Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37416 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fita Zulfita Aprianti; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika, Siti Arifah Pudjonarti
S-3010
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggriani Puji Hastuti; Pembimbing: Diah M. Utari
S-1386
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Inayah; Pembimbing: Yayuk Hartriyanti
S-2703
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hana Arifah; Pembimbing: Indang Trihandini
S-2293
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yon Hatril; Pembimbing: Endang L. Achadi
S-2224
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gatot Kunanto Bambang Prabowo; Pembimbing: Sudijanto Kamso
T-287
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulia Desmon; Pembimbing: Luknis Sabri
S-2563
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Satrio Bantarpraci; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Magdalena, Yvonne; Ida Ruslita
S-7211
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agnia Nurul Hikmah; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni, Triyanti, Agus Triwinarto, Tria Astika Endah
Abstrak: Kekurangan zat gizi di Indonesia masih menjadi masalah di berbagai kalangan usia termasuk usia anak sekolah. Kekurangan gizi pada anak usia sekolah terjadi akibat kurangnya keragaman pangan dan asupan zat gizi makro yang dapat mengakibatkan efek siklik kurang gizi dikehidupan selanjutnya. Kabupaten Lebak merupakan kabupaten peringkat ke-2 tertinggi kasus balita gizi buruk di Provinsi Banten pada tahun 2016, dan Provinsi Banten merupakan provinsi dengan kasus gizi kurang tertinggi di Pulau Jawa pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi berdasarkan Dietary Diversity Score (DDS), kecukupan zat gizi makro, karakteristik anak (usia, jenis kelamin), karakteristik ibu (usia kehamilan, usia ibu saat hamil), karakteristik keluarga (penghasilan orangtua, pendidikan ayah, pendidikan ibu) faktor orang tua (pendidikan ayah dan pendidikan ibu), riwayat penyakit infeksi, riwayat pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan desain studi cross-sectional dengan sampel sebanyak 137 siswa yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 20,5% siswa memiliki status gizi kurang. Adanya hubungan signifikan antara DDS OR 2,582 (95%CI: 1,082-6,163) dan kecukupan lemak OR 3,638 (95%CI: 1,010-13,10) dengan status gizi kurang. Kecukupan lemak merupakan faktor dominan determinan status gizi kurang
Lack of nutrients in Indonesia is still a problem in various age groups, including school-age children. Thinness in school-age children occurs due to lack of food diversity and macronutrients intake. Thinness can lead to a cyclical effect of malnutrition in later life. Lebak Regency is the district with the 2nd highest number of severe underweight cases in Banten Province in 2016, and Banten is the province with the highest thinness cases in Java Island in 2018. This study aims to determine the relationship of thinness based on the Dietary Diversity Score (DDS), macronutrient adequacy, child characteristics (age, gender), maternal characteristics (gestational age, maternal age at pregnancy), sociodemographic characteristics (parental income, father's education, mother's education) parental factors (father's and mother's education), history of infectious disease and exclusive breastfeeding. This study uses secondary data and a cross-sectional study design with a sample of 137 students taken using the purposive sampling method. The study was conducted through quantitative analysis with univariate, bivariate with chi-square test, and multivariate with logistic regression. 20.5% of students were thinness and severe thinness. There is a significant relationship between dietary diversity score OR 2,582 (95%CI: 1,082-6,163) and adequacy of fat intake OR 3,638 (95%CI: 1,010-13,10) with thinness. Adequacy of fat intake is the dominant factor in thinness.
Read More
T-6229
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive