Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 11161 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Malik Saepudin
614.4 SAE e
Yogyakarta : Gosyen Publishing, 2020
Reserved (pinjaman 1 hari)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Malik Saepudin
614.4 SAE e
Yogyakarta : Gosyen Publishing, 2020
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurhayati Adnan Prihartono
PP.014 PRI
Depok : FKM-UI, 2019
Pidato Pengukuhan Guru Besar   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hendri Jhonson; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko, Andy Bendru
S-4364
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heru Laksono; Pembimbing: Bambang Sutrisna
S-3539
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Berita Epidemiologi
[s.l.] : jakarta Depkes, s.a.]
KIM (Katalog Induk Majalah)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kes. Masy. Indonesia (MKMI), XXIII, No.2, 1995: hal. 98-101
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herus Subaris, Rianto Aritonang, Handoko Riwidigdo, Bondan Palestin, Sri Arini Winarti
614.4072 MAN
Yogyakarta : Media Pressindo, 2004
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Stella Tracylia; Pembimbing: Rizka Maulida; Penguji: Trisari Anggondowati, Budi Setiawan
Abstrak:
Studi terkait mortalitas akibat kanker, khususnya di tingkat lokal, seperti provinsi, masih terbatas dan sebagian besar berfokus pada morbiditas atau prevalensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren mortalitas akibat kanker di Jakarta pada tahun 2017, 2019, 2021, dan 2023 menggunakan desain potong lintang dengan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta. Analisis univariat dilakukan untuk mengevaluasi tren mortalitas berdasarkan tahun, kelompok usia, jenis kelamin, wilayah, dan sumber pelaporan fasilitas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan peringkat kanker utama, di mana kanker trakea, bronkus, dan paru-paru, yang menjadi penyebab kematian tertinggi pada 2017, digantikan oleh kanker payudara mulai 2019. CSDR (Cause Specific Death Rate) kanker utama meningkat sejak 2017, menurun pada 2021, lalu mencapai puncaknya pada 2023. Mortalitas tertinggi terjadi pada kelompok lansia (43,9% – 44,6%) dan dewasa paruh baya (42,8% – 44,7%), dengan perempuan (52,0% – 57,7%) lebih banyak terdampak dibandingkan laki-laki (42,3% – 48%). Jakarta Timur melaporkan mortalitas tertinggi (27,9% – 30,8%), diikuti Jakarta Barat (20,9% – 26,7%), dengan rumah sakit sebagai sumber pelaporan utama (66,2% – 83,7%). Kasus-kasus tereksklusi dalam penelitian ini mencerminkan tantangan dalam pengumpulan dan pencatatan data yang akurat. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas data untuk mendukung kebijakan dan intervensi yang lebih efektif dalam mengurangi beban mortalitas akibat kanker.

Studies related to cancer mortality, especially at the local level, such as provinces, are still limited and mostly focus on morbidity or prevalence. This study aims to analyze cancer mortality trends in Jakarta in 2017, 2019, 2021, and 2023 using a cross-sectional design with data from the Jakarta Provincial Health Office. Univariate analysis was conducted to evaluate mortality trends based on year, age group, gender, region, and the reporting source from healthcare facilities. The results show a change in the ranking of major cancers, where tracheal, bronchial, and lung cancer, which was the leading cause of death in 2017, was replaced by breast cancer starting in 2019. The Cause-Specific Death Rate (CSDR) for major cancers increased since 2017, decreased in 2021, and then peaked in 2023. The highest mortality occurred in the elderly group (43.9% – 44.6%) and middle-aged adults (42.8% – 44.7%), with women (52.0% – 57.7%) being more affected than men (42.3% – 48%). East Jakarta reported the highest mortality (27.9% – 30.8%), followed by West Jakarta (20.9% – 26.7%), with hospitals as the primary reporting source (66.2% – 83.7%). Cases excluded from this study reflect challenges in the collection and recording of accurate data. This study emphasizes the importance of improving data quality to support policies and interventions that are more effective in reducing the cancer mortality burden.
Read More
S-11861
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora Intan Maghfira; Pembimbing: Dwi Gayatri; Penguji: Trisari Anggondowati, Nining Mularsih
Abstrak:
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama sehingga deteksi dini melalui program skrining menjadi strategi penting. Namun, pemetaan capaian dan pola faktor risiko hasil skrining PTM di Provinsi Jakarta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan program skrining PTM di Provinsi Jakarta tahun 2020-2024 menurut tahun, jenis kelamin, dan wilayah kota di Provinsi Jakarta tahun 2020–2024. Studi menggunakan desain epidemiologi deskriptif dengan rancangan ekologi berbasis data agregat Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta menurut tahun, jenis kelamin, dan lima wilayah kota. Hasil menunjukkan capaian skrining meningkat tajam dari 38,8% (2020) menjadi 99,1% (2021), mencapai 100% (2022), dan melampaui 100% pada 2023–2024 (100,4% dan 101,4%). Jumlah peserta skrining juga naik dari 2.746.144 (2020) menjadi 7.865.422 (2024), dengan mayoritas peserta perempuan (53,5%–56,1%). Tiga faktor risiko terbanyak secara konsisten adalah obesitas sentral, obesitas, dan tekanan darah tinggi. Pada 2024, proporsi obesitas sentral mencapai 45,5%, diikuti obesitas 32,0% dan tekanan darah tinggi 25,2%, dengan pola tiga faktor risiko teratas yang relatif serupa di seluruh wilayah kota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas sentral dan obesitas masih tinggi di Provinsi Jakarta sehingga diperlukan penguatan intervensi promotif–preventif yang lebih terarah menurut kelompok sasaran dan wilayah.

Non-communicable diseases (NCDs) represent a major public health concern; therefore, early detection through screening programmes is a critical strategy. However, evidence mapping screening coverage and the patterns of NCD risk factors identified through screening in Jakarta Province remains limited. This study aimed to describe the NCD screening programme in Jakarta Province from 2020 to 2024 by year, sex, and municipal area. A descriptive epidemiological study with an ecological design was conducted using aggregated data from the Jakarta Provincial Health Office by year, sex, and five municipal areas. The results showed that screening coverage increased sharply from 38.8% (2020) to 99.1% (2021), reached 100% (2022), and exceeded 100% in 2023–2024 (100.4% and 101.4%). The number of individuals screened also increased from 2,746,144 (2020) to 7,865,422 (2024), with females comprising the majority of participants (53.5%–56.1%). The three most frequently identified risk factors were consistently central obesity, obesity, and hypertension. In 2024, the proportion of central obesity reached 45.5%, followed by obesity at 32.0% and hypertension at 25.2%, with a broadly similar pattern of the top three risk factors across all municipal areas. The study concludes that central obesity and obesity remain high in Jakarta Province, underscoring the need to strengthen more targeted health promotion and preventive interventions by population group and area.
Read More
S-12210
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive