finemathematical methods that are adapted to the work environment. Based on the results ofresearch that has been conducted, it was found that 36 types of occupational safety andhealth risks that were successfully reduced by the risk value until it reached anacceptable risk value through the control recommendations given.
Key words:Risk management, occupational helath and safety, manufacture.
Read More
Kata kunci:Manajemen risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, pabrik
This thesis discusses the management of occupational safety and health risks carried outin the decoration division at PT. Lucky Indah Keramik, Cimanggis begins byidentifying hazards and risks in the workplace followed by assessing basic risk, existingrisk, and predictive risk. This research is a semi-qualitative study using Finemathematical methods that are adapted to the work environment. Based on the results ofresearch that has been conducted, it was found that 36 types of occupational safety andhealth risks that were successfully reduced by the risk value until it reached anacceptable risk value through the control recommendations given.
Key words:Risk management, occupational helath and safety, manufacture.
S-10298
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tri Okta Muliya Ana; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Robiana Modjo, Farida Tusafariah
S-7366
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Allysa Maulidyah Nur; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Lena Kurniawati
Abstrak:
Kesadaran mengenai manajemen risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang kurang sering kali menjadi penyebab utama permasalahan K3 di Usaha Kecil Menengah sehingga dibutuhkan langkah identifikasi risiko untuk dapat menemukan manajemen risiko yang tepat dibutuhkan oleh Usaha Kecil Menengah. Penelitian ini merupakan penilaian risiko pada proses produksi kerupuk ikan yang bertempat di dua lokasi pabrik kerupuk yang ada di Jakarta Pusat dan Depok pada tahun 2017. Penilaian risiko berupa identifikasi dan analisis risiko yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat risiko kesehatan dan keselamatan kerja yang ada pada proses pembuatan kerupuk ikan. Metode penelitian mengacu pada metode semikuantitatif sesuai dengan kriteria W.T. Fine. Prosedur pelaksanaan analisis risiko menggunakan langkah panduan dari AS/NZS ISO 31000:2009 tentang Manajemen Risiko di Usaha Kecil Menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level risiko yang ada di tiap langkah kerja adalah tingkat Very high yaitu pada bahaya Kimia, Priority 1 pada bahaya listrik , tingkat Substantial pada bahaya ergonomi, tingkat Priority 3 pada bahaya fisik dan Acceptable pada bahaya mekanik. Kata kunci: analisis risiko, usaha kecil, konsekuensi, pajanan, kemungkinan, manajemen risiko. The lack of awareness of Occupational Health and Safety in Small-Medium size industries oftenly being the main cause of occupational problem in Small-Medium Enterprises. This research is used to assess occupational health and safety risks in two crackers factories located in Depok and Central Jakarta. The occupational health and safet assessment has to be done in order to rise the awareness of risk management. Implementation of risk assessment was doneby using semiquantitative risk level analysis and scoring the levels of Consequence, Exposure, and Likelihood by W. T. Fine. Procedure was conducted by using AS/NZS ISO 31000:2009 of risk management in Small-Medium Enterprise. The results from residual risk table showed that the risk of chemical hazard (Liquid Petroleum Gas) is at the highest risk levels, followed by electrical risk which categorized at Priority 1 levels, ergonomic hazard at Substantial levels, physical hazard at Priority 3 level, and mechanical hazard at Acceptable level. Keywords: risk assessment, small enterprise, Consequence, Exposure, Likelihood, risk management
Read More
S-9327
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kenya Lintang Wienantu; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Lena Kurniawati
Abstrak:
Manajemen risiko yang lemah menjadi faktor utama masalah K3 pada UMKM sehingga identifikasi bahaya dan penilaian risiko dibutuhkan dalam rangka manajemen risiko. Penelitian ini berisi tentang analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada UMKM Pembuatan Furnitur di Kelapa Dua, Depok tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko K3 pada setiap tahapan proses pembuatan furnitur. Penelitian ini menggunakan metode analisis risiko semi kuantitatif dengan kriteria W.T. Fine 1971 untuk menentukan nilai konsekuensi, frekuensi pajanan, dan kemungkinan. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat risiko pada setiap proses meliputi kategori very high berupa bahaya kimia dan mesin potong, kategori priority 1 berupa bising dan ergonomi, kategori substantial berupa getaran, kategori priority 3 yaitu suhu panas dan bahaya mekanik, serta kategori acceptable yaitu bahaya kinetik dan bahaya psikososial. Pengendalian yang ada dinilai belum sepenuhnya efektif dalam mengurangi risiko yang terdapat di lingkungan kerja.
Poor risk management becomes the main factor of occupational health and safety issue in SMEs. This study focused on hazard identification and risk analysis at SME for furniture making at Kelapa Dua, Depok in 2017. This study aimed to know risk level of processes in making furniture. Risk assessment done by using semi quantitative risk analysis of W.T. Fine 1971 by scoring consequences, exposure, and likelihood. The results showed that risk of cutting machine and chemical hazard were very high, risk of noise and ergonomic hazard were categorized as priority 1, risk of vibration was substantial, risk of hot temperature and mechanical hazard were categorized as priority 3, and risk of kinetical and psychosocial hazard were acceptable. Existing controls were not implemented effectively to minimize hazards and risks in the workplace.
Read More
Poor risk management becomes the main factor of occupational health and safety issue in SMEs. This study focused on hazard identification and risk analysis at SME for furniture making at Kelapa Dua, Depok in 2017. This study aimed to know risk level of processes in making furniture. Risk assessment done by using semi quantitative risk analysis of W.T. Fine 1971 by scoring consequences, exposure, and likelihood.
S-9320
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cut Alia Keumala Muda; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Wawan Irawan
T-2756
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yosua Buaton; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Muhammad Dawaman
Abstrak:
Kecelakaan kerja itu harus dicegah dan jangan sampai terjadi. Salah satu upaya menurunkan angka kecelakaan kerja adalah dengan pengadaan program pencegahan kecelakaan kerja yaitu dengan melaksanakan penilaian risiko. Dalam usaha pencucian mobil, terdapat banyak potensi bahaya dalam setiap proses kerja. Penelitian ini diharapkan dapat diketahui dan dikenal bahaya dan seberapa besar tingkat risiko serta rekomendasi pengendaliannya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan standar AS/NZS 4360:2004. Pengumpulan data didapat dari hasil observasi dan wawancara serta dokumentasi. Hasil studi menemukan bahwa dalam seluruh alur proses terdapat potensi bahaya seperti bahaya keselamatan kerja, bahaya kesehatan kerja, bahaya lingkungan kerja, bahaya budaya kerja, dan resiko seperti, terpeleset, tertabrak, terantuk, terkilir, postur janggal, dan kejatuhan. Ada beberapa saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian diantaranya yaitu, modifikasi mesin dan area kerja, pemakaian APD, pembuatan SOP dan safety sign, pengadaan shift kerja serta melakukan penyuluhan
Kata kunci : Bahaya, resiko, Penilaian Resiko, Usaha Pencucian Mobil
Occupational accidents must be prevented and should not happened. One of the ways to reduce the number of occupational accidents is doing risk assessment. In a car wash business, there are many potential hazards in every work process. This study held to analize and recognize the hazard and risk and give recommendations to control it. This study is using observational method with AS/NZS 4360: 2004 standard. The data were obtained from observations, interviews and documentation files. The study found potential hazards such as occupational hazards, health hazards, workplace hazards, work culture hazard, and risks such as, slipped, got hit, stumbles, sprains, awkward postures, and falling object in the whole process flow. The suggestions given based on the results of research are engine and work area modifications, using PPE, SOP, and safety sign, making work-shift and doing counseling.
Keywords: Hazard, Risk, Risk Assessment, Car Wash Business
Read More
Kata kunci : Bahaya, resiko, Penilaian Resiko, Usaha Pencucian Mobil
Occupational accidents must be prevented and should not happened. One of the ways to reduce the number of occupational accidents is doing risk assessment. In a car wash business, there are many potential hazards in every work process. This study held to analize and recognize the hazard and risk and give recommendations to control it. This study is using observational method with AS/NZS 4360: 2004 standard. The data were obtained from observations, interviews and documentation files. The study found potential hazards such as occupational hazards, health hazards, workplace hazards, work culture hazard, and risks such as, slipped, got hit, stumbles, sprains, awkward postures, and falling object in the whole process flow. The suggestions given based on the results of research are engine and work area modifications, using PPE, SOP, and safety sign, making work-shift and doing counseling.
Keywords: Hazard, Risk, Risk Assessment, Car Wash Business
S-9250
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ananda Putri Utami; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Kharis Saefudin
Abstrak:
Penelitian ini membahas risiko keselamatan dan kesehatan pada fasilitas di Sekolah Alam Indonesia Meruyung yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat risiko yang ada di setiap fasilitas. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan melakukan identifikasi bahaya melalui observasi, wawancara, dan penggunaan data sekolah yang kemudian dilanjutkan dengan menganalisis risiko dengan metode semikuantitatif dari formula WT. Fine. Hasil penelitian ini teridentifikasi 77 bahaya dengan pembagian 88,16 % objek yang berbahaya, 5,26 % kondisi sistem yang berbahaya, dan 6,58 % aktivitas yang berbahaya. Sedangkan berdasarkan tingkat risiko terdapat 51,31 % acceptable, 25 % priority 3, 19,73 % substantial, 2,63 % priority 1, dan 1,31 % very high. Bahaya yang memiliki tingkat risiko tertinggi adalah pagar kelas lantai dua yang vertikal, climbing wall yang tidak memiliki pembatas atau pagar dan permukaan area jatuh yang tidak aman, tali climbing wall yang rusak, dan nyamuk. Kata kunci: Penilaian risiko, Level Risiko, Evaluasi Risiko, Keselamatan Sekolah, Sekolah Alam Indonesia Meruyung This study discussed about health and safety hazard in every facilities of Sekolah Alam Indonesia Meruyung which aims to know the level of risk from each hazard. Design of this study was descriptive observational. Hazard identification was by observe the facility and activity, interview, and using school data which then continued by analyzing with semiquantitative method from formula W.T. Fine 1971. The results of this study identified 77 hazards with 88.16% division of dangerous objects, 5.26% dangerous system conditions, and 6.58% dangerous activity. While the result of risk level are 51.31% were acceptable , 25% were priority 3, 19.73% were substantial, 2.63% were priority 1, and 1.31% were very high. The highest risk (very high, priority 2, and subsatantial) were vertical second-class fences, rock-bottomed climbing or unsafe fences and cliffs, drop objects, damaged climbing ropes, and mosquitoes. Key word: Risk assessment, level of risk, risk evaluation, school safety, Sekolah Alam Indonesia Meruyung
Read More
S-9819
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Utami Ningsih; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra, Lena Kurniawati, Trisnajaya
Abstrak:
Kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan terkait pekerjaan bisa terjadi di industri manapun, termasuk pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM menampung lebih dari 60% angkatan kerja sehingga upaya perlindungan terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perlu dilaksanakan. Salah satu faktor terkait orang yang dekat dengan terjadinya kecelakaan kerja dan cidera adalah motivasi keselamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan K3 dengan daftar periksa Working Improvement in Small-medium Enterprises (WISE) di UMKM Kabupaten Cianjur yang telah mendapat pembinaan K3 tahun 2014-2015 dan menilai motivasi keselamatan pekerja UMKM. Metode penelitian ini adalah metode kombinasi (mixed-methods). Besar sampel yang digunakan adalah 50 UMKM dan 110 pekerja UMKM. Hasil penelitian menunjukan rata-rata dari proporsi penerapan K3 pada UMKM terpilih adalah 0,4159 (41,59%), pemenuhan dari 46 item pertanyaan WISE sebesar 36,6% (penyimpanan dan penanganan material, lingkungan fisik, proteksi bahaya listrik, penanggulangan bahaya kebakaran, dan fasilitas kesejahteraan), sangat setuju/tepat untuk alasan motivasi instrinsik sebesar 86,8% serta setuju/cukup tepat untuk alasan motivasi eksternal sebesar 50,6%. Berdasarkan hasil wawancara didapatkan hambatan penereapan K3 terjadi pada level pemerintah, regulator/asosiasi, manajemen, staf, organisasi, dan teknologi. Faktor situasional pembentuk motivasi keselamatan yang paling utama adalah kepemimpinan. Kata kunci: UMKM, penerapan K3, motivasi keselamatan, daftar periksa WISE. Accidents and occupational health problems can occur in any industry, including Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). MSMEs accommodate more than 60% of the workforce so that safeguards against Occupational Safety and Health (OSH) needs to be implemented. One of the proximal person-related factors to the occurrence of accidents and injuries is safety motivation. The research purpose is to evaluate OSH implementation with checklist of Working Improvement in Small- medium Enterprises (WISE) at MSMEs of Cianjur which has got OSH training in 2014-2015 and assess the workers safety motivation. Methods of this research are mixed-methods. The sample size is 50 MSMEs and 110 workers. The results showed that the mean of the proportion of OSH applied to selected MSMEs was 0.4159 (41.59%), fulfillment of 46 items of WISE questions of 36.6% (storage and material handling, physical environment, electrical hazard protection, countermeasures fire hazard, and welfare facilities), strongly agree for reasons of intrinsic motivation of 86.8% and agree for external motivation reasons of 50.6%. Based on interviews, the obstacles of OSH implementation occurred at government level, regulator / association, management, staff, organization, and technology. The distal situational factor that most important form of safety motivation is leadership. Keywords: MSMEs, OSH implementation, safety motivation, WISE checklist.
Read More
T-4920
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lieta Sarah Anggraeni W.; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Ari Purwohandoyo
S-9350
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
