Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32819 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Shafira Novita Sari; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Laila Fitria, Edwin Nasli
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yaitu cakupan rumah sehat dan kepadatan penduduk dengan proporsi kasus TB paru BTA positif di kota Administrasi Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan studi ekologi melalui pendekatan spasial. Data penelitian bersumber dari data sekunder. Data diolah secara statistik menggunakan uji korelasi pearson product moment dan analisis spasial menggunakan teknik overlay.
Read More
S-10535
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fachrudin Ali Achmad; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Umar Fahmi Achmadi, Ririn Arminsih Wulandari, Wibowo Sukijat, Widyastuti
T-3263
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Wulandari; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: Tri Yunis Miko, Rismanaadji
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis spasial kejadian TB Paru BTA (+) baik kasus baru dan insidens di Jakarta Selatan tahun 2006-2010. Desain penelitian ini menggunakan desain studi ekologi. Data yang digunakan adalah data agregat sehingga semua populasi dijadikan sampel penelitian. Sumber data didapatkan dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan dan Badan Pusat Statistik Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara spasial kejadian TB Paru BTA (+) tinggi baik kasus baru dan insidens terdapat pada kepadatan penduduk yang tinggi yaitu pada wilayah Jakarta Selatan bagian timur laut dan barat dan juga pada jumlah sarana kesehatan dan jumlah tenaga kesehatan yang tinggi yaitu pada wilayah Jakarta Selatan bagian timur dan timur laut. Secara statistik, variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan dengan kasus baru TB Paru BTA (+) yaitu kepadatan penduduk (p = 0,000, r = 0,628 dan R2 = 0,395) dan variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan dengan insidens TB Paru BTA (+) yaitu kepadatan penduduk (p = 0,002, r = 0,420 dan R2 = 0,176) sedangkan variabel yang tidak mempunyai hubungan yang signifikan baik dengan kasus baru dan insidens TB Paru BTA (+) yaitu rata-rata jiwa/rumah tangga, jumlah sarana kesehatan dan jumlah tenaga kesehatan dengan p > 0,05.
Read More
S-7272
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Akhbarona Fauzan; Pembimbing: Umar Fahmi Ahmadi; Penguji: Dewi Susana, Alan Wislandi
Abstrak: Skripsi ini membahas terjadinya peningkatan kejadian kasus Tuberkulosis paru BTA (+) di Kota Sukabumi dan belum diketahuinya pola penyebaran penyakit Tuberkulosis paru BTA (+) dengan analisis spasial berdasarkan faktor kependudukan dan pelayanan kesehatan, bertujuan untuk mengetahui analisis spasial kejadian Tuberkulosis paru BTA (+) di Kota Sukabumi tahun 2010-2012. Penelitian menggunakan desain studi ekologi jenis multiple group dengan time trend menggunakan pendekatan analisis spasial.
Read More
S-8186
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismaanadji; Pembimbing: Dewi Sussana; Penguji: Ririn Armining W., Iva Diansari S.
S-5505
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meuthia Syafar; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi, Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Laila Fitria, Ely Setyawati, Imron Cahyono
T-2177
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arifa Rahma Izzati; Pembimbing: R. Budi Hartono; Penguji: Umar Fahmi Achmadi, Daniek Suryaningdiah
Abstrak: Tuberkulosis paru atau TB paru adalah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menular dari satu orang ke orang lain melalui droplet yang ditransmisikan melalui udara. Tingginya angka kasus penyakit TB dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor kepadatan penduduk, cakupan rumah sehat, serta iklim (suhu udara, kelembaban udara, dan curah hujan) terhadap angka proporsi kasus TB paru BTA Positif di Kota Surabaya pada tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistika dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan metode studi ekologi time trend dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara variabel kepadatan penduduk (p = 0,000; r = 0,308), cakupan rumah sehat (p = 0,000; r = -0,363), serta kelembaban udara pada lag time 1 tahun (p = 0,014; r = 0,949) dengan proporsi TB paru BTA positif. Sementara untuk faktor suhu udara serta curah hujan menunjukkan hubungan yang tidak signfikan dengan proporsi TB paru BTA Positif. Berdasarkan peta analisis spasial, didapatkan pola yang jelas bahwa angka proporsi yang tinggi terdapat pada wilayah kecamatan yang memiliki cakupan rumah sehat yang rendah, namun pada faktor kepadatan penduduk tidak terlihat pola yang jelas. Oleh karena itu, disarankan untuk dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB paru terutama pada wilayah kecamatan yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dan juga melalui upaya pengembangan rumah sehat yang optimal.
Pulmonary tuberculosis or pulmonary TB is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. This disease is transmitted from one person to another through droplets that are transmitted through the air. The high number of TB cases can be caused by various factors, one of which is environmental factors. This study aims to determine the relationship between population density, healthy housing coverage, and climate factors (air temperature, relative humidity, and rainfall) to the proportion smear-positive pulmonary TB cases in Surabaya city in 2015-2019. This study uses secondary data from the Central Bureau of Statistics and the Surabaya City Health Office with time trend ecological study methods and spatial analysis. The results showed that there was a significant relationship between population density (p = 0.000; r = 0.308), healthy house coverage (p = 0.000; r = -0.363), and humidity at a 1 year lag time (p = 0.014; r = 0.949) with the proportion of smear-positive pulmonary TB. Meanwhile, the air temperature and rainfall factors showed a non-significant relationship with the proportion of smear-positive pulmonary TB. Based on the spatial analysis map, a clear pattern is found that the high proportion is found in sub-districts that have low coverage of healthy homes, but on the population density factor there is no clear pattern. Therefore, it is recommended to prevent and control pulmonary TB disease, especially in sub-districts that have a high population density and also through efforts to develop optimal healthy homes.
Read More
S-11020
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arinil Haq; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi, Dewi Susanna; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Achmad Prihatna, Didik Supriyono
Abstrak: Tuberkulosis adalah penyakit yang menjadi salah satu perhatian global. Berbagai faktordapat meningkatkan kejadian TB dan mempermudah penularan, salah satunya adalahfaktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ketinggianwilayah, kepadatan penduduk, dan rumah sehat dengan proporsi TB paru BTA positif diKota Pariaman, Bukittinggi, dan Dumai tahun 2010-2016. Penelitian ini merupakanstudi ekologi. Data kasus TB Paru BTA positif yang tercatat di Dinas Kesehatan KotaPariaman, Bukittinggi, dan Dumai diolah secara agregat pada setiap kecamatan diwilayah Kota Pariaman, Bukittinggi, dan Dumai tahun 2010 sampai 2016. Sumber datapada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota;Badan Pusat Statistik; serta Badan Informasi Geospasial. Data dianalisis dengan ujistatistik dan analisis spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasiantara ketinggian wilayah dengan proporsi TB paru BTA positif di Kota Bukittinggidengan kekuatan hubungan yang kuat dan berpola negatif. Terdapat korelasi antaraketinggian wilayah dengan proporsi kasus TB paru BTA positif di Kota Pariaman,Bukittinggi dan Dumai ketika di analisis secara bersamaan. Tidak terdapat korelasiantara kepadatan penduduk dan rumah sehat dengan proporsi TB paru BTA positif diKota Pariaman, Bukittinggi, dan Dumai tahun 2010-2016. Perlu adanya penyesuaianprioritas program yang ada sesuai dengan kondisi wilayah kota masing-masingberdasarkan ketinggian.Kata kunci:Tuberkulosis paru, ketinggian wilayah
Tuberculosis is a disease that has become one of the global concerns. Various factorscan increase the incidence of TB and facilitate transmission, one of which isenvironmental factors. This study aimed to determine the correlation between altitude,population density, and healthy homes with the proportion of smear-positive pulmonaryTB in Pariaman, Bukittinggi and Dumai in 2010-2016. This study is an ecologicalstudy. The data of smear-positive pulmonary TB cases recorded in Public Health Officewere processed in aggregate at each sub-district in Pariaman, Bukittinggi and Dumaiareas in 2010 until 2016. Data source in this research is secondary data obtained fromPublic Health Office; Central Bureau of Statistics; as well as the Geospatial InformationAgency. Data were analyzed by statistical test and spatial analysis. The results of thisstudy indicate that there is a correlation between altitude with the proportion of smear-positive pulmonary TB in Bukittinggi with the strength of a strong relationship and anegative pattern. There is a correlation between altitude with the proportion of smear-positive pulmonary TB in Pariaman, Bukittinggi and Dumai. There is no correlationbetween population density and healthy homes with proportion of smear-positivepulmonary TB in Pariaman, Bukittinggi and Dumai in 2010-2016. It is necessary toadjust the priority of existing programs in accordance with the conditions of each cityareabased on altitude.Key words:Smear-positive pulmonary tuberculosis, altitude.
Read More
T-5244
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Admiral; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Sri Tjahjani Budi Utami, Wibowo B. Sukijat, Muhadi
T-3242
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggun Steviana Putri; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Umar Fahmi Achmadi, Yuli Kurniasih
Abstrak: Penelitian ini menggunakan studi ekologi yang bertujuan untuk mencari korelasi spasial antara ketinggian wilayah, kepadatan penduduk, dan cakupan rumah sehat dengan proporsi TB paru basil tahan asam (BTA) positif di Kota Semarang, Kota Ungaran dan Kota Magelang 2016-2018. Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang, Kota Ungaran dan Kota Magelang dengan menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan, Badan Pusat Statistik dan Badan Informasi Geospasial dari tahun 2016-2018. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2021. Selanjutnya untuk analsis statistik data dilakukan uji korelasi Spearman untuk uji bivariat dan analisis spasial menggunakan teknik overlay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara variabel ketinggian wilayah dengan proporsi kasus TB paru BTA positif di Kota Semarang, Kota Ungaran dan Kota Magelang.
Read More
S-10823
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive