Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35419 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Effendi; Pembimbing: Mary A. Wangsarahardja
S-223
Jakarta : FKM UI, 1985
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sahab H. Sibuea; Pembimbing: Sudarti
T-273
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Krisnawati; Pembimbing: Akmal Hadi
S-421
Depok : FKM UI, 1988
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widji Lestari; Pembimbing: Hadi Pratomo
S-660
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firdinand; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Jaslis Ilyas, Sutoto, Eko Hendro Saputra
Abstrak:
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan efek psikologis terhadap tenaga kesehatan, mereka mengalami peningkatan beban kerja/ jam kerja serta kekurangan APD. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menilai efek psikologis Pandemi COVID-19 pada tenaga kesehatan di RSUD Ahmad Yani Kota Metro, Lampung. Populasi penelitian adalah dokter, bidan dan perawat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada periode April-Mei 2022. Penilaian menggunakan kuisioner GAD-7, PSS-10, dan Work-Family Balance untuk menilai efek psikologis. Hasil penelitian mendapatkan bahwa tenaga kesehatan dengan masa kerja yang lama, usia yang dewasa dan sudah memiliki anak cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, namun tidak terdapat hubungan antara masa kerja, usia dan keberadaan anak dengan tingkat kecemasan dan keseimbangan pekerjaan-keluarga. Hasil lainnya adalah terdapat hubungan antara status pekerjaan dan tingkat stres, namun tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, status pekerjaan dan pekerjaan dengan tingkat kecemasan, tingkat stres dan keseimbangan pekerjaan-keluarga. Tidak terdapat perbedaan efek psikologis tenaga kesehatan berdasarkan unit kerja dan perbedaan profesi antara dokter dan perawat. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat efek psikologis Pandemi COVID-19 dalam berbagai tingkatan pada tenaga kesehatan di RSUD Ahmad Yani Kota Metro, Lampung. Rekomendasi yang disampaikan adalah perlu strategi penanggulangan untuk mengatasi permasalahan psikologis menggunakan model HCPS dengan dukungan dari manajemen, termasuk penyiapan persyaratan diantaranya ketersediaan tim psikologi. Kata kunci: Efek Psikologis, Tenaga Kesehatan, Rumah Sakit dan COVID-19
The COVID-19 pandemic has caused psychological effects health workers, they have increase in workload or working hours and lack of Personal Protective Equipment. This study aims to identify and assess the psychological effects of the COVID-19 pandemic on health workers at Ahmad Yani Hospital, Metro, Lampung and population are doctors, midwives and nurses. This study is a quantitative with a cross sectional study design and was conducted in April-May 2022. The assessment used the GAD-7, PSS-10, and Work-Family Balance questionnaires to assess psychological effects. The results found that health workers with long tenure, mature age and children have lower stress levels, but there is no relationship between tenure, age and having children with anxiety levels and work-family balance. Another result, there is a relationship between work status and stress levels, but there is no relationship between gender, work status and work with anxiety levels, stress levels and work-family balance. There are no differences in the psychological effects of health workers based on work units and differences in professions. The conclusion is there are psychological effects of COVID-19 pandemic at various levels on health workers at Ahmad Yani Hospital, Metro, Lampung. Recommendation submitted is prevention strategy needs to overcome psychological problems using the HCPS model with support from management, including the preparation of requirements such as availability of psychology team.
Read More
B-2587
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adelina Nainggolan; Pembimbing: Mary A. Wangsarahardja
S-214
Jakarta : FKM UI, 1985
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wasludin; Pembimbing: Purnawan Junadi
S-1046
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mashaurani Yamin; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Luknis Sabri, Engkus Kusdinar Achmad, Dwi Susilowati, Minarto
T-2718
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
LIder Umar; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Ella Nurlela Hadi, Harni Kusno, Flourisa Sudrajat
T-2749
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Wahyuningsih; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Jaslis Iljas, Tati Nurhayati, Bagus Satriya Budi
Abstrak:

Kepesertaan JPKM masih rendah atau hanya 0,3% dari jumlah penduduk Indonesia (SUSENAS 2004 dalam Depkes RI 2006). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor dari dalam dan faktor-faktor dari luar keluarga terhadap kepesertaan masyarakat dalam JPKM sukarela di Kota Metro Tahun 2008. Populasi penelitian ini adalah seluruh Kepala KeIuarga (KK) di Kota Metro Lampung. Penelitian ini merupakan survei (non experiment) dirnana data ini dikumpuIkan seeara cross sectional. Jumlah sampel 131 IC.K yang diambil secara klaster yaitu di tiap kecamatan diambil satu kelurahan tiap kelurahan secara random ditentukan sampel menurut jumlah proporsi KK yang ada (sconpel random sampling). Penelitian ini kemudian menemukan bahwa ada hubungan antara faktor-faktor dari dalam keluarga (Umur KK, Jenis kelamin KK, Pendidikan KK, Pengetahuan KK, Pekerjaan KK, Penghasilan KK, Juralah anggota keluarga dan Arti sakit bagi keluarga) dan faktor-faktor dari luar keluarga (Promosi JPKM, Dukungan Pernerintah, Keberadaan asuransi lain/Askin, Pola Perilaku Masyarakat dalarn Menghadapi Sakit, Lokasi pelayanan Kesehatan dengan JPKM) terhadap kepesertaan dalam JPKM. Dan i penelitian ini ditemukan hanya 14,5% yang menjadi peserta JPKM. Ini diperkuat dengan fakta pertanyaan terbuka yang menyatakan rnasyarakat mempersepsikan bahwa JPKM adalah jaminan pemeliharan kesehatan untuk orang miskin. Analisis variabel dalam penelitian ini menernukan adanya hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan KK (faktor dari dalam keluarga) serta variabel dukungan pemerintah dan pola perilaku masyarakat dalam menghadapi sakit (faktor dari luar keluarga) dengan kepesertaan JPKM. Dan Analisis selanjutnya (multivariat) ditemukan bahwa faktor pengetahuan KK berpengaruh terhadap kepesertaan .TPKM sukarela (p-,043) Odd Ratio (OR) 3,42 yang berarti mereka (KK) yang rnengetahui JPKM sukareta mempunyai pe1uang 3-4 kali menjadi peserta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan sangat mempengamhi kepesertaan JPKM sukarela melalui pembentukan persepsi yang benar tentang .JPKM Sebagai saran maka JPKM sukarela ini yang sebenamya merupakan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan sebagai mana yang dicita-citakan dalam pembangunan kesehatan perlu didorong melalui extensifikasi sosialisasi JPKM sukarela yaitu melalui berbagai peluang, jalur dan cam yang memungkinkan. Ini sesuai dengan amanat UU no 23 Th 1992 tentang kesehatan pasal 66 ayat 1: Pemerintah mengembangkan, membina dart mendorong jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat (.111134) sebagai cam yang dijadikan landasan setiap penyelenggaraan perneliharaan kesehatan, yang pembiayaannya dilaksanakan secara pra-upaya , berazaskan usaha bersama dan kekeluargaan.


The study has a purpose on explore the internal and external factors on the family for the voluntarily membership of the RICA at Kota Metro, Lampung at the year of 2008. The study is a survey (non-experiment) and data is gathered by a cross sectional design. The population of the study is the Head of the Household (NH) of Kota Metro, Lampung. The sample size is 131 of HH that withdrawn by a cluster sampling method, i.e. in every sub-district there will be one neighborhood is chosen, and from every neighborhood, a random sampling method is used to get the sample proportionately with the number oh the HH in the neighborhood. The study found that there is a relationship between the family internal and the external factors with the membership for JPKM. The internal factors are consists of the age, sex, education, knowledge, occupation, and the income of the HA member of the family, and the mean of the illness for the family. While the external factors are the .113KIvl campaign, government support, availability of Poor Family Insurance or other insurance, community behavior pattern to deal with the illness, the location of health services with WKM. The study reveal that there is only 14.5% is a member of JPKM, because mostly perception on the community say that JPKM is a health security for the poor. Analysis found that there is a significant relationship between variables of HH's knowledge (family's internal factor), government support variable and community behavior pattern in dealing with the illness (family's external factor), and the membership of JPKM Further analysis (multivariate) found that the factor of HI-I's knowledge have the influence to the involuntary membership on JPICIVI (p value: 0.043) has the OR on 3.42, and it means that I-11-1 with a good knowledge have opportunity to become a JPKM membership 34 times in compare with HH with low knowledge. To conclude, knowledge has a great extent in influencing the voluntary membership for JPIKM through a proper understanding of perception on JPKM It is suggested, as it hopes in the health development goals, that voluntary JPKM membership, as a form of community participation on health area, should be supported by a broadening socialization of the JPKM voluntary membership through any opportunity, channel and possibilities way. This also consistent with the statement of the U1.1 NO. 23, 1992 in relation to health, at the Chapter 66 verse 1 "The government should support and encourage the JPKM as a foundation of any application for health care that financed by a pre-finance scheme, base on a kinship mutually affair".

Read More
T-2839
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive