Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38369 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nita Chaerani Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf
S-632
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewa Made Angga Wisnawa; Pembimbing: Syahrizal Syarif
S-615
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lucia Veronica Pardede; Pembimbing: Mary A. Wangsarahardja
S-530
Depok : FKM UI, 1990
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Moechherdiyantiningsih; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono
S-484
Depok : FKM UI, 1989
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hafni Rochman; Pembimbing: Soeratmi Poerbonegoro
S-573
Depok : FKM UI, 1991
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Oki Permana; Pembimbing: Ronnie Rivany
S-770
Depok : FKM UI, 1994
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Junaidi; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo; Ratna Djuwita
T-1577
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sumaryadi Martono; Pembimbing: Yayuk Hartriyanti
S-1471
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adhi Dharmawan Tato; Pembimbing: Syafri Guricci
S-1008
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nissa Noor Annashr; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: KLusharisupeni, Bambang Wispriyono, Diah Wati, Didik Supriyono
Abstrak: Timbal merupakan salah satu logam berat yang mencemari udara dan terus menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang paling serius. Absorpsi timbal yang meningkat menyebabkan terjadinya penurunan kadar Hb, penurunan jumlah dan pemendekan masa hidup eritrosit, peningkatan jumlah retikulosit dan peningkatan jumlah eritrosit berbintik basofilik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efek dari kadar timbal dalam darah terhadap kadar Hb dan eritrosit berbintik basofilik pada siswa SD di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Sampel darah vena diambil dari 103 siswa SD Cinangka untuk diukur kadar timbal dalam darah, kadar Hb dan eritrosit berbintik basofilik. Kuesioner digunakan untuk mengetahui data mengenai tingkat pendidikan pendapatan orangtua dan asupan zat gizi. Variabel status gizi diketahui melalui perhitungan Indeks Massa Tubuh/Umur (IMT/U) yang dikonversikan ke dalam skala Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan 61,2% siswa SD memiliki kadar timbal dalam darah tinggi (≥ 10 μg/dl). Hasil analisis statisik dengan chi square menunjukkan bahwa asupan protein (p = 0,03; OR = 4,184 95% CI : 1,062-16,49) dan asupan zat besi (p = 0,008; OR = 5,398 95% CI : 1,406-20,718) memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar Hb pada siswa SD Cinangka. Untuk variabel dependen eritrosit berbintik basofilik, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kadar timbal dalam darah yang tinggi (p = 0,001; OR = 180 95% CI : 38,093-850,551) dan pendidikan ibu yang rendah (P = 0,005; OR = 3,92 95% CI : 1,459-10,532) merupakan faktor risiko terjadinya eritrosit berbintik basofilik pada siswa SD. Kata Kunci : kadar timbal dalam darah, kadar Hb, eritrosit berbintik basofilik
Read More
T-4280
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive