Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26803 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yussiana Elza; Pembimbing: Tri Krianto
S-1126
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermina, Nurfi Afriansyah
BPSK Vol.13, No.4
Surabaya : Balitbangkes Kemenkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulfira Media, Rachmalina, Helper Manalu
MPPK Vol.XVI, No.3
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bul. Pen. Kes. (Bulitkes), Vol.39, No.1, 2011, hal. 22-33, ( Cat ada di bendel 2008-2011 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bul. Pen. Kes. (Bulitkes), Vol.39, No.1, 2011, hal. 22-33, ( Cat ada di bendel 2011-2014 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurkhalida; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktaminati, Dumilah Ayuningtyas, Hera Nurlita
Abstrak:

ABSTRAK Tesis ini membahas tentang pembuatan Rencana Aksi Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 khususnya pada BAB V yang mengatur tentang pemberian ASI eksklusif di tempat kerja di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tahun 2014 – 2016. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain operational research yang menggunakan metode wawancara mendalam (indepth interview). Setelah melalui input stage dengan menggunakan analisis SWOT, matching Stage dengan Internal dan External Matriks, dilanjutkan lagi dengan Decision stage dengan QSPM matrix dan akhirnya adalah penetapan indikator kinerja dengan perspektif Balance Scorecard. Berdasarkan proses tersebut didapatkan penetapan strategi untuk Dinas Kesehatan Kota Tangerang adalah menetapkan anggaran untuk program ASI eksklusif dan penyusunan peraturan daerah tentang ASI eksklusif di tempat kerja. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk melakukan Concensuss Decision Making Group, sehingga didapatkan sebuah kesepakatan dari semua pembuat kebijakan di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan Pemerintah Daerah Kota Tangerang yang sesuai dengan apa diharapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Kata kunci : PP 33 TAhun 2012.


 ABSTRACT This thesis discusses the making of the Action Plan on Implementation of Government Regulation Number 33 year 2012 in particular in Chapter V the set of exclusive breastfeeding in the workplace in Tangerang City Health Office Year 2014-2016. This study is a qualitative research design with operational research using in-depth interview. After going through the input stage using SWOT analysis, matching Stage with Internal and External Matrix, followed again by the Decision stage with QSPM matrix and establishment of performance indicators with Balance Scorecard perspectives. Obtained by the process of determining a strategy for Tangerang City Health office is to set a budget for the program of exclusive breastfeeding and drafting local regulations on exclusive breastfeeding in the workplace. From the results of this study are advised to do Concensuss Decision Making Group, so that it acquired an agreement from all policy makers in Tangerang City Health office and Tangerang City Government in accordance with what was expected by the Tangerang City Health Office. Keyword : Government regulation number 33 year 2012

Read More
T-3759
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yefrida; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
T-497
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tantur Syahdrajat
CDK Vol.36, No.4 (2009)
Jakarta : Kalbe Farma, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nelvi; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Endang L. Achadi, Kusharisupeni, Tetty Harefa, Prastowo
Abstrak:
Prevalensi pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah. Data Survei kesehatan Nasional pada bayi usia 0-3 bulan baru mencapai 48,0% dart pada usia 4-5 bulan hanya 14,0%. Kegagalan ASI eksklusif telah dimulai sejak 3 hari kelahiran bayi dengan inisiasi pemberian ASI yang terlambat dan pemberian makanan/minuman dalam tiga hari pertama kelahiran. Keadaan ini sangat memprihatinkan dan berdampak dengan kejadian diare pada bayi berusia kurang 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inisiasi pemberian ASI pada ibu- ibu yang melahirkan di RB Puskesmas Jakarta Pusat tahun 2004 dan faktor-faktor apa yang berhubungan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional, pengumpulan data dilakukan dari data primer di 8 RB Puskesmas Jakarta Pusat. Yaitu RB Puskesmas Kemayoran,Cempaka Putih, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Senen, Gambir, Johar Baru. Jumlah sampel 243 responden, dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus s/d 27 September 2004. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner meliputi variabel umur ibu, pendidikkan, pekerjaan, pengetahuan, paritas, jarak kelahiran, rencana kehamilan, jenis kelamin bayi, berat badan lahir bayi, dukungan keluarga, pengetahuan petugas. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, analisis bivariat menggunakan chi quire dan analisis multivariate menggunakan regresi logistic. Hasil penelitian ini menyimpulkan inisiasi pemberian ASI lambat cukup tinggi 32,9% seharusnya semua ibu post partum melakukan inisiasi pemberian ASI dini. Hasil analisis bivariat menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan secara bermakna dengan inisiasi pemberian ASI adalah pendidikan ibu, pekerjaan ibu dan rencana kehamilan. Dari hasil uji analisis multivariat terdapat dua variabel yng berhubungan bermakna dengan inisiasi pemberian ASI yaitu pekerjaan ibu (OR = 2,068) dan rencana kehamilan (OR = 0,145). Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan variabel yang paling dominan berhubungan dengan inisiasi pemberian ASI adalah pekerjaan ibu. Mengingat cukup tingginya proporsi inisiasi pemberian ASI lambat di RB puskesmas Jakarta Pusat disarankan agar lebih meningkatkan peran petugas kesehatan tentang pemberian ASI. Tidak melakukan promosi susu formula untuk bayi. Perlu ditingkatkan ceramah ilmiah secara rutin yang berkesinambungan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Bersalin serta dibuat kebijakan tentang keberadaan susu formula.

The Factors that are Related to the Initiation of Breast Feeding at Public Health Center (Puskesmas) RB Jakarta Pusat, 2004The prevalence of exclusive time for breast feeding in Indonesia is still at low level. The result of a National Health Survey shows that infant at age of 0-3 months have achieved 48,0% and only 14,0% at age of 4-5 months. The failings of the exclusive breast feeding has been started at 3 days from the delivery day by the lateness of the initiation time of breast feeding and nutrition giving in the first three days of delivery day. This condition is so sadden and results in diarrhea in babies at age less than 6 months. The objective of this research is to discover the initiation of breast feeding in mothers who have delivered their babies at Maternal Care Health , Jakarta Pusat in 2004 and the related factors. The model for this research is Cross Sectional. The compilation of the primary data has been done at 8 different Maternal Care health at Jakarta Pusat; which are: Puskesmas Kemayoran, Cempaka Putih, Tanah Abang, Menteng, Sawah Besar, Senen, Gambir and Johar Baru. The size of the respondents is 243, which has been done from August 14th 2004 until September 27th, 2004. The methods for data compilation were interviews complete with questionnaires about mother's age, education level, occupation, knowledge level, parity, time between delivery, pregnancy planning, babies' sex, babies weight, family support and the knowledge of the health provider. The data analysis which have been done are univariant, bivariant (Chi Square) and multivariant (logistic regression). The results of this research conclude that the late initiation of breast feeding is relatively low (32.9%), where all post partum mothers should have early initiation of breast feeding. Bivariant analysis shows that the factors that are significantly related to the initiation of breast feeding are mother's education, occupation and pregnancy planning. Multivariant analysis shows that there are 2 variables that are significantly related to the initiation of breast feeding, which are mother's occupation (OR=2.068) and pregnancy planning (OR=0.145). Based on those 2 variables, it can be concluded that the most dominant variable is mother's occupation. In relation with the proportion of initiation of late breast feeding at Puskesmas RB, Jakarta Pusat, these following points are suggested: to empower the role of Puskesmas' officer, to hold the promotion of formulas for babies, to support the regular public oration and to formulate a policy on formulas for babies.
Read More
T-2054
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
E Marlinawati Gurning; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Sudijanto Kamso, Siti Arifah Pujonarti, Yosnelli; Ribka Ivana Sebayang
T-5714
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive