Ditemukan 29649 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Wekadigunawan, Cri Sajjana Prajna
614.4 CRI c
Depok : PT RadjaGrafindo Persada, 2023
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fatma Lestari, Hasbullah Thabrany
Abstrak:
Buku ini berisi tentang berbagai keunikan dan kreativitas penanganan wabah COVID-19 bersendikan kearifan lokal di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, buku ini juga berisikan informasi dan pandangan dari sejumlah pakar tentang perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia dan beberapa negara yang dinilai sukses melakukan penanganan pandemi. dengan tujuan dapat memberikan wawasan dan pemahaman wabah, serta menunjukkan pada dunia apa yang telah dilakukan Indonesia dalam penanganan wabah COVID-19.
Read More
614.4598 FAT p
Jakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2020
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fatma Lestari, Hasbullah Thabrany
Abstrak:
Buku ini berisi tentang berbagai keunikan dan kreativitas penanganan wabah COVID-19 bersendikan kearifan lokal di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, buku ini juga berisikan informasi dan pandangan dari sejumlah pakar tentang perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia dan beberapa negara yang dinilai sukses melakukan penanganan pandemi. dengan tujuan dapat memberikan wawasan dan pemahaman wabah, serta menunjukkan pada dunia apa yang telah dilakukan Indonesia dalam penanganan wabah COVID-19.
Read More
614.4598 FAT p
Jakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2020
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fatma Lestari, Hasbullah Thabrany
Abstrak:
Buku ini berisi tentang berbagai keunikan dan kreativitas penanganan wabah COVID-19 bersendikan kearifan lokal di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, buku ini juga berisikan informasi dan pandangan dari sejumlah pakar tentang perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia dan beberapa negara yang dinilai sukses melakukan penanganan pandemi. dengan tujuan dapat memberikan wawasan dan pemahaman wabah, serta menunjukkan pada dunia apa yang telah dilakukan Indonesia dalam penanganan wabah COVID-19.
Read More
614.4598 FAT p
Jakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 2020
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Penyusun: Safrizal, Mondastri Korib Sudaryo, Fatma Lestari, Semiarto Aji Purwanto, Multamia RMT Lauder, Edy Suharmanto, Danang Insita Putra, Djarot Dimas Achmad Andaru, Nurhanifah Hamdah, Herlina J. EL-Matury, Mochammad Arief Wicaksono, Oka Septiriani, Adonis Muzanni; Editor: Multamia RMT Lauder, Fahrel Wira Sambang
eb 614.4598 IND b
Jakarta : Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2023
Ebook Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
303.483 IND a
[s.l.] :
Depok: FKMUI, 2019, s.a.]
Prosiding Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
610 IND a
[s.l.] :
Depok: FKMUI, 2019, s.a.]
Prosiding Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
BNPB
614 PEN
Jakarta : BNPB, 2020
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lia Meiliyana; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dian Ayubi, Dien Anshari, Sarah Handayani, Purwa Kurnia Sucahyo
Abstrak:
Latar belakang : COVID-19 merupakan jenis penyakit menular baru, yang ditemukan pada Desember 2019 dan menjadi pandemi di tahun 2020. Tenaga kesehatan merupakan garda depan yang berjuang melindungi masyarakat melawan pandemi COVID-19. Tingkat kematian nakes di Indonesia sangat tinggi. Belum ada obat untuk penyakit ini, dan satu-satunya cara adalah dengan mencegah paparan penyakit dengan protokol kesehatan tepat dan konsisten. Teori perilaku yang digunakan pada penelitian ini adalah health belief model. Tujuan: untuk menganalisis perilaku pencegahan COVID-19 pada tenaga kesehatan puskesmas, dalam masa pandemi di Indonesia tahun 2020. Metode penelitian: kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan data sekunder, hasil survei PPPKMI yang bekerja sama dengan PPK FKM UI, yang diselenggarakan pada webinar ke-8 PPPKMI di bulan Juni 2020. Variabel independen yang dipilih: faktor modifikasi, persepsi kerawanan, persepsi keseriusan, persepsi hambatan, dan isyarat bertindak, dengan variabel dependennya perilaku pencegahan COVID-19 pada Tenaga kesehatan puskesmas di Indonesia. Hasil: Sampel didapatkan 651 responden yang bekerja di Puskesmas, dengan perempuan 82%, usia terbanyak 2029 tahun, PNS 54,7% dan wilayah kerja pulau Jawa 62,7%. Proporsi tindakan yang dilakukan yaitu selalu memakai masker saat keluar rumah 93,7%, ditempat kerja 96,2%, selalu mencuci tangan 90%, selalu menjaga jarak 86,7%, dan ketersediaan masker harian≥3 buah 81,6%. Deskripsi mempraktikan perilaku pencegahan sebesar 97,75%. Variabel yang signifikan adalah jenis kelamin, wilayah kerja dan persepsi hambatan. Kesimpulan: penelitian ini menemukan bahwa persepsi hambatan menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada tenaga kesehatan di Puskesmas dengan p-value =0,000 OR.2,293
Background: COVID-19 is a new contagious disease that was emerging in December 2019 and became a pandemic in 2020. Both morbidity and mortality rates have hit worldwide due to this disease. Health workers as the frontliner had to protect public from the COVID-19 infection. This study used Health Belief Model framework. Objective: To analyze the prevention behavior of COVID-19 among health workers at health centers, during the pandemic in Indonesia in 2020. Method: This study using cross-sectional approach on secondary data of the Association of Indonesian Public Health Educators and Educators (PPPKMI) 2020 in June 2020 survey. Selected variables consist of modification factors, perceived threats, perceived barriers, and cues to action. Whereas dependent variable wass the COVID-19 Prevention Behavior in Health Workers at the Puskesmas. Results: The total sample used was 651 respondents consist of 82% female, 20-29 years old, 54.3% civil servants and 66.2% working area in Java. The average of practicing preventive behavior was 97,75 points with the proportion of actions taken, namely always wearing mask when leaving the house 93,7%, at work 96.2%, always wash hands 90%, always keep a distance 85.7 and the availability of personal masks is above 96%. Independent variables that have a significant relationship with COVID-19 prevention behavior are Gender, Working Area and Perceptions of Barriers. Conclusion: this study found that perceived barriers were the most influencing factor on COVID-19 prevention behavior among health workers at Puskesmas p-value =0,000 OR.2,293
Read More
Background: COVID-19 is a new contagious disease that was emerging in December 2019 and became a pandemic in 2020. Both morbidity and mortality rates have hit worldwide due to this disease. Health workers as the frontliner had to protect public from the COVID-19 infection. This study used Health Belief Model framework. Objective: To analyze the prevention behavior of COVID-19 among health workers at health centers, during the pandemic in Indonesia in 2020. Method: This study using cross-sectional approach on secondary data of the Association of Indonesian Public Health Educators and Educators (PPPKMI) 2020 in June 2020 survey. Selected variables consist of modification factors, perceived threats, perceived barriers, and cues to action. Whereas dependent variable wass the COVID-19 Prevention Behavior in Health Workers at the Puskesmas. Results: The total sample used was 651 respondents consist of 82% female, 20-29 years old, 54.3% civil servants and 66.2% working area in Java. The average of practicing preventive behavior was 97,75 points with the proportion of actions taken, namely always wearing mask when leaving the house 93,7%, at work 96.2%, always wash hands 90%, always keep a distance 85.7 and the availability of personal masks is above 96%. Independent variables that have a significant relationship with COVID-19 prevention behavior are Gender, Working Area and Perceptions of Barriers. Conclusion: this study found that perceived barriers were the most influencing factor on COVID-19 prevention behavior among health workers at Puskesmas p-value =0,000 OR.2,293
T-6105
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Atika Zhafira; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Astrid Saraswaty Dewi
Abstrak:
Tren kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia selalu mengalami peningkatan dan saat iniIndonesia menjadi salah satu negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara.Tren peningkatan kasus juga terjadi di Kota Depok Jawa Barat. Per 17 Juli 2020 terdapat1.058 kasus positif di Kota Depok. Kondisi ini menjadi challenge bagi RSUI sebagai rumahsakit yang baru berdiri di Kota Depok. Namun disatu sisi sudah ditunjuk menjadi RSRujukan COVID-19 di Kota Depok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesiapanRSUI dalam melayani pasien di era COVID-19. Penelitian kualitatif ini menggunakanmetode wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen (dokuman dan media sosialRSUI) untuk memperoleh informasi. Penelitian memanfaatkan pendekatan HospitalReadines for COVID-19 WHO yang bersifat komprehensif dalam mempersiapkan rumahsakit menghadapi COVID-19. Hasil penelitian dalam penelitian ini didapatkan kesiapanRSUI secara umum sudah baik dalam memberikan pelayanan kepada pasien di era COVID-19. Secara umum 3 komponen yang siap seluruhnya, sedangkan 7 komponen masih terdapatkekurangan 2-3 rekomendasi aksi WHO.Kata kunci:COVID-19, hospital readiness, hospital preparedness, kesiapan rumah sakit
Trends in the case of the spread of COVID-19 in Indonesia is always increasing andcurrently Indonesia become a country which having the highest number of COVID-19 casesin South East Asia. The trend of increasing cases of COVID-19 is also occurred in DepokCity, West Java. On July 17, 2020 there were 1.058 positive cases in Depok City. Thissituation absolutely become a challenge for University of Indonesia Hospital as a newHospital in Depok City. But in the other side, nowadays University of Indonesia Hospital isappointing as referral hospital for COVID-19 in Depok City. The purpose of this researchis to learn University of Indonesia Hospital readiness in serving patients during COVID-19.This qualitative study used in depth interview, observation, document review (document andsocial media). The research utilizes approach of Hospital Readiness for COVID-19 WHOwhich have comprehensive recommendations for preparing hospital in the COVID-19 era.The results of this research found that University of Indonesia Hospital readiness wasgenerally good in providing service for patients in the COVID-19 era. In general, only threecomponents are fully prepared, while seven components still lack 2 until 3 recommendationsaction of WHO.Key words:COVID-19, hospital readiness, hospital preparedness, kesiapan rumah sakit.
Read More
Trends in the case of the spread of COVID-19 in Indonesia is always increasing andcurrently Indonesia become a country which having the highest number of COVID-19 casesin South East Asia. The trend of increasing cases of COVID-19 is also occurred in DepokCity, West Java. On July 17, 2020 there were 1.058 positive cases in Depok City. Thissituation absolutely become a challenge for University of Indonesia Hospital as a newHospital in Depok City. But in the other side, nowadays University of Indonesia Hospital isappointing as referral hospital for COVID-19 in Depok City. The purpose of this researchis to learn University of Indonesia Hospital readiness in serving patients during COVID-19.This qualitative study used in depth interview, observation, document review (document andsocial media). The research utilizes approach of Hospital Readiness for COVID-19 WHOwhich have comprehensive recommendations for preparing hospital in the COVID-19 era.The results of this research found that University of Indonesia Hospital readiness wasgenerally good in providing service for patients in the COVID-19 era. In general, only threecomponents are fully prepared, while seven components still lack 2 until 3 recommendationsaction of WHO.Key words:COVID-19, hospital readiness, hospital preparedness, kesiapan rumah sakit.
S-10386
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
