Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30229 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sri Murni Bahiyati; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
S-1860
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Saptarini; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-304
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Asniati Djaali; Pembimbing : Tris Eryando; Penguji: Luknis Sabri, Tri Noviati
Abstrak:

Salah satu penyebab utama tingginya angka kematian bayi adalah masalah berat badan lahir di bawah 2500 gram (Berat Badan Lahir Rendah atau BBLR). Berdasarkan data dari Statistik Rumah Sakit Indonesia tahun 2005, sebanyak 40,7% kematian bayi terbanyak disebabkan oleh berat badan lahir yang rendah, pertumbuhan janin yang lambat, malnutrisi janin, dan gangguan yang berhubugan dengan kecukupan masa kehamilan. Berdasarkan data dari sampel penelitian, angka BBLR di RSUD Pasar Rebo pada tahun 2007 mencapai 8,7%. Pada beberapa penelitian menyebutkan bahwa karakteristik ibu hamil sangat mempengaruhi berat badan bayi yang dilahirkan, seperti umur, paritas, tingkat pendidikan, kunjungan kehamilan, usia kehamilan dan yang lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan bayi lahir yang dilihat melalui data rekam medis RSUD Pasar Rebo tahun 2007, dan juga untuk melihat faktor apa saja yang paling berperan dalam penentuan berat badan bayi Iahir. Beberapa variabel yang diduga mempengaruhi berat badan bayi lahir yaitu usia ibu, tingkat pendidikan ibu, paritas, usia kehamilan, kenaikan berat badan ibu selama hamil, dan kelengkapan kunjungan antenatal. Desain studi yang digunakan adalah kroseksional dengan menggunakan data retrospektif pada rekam medis rumah sakit. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Pasar Rebo pada tahun 2007, dan memiliki register atau data lengkap mengenai variabel yang diteliti, termasuk berat badan bayi pada waktu lahir, serta minimal melakukan pemeriksaan kehamilan pada trimester pertama. Sedangkan sampel diperoleh dengan teknik simple random sampling, dan besar jumlah sampel dihitung menggunakan rumus sample size uji hipotesis koefisien korelasi dengan variabel kontinyu/numerik. Hasil analisis dan pengolahan data menunjukkan berat badan bayi lahir berdistribusi normal dengan rata-rata berat badan bayi lahir sebesar 3126,6 gram dan standar deviasi sebesar 453,655 gram. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, usia kehamilan, dan kenaikan berat badan ibu selama hamil berhubungan signifikan dengan berat badan bayi lahir. Berdasarkan hasil analisis regresi linier ganda, didapatkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki kontribusi untuk penentuan berat badan bayi lahir, dan tingkat pendidikan yang kontribusinya paling besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan bayi lahir dengan menggunakan metode analisis yang lain mengingat angka kontribusi yang ditunjukkan relatif kecil yaitu sekitar 16%.


 

One of the main causes of high baby mortality rate is birth weight under 2500 gram (low birth weight / LBW). Based on data from Indonesian Hospital Statistics in 2005, as much as 40,7% baby’s death is caused by low birth weight, intrauterine growth restriction, fetal malnutrition, and problems related with term of pregnancy. Based on data from sample, LBW in RSUD Pasar Rebo in 2007 reached 8,7%. Some research concluded characteristics of mother that influence baby birth weight, i.e. age, parity, education level, ante natal care visit, term of pregnancy, and many more. The aim of this research is to know the factors that influence baby birth weight which observed from medical record in RSUD Pasar Rebo in 2007, and to see which factor that influence the most in predicting baby birth weight. Some variables which suspected in influencing baby birth weight are maternal age, maternal education level, parity, term of pregnancy, weight-gained during pregnancy, and accomplishment of antenatal care visit. The design of this study is cross-sectional by using retrospective data in hospital medical record. The population of this study is all mothers who gave birth in RSUD Pasar Rebo in 2007, and have complete registration and data in variables that observed, including baby birth weight, and at least did antenatal care visit in the first trimester. Samples are obtained by simple random sampling, and the amount of samples are measured using correlation coeficient hypothesis testing sample size f0l'l"l1l.ll3 with continuous / numerical variable. Data processing and analysis showed that baby birth weight are distributed normally with mean 3126.6 gram and 453.655 gram standard deviation. The analysis showed that education level, term of pregnancy, and weight-gained during pregnancy is significantly related with baby birth weight. Based on double linear regretion analysis, those three variables have contribution in predicting baby birth weight, and education level contribute the most. The result of this study about factors that influence baby birth weight is expected to be developed further with other analysis method, with consideration that the contribution level is relatively small, i.e. approximately 16%.

Read More
T-3096
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmad Harjadi; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
T-296
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roefmilina Maaroef; Pembimbing: Purnawan Junadi
B-338
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susi Setiawaty; Pembimbing: Adang Bachtiar
B-310
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Muldiyanto; Pembimbing: Sandi Iljanto ; Penguji: Dono Widiatmoko, Sutan Yenis, Torang P. Batubara, Ahmad Husni
Abstrak:

ABSTRAK

Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Jakarta adalah Rumah Sakit Unit SwadanaDaerah Kelas B Non Pendidikan, berlokasi di Jl. TB. Simatupang No. 30 Jakarta 13760,sesuai dengan misinya melayani masyarakat menengah ke bawah yang rnembutuhkanlayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau, sedangkan visinya adalah menjadi salahsatu dari tiga rumah sakit swdana di Indonesia yang terbaik dalam pelayanan GawatDarurat dan Pelayanan Rawat Jalan.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan yang terjadi di Instalasi PemeliharaanRumah Sakit RSUD Pasar Rebo, dimana program pelaksanaan pemeliharaan alat medisbelum dijalankan secara optimal. Dari analisa situasi yang ada ditemukan bahwa alokasianggaran pemeliharaan alat medis masih rendah, yaitu untuk alokasi anggaran di tahun2001 untuk anggaran pemeliharaan sebesar Rp. 2.000.000.000,- atau 8 % dan totalaggaran rumah sakit yang sebesar Rp. 24.450.000.000,-, sedanglcan khusus anggaranpemeliharaan alat medís sebesar Rp. 151.200.000,- atau 0.6 %. Pada an.ggaran tahun2002 alokasi anggaran PSRS sebesar Rp. 3.033.000.000,- atau J % dan total anggaranrurnali sakit yang sebesar Rp. 26.579.000.000,- khusus unluk anggaran pemeliliaraan alatmedis sebesar Rp. 559.741.049,- atan 2 % dan total anggaran nunafl saldt, setain ituadanya pengeluaran biaya perbaikan alat medis ( X - Ray ) yang meiicladak sebesar Rp.190.000.000,- di tahun 2000. Pada tahun 2003 direncanakan akan dilakukan perubahanbadan hukum RSUD Pasar Rebo dan Unit Swadana menjadi Bailan Usaha Milik Daerah.Dengan latar belakang ini, dilakukan penelitian dengan tujuan memperolehgambaran proses pemeliharaan alat - alat medís untuk merighasilkan ketersediaau alatmedis yang siap pakai gima menunjang pelayanan kepada pasien.Jenis penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kualltatil data daninformasi diperoleh melalui wawancara yang mendalam dan observasi serta melihat arsipdan dokumen yang ada di unit - unit yang terkait.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pemeliharaan alat medís belumdilaksanakan secara optimal, pemeliharaan hanya dilakukan atas dasar kerusakan (BreakDown Maintenance ), tidak melalui tahapan perencanaan, penetapan sistem pemeliharaan,pelaksanaan pemeliharaan, pencatafan & pelaporan, monitoring dan evaluasi.Berdasarkan hasil penelitian ini di?arankan agar pihak manejemen ruiuah sakitmelakukan beberapa tindakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya,organisasi,peraturan dan kebijakan rumah sakit ( protap - protap ) pemeliharaan danpengoperasian alat media, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja IPSRS dalammelaksanakan proses pemeliharaan alat media sehingga menghasilkan ketersediaan alatmedia yang siap pakai.


 

ABSTRACT

The Local Public Hospital of Pasar Rebo Jakarta is a selfund local hospital unit,non education class B, located aL Jalan TB. Simatupang No. 30 Jakarta 13760. Inaccordance with its mission to serve law middle classes society needing high quality andaffordable health care, while its vision is to become one of the these best seiflind hospitalin Indonesia which lias the best service in the emergency care unit and out patient care.The background of this research was the condition happeriiiig at the Pasar Rebolocal public hospital maintenance installation where a program of medical equipment hadnot been carried out in the optimal manner. From the analysis of the existing condition, itwas found that the alocation budget for medical equipment was still law, that is thealocation budget in 2001 for maintenance was Rp 2.000.000.000,- or 8% of the hospitaltotal budget of Rp 24.450.000.000,- while the one especially for medical equipmentmaintenance was Rp 151.200.000.,- or 0.6%. [n the year 2002 budget, the alocationbudget ofthe local public Hospital of Pasar Rebo was Rp 3.033.000.000,- or 11% of thehospital total budget of Rp 26.579.000.000,- the one especially for the medical equipmentof the 559.741.049,- or 2% of the hospital total budget, besides that there was anunexpected expenditure of Rp 190,000.000,- in 2000 to repair a medical equipment(X Ray). In 2003 the hospital plan to change to corporate law of local public HospitalPasar Rebo from selifunded unit into local government company.With this background a research was carried out with the aim to get a picture ofmedicai equipment maintenance process which results in the availability of ready usemedical equipment to support service to the patients.The type of this research was a qualitative approach the data and information wereobtain ftom in the depth interview, observation files and document study which wereavailable in the related units.The result of the research showed that the process of the medical equipmentmaintenance had not been done in the optimal manner. A maintenance was doue base onbreak down (break down maintenance ) not on planning, decided maintenance system,recording and rporting, monitoring and evaluation.Based on this research it is suggested that the hospital management must take someactions to improve the quality and quantity of human resources, organization, hospitalrules and policies (protap) in the field of medical equipment maintenance and operation, itis hope that this can encourage the improvement of local public Hospital of Pasar ReboJakarta working performance in carryng out the medical equipment maintenance process toproduce/make the availability of ready use medical equipment.

Read More
B-612
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rohayati Rahafat; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Vetty Yulianty Permanasari, Nur Ratih Purnama
T-4264
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Windrianingsih; Pembimbing: Abidin, Djainal
M-1731
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indriastuti; Pembimbing: Mieke Savitri
M-139
Depok : FKM UI, 1997
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive