Ditemukan 34678 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Zakianis; Pembimbing: Rachmadhi Purwana, I Made Djaja
T-1781
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ibrahim; Pembimbing: Abdur Rahman, Endang L. Achadi
T-1741
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sekar Astrika Fardani; Pembimbing: Suyud; Penguji: Ririn Arminsih, Kuratul Aini
S-7728
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tegar Rezavie Ramadhan; Pembimbing: Sri Tjahjani Budi Utami; Penguji: Zakianis; Rina Fithri Anni Bahar
S-5994
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Dwi Wardhany; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Abdur Rahman, Rahmawati
S-6266
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Didik Supriyono; Pembimbing: Abdur Rahman, Adang Bachtiar
T-1648
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Desi Ermaleni BR Ginting; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Suyud Waryo Utomo, Agus Saefudin
Abstrak:
Tempat Pembuangan Akhir Sampah Terjun dikelola dengan sistem open dumping, sehingga akan menghasilkan lindi yang dapat mencemari air tanah. Salah satu efek dari kualitas air yang buruk adalah diare. Ditujukan untuk menganalisis hubungan kualitas bakteriologis air bersih terhadap kejadian diare pada penduduk sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah.
Studi cross sectional dilakukan selama 1 bulan. 210 responden dipilih secara sampling acak proporsional stratifikasi. Memeriksa kualitas air bersih secara fisika, kimia dan bakteriologis berdasarkan jarak dari TPA kurang dari 300 meter, 300-600 meter, lebih dari 600 meter, dan melakukan wawancara. Studi ini menunjukan hubungan yang signifikan antara kualitas bakteriologis air dengan kejadian diare, nilai p = 0,004, OR=3,188. Faktor lain yang mempengaruhi kejadian diare adalah jarak tempat tinggal ke TPA kurang dari 300 meter, nilai p=0,0046, OR=2,607, jarak tempat tinggal ke TPA 300-600 meter, nilai p= 0,006, OR=2,324, perilaku cuci tangan, nilai p=0,000, OR = 5,154 dan pendidikan, nilai p=0,019, OR = 2,059. Kualitas bakteriologis air bersih berhubungan dengan kejadian diare. Disarankan melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang mencegah kontaminasi air bersih dan mengolah air gambut untuk air minum.
Final Disposal Place managed by open dumping system, so will produce leachate that can pollute ground water. Diarrhea is one of the bad water quality impacts. The purpose of this study is to analyze correlation of quality bacteriological clean water with the incidence of diarrhea in the society around Final Disposal Place in Terjun Medan Marelan. Cross sectional study was done by one month. 210 respondents selected by proportionated stratification. To investigate the clean water quality physically, chemically and bacteriologically, based on the distance from the landfill less than 300 meters, 300-600 meters, more than 600 meters, and interviews. The study shows the significant correlation of bacteriology water quality and diarrhea, the p-value= 0,004, OR=3,188. Other factors causing diarrhea are living place distance to Final Disposal Place with p= 0,0046, OR=2,607, for less than 300 metres, p-value = 0,006, OR=2,324, for 300-600 metres, handwashing behavior, pvalue=0,000, OR = 5,154, and education with p-value = 0,019, OR = 2,059.
Read More
Studi cross sectional dilakukan selama 1 bulan. 210 responden dipilih secara sampling acak proporsional stratifikasi. Memeriksa kualitas air bersih secara fisika, kimia dan bakteriologis berdasarkan jarak dari TPA kurang dari 300 meter, 300-600 meter, lebih dari 600 meter, dan melakukan wawancara.
Final Disposal Place managed by open dumping system, so will produce leachate that can pollute ground water. Diarrhea is one of the bad water quality impacts. The purpose of this study is to analyze correlation of quality bacteriological clean water with the incidence of diarrhea in the society around Final Disposal Place in Terjun Medan Marelan.
The bacteriology water quality shows the significant correlation with the incidence of diarrhea. Suggested to socialization about preventing contamination of clean water and treat water peat for drinking water.
S-7368
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Achmad Firmansyah; Pembimbing: Suyud Warno Utomo; Penguji: Zakianis, Ary Sutanti
S-7593
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adelia Suryani; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Budi Hartono, Umar Fahmi Achmadi, Harnita
Abstrak:
Read More
Air minum merupakan kebutuhan esensial yang harus dipenuhi setiap harinya. Air minum yang terkontaminasi oleh bakteri patogen akan memberikan gangguan kesehatan bagi individu yang meminumnya. Kota Jambi merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Jambi. Sumber air minum terbanyak yang digunakan adalah air minum isi ulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas bakteriologis air minum isi ulang, gambaran proses produksinya dilihat dari upaya pengamanan, penyehatan dan higiene sanitasi serta melihat hubungan dan faktor dominan yang mempengaruhi kualitas bakteriologis air minum isi ulang di Kota Jambi. Desain yang digunakan adalah potonng lintang dan dilakukan di Kota Jambi pada Januari – Februari 2023. Hasil menunjukkan 9,4% sampel belum memenuhi kualitas bakteriologis dan beberapa aspek yang belum terpenuhi pada upaya pengamanan adalah pemeriksaan air baku (56,3%), frekuensi penggantian sikat pencuci (50%) dan durasi pembilasan (66,7%). Pada upaya penyehatan ialah masa pakai media tabung filter (53,1%), tidak ada sistem pengurutan mikrofilter (52,1%) dan masa pakai lampu UV (58,3%). Sedangkan pada upaya higiene sanitasi ialah penggunaan pakaian khsus kerja (58,3%), tidak memiliki tempat sampah tertutup (83,3%) dan tidak memiliki tempat mencuci tangan disertai dengan sabun (55,2%). Variabel yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis ialah upaya penyehatan (OR = 11,72; 95% CI; 2,25 – 60,98) dan higiene sanitasi air minum (OR = 10,34; 95% CI; 1,99 – 53,53). Variabel dominan berurutan ialah upaya penyehatan air minum (OR = 8,11; 95% CI: 0,76 – 86,02), higiene sanitasi (OR = 5,74; 95% CI: 0,99 – 33,31), dan upaya pengamanan (OR = 2,67; 95% CI: 0,53 – 13,33).
Drinking water is an essential need that must be fulfilled every day. Drinking contaminated water with pathogenic bacteria will cause health problems for individuals who drink it. Jambi City is the area with the largest population in Jambi Province. The most used source of drinking water is refilled drinking water.This research was conducted to give an overview of bacteriology quality of refilled drinking water, an overview of the treatment process in terms of security, health and sanitation efforts and to look at the relationship and dominant factors that influence the bacteriology quality of refilled drinking water in Jambi City. The design used is cross-sectional and carried out in Jambi City from January to February 2023. The results show that 9.4% of the samples did not meet bacteriology quality and several aspects that have not been fulfilled in the security efforts are the frequency of raw water inspection (56.3%), the replacement frequency of washing brush (50%) and rinsing duration ( 66.7%). The health efforts are the expired date of the filter tube media (53.1%), no microfilter sorting system (52.1%) and the expired date of the UV lamp (58.3%). Whereas in sanitation and hygiene efforts are the use working uniform (58.3%), not having closed trash bins (83.3%) and not having a place to wash hands properly accompanied with soap (55.2%). Variables related to bacteriology quality were sanitation efforts (OR = 11.72; 95% CI; 2.25 – 60.98) and sanitation hygiene efforts (OR = 10.34; 95% CI; 1.99 – 53, 53). The dominant variable respectively are health efforts (OR = 8.11; 95% CI: 0.76 – 86.02), sanitation and hygiene effort (OR = 5,74; 95% CI: 0,99 – 33,31) and security effort (OR = 2,67; 95% CI: 0,53 – 13,33).
T-6633
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yovita Salysa Aulia; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ema Hermawati, Rins zf. Bahar
S-6961
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
