Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29563 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sulthana Labibah Khansa; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Zakianis, Riky Budi Wibowo
Abstrak: Penelitian ini membahas faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi GOR Otista layak untuk dijadikan hunian sementara korban bencana banjir ditinjau dari aspek kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa ada bentuk hunian sementara selain tenda yang lebih aman dari segi kesehatan lingkungan yang dapat dijadikan lokasi pengungsian korban bencana salah satunya GOR Otista. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis univariat deskriptif observatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara menggunakan daftar tilik. Penelitian ini dilakukan di GOR Otista, Jakarta Timur. Variabel yang diobservasi dalam penelitian ini adalah ketersediaan sarana air bersih, sarana pembuangan tinja, sarana pengelolaan limbah padat, sistem pengendalian vektor dan binatang penular penyakit serta kesiapan lahan hunian sementara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GOR Otista memiliki ketersediaan sarana air bersih, sarana pembuangan tinja, sarana pengelolaan limbah padat, dan kesiapan lahan yang cukup memadai sehingga layak untuk dijadikan hunian sementara, namun belum memiliki sistem pengendalian vektor dan binatang penular penyakit. Berdasarkan perhitungan hasil observasi, GOR Otista layak dijadikan hunian sementara dengan persentase kelayakan sebesar 88,37%.
Read More
S-10102
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Awwalina Zulfa Hidayati; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Umar Fahmi Achmadi, Ema Hermawati, Sakdullah, Ikhwan Ridha Wilti
Abstrak: Penelitian terdahulu menyatakan bahwa kualitas lingkungan hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, kesehatan, lingkungan, politik, ekonomi dan faktor lainnya. Indonesia menggunakan istilah Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), yang merupakan gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Indonesia tahun 2017-2019. Desain studi yang digunakan adalah studi ekologi berdasarkan waktu (time trend) dengan unit analisis provinsi. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh provinsi yang ada di Indonesia yang berjumlah 34 provinsi. Sumber data penelitian berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil uji statistik menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk, IPM dan transportasi darat dengan IKLH di Indonesia tahun 2017-2019 (p<0,05) dengan masing-masing r nya adalah 0,794;0,529 dan 0,666 (tahun 2017); -0,801; -0,539 dan -0,729 (tahun 2018) dan -0,824; -0,583 dan -0,741 (tahun 2019). Kepadatan Penduduk dan Transportasi Darat memiliki pengaruh terhadap IKLH di Indonesia pada tahun 2017-2019 adalah dan yang paling besar pengaruhnya adalah Kepadatan Penduduk. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan kembali menggalakkan program pengendalian jumlah penduduk dan mengembangkan transportasi umum yang murah, ramah lingkungan dan memadai
Previous research stated that the quality of the environment is influenced by several factors such as health, environment, politics, economy and other factors. Indonesia uses the term Environmental Quality Index (IKLH), which is an initial description or indication that provides a quick conclusion of an environmental condition in a certain scope and period. This study aims to analyze the factors that affect the Environmental Quality Index (IKLH) in Indonesia in 2017-2019. The study design used is an ecological study based on time with a provincial unit of analysis. The population and sample of this study were all provinces in Indonesia, which amounted to 34 provinces. Research data sources come from the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and the Central Statistics Agency (BPS). The results of statistical tests show a significant relationship between population density, HDI and land transportation with IKLH (p <0,05) with r values 0,794; 0,529 and 0,666 (2017); -0,801; -0,539 and -0,729 (2018) and -0,824; -0,583 and -0,741 (2019). Population Density and Land Transportation have an influence on IKLH and the biggest influence is Population Density. The central and local governments are expected to re-invigorate population control programs and develop cheap, environmentally friendly and adequate public transportation
Read More
T-6306
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdul Fatah; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Bambang Wispriyono, Ponco Sugianto
Abstrak:
Skor indeks risiko bencana banjir tahun 2024 di Kabupaten Bogor berada di kelas tinggi dengan skor 12,82. Banjir menyebabkan krisis kesehatan akibat buruknya sanitasi dan penularan vektor. Penelitian ini mengevaluasi kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam persiapan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan lingkungan dengan pendekatan kualitatif. Diketahui kebijakan merujuk pada regulasi nasional, mekanisme koordinasi antar sektor berjalan baik, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Secara umum, perencanaan dalam kebutuhan air bersih, keamanan pangan, sanitasi darurat, pengelolaan sampah, dan limbah medis baik. Namun diperlukan peningkatan dalam rasio perhitungan kebutuhan dasar sesuai standar, fasilitas aksesibel bagi disabilitas, dan pemilahan jenis sampah di lokasi bencana.

In 2024, Bogor Regency’s flood disaster risk index was categorized as high with a score of 12.82. Floods can trigger health crises due to poor sanitation and vector-borne disease transmission. This study qualitatively evaluates the local government’s preparedness in fulfilling basic environmental health needs. Policies refer to national regulations, intersectoral coordination functions well, and various community empowerment programs are in place. Planning for water, food safety, emergency sanitation, and waste management is generally adequate. However, improvements are needed in standard-based needs calculation, accessible facilities for persons with disabilities, and waste segregation at disaster sites.
Read More
S-11923
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pratiwi Soni Redha; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Dewi Susana, Budi Hartono, Taohid, Fitriyani Dwi Astuti
Abstrak:
Kota Bandung memiki topografi berupa cekungan dan intensitas hujan yang tinggi sehingga berisiko terhadap terjadinya banjir. Kesiapsiagaan tenaga sanitasi lingkungan dan surveilans di lokasi bencana dipengaruhi oleh karakteristik individu, jalur dan tempat evakuasi, protap penanggulangan banjir, sistem informasi dan komunikasi dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsigaan tenaga sanitasi lingkungan dan surveilans pusat kesehatan masyarakat terhadap risiko kesehatan dalam bencana banjir di kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain crosssectional , teknik pengambilan sampel adalah simple randomed sampling pada 40 Puskesmas di Kota bandung pada bulan mei tahun 2022. Hasil penelitian adalah kesiapsiagaan tenaga sanitasi lingkungan dan surveilans terhadap risiko kesehatam dalam bencana banjir sebesar sebanyak 26 orang (51%), adanya hubungan yag signifikan antara lama bekerja, pelatihan dan biaya operasional terhadap kesiapsiagaan tenaga sanitasi lingkungan dan surveilans Puskesmas terhadap risiko kesehatan dalam bencana banjir di kota Bandung .Lama bekerja dan biaya operasional merupakan faktor dominan yang paling berhubungan. Sarannya dengan memfasilitasi pelatihan terkait penanggulangan kebencanaan ,peningkatan kapasitas profesi, menyediakan tempat dan fasilitas evakuasi, membuat sistem informasi dan komunikasi yang terintegrasi, menyediakan biaya operasional.

Bandung has a topography in the form of basins and high rainfall intensity so that it is at risk of flooding. The preparedness of environmental sanitation and surveillance personnel at disaster locations is influenced by individual characteristics, evacuation routes and places, flood management procedures, information and communication systems and operational costs. This study aims to determine the preparedness of environmental sanitation workers and surveillance of public health centers against health risks in the flood disaster in the city of Bandung. This study used a cross-sectional design, the sampling technique was simple randomed sampling at 40 Public health center in Bandung in May 2022. The result of the study was preparedness environmental sanitation workers and surveillance of public health centers against health risks in the flood disaster are 26 people (51%), there is a significant relationship between length of work, training and operational costs on the preparedness of environmental sanitation workers and Public health center surveillance of health risks in flood disasters in Bandung. Length of work and operating costs are the dominant factors that are most related. Some advice are to facilitate training about disaster management and increase professional capacity , building the evacuation places and facilities, making integrated information and communication systems, also providing operational costs.
Read More
T-6586
Depok : FKM UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adistikah Aqmarina; Pembimbing: Sri Tjahyani Utami; Penguji: Laila Fitria, Akbar Hamzah
Abstrak: Data Badan Pusat Statistik (2013) menunjukkan bahwa selama tahun 2010hingga 2013 laju pertumbuhan angkatan kerja di Indonesia mengalami peningkatan.Hal tersebut mendorong terbukanya keberagaman lapangan pekerjaan, salah satunyaindustri otomotif. Sektor industi otomotif berperan cukup besar dalam memberikan polusi udara dikarenakan banyaknya exposure yang terdapat di wilayah kerja.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pekerja bengkel memiliki risiko untuk terkena berbagai jenis gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko gangguan kesehatan pada pekerja ditinjau dari kondisi fisik lingkungan kerja dan karakteristik pekerjaan di Pusat Bengkel dan Onderdil Margonda Depok. Disain penelitian yang digunakan adalah Cross sectional dengan metode Sampling Aksidental. Pengumpulan datadilakukan dengan cara pengukuran PM10, suhu, dan kelembaban di 7 titik, observasi kondisi kios serta wawancara dengan kuesioner untuk karakteristik pekerjaan dan jenis gangguan kesehatan.Hasil analisis menunjukkan bahwa 55,0% pekerja di Pusat Bengkel dan Onderdil Margonda Depok berisiko terhadap gangguan kesehatan dengan jenis gangguan kesehatan yang paling banyak dialami oleh pekerja adalah gangguan pernafasan (74,2%). Faktor risiko tertinggi yang berhubungan signifikan dengan gangguan kesehatan pekerja yakni konsentrasi PM10 di wilayah kerja (OR = 4,24)dan kondisi kios (OR = 3,77). Perlunya dibuat kebijakan untuk melindungi kesehatan pekerja di Pusat Bengkel dan Onderdil Margonda Depok. Kata kunci : Gangguan Kesehatan, Fisik Lingkungan Kerja, Pekerja, Bengkel Kendaraan Bermotor
Central Bureau of Statistics (2013) show that during the year 2010 to 2013the rate of growth of the labor force in Indonesia increased. It encourages diversityjob opening, one of the automotive industry. Sectors of the automotive industry, alarge enough role in providing air pollution exposure due to the amount contained inthe working area. Several studies have shown that the workshop workers are at riskfor various types of health problems.This study aimed to determine the risk factors for health problems in workersseen from Physical Work Environment and Characteristics of Work at CentralWorkshop and Parts Margonda Depok 2014. The design of the study is Crosssectional with Accidental Sampling method. The data collection was done bymeasurement of PM10, temperature, and humidity at 7 points, observation andinterviews with stall condition questionnaire for job characteristics and types ofhealth problems.The analysis showed that 55,0% of workers in Central Workshop and PartsMargonda Depok had risk for health problems with most types of health problemsexperienced by workers are respiratory problems (74,2%). The highest risk factorsignificantly associated with the health problems of workers in the region of PM10concentrations (OR = 4,24) and a stall condition (OR = 3,77). It needs to make apolicies to protect the health of workers in Central Workshop and PartsMargonda Depok.Keywords :Health Disorders, Physical Work Environment, Worker, Motor Vehicle Repair Shop
Read More
S-8167
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rusyda Ihwani Tantia Nova; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Ema Hermawati, Budi Hartono, Suwito, Sri Lenita
Abstrak: Leptospirosis adalah salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Leptospira merupakan bakteri patogen yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada tahun 2015, terdapat 366 kasus leptospirosis di Indonesia. DKI Jakarta merupakan salah satu provinsi dengan jumlah kasus leptospirosis yang tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh dari bidang penanggulangan dan pencegahan penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2016 sampai Agustus tahun 2019 terdapat 94 kasus leptospirosis yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Jumlah kasus terbesar terdapat di wilayah Jakarta Barat dengan total kasus sebanyak 70 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh lingkungan dan perilaku masyarakat terhadap kejadian leptospirosis di Jakarta Barat tahun 2019. Studi ini menggunakan desain penelitian kasus kontrol. Data kasus diperoleh dari surveilans Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 140 responden yang terdiri dari 70 responden yang menderita leptospirosis (kasus) dan 70 responden yang tidak menderita leptospirosis (kontrol) dengan perbandingan 1:1. Pada analisis bivariat diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (OR=18,789), pekerjaan (OR=31,875), riwayat luka (OR=20,842), keberadaan tikus (OR=12,143), kondisi rumah (OR=5,510), kondisi selokan (OR=13,235), keberadaan genangan air (OR=7,400), sarana air bersih (OR=3,947), kondisi tempat pembuangan sampah (OR=8,800), dan riwayat rekreasi (OR=0,294) terhadap kejadian leptospirosis. Pada analisis multivariat diperoleh hasil pekerjaan, adanya riwayat luka, keberadaan genangan air, keberadaan hewan peliharaan dan riwayat rekreasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian leptospirosis. Pekerjaan merupakan faktor dominan terjadinya leptospirosis di Jakarta Barat (OR 210,840:95%CI 8,685-5118,379). Oleh karena itu perlu dilakukan upaya sosialisasi tentang penyakit leptospirosis kepada pekerja yang berisiko dan melakukan upaya pengendalian tikus
Read More
T-5786
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitriana Rahayu; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Akhmad Buhaiti
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi santri dalam melakukan pemeliharaan sanitasi lingkungan asrama khususnya di Pondok Pesantren X Sawangan Depok Tahun 2020. Desain studi yang digunakan adalah studi cross-sectional dengan jumlah sampel sebesar 173 santri. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan stratified proportionate random sampling serta kuesioner yang digunakan sebagai alat ukur penelitian. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 84 santri (48,0%) memiliki perilaku sanitasi lingkungan yang kurang baik.
Read More
S-10551
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ida Ayu Putu Wilandari Dewi; Pembimbing: Arminsih, Ririn; Penguji: Zakianis, Laila Fitria, Ricki Marojahan Mulia, Fachrudin Ali Achmad
Abstrak:

Abstrak

Kebisingan adalah bunyi yang tidak dikehendaki dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, salah satunya dapat mengakibatkan kenaikan tekanan darah dan apabila terjadi terus menerus akan berakibat pada hipertensi. Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan yang serius saat ini, dimana 27,5% penduduk di Indondesia menderita hipertensi. Kasus hipertensi di DKI Jakarta terbanyak terdapat di Wilayah Jakarta Timur yaitu 75.099 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan peningkatan tekanan darah sesudah kerja pada pekerja di PT. Sanggar Sarana Baja Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan disain cross sectional dengan jumlah sampel 196 orang.

Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara umur (5,97; 3,03–11,76) dan kebiasaan merokok (5,85; 2,91–11,77) dengan kejadian peningkatan tekanan darah. Besar risiko yang dialami oleh pekerja yang berumur > 40 tahun dan memiliki kebiasaan merokok dalam satu hari > 2 batang untuk mengalami kejadian peningkatan tekanan darah adalah 7,87 kali dibandingkan dengan pekerja yang berumur ≤ 40 tahun dan memiliki kebiasaan merokok dalam satu hari ≤ 2 batang.


Noise is unwanted sound and can cause health problems, one of which can result in increased blood pressure and the event will continue to result in hypertension. Hypertension is one of the non-communicable diseases are a serious health problem today, where 27,5% of the population suffers from hypertension in Indondesia. Cases of hypertension in Jakarta are the highest in the East Jakarta District 75.099 cases. This study aims to analyze the risk factors associated with increased blood pressure after work on workers at PT. Sanggar Sarana Baja in 2013. This study uses cross-sectional design with a sample of 196 people.

The results showed a significant relationship between age (5,97; 3,03-11,76) and smoking (5,85; 2,91-11,77) with an increased incidence of blood pressure. Major risks faced by workers aged > 40 years and have a habit of smoking in one day > 2 sticks to experience an increased incidence of blood pressure was 7,87 times compared with workers aged ≤ 40 years and has a habit of smoking in one day ≤ 2 sticks.

Read More
T-3977
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mustika Marwah; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Dewi Susanna, Meiliana Sari
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keberadaan agen COVID-19 dalam bentuk aerosol serta bagaimana kontrol teknik udara dalam ruangan dapat berperan terhadap risiko penularan penyakit tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menilik bagaimana kebijakan eksisting sebagai kontrol administratif dalam mengatur risiko penularan COVID-19 dengan menilik kontrol teknik udara dalam ruangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian sistematis dan kebijakan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan risiko keberadaan aerosol agen COVID-19 pada udara dalam ruangan. Selain itu, kontrol teknik udara dapat berperan dalam mereduksi risiko penularan COVID-19 via aerosol melalui (1) peningkatan pergantian udara dalam ruangan dengan udara luar ruangan, (2) penggunaan perangkat pembersih udara, serta (3) Memperhatikan tata letak perangkat ventilasi, arah dan distribusi alirah udara, serta alur udara bersih dan udara kotor pada suatu ruangan. Adapun kebijakan yang ada saat ini masih minim dalam mempertimbangkan risiko penularan COVID-19 via aerosol dalam ruangan sehingga masih dibutuhkan pengembangan kebijakan.
Read More
S-10811
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Sari; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Suyud Warso Utomo, Diah Wati
Abstrak: Industri tahu merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah cair dalamjumlah besar, dan umumnya limbah cair tersebut langsung dibuang kebadan air.Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan data primerdengan pengambilan sampel limbah cair pabrik tahu untuk dianalisis sertakuesioner dengan masyarakat sekitar terhadap kesehatan dengan keberadaanlimbah cair pabrik tahu. Berdasarkan analisis kualitas limbah cair pabrik tahumemiliki nilai BOD dan COD yang tinggi serta sistem pengolahan limbah cairdengan pemberian kaporit tidak memiliki efektifitas terhadap penurunan BOD danCOD. Iritasi kulit dan Gatal-gatal merupakan penyakit yang pernah dideritamasyarakat setempat. Keluhan penyakit yang dialami masyarakat belum dapatdipastikan akibat dari keberadaan limbah cair pabrik tahu karena belum adapenelitian yang menyatakan bahwa limbah cair tahu mempengaruhi aspekkesehatan masyarakat sekitar pabrik, gangguan lainnya adalah gangguan terhadap bau menyengat yang ditimbulkan oleh limbah cair tersebut. Pemberian kaporit dengan jumlah limbah cair yang dihasilkan tidak dapat memberikan efektifitas pada pengolahan limbah cair tersebut. Oleh karena itu perlu adanya sistem pengolahan limbah cair dengan cara koagulan/flokulasi serta pemantauan berkala terhadap limbah cair pabrik tahu.
Kata Kunci : Efektifitas, Limbah cair pabrik tahu, Aspek kesehatan
Industry of tofu is one of the industries that generate large amounts of liquid wasteand liquid waste is generally disposed of the river. This study is an observationalstudy using primary data sampling tofu liquid waste to be analyzed as well asquestionnaires about the health of the community in the environtment industry oftofu. Based on the analysis of the quality of the effluent wastewater the value ofhigh BOD and COD and wastewater treatment systems by providing chlorine hasno effectiveness against reduction of BOD and COD. Skin irritation and itching isa disease that affects the local community ever. Complaints disease experiencedpeople could not be ascertained due to the presence of effluent because there is noresearch that states that wastewater of tofu effect public health aspects around theplant, other disorders are disorders of the stench caused by the liquid waste.Provision of chlorine with the amount of wastewater generated can not provideeffectiveness in the treatment of wastewater. The conclusion is we need forwastewater treatment system in a way coagulant / flocculation and regularmonitoring of the wastewater plant out.
Key words : efectivity, liquid waste of tofu industry, effect of public health
Read More
S-7573
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive