Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 7205 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Anggun Retnita; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Erni Trisnasari, Amila Megraini
Abstrak:

Penyusunan rencana strategis merupakan langkah penting dalam memastikan rumah sakit mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan, menjawab tantangan persaingan, dan memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis RS Permata Serdang untuk periode 2025–2029 berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis IE Matrix, dan TOWS Matrix, serta penyusunan Key Performance Indicators (KPI) dan rencana tindak lanjut. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, wawancara mendalam, serta telaah terhadap data sekunder terkait demografi, epidemiologi, dan kebijakan kesehatan di wilayah Serang dan Cilegon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Permata Serdang berada pada Kuadran V (hold and maintain) dalam Matriks IE. Namun demikian, strategi yang dipilih diarahkan ke pendekatan grow and build untuk mendorong pertumbuhan layanan dan daya saing rumah sakit. Beberapa strategi prioritas yang dihasilkan meliputi pengembangan layanan poli spesialis, telemedicine, homecare, serta perluasan kerja sama dengan mitra eksternal. Penyusunan KPI strategis difokuskan pada empat perspektif Balanced Scorecard: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RS Permata Serdang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen rumah sakit segera menerapkan strategi yang telah dirumuskan, serta melakukan monitoring berkala terhadap implementasi strategi


The preparation of a strategic plan is an important step in ensuring that the hospital is able to adapt to environmental changes, respond to competitive challenges, and meet the needs of public health services sustainably. This study aims to prepare a strategic plan for Permata Serdang Hospital for the period 2025–2029 based on an analysis of internal and external factors. The method used is descriptive qualitative with the IE Matrix and TOWS Matrix analysis approaches, as well as the preparation of Key Performance Indicators (KPIs) and follow-up plans. Data were collected through document studies, in-depth interviews, and a review of secondary data related to demographics, epidemiology, and health policies in the Serang and Cilegon areas. The results of the study indicate that Permata Serdang Hospital is in Quadrant V (hold and maintain) in the IE Matrix. However, the chosen strategy is directed towards a grow and build approach to encourage service growth and hospital competitiveness. Several priority strategies produced include the development of specialist polyclinic services, telemedicine, homecare, and expanding cooperation with external partners. The preparation of strategic KPIs is focused on four Balanced Scorecard perspectives: finance, customers, internal business processes, and learning. This study concludes that Permata Serdang Hospital has great potential to develop. This study recommends that hospital management immediately implement the formulated strategy, and conduct regular monitoring of the implementation of the strategy.

 

Read More
B-2539
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Puspitasari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Lia Gardenia Partakusuma, Lies Dina Liastuti
Abstrak:
Selama 40 tahun berdiri, unit rahat inap RS LNG Badak belum memberikan performa terbaiknya, baik dalam kinerja operasionalnya maupun dari sisi pendapatan. RS LNG Badak juga belum pernah memiliki rencana strategis yang seharusnya menjadi dasar strategi bisnis rumah sakit. Tujuan Penelitian ini adalah terbentuknya rencana strategis peningkatan kinerja dan pendapatan di unit Rawat Inap RS LNG Badak. Metode yang digunakan adalah action research yang mengolah data primer dan sekunder dimana data primer didapatkan melalui wawancara mendalam (deep interview) dan dipertajam dengan Focused Group Discussion (FGD) sedangkan data sekunder didapatkan melalui data laporan unit rawat inap, rekam medis, marketing dan keuangan. Hasil telitian mendapatkan, positioning RS LNG Badak adalah Hold and Maintain. Sehingga untuk dapat berada di posisi growth and built, maka RS LNG Badak perlu melaksanakan 6 strategi alternatif seperti Pengembangan Produk Layanan Rawat Inap, Pengembangan Sarana dan Prasarana di Rawat Inap. , Pengembangan Teknologi dengan melengkapi alat medis modern di Kamar Operasi, Kamar Bersalin, Ruang Intensif; service of excellent, peningkatan kerjasama dan sistem rujukan dengan Perusahaan potensial dan faskes sekitar serta penambahan spesialisasi di RS LNG Badak.

During its 40 years of existence, the inpatient unit of Badak LNG Hospital has not given its best performance both in operational performance and in terms of revenue. Badak LNG Hospital also has never had a strategic plan that should be the basis of the hospital's business strategy. The purpose of this research is to form a strategic plan to improve performance and revenue in the Inpatient unit of Badak LNG Hospital. The method used is action research that processes primary and secondary data where primary data is obtained through in-depth interviews and sharpened with Focused Group Discussion (FGD) while secondary data is obtained through inpatient unit report data, medical records, marketing and finance. The results of the research found that the positioning of Rhino LNG Hospital is Hold and Maintain. So that to be in the position of growth and built, Badak LNG Hospital needs to implement 6 alternative strategies such as Inpatient Service Product Development, Development of Facilities and Infrastructure in Inpatient. Technology Development by equipping modern medical equipment in the Operating Room, Maternity Room, Intensive Care Unit; service of excellence, increasing cooperation and referral systems with potential companies and surrounding health facilities and adding specialisations at Badak LNG Hospital.
Read More
B-2506
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jenny Darmawan; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Sandi Iljanto, Stefanus Eke
B-1315
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Surandari; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Mike Kaltarina , Budi Hartono
Abstrak:
Latar Belakang: Rumah Sakit Islam Aysha, yang berlokasi di Kabupaten Bogor, memiliki visi untuk menjadi rumah sakit berbasis prinsip syariah. Namun, sebagai rumah sakit baru, Aysha menghadapi berbagai tantangan, termasuk belum adanya rencana strategis yang terintegrasi untuk mewujudkan transformasi tersebut. Rencana strategis rumah sakit Islam Aysha 2025-2030 merupakan dokumen perencanaan komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan berbasis syariah. rencana ini mencakup pengembangan infrastruktur, pelatihan staf, penggunaan teknologi dan kerja sama dengan organisasi islam. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis berbasis prinsip syariah yang relevan dan berkelanjutan untuk periode 2025-2030. Metodologi Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen internal rumah sakit, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD). Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa Rumah Sakit Islam Aysha perlu melakukan penyesuaian pada regulasi internal, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan infrastruktur untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh Fatwa DSN-MUI. Strategi yang diusulkan meliputi penyelarasan visi dan misi dengan nilai-nilai syariah, pembentukan Dewan Pengawas Syariah (DPS), serta penyusunan kebijakan operasional syariah. Implementasi rencana strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan dan daya saing rumah sakit, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan berbasis syariah Pada matching stage posisi Rumah Sakit berada di kuadran I yaitu grow and build dimana alternatif strategi market penetration, market development and product build. Strategi yang akan diterapkan berdasarkan prioritas adalah penyelenggaraan visi, misi dan kebijakan rumah sakit dengaan nilai-nilai syariah, pembentukan dewan pengawas syariah (DPS) sebagai pengawas implementasi syariah. penyusunan kebijakan operasional syariah untuk seluruh aspek termasuk layanan pasien, SDM dan manajemen keuangan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan posisi rumah sakit adalah grow and build dengan prioritas utama adalah memastikan niat dari owner atau pemilik yang ingin mengubah rumah sakit menjadi rumah sakit syariah

Background: Aysha Islamic Hospital, located in Bogor Regency, has a vision to become a sharia-based hospital. However, as a new hospital, Aysha faces various challenges, including the absence of an integrated strategic plan to realize the transformation. The Aysha Islamic Hospital strategic plan 2025-2030 is a comprehensive planning document to improve the quality of sharia-based health services. This plan includes infrastructure development, staff training, use of technology and cooperation with Islamic organizations. Research objectives: This study aims to develop a relevant and sustainable sharia-based strategic plan for the period 2025-2030. Research Methodology: The study used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through analysis of internal hospital documents, in-depth interviews with stakeholders, and focus group discussions (FGD). Research results: The results of the analysis indicate that Aysha Islamic Hospital needs to make adjustments to internal regulations, human resource development, and infrastructure strengthening to meet the standards set by the DSN-MUI Fatwa. The proposed strategy includes aligning the vision and mission with sharia values, establishing a Sharia Supervisory Board (DPS), and formulating sharia operational policies. The implementation of this strategic plan is expected to not only improve the quality of service and competitiveness of the hospital, but also strengthen public trust in sharia-based health services. At the matching stage, the position of the Hospital is in quadrant I, namely grow and build, where the alternative strategies are market penetration, market development and product build. The strategy that will be implemented based on priority is the implementation of the hospital's vision, mission and policies with sharia values, the establishment of a sharia supervisory board (DPS) as a supervisor of sharia implementation. formulating sharia operational policies for all aspects including patient services, HR and financial management. Conclusion: Based on the results of the study, the position of the hospital is grow and build with the main priority being to ensure the intention of the owner or owner who wants to change the hospital into a sharia hospital
Read More
B-2511
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Muhandari; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Mieke Savitri, Amila Megraini, Achmad Soebagjo Tancarino
B-1564
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Johan Salim; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Herwin Meifendy, Agus Ariyanto Haryoso
Abstrak:
Sebagai rumah sakit yang yang berbentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD Kepulauan Seribu perlu menyusun rencana strategi bisnis yang harus diperbaharui setiap lima tahun. Rencana strategis dan bisnis periode sebelumnya 2018-2022 sudah habis , namun RSB periode selanjutnya 2023-2026 belum selesai disusun, sedangkan sudah terdapat beberapa isu penting terkait operasional , pengembangan layanan unggulan yang perlu diakomodir pada RSB periode selanjutnya. Penelitian ini berfokus pada penyusunan RSB RSUD Kepulauan Seribu yang diharapakan dapat dijadikan referensi dalam menyusun rencana strategis dan bisnis RSUD Kepuauan Seribu tahun 2023-2026 dengan fokus pengembangan layanan unggulan. Penelitian ini menggunakan metode operasional (operastional research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, data sekunder didapatkan dari laporan-laporan rumah sakit dan stakeholder tekait. Pada tahapan input stage, matching stage, decision stage, dan implementasi ditentukan dengan Teknik pengambilan keputusan CDMG (consensus Decision Making Group) dengan pendekatan Balance Scored Card. Berdasarkan matriks internal eksternal positioning RSUD Kepulauan Seribu berada pada pertumbuhan/ekspansi. Dengan prioritas alternative startegi berdasarkan pengolahan QSPM (quantitave strategic planning matriks) adalah pengembangan layanan unggulan PONEK 24 jam dan wisata medis, pengembangan kompetensi pegawai, Budaya tata kelola dan peningkatan inovasi, revialisasi Gedung sarana dan prasarana, pengembangan target pasar yang menyasar wisatawan, dan penetrasi pasar dengan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Dalam tahapan implementasi perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah terwujudnya saran dan prasaran yang sesuai dengan standar serta terwujudnya budaya kinaerja yang berinovasi dan team work yang kuat dan efektif. Untuk perspective bisnis internal adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu mampu tatalaksana PONEK 24 jam dan rumah sakit yang mampu menunjang kegiatan wisata, serta terwujudnya pelayanan primer untuk seluruh jenis pelayanan. Berdasarkan perspective pelanggan targetnya adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit tujuan utama masyarakat kepulauan seribu serta terwujudnya peningkatan kepuasan pasien. Untuk perspective finansial target Peningkatan pendapatan operasional rumah sakit dan Peningkatan CRR (Cost Revenue Rate).

As a distric Hospital which organize in BLUD regulation. RSUD Kepulauan Seribu must to compile strategic and bussines planing document which must to be updated every five years . Strategic bussines planning document period before 2018-2022 has finished, however the next period 2023-2026 hasn’t finished compiled yet. Whereas there so many problem related with operational, develompment of priority health service, which should solved in next period of strategic bussines planning of RSUD Kepulauan Seribu. This Study foccus in discuss of compiling the strategic bussines planning RSUD Kepulauan Seribu which expected could be made the reference ini compile RSUD Kepulauan Seribu strategic and bussines document 2023-2026 period which foccus in discuss the development of prority health services and refferal health service. This study used the operational research method with qualitative approach. Primary data were obtained by comprehensive interview, the secondary data were obtained by the hospital annual reported or the goverment service annual report. In input stage, matching stage, decision stage, and implementaion data was determined by decision making technic CDMG (Consensus Decision Making Group) with Balanced Scored Card Approaching. Based on result of analysis internal eksternal matrix RSUD Kepulauan was at development/expansion posisition With priority alternative strategy based on QSPM (qualitative strategic planning matriks) analysis are development priority health service 24 hours maternal and perinatal emergency services and medical tourism, development of employe competence, governace worked culture dan enhancement innovation, revitalisation of hospital infrastructure, market development which tourist target, and market penetration which improve stakeholder cooperation. In learning dan growing perspective of implementation stage the target are the realization of good standard hospital infrastructure, the formation worked culture which innovative, dan strong effective team work. In intenternal bussines perspective the target are the realization of 24 hour maternal and perinatal emergency services(PONEK 24 jam), medical tourism services, and fullfill the primary standar of refferal health services. In costumer perspective the target are the realization RSUD Kepulauan Seribu as the main refferal hospital for kepulauan seribu district citizen dan increasing of costumer/patient satisfaction. In financial perspective the target are the increasing of hospital income, and increasing of hospital cost revenue rate (CRR)
Read More
B-2468
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yustina Ambar Kelanawati; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, M. Hafizurrachman, Sukamto
B-892
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Melsha Syarahhandi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Puput Oktamianti, Ede Surya Darmawan, Budiman Widjaja, Indra Maryunif
Abstrak: Tesis ini membahas Rencana Strategis Pengembangan RS Bersalin Grha Mutiara Tahun 2019-2023, menggunakan teori perencanaan strategis untuk pengamatan dan evaluasi peluang dan ancaman lingkungan eksternal juga kekuatan dan kelemahan internal rumah sakit, mengetahui posisi sehingga diperoleh langkah strategis yang tepat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data primer yaitu wawancara mendalam dengan para informan, observasi dan pengambilan keputusan dengan CDMG (Consensus Decision Making Group), serta data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang, Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Profil dan Laporan Keuangan RS Bersalin Grha Mutiara. Dari penelitian ini posisi RSB Grha Mutiara menurut Matriks IE berada di sel V (Hold and Maintain) dan Matriks SWOT yaitu kuadran II (Internal Fixed It Quadrant). Dari pencocokan diperoleh hasil strategi Product Development yang selanjutnya melalui matriks QSPM ditentukan strategi terpilih adalah pengembangan HCU/NICU/PICU, kemudian dijabarkan dalam rencana implementasi dengan pendekatan Balance Scorecard
This thesis discusses the Strategic Plan for the Development of the RS Bersalin Grha Mutiara in 2019-2023, using the theory of Strategic Planning to observe and evaluate external environmental opportunities and threats as well as the internal strengths and weaknesses of the hospital, knowing the position to get the right strategic step. This research is qualitative research with primary data, in-depth interviews with informants, observation and decision making with CDMG (Consensus Decision Making Group), and secondary data obtained from the BPS (Central Bureau of Statistics), Dinas Kesehatan Subang (District Health Office) Profile, Profile and Financial Report of RS Bersalin Grha Mutiara. From this study the position of RS Bersalin Grha Mutiara according to IE Matrix is in Cell V (Hold and Maintain) and SWOT Matrix in Quadrant II (Internal Fixed It Quadrant). From the matching stage the results is Product Development strategy, then through the QSPM matrix, it was determined that the chosen strategy would be the development of HCU / NICU / PICU, then described in the implementation plan using the Balance Scorecard
Read More
B-2203
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Mulyani; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Sandy Iljanto, Vetty Yulianty Permanasari, Nienne Aridayanthi Hainum, Bambang Wisnubroto
Abstrak: Rumah sakit Hermina Tangerang merupakan rumah sakit swasta anggota ke-sebelasdari Hermina Hospital Group. Ketatnya persaingan antar rumah sakit khususnya di areKota Tangerang menuntut rumah sakit untuk berupaya meningkatkan kemampuan diriuntuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat sehinggamenjadikan RS Hermina Tangerang sebagai rumah sakit yang unggul dan terkemuka diwilayah cakupannya terutama era Jaminan Kesehatan Nasional ini.Tesis ini membahas tentang perencanaan strategi RS Hermina Tangerang denganpendekatan Balanced Scorecard sehingga dapat dijadikan pedoman dalam melakukanperencanaan, pelaksanaan maupun pengendalian pelayanan selama kurun waktu 20018-2022. Pendekatan Balanced Scorecard merupakan salah satu metode yang mampumengintegrasikan seluruh aspek dan menempati posisi strategis dalam sistemmanajemen strategis dengan melakukan pengamatan terhadap trend perubahanlingkungan makro dan lingkungan industry dan berdampak signifikan terhadapperencanaan strategis, penyusunan program, dan penyusunan anggaran, serta berperandalam memperluas ukuran kinerja personil dalam tahap implementasi dan tahappemantauan. Trend perubahan lingkungan tersebut ditafsirkan dampaknya terhadaprumah sakit melalui empat perspektif : keuangan, customer, proses bisnis internal, danpembelajaran dan partumbuhan.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan cara mengumpulkan data sekunderkuantitatif dan mengambil data primer melalui wawancara mendalam dan ConsensusDecision Making Group. Melalui kerangka kerja, dilakukan 3 tahapan yaitu tahap inputstage, matching stage dan decision stage yaitu menentukan strategi prioritas denganmenggunakan matriks QSPM (Quantitave Strategic Planning Matrix).Hasil penelitian diperoleh posisi strategi RS Hermina Tangerang Grow and Builddengan strategi alternative penetrasi pasar , pengembangan pasar pengembanganproduk, dan tersusunnya 4 strategi prioritas, yaitu: 1) pengembangan pelayananunggulan rumah sakit (hemodialisa. Klinik tumbuh kembang, fisioterapi, kemoterapi,layanan bedah sentral); 2) pengembangan dan penetrasi pasar dengan meningkatkanupaya-upaya pemasaran; 3) peningkatan kerjasama dengan perusahaan industry danasuransi; 4) pengembangan dan penambahan gedung dan area lahan parker. Selain itu,tersusunnya key performance indicator di RS Hermina Tangerang sebagai langkah pemenuhan pencapaian sasaran strategi. Pelaksanaan rencana strategi ini memerlukandukungan dan rencana aksi yang aplikatif dan penjabaran yang lebih rinci sehinggamemudahkan dalam pelaksanaan dan evaluasinya, serta komitmen dari seluruh jajaranmanajemen dan staf pelaksana di rumah sakit.Kata kunci: rencana strategi, Balanced Scorecard.
Read More
B-1979
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hilda Melissa; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Puput Oktamianti, Suryanti Gunadi
Abstrak:
Latar belakang : IGD sebagai salah satu pintu masuk pasien akan mencerminkan pelayanan suatu rumah sakit, dimana ketika kinerja IGD belum optimal maka diperlukan perencanaan strategis yang tepat. Tesis ini membahas rencana strategis peningkatan kinerja IGD RS Hermina Kemayoran yang telah ditetapkan sebagai layanan prioritas sejak 2021 oleh BOD, namun pada pelaksanaannya belum tercapai target yang telah ditetapkan hingga penelitian ini dilaksanakan. Tujuan penelitian : Penelitian ini menghasilkan strategi peningkatan kinerja layanan IGD RS Hermina Kemayoran untuk mengetahui gambaran situasi IGD RS Hermina Kemayoran, dan secara khusus adalah teridentifikasi analisis situasi dengan pendekatan Duncan, yaitu dengan melakukan analisa eksternal (aspek ekonomi, sosiodemografi, epidemiologi, legislatif politik, teknologi dan pesaing yang ditempatkan kedalam lingkungan umum, sistem pelayanan kesehatan, atau area layanan) dan internal (menggunakan rantai nilai Potter) yang akan menghasilkan strategi terpilih yang kemudian diturunkan menjadi program kerja dan dilakukan pemetaan berdasarkan penilaian Balanced Scorecard. Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode action research, menggunakan data primer (wawancara mendalam, observasi, dan Consensus Decision Making Group (CDMG)) dan data sekunder (Kemenkes, BPS, data RS Hermina Kemayoran). Hasil Penelitian : Rencana strategis yang dihasilkan yaitu strategi terarah yaitu penetapan layanan IGD sebagai layanan prioritas, pemilihan strategi adaptif yaitu penetrasi pasar dan peningkatan kualitas, pemilihan strategi keluar masuk pasar yaitu aliansi, pemilihan strategi kompetitif yaitu diferensiasi terfokus, strategi implementasi pra layanan, intra layanan, pasca layanan, layanan pendukung, dan rencana unit kerja IGD dengan penilaian KPI dengan pendekatan Balanced Scorecard. Kesimpulan : Rencana strategi yang telah menjadi action plan IGD dan RS Hermina Kemayoran diharapkan akan menjadi pedoman bagi RS Hermina Kemayoran dalam mewujudkan IGD menjadi layanan prioritas RS Hermina Kemayoran.

Background: The Emergency Room (ER) as a patient entry point will reflect the services of a hospital, where when the ER performance is not optimal then appropriate strategic planning is needed. This thesis discusses the strategic plan to improve the performance of the Emergency Room at Hermina Kemayoran Hospital which has been designated as a priority service since 2021 by the Board of Director (BOD), but in its implementation the target that had been set had not been achieved until this research was carried out. Research objectives: This research produces a strategy to improve the performance of Hermina Kemayoran Hospital's ER services to understand the picture of the Hermina Kemayoran Hospital's ER situation, and in particular a situation analysis using Duncan's approach is identified, namely by carrying out external analysis (economic, socio-demographic, epidemiological, legislative, political, and political aspects). technology and competitors placed into the general environment, health care system, or service area) and internally (using the Potter value chain) which will produce selected strategies that will be the basis of work programs and mapped based on the Balanced Scorecard assessment. Research Methodology: This research is qualitative research using action research methods, using primary data (in-depth interviews, observations, and Consensus Decision Making Group (CDMG)) and secondary data (Ministry of Health, BPS, Hermina Kemayoran Hospital data). Research Results: The resulting strategic plan is a directed strategy, namely establishing emergency services as a priority service, selected from adaptive strategy namely market penetration and quality improvement, selected from entry and exit strategy namely alliance, selected from competitive strategy namely focused differentiation, pre-service implementation strategy, intra-service, post-service, support service, and ER work unit plans with KPI assessment using the Balanced Scorecard approach. Conclusion: The strategic plan that has become the action plan for the IGD and Hermina Kemayoran Hospital is expected to become a guide for Hermina Kemayoran Hospital in making the IGD a priority service for Hermina Kemayoran Hospital.
Read More
B-2403
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive