Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37813 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sjahrul Meizar Nasri
PP.012 Nas
Depok : FKM-UI, 2023
Pidato Pengukuhan Guru Besar   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ida Fauziah; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Rita Damayanti, Saleh Budi Santoso, Nathanael
Abstrak:
Latar Belakang : Kabupaten Karawang adalah salah satu daerah dengan kawasan industri terbesar di Indonesia. Tingginya jumlah pekerja di industri tersebut membuat klaster industri menjadi penyumbang kasus Covid-19 di wilayah Kab.Karawang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu, faktor specific health belief, dan faktor lingkungan dengan perilaku penerapan protokol kesehatan (3M) pencegahan Covid-19 pada pekerja industri manufaktur. Metode : Desain studi yang digunakan adalah cross sectional. Data dikumpulkan pada bulan Agustus ? September 2022 melalui survei online secara non-probablity sampling dengan sampel 454 pekerja. Hasil : Sebagian besar responden pekerja industri manufaktur memiliki perilaku yang baik (50.2%) dalam perilaku penerapan protokol kesehatan (3M). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku penerapan protokol kesehatan (3M) pencegahan Covid-19 adalah pengetahuan (p value = 0.038, OR=1.66), dukungan keluarga (p value = 0.001, OR=2.23), & penerapan kebijakan pencegahan Covid-19 di tempat kerja (p value = 0.034, OR=1.66). Pekerja dengan dukungan keluarga yang rendah berpeluang 2.2 kali lebih tinggi memiliki perilaku penerapan protokol kesehatan (3M) yang kurang dibandingkan pekerja dengan dukungan keluarga inti yang tinggi setelah dikontrol variabel pengetahuan, penerapan kebijakan pencegahan Covid-19, sikap, persepsi kerentanan, persepsi manfaat, dukungan rekan kerja, & dukungan tenaga kesehatan. Kesimpulan : Untuk meningkatkan perilaku penerapan pencegahan Covid-19 pekerja tetap perlu diberikan edukasi yang rutin oleh tenaga kesehatan dengan melibatkan keluarga pekerja serta didukung dengan pengawasan dari penerapan kebijakan pencegahan Covid-19 dari manajemen perusahaan.

Background: Karawang Regency is one of the areas with the largest industrial estate in Indonesia. The high number of workers in the industry makes the industrial cluster a contributor to Covid-19 cases in the Karawang Regency area. Objective: This study aims to determine the relationship between individual factors, specific health belief factors, and environmental factors with the behavior of implementing health protocols (3M) to prevent Covid-19 in manufacturing industry workers. Methods: The study design used was cross sectional. Data were collected in August - September 2022 through an online survey by non-probability sampling with a sample of 454 workers. Results: Most respondents of manufacturing industry workers have good behavior (50.2%) in the behavior of implementing health protocols (3M). The results of multivariate analysis show that the variables that have a significant relationship with the behavior of implementing health protocols (3M) for Covid-19 prevention are knowledge (p value = 0.038, OR = 1.66), family support (p value = 0.001, OR = 2.23), & implementation of Covid-19 prevention policies in the workplace (p value = 0.034, OR = 1.66). Workers with low family support were 2.2 times more likely to have poor health protocol implementation behavior than workers with high nuclear family support after controlling for variables of knowledge, implementation of Covid-19 prevention policies, attitudes, perceived vulnerability, perceived benefits, coworker support, & health worker support. Conclusion: To improve the behavior of implementing Covid-19 prevention, workers still need to be given routine education by health workers by involving workers' families and supported by supervision of the implementation of the Covid-19 prevention policy from company management.
Read More
T-6525
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
M. Dody Izhar; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan
S-1436
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hugo Nainggolan; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Fatma Lestari, Gerry Aditya Herwanto Putra, Sutarno
Abstrak:
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) telah berjalan selama lebih dari 10 tahun dan menjadi suatu pedoman atau acuan yang bersifat wajib untuk dilaksanakan bagi perusahaan yang memiliki potensi bahaya besar atau mempekerjakan paling sedikit 100 orang pekerja. Penerapan SMK3 merupakan salah satu upaya preventif yang harus dilakukan akibat meningkatnya risiko kecelakaan kerja. SMK3 adalah penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dapat meminimalkan risiko kerugian moral dan moneter, kehilangan jam kerja, serta keselamatan orang dan lingkungan. Penelitian ini adalah penelitian gabungan (mixed method). Dalam penelitian ini, teknik pengolahan data secara kuantitatif dilakukan untuk mengukur hasil penerapan SMK3 di industri galangan kapal kecil PT. X, PT. Y, dan PT. Z menggunakan instrumen audit tingkat awal (64 kriteria SMK3) sesuai PP No. 50 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan pada Bulan September 2023 - Oktober 2023 yang dengan pengambilan data observasi pada industri galangan kapal kecil PT X., PT. Y, dan PT. Z digunakan untuk mengukur tingkat pencapaian penerapan SMK3 di 3 industri galangan kapal kecil PT. X, PT. Y, dan PT. Z berdasarkan instrumen audit SMK3 PP No. 50 Tahun 2012 tingkat awal (64 kriteria) Manajer HSE dari setiap perusahaan di PT. X, PT. Y, dan PT. Z merupakan responden yang memberikan dokumen dan keterangan. Hasil penelitian didapatkan fakta bahwa Tingkat kesesuaian penerapan SMK3 PT. X : 21,88 %, PT. Y : 3,13 %, PT. Z : 21,88 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. X sebesar 78,12 % dengan temuan mayor sebesar 51 %, temuan minor sebesar 45 %, dan temuan kritikal sebesar 4 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. Y sebesar 98,44 % dengan temuan mayor sebesar 49,21 %, temuan minor sebesar 49,21 %, dan temuan kritikal sebesar 1,58 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. Z sebesar 78,12 % dengan temuan mayor sebesar 52 % dan temuan minor sebesar 48 %.

Government Regulation (GR) Number 50 of 2012 concerning the Occupational Safety and Health Management System (OSHMS) has been running for more than 10 years and has become a mandatory guideline or reference to be implemented for companies that have the potential for major hazards or employ at least 100 workers. The implementation of OSHMS is one of the preventive efforts that must be carried out due to the increased risk of work accidents. OSHMS is the implementation of an occupational safety and health management system that will be able to minimize the risk of moral and monetary losses, loss of working hours, as well as the safety of people and the environment. This research is a mixed method. In this study, quantitative data processing techniques were carried out to measure the results of the application of OSHMS in the small shipyard industry of PT. X, PT. Y, and PT. Z uses an initial level audit instrument (64 OSHMS criteria) according to PP No. 50 of 2012. This research was conducted in September 2023 - October 2023 with observational data taken on the small shipyard industry of PT X, PT. Y, and PT. Z. Used to measure the level of achievement of the application of SMK3 in 3 small shipyard industries of PT. X, PT. Y, and PT. Z based on the audit instrument OSHMS PP No. 50 Year 2012 entry level (64 criteria) HSE Manager from each company at PT. X, PT. Y, and PT. Z is a respondent who provides documents and information. The results of the study found that the level of suitability of the application of OSHMS PT. X : 21.88 %, PT. Y : 3,13 %, PT. Z : 21,88 %. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. X is 78.12% with major findings of 51%, minor findings of 45%, and critical findings of 4%. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. Y is 98,44% with major findings of 49,21%, minor findings of 49,21%, and critical findings of 1,58%. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. Z is 78,12% with major findings of 52 % and minor findings of 48%.
Read More
T-6899
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agung Surya Irawan; Pembimbing: Fat ma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Yulianto Sulistyo Nugroho, Yoki Yulizar
Abstrak:

Salah satu upaya untuk menyeimbangkan perlindungan terhadap lingkungan dan kepentingan ekonomi pada dunia industri adalah dengan mengupayakan kctersediaan energi altematif dari sumber yang dapat diperbahami dibandingkan penggunaan energi dari slumber yang tidak dapat diperbaharui. Sekam padi merupakan salah satu Iimbah biomas yang tersedia dalam jumlah besar dan memiliki kandungan energi yang tinggi namun menghasilkan polusi terhadap lingkungan serta resiko kcschatan yang rendah jika dibandingkan pembakaran dengan menggunakan bahan bakar yang bcrasal dari fossil. Dalam proses penggunaannya serta keuntungan yang diberikan, debu sekam padi scbagai energi altematif juga membawa porensi bahaya yang memerlukan penanganan memadai, oleh karena itu pengkondisian awal berdasarkan karakteristik bahan merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan pananganan sccara aman untuk material padatan yang memiliki ukuran partikcl sangat halus (seperti bubuk, tepung dan debu) hingga sifat - sifat yang berpengaruh terhadap keselamatan dan kesehatan diketahui. Dengan diketahuinya karakteristik debu sekam padi terhadap kemampuan dapat terbakar dan Iedakan maka didapatkan model dcsain peralatan dan proses dengan mempertimbangkan upaya pencegahan dan perlindungan dari bahaya ledakan awan debu guna memenuhi persyaratan manajemen keselamatan proses pada fasilitas pemanfaatan debu sckam padi di insincrator semen Berdasarkan hasil uji laboratorium yang diperoleh diketahui bahwa debu sekarn padi memiliki karakteristik dapat terbakar dengan tingkat Iedakan debu kelas I dan kemampuan tekanan maksimum ledakan sebcsar 6,7 Bar serta energi minimum yang dibutuhkan untuk pcnyalaan sebesar


One of the efforts to balance the protection of the environment and economic purpose in the industrial world is by trying to provide alternative energy from renewable source rather than using the energy from un-renewable source. Rice husk is one of biomass waste that is available in very large amount and contain high energy potential but can contribute less pollution to the environment and low health risk if compared to combustion using fossil-base iitel. ln the utilimtion process and the benefit that it can contribute, rice husk dust as an altemative energy also carries hamrd potential which needs sufficient handling, thus preconditioning based on material characteristic is very important in determining the safe handling for solid material that contains very small particle size (such as powder and dust) so that all the attributes that can atfect to the health and safety can be discovered. In knowing the characteristic of rice husk dust to its combustible and explosion capability, then the model of equipment design and process can be established, also by considering the prevention effort and protection from hazard from dust cloud explosion in the effort to fultill the requirement of process safety management at rice husk dust utilization facility at the cement incinerator. Based on laboratorial test result, it is discovered that rice husk dust have the combustible capability characteristic with tingkat ledakan debu kelas l and maximum explosive pressure of 6,7 Bar and minimum ignition energy needed is 

Read More
T-2817
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Metha Ayu Lestari; Pembimbing: Hendra; Penguji: Fatma Lestari, Diperanata Sinulingga
S-6270
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Rizawahyu; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Suzanna Daulay
S-6342
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ali Mulyadi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Yuni Kusminanti, Dadan Erwandi
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai peluang pengembangan dan rancangan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line pada pekerjaan yang dilakukan dilingkungan UI. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian ini adalah bahwa UI perlu mengembangkan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; UI telah memiliki kebijakan umum yang mendukung pengembangan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; UI memiliki sumber daya dan organisasi yang dapat diberdayakan dalam pengembangan dan pelaksana harian sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; metode yang paling tepat untuk identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja di UI adalah dengan menggabungkan metode Job Hazard Analysis (JHA) dan Manajemen Risiko dari Australian Standart/New Zealand Standart (AS/NZS); dibutuhkan suatu tim khusus untuk mengelola dan mengembangkan sistem lebih lanjut; di UI terdapat berbagai macam jenis pekerjaan dan kegiatan akademik ataupun non-akademik; bahaya yang paling banyak terdapat di kegiatan atau pekerjaan di UI adalah bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan biologi; risiko kegiatan di UI beragam dari risiko yang kecil sampai besar.
Read More
S-6667
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Randy Novirsa; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Riris Nainggolan
S-7253
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ariani; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Budi Hartono, Laila Fitria, Margareta Maria Sintorini Moerdjoko, Didik Supriyono
Abstrak:
Polusi udara akibat urbanisasi dan industrialisasi, termasuk industri semen, merupakan masalah signifikan. Industri semen menjadi sumber polusi industri terbesar ketiga, mengeluarkan lebih dari 500.000 ton SO2, NO2, dan CO per tahun. Nitrogen Dioksida (NO2) adalah gas reaktif yang dapat mengiritasi saluran pernapasan manusia. Di kawasan industri semen Desa Citeureup, aktivitas industri dan lalu lintas padat meningkatkan risiko emisi dan masalah kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) untuk mengukur kualitas udara di 16 titik pada tiga zona berdasarkan jarak dari sumber pencemar. Sampel udara diambil menggunakan midget impinger selama satu jam dan dianalisis dengan spektrofotometri. Hasil menunjukkan konsentrasi NO2 di bawah baku mutu menurut PP RI No. 22 Tahun 2021, dengan konsentrasi tertinggi di zona 3 (0,0346 mg/m³). Rata-rata waktu pajanan balita adalah 23,02 jam/hari, frekuensi pajanan 350,58 hari/tahun, dan durasi pajanan 2,64 tahun. Nilai tingkat risiko (RQ) real-time adalah

Air pollution due to urbanization and industrialization, including the cement industry, is a significant problem. The cement industry is the third largest source of industrial pollution, emitting more than 500,000 tons of SO2, NO2 and CO per year. Nitrogen Dioxide (NO2) is a reactive gas that can irritate the human respiratory tract. In the cement industry area of Citeureup Village, industrial activities and heavy traffic increase the risk of emissions and health problems. This study used the Environmental Health Risk Analysis (EHRA) method to measure air quality at 16 points in three zones based on distance from pollutant sources. Air samples were collected using a midget impinger for one hour and analyzed by spectrophotometry. The results showed that the NO2 concentration was below the quality standard according to PP RI No. 22 of 2021, with the highest concentration in zone 3 (0.0346 mg/m³). The average exposure time of toddlers was 23.02 hours/day, exposure frequency was 350.58 days/year, and exposure duration was 2.64 years. The real-time risk quotient (RQ) value was
Read More
T-7106
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive