Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32880 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Zilka Ilmi; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Dadan Erwandi, Tri Noviati, Ibnu Uzail Yamani
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Zilka Ilmi Program Studi : Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja Judul : Analisis Nilai Fire Load sebagai Acuan Proteksi Kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Tahun 2018 Fire load merupakan jumlah energi yang dilepaskan seluruh material pada saat terjadi kebakaran dalam suatu ruangan. Keparahan akibat kebakaran akan meningkat jika fire load bangunan lebih besar. Bangunan rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki risiko tinggi terjadi kebakaran. Beberapa kegiatan perawatan medis di ICU, ruang operasi dan ruangan terapi pasien tertentu juga melibatkan peralatan dan hal-hal yang kompleks yang dapat menyebabkan timbulnya kebakaran. Untuk menjamin tingkat keandalan serta keselamatan bangunan maka perlu dilakukan pengelolaan bahaya kebakaran dengan baik dan terencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai fire load sebagai acuan proteksi kebakaran di RSUD Pasar Rebo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan komparatif dengan membandingkan kondisi pada objek penelitian dengan hasil survei terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata – rata fire load density ruang ICU dan kamar operasi adalah 210,968MJ/m 2 . Hasil pengukuran ini masih dalam rentang fractile 80% pada survey yang dilakukan oleh Eurocode1 pada tipe kamar di rumah sakit. Nilai ini berada dalam nilai yang aman. Nilai fire load tidak bisa dijadikan acuan tingginya tingkat fire risk. Untuk mengetahui fire risk perlu memperhitungkan ventilasi dan fire ignition nya. Dari hasil penelitian, disarankan sebaiknya pihak rumah sakit melakukan perbaikan terhadap sistem proteksi kebakaran dan sarana evakuasi agar dapat diandalkan jika terjadi kebakaran sehingga mampu mengurangi risiko bahaya kebakaran. Kata Kunci : Fire load, sistem proteksi, rumah sakit


ABSTRACT Name : Zilka Ilmi Department : Occupational Safety and Health Judul : The Analysis of Fire Load Value as Fire Protection at RSUD Pasar Rebo in 2018 Fire load is the total of energy which is released throughout from the material during fire in a room. The fire severity will increase while the fire load of building is higher. The hospital is one of buildings that having high fire risk. Some activities in the ICU and operating room has equipment and complex things that can cause a fire. To guarantee the level of reliability and safety of buildings, its necessary to manage of fire hazards well and planned. The aim of this study was to analyze fire load value as protection fire at RSUD Pasar Rebo. This study was descriptive study and comparative by comparing the conditions in the object of research with the results of previous surveys. The result of this study showed that the average of fire load density value in ICU and operating room was 210,968 MJ/m 2 . This value is still in fractile range of 80% in a survey by Eurocode 1. It means that value is in safe value. Fire load value can not be used as fire risk level. Take into account the ventilation and fire ignition for calculate the fire risk. Therefore, the management should improvements the fire protection system and evacuation facilities to be reliable during fire so as to reduce the risk of fire hazards. Keywords : Fire load, protection system, hospital

Read More
T-5229
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hendrik Permana; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Dadan Erwandi, Tri Noviati, Ibnu Uzail Yamani
Abstrak: ABSTRAK Kejadian kebakaran rumah sakit masih merupakan salah satu bencana yang cukup tinggi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kegagalan dalam merespon keadaan darurat kebakaran dapat menimbulkan kerugian yang besar bahkan kehilangan nyawa. Sumberdaya manusia yang ada, struktur organisasi, tingkat kompleksitas bangunan, karakteristik pasien, masing masing membawa potensi bahaya yang harus dikelola dengan baik. Sehingga diperlukan usaha secara berkelanjutan untuk memastikan semua karyawan RS, sarana dan prasarana serta manajemen dapat merespon keadaan darurat kebakaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan dan manajemen kegawatdaruratan Rumah Sakit Umum Pasar Rebo terhadap bahaya kebakaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan melihat gambaran persepsi karyawan terhadap tanggap darurat, kemudian mengevalusi sistem proteksi kebakaran rumah sakit terhadap Peraturan Daerah DKI Jakarta, Peraturan Menteri dan NFPA, selanjutnya menilai indeks keselamatan RS menggunakan hospital safety indeks dari WHO tahun 2015. Penelitian ini dilakukan pada gedung B (8 lantai) dan gedung D (7 lantai + 1 Basement) di Rumah sakit Pasar Rebo Jakarta Timur. Hasil penelitian mengambarkan mayoritas responden (67,7%) mempunyai persepsi baik terhadap tanggap darurat kebakaran di Rumah Sakit Pasar Rebo. Kebijakan rumah sakit, komitmen manajemen dan pentingnya simulasi serta pelatihan kebakaran merupakan hal yang berhubungan secara signifikan untuk meningkatkan persepsi baik karyawan terhadap tanggap darurat kebakaran RS. Nilai sistem proteksi kebakaran gedung B sebesar 78,5% sesuai dengan standar, sedangkan gedung D 64,5% sesuai dengan standar. Komponen kritikal yang perlu ix Universitas Indonesia mendapatkan perhatian pihak rumah sakit agar meningkatkan pemenuhan standar yang ada adalah perbaikan instalasi pompa kebakaran pada gedung D, kompartemenisasi ruang pada gedung, Penghalang api dan asap pada gedung, Perlindungan bukaan vertikal, akses pemadam kebakaran ke lingkungan rumah sakit dan ruang pengendalian operasi. Hasil perhitungan indeks keselamatan Rumah Sakit Pasar Rebo secara keseluruhan berada pada nilai 0,70 (kategori A) artinya Rumah Sakit Pasar Rebo dapat melindungi manusia di dalamnya dan dinilai dapat tetap berfungsi dalam situasi bencana. Komponen yang perlu mendapatkan perhatian RSUD Pasar Rebo guna meningkatkan indeks keselamatan rumah sakit adalah perbaikan dalam elemen-elemen manajemen kegawatdaruratan dan bencana. Kata kunci: kesiapsiagaan; kebakaran; Rumah sakit. Hospital fire incident is still one of the high disaster in both domestic and abroad. Failure to respond to a fire emergency can result in large losses and even loss of life. Existing human resources, organizational structure, level of building complexity, patient characteristics, each carrying potential dangers that must be managed properly. It is therefore necessary to continuously make efforts to ensure that all hospital employees, facilities and infrastructure, and management can respond to a fire emergency situation well. This study aims to determine the description of preparedness and management of Pasar Rebo Hospital's against fire hazard. This research is a descriptive analysis study by looking at the employee's perception of the emergency response, then evaluating the hospital fire protection system to the DKI Jakarta Regulation, the Minister of Public Works and NFPA Regulation, then assessing the hospital safety index using WHO hospital safety index in 2015. This Research is done in Pasar Rebo Hospital of East Jakarta, covering building B (8 floor building) and building D (7 floor + 1 Basement building). The result of the research shows that the majority of respondents (67,7%) have good perception on fire emergency response in Pasar Rebo General Hospital. Hospital policies, management and simulation commitments and fire training are important to improve employee perceptions of hospital fire emergency response. Building fire protection system B 78.5% in accordance with the standard, while building D 64.5% in accordance with the standard. Critical components that need to get the hospital's attention to improve compliance with existing standards include repair of fire pump installations in Building D, compartmentalization of building space, Fire barriers and smoke on buildings, Vertical openings protection, fire-fighting access to hospital environment and control rooms operation. xi Universitas Indonesia The result of the hospital safety index calculation of Pasar Rebo Hospital as a whole is at a value of 0.70 (category A) meaning that Pasar Rebo hospital can protect people in it and be assessed to remain functioning in disaster situations. The components that need to get the attention of Pasar Rebo Hospital to improve the hospital safety index are improvements in emergency and disaster management elements. Keywords: preparedness; fire; hospital.
Read More
T-5198
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Listia Annisa; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Laksita Ri Hastiti, Adrianus Pangaribuan, Alfajri Ismail
Abstrak: Data Sensus Penduduk Indonesia tahun 2020 mencatat jumlah penduduk wanita pada usia subur sebanyak 74,06 juta jiwa. Menjadikan Indonesia merupakan salah satu pasar pembalut wanita yang besar dengan rata-rata pertumbuhan 14% di Tahun 20182019.Disisi lain, pertumbuhan ekonomi di sektor Pergudangan dan Transportasi pada Triwulan II 2020 yang mengalami konstraksi sebesar -30,84% akibat Pandemi COVID19. Dengan kondisi tersebut, PT X merencanakan membangun Gudang Sementara sebagai pengganti sewa gudang eksternal untuk penyimpanan barang jadi kebutuhan ekspor dan domestik dengan biaya sewa mencapai 114,446$ USD/tahun. Gudang Sementara akan dibangun pada bekas area produksi dengan masa pakai 3 tahun. Tesis ini bertujuan untuk menentukan desain fire sprinkler system yang paling tepat untuk dapat diimplementasikan di Gudang Sementara PT X, dengan mempertimbangkan pemenuhan standar keselamatan serta nilai investasi dan masa pakai. Penelitian ini menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Read More
T-6190
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prapti Setyaningsih; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Suprapto, Abdillah
Abstrak: Penelitian dengan judul Fire Load kamar asrama Y di Jakarta merupakan penelitian deskriptif komparatif. Penelitian ini menggambarkan nilai fire load yang berasal dari bahan perlengkapan di dalam ruangan (kamar) baik yang bersifat fixed seperti kusen dan pintu maupun yang bersifat movable seperti kursi, tempat tidur dan lainnya. Perlengkapan kamar kemudian dikategorikan menurut tipe pertumbuhan api, yaitu ultrafast, fast, medium dan slow. Waktu perkiraan evakuasi dihitung dengan menggunakan model matematis sederhana berdasarkan gambaran komponen sarana evakuasi gedung. Dari hasil penelitian terhadap 13 kamar asrama di asrama Y diketahui rata-rata nilai Fire Load adalah 356.0 MJ/m2 . Hasil tersebut melebihi survey yang dilakukan oleh puslitkim PU pada tahun 1997. Menurut tipe pertumbuhan apinya 66.6 % perlengkapan asrama memiliki sifat pertumbuhan api medium, 26.9 % perlengkapan memiliki pertumbuhan api sifat fast namun 6.5% perlengkapan asrama memiliki sifat pertumbuhan api ultra fast (waktu tumbuh 75 detik). Hasil perhitungan waktu evakuasi tanpa hambatan adalah 15 menit 48 detik pada siang hari dan 13 menit 31 detik pada malam hari. Keyword : Fire Load, Kamar, Waktu Evakuasi
Read More
T-4449
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Omeh; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Dadan Erwandi, Endah Gina Fauziah
S-5091
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Thaza Febrianti; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Robiana Modjo, Rizki Agwis Huda Rahardjo
Abstrak:
Salah satu sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap bahaya kebakaran adalah rumah sakit. Rumah sakit memiliki karakteristik banyak menyerap tenaga kerja, padat teknologi, terbukanya akses bagi pasien, pengantar, dan pengunjung, serta kegiatan berjalan selama 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem manajemen kebakaran mulai dari pra kebakaran, saat kebakaran, hingga pasca terjadinya kebakaran di RSUD KiSA Kota Depok sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 40 Tahun 2022, Pedoman Teknis di Bidang Bangunan dan Sarana Rumah Sakit, standar NFPA, dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20 Tahun 2009. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi observasional dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen yang didukung dengan instrumen berupa daftar tilik. Analisis data dilakukan dengan analisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan peraturan dan standar yang berlaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan manajemen terkait kebakaran sudah disosialisasikan. Telah terbentuk tim K2G, namun papan struktur K2G belum diisi dengan rutin. Terdapat dokumen identifikasi bahaya kebakaran dan telah terlaksana pelatihan sebanyak 2 kali dalam setahun, namun pasien dan pengunjung belum mendapat pembinaan. Persentase tingkat kesesuaian penerapan sistem proteksi kebakaran aktif adalah 80%, sistem proteksi kebakaran pasif adalah 67%, dan sarana penyelamatan jiwa adalah 81%. Inspeksi kebakaran internal belum dilakukan secara rutin dan masih terdapatnya pegawai yang merokok di rumah sakit. Terdapat prosedur tanggap darurat kebakaran yang komprehensif, namun HT dalam kondisi rusak untuk mendukung komunikasi darurat. Penyelidikan dan pelaporan telah terlaksana oleh pihak K3RS, kepala bagian, dan perwakilan instalasi terkait, serta audit kebakaran telah dilakukan setiap 4 tahun sekali dan 1 tahun sekali berupa pemeriksaan dan pengujian. Saran yang diberikan, yaitu mensosialisasikan kembali kewajiban untuk mengisi papan K2G, memberikan sosialisasi kepada pasien dan pengunjung terkait keselamatan kebakaran, memperhatikan jarak pemasangan sistem proteksi kebakaran aktif, melakukan inspeksi secara rutin pada seluruh sarana keselamatan kebakaran, membentuk sanksi bagi pegawai yang merokok, dan memperbaiki HT yang rusak untuk digunakan saat komunikasi darurat.

One sector that has a high risk of fire hazards is hospitals. Hospitals have the characteristics of being labor-intensive, technology-intensive, open access for patients, caregivers, visitors, and operations for 24 hours. This study aims to analyze the implementation of the fire management system from pre-fire, during fire, to post-fire at RSUD KiSA Depok City in accordance with the Indonesian Minister of Health Regulation No. 40 of 2022, Technical Guidelines in the Field of Hospital Buildings and Facilities, NFPA standards, and Minister of Public Works Regulation No. 20 of 2009. This research used an observational study research design with a qualitative approach. Data collection was obtained through observation, interviews, and document review supported by an instrument in the form of a checklist. Data analysis was carried out by descriptive analysis and compared with applicable regulations and standards. The results showed that management policies related to fire have been socialized. The K2G team has been formed, but the K2G structure board has not been filled regularly. There is a fire hazard identification document and training has been carried out 2 times a year, but patients and visitors have not received guidance. The percentage of conformity level of active fire protection system implementation is 80%, passive fire protection system is 67%, and means of escape facilities are 81%. Internal fire inspections have not been conducted regularly and there are still employees who smoke in the hospital. There is a comprehensive fire emergency response procedure, but the HT is in poor condition to support emergency communication. Investigation and reporting have been carried out by the K3RS, section heads, and representatives of related installations, and fire audits have been carried out every 4 years and once a year in the form of inspection and testing. The suggestions given are to re-socialize the obligation to fill in the K2G board, provide socialization to patients and visitors regarding fire safety, pay attention to the installation distance of active fire protection systems, conduct regular inspections of all fire safety facilities, establish sanctions for employees who smoke, and repair damaged HTs to be used during emergency communication.
Read More
S-11338
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rivanza Arendra; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Abdul Kadir, Muhamad Sabngun Nuryono
Abstrak:
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sistem proteksi kebakaran, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen kebakaran di Rumah Sakit Kanker Dharmais yang kemudian membandingkannya dengan peraturan dan standar yang berlaku. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian yang menggunakan desain studi deskriptif analitik dengan pendekatan semi kuantitatif serta pengambilan data dengan metode observasional. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pemenuhan variabel sistem proteksi kebakaran aktif sudah termasuk ke dalam kategori keandalan Baik (B) dengan persentase sebesar 91%, tingkat pemenuhan variabel sistem proteksi kebakaran pasif termasuk ke dalam kategori keandalan Baik (B) dengan persentase sebesar 80%, tingkat pemenuhan variabel sarana penyelamatan jiwa termasuk ke dalam kategori keandalan Baik (B) dengan persentase sebesar 81%, dan tingkat pemenuhan variabel manajemen kebakaran sudah termasuk ke dalam kategori keandalan Baik (B) dengan persentase sebesar 100%. Secara keseluruhan, tingkat pemenuhan sistem proteksi kebakaran, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen kebakaran yang terdapat di Rumah Sakit Kanker Dharmais sudah sesuai dengan peraturan serta standar yang berlaku di Indonesia dengan persentase sebesar 86% dan termasuk kedalam kategori keandalan Baik (B).

This research was conducted to analyze the fire protection system, life-saving facilities, and fire protection management in Dharmais Cancer Hospital and then compare them with applicable regulations and standards. This research is a study that uses a descriptive analytic study design with a semi-quantitative approach and data collection using observational methods. Based on the research results, the fulfillment level of active fire protection system variable is included in the Good category (B) with a proportion of 91%, the fulfillment level of passive fire protection system variable is included in the Good category (B) with a proportion of 80%, the fulfillment level of life-saving facilities variable is included in the Good category (B) with a proportion of 81%, and the fulfillment level of the fire management variable is included in the Good category (B) with a proportion of 100%. Overall, the fulfillment level of fire protection systems, life-saving facilities, and fire management at Dharmais Cancer Hospital complies with regulations and standards in force in Indonesia with a proportion of 86% and is included in the Good category (B).
Read More
S-11447
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maura Wilona Andanari; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Baiduri Widanarko, Fachrul Suarli
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai gambaran penerapan sistem proteksi kebakaran, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen kebakaran pada Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah fasilitas sistem proteksi kebakaran aktif, sistem proteksi kebakaran pasif, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen kebakaran Rumah Sakit X. Pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, serta menggunakan instrumen berupa checklist. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual dengan standar dan peraturan yang berlaku. Standar dan peraturan yang digunakan dalam penelitian ini adalah NFPA dan Pedoman Teknis Di Bidang Bangunan dan Sarana Rumah Sakit, Kemenkes RI 2012. Hasil akhir data merupakan presentase tingkat pemenuhan standar dan kategori penilaian menurut Balitbang Departemen Pekerjaan Umum. Berdasarkan hasil penelitian, sistem proteksi kebakaran aktif memiliki nilai presentase tingkat pemenuhan 53% dengan kategori kurang, sistem proteksi kebakaran aktif memiliki nilai presentase tingkat pemenuhan 42% dengan kategori kurang, sarana penyelamatan jiwa memiliki nilai presentase tingkat pemenuhan 66,7% dengan kategori cukup baik, dan manajemen kebakaran memiliki nilai presentase tingkat pemenuhan 81% dengan kategori baik.
Kata kunci: Sistem proteksi kebakaran aktif, sistem proteksi kebakaran pasif, sarana penyelamatan jiwa, manajemen kebakaran, rumah sakit

This study discusses about implementation of fire protection system, means of escape, and fire management at X Hospital. The design of this study is a qualitative study with observative research method. The object of this study is active fire protection system facilities, passive protection system facilities, means of escape facilities, and fire management at X Hospital. Data collection is obtained by observation, interviews, and document review, also this study use an instrument in the form of checklist. Data analysis is perform by comparing actual condition with applicable standards and regulations. The standards and regulations used in this study is NFPA and Pedoman Teknis Di Bidang Bangunan dan Sarana Rumah Sakit, Ministry of Health Republic Indonesia 2012. The final result of this data are precentage of standards compliance and assessment categoreis according to Reasearch and Development Agency of Public Works Department. Based on the result of the study, active fire protection system has a precentage value of 53% fulfillment rate with deficient category, passive fire protection system has a precentage value of 42% fulfillment rate with deficient category, means of escape has a precentage value of 66,7% fulfillment rate with fairly good category, and fire management has a precentage value of 81% fulfillment rate with good category.
Key words: Active fire protection system, passive fire protection system, means of escape, fire management, hospital
Read More
S-10464
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ary Putra Ramadhan/ Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Syahrul Effendi
Abstrak:
Skripsi ini membahas terkait gambaran sistem proteksi kebakaran dan manajemen kebakaran di RS X Cibinong. Desain penelitian ini deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif. Objek pada penelitian ini yaitu fasilitas sistem proteksi kebakaran aktif, sistem proteksi kebakaran pasif, dan manajemen kebakaran Rumah Sakit X. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen,serta menggunakan instrumen berupa checklist. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan kondisi actual dengan standar dan peraturan yang berlaku. Standar dan peraturan yang digunakan pada penelitian ini antara lain adalah NFPA, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, dan Pedoman Teknis Di Bidang Bangunan dan Sarana Rumah Sakit, Kemenkes RI 2012. Hasil akhir data berupa persentase tingkat pemenuhan standar dan kategori penilaian menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum. Berdasarkan hasil penelitian, sistem proteksi kebakaran aktif memiliki nilai persentase tingkat pemenuhan 83% dengan kategori baik,sistem proteksi kebakaran pasif memiliki nilai persentase tingkat pemenuhan 71% dengan kategori cukup baik, dan manajemen kebakaran memiliki nilai persentase tingkat pemenuhan 77% dengan kategori cukup baik.

This study discusses the description of the fire protection system and fire management at Hospital X Cibinong. The design of study is qualitative study with descriptive observative research method. The objects in this study is active fire protection system facilities, passive fire protection systems, and Hospital X fire management. Data collection in this study is obtained by observation, interviews, and document review, also this study using instruments in the form of checklists. Data analysis is perform by comparing actual conditions with applicable standards and regulations. The standards and regulations used in this study include the NFPA, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, and Technical Guidelines for Hospital Buildings and Facilities, Ministry of Health Republic of Indonesia 2012. The final result of the data is in the form of the percentage level of standard fulfillment and assessment categories according to the Research and Development Agency of the Ministry of Public Works. Based on the results of the study, the active fire protection system has a fulfillment rate percentage value of 83% in the good category, the passive fire protection system has a 71% fulfillment rate percentage value in the fairly good category, and fire management has a 77% fulfillment level percentage value in the fairly good category.
Read More
S-11464
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Martha Sutriska S.; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-6077
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive