Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29145 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Theodorus Adrianto Widaya; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wachyu Sulistiadi, Anastina Tahjoo, Amal Chalik Sjaaf
Abstrak:
Latar Belakang: Lingkungan bisnis yang ditandai oleh volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA) menciptakan tekanan multidimensional terhadap rumah sakit for-profit di Indonesia. Kondisi ini diperparah oleh volatilitas tarif BPJS/JKN, ketergantungan besar pada impor alat medis dan bahan farmasi (90–95%), serta berbagai krisis global yang berdampak pada biaya operasional dan margin keuntungan rumah sakit. Dalam kondisi ini, perencanaan strategis yang adaptif dan berbasis bukti menjadi kebutuhan kritis untuk memastikan ketahanan dan keberlanjutan institusi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan membangun model perencanaan strategis untuk rumah sakit for-profit di Indonesia dalam menghadapi era VUCA, dengan mengidentifikasi variabel kapabilitas tim manajemen puncak (TMP) dan sumber daya perusahaan (SDP) yang paling berpengaruh terhadap pemilihan strategi, serta memvalidasi model tersebut melalui studi kasus di beberapa rumah sakit. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan dua tahap yang terintegrasi. Tahap pertama menerapkan Strategic Assumptions Surfacing and Testing (SAST) melalui focus group discussion (FGD) untuk mereduksi variabel, dilanjutkan dengan Analytic Network Process (ANP) melalui in-depth interview terhadap delapan narasumber eksekutif rumah sakit for-profit dari berbagai institusi di Indonesia untuk menghasilkan bobot prioritas variabel dan simulasi pilihan strategi. Analisis data menggunakan perangkat lunak SuperDecisions, uji reliabilitas Kendall's W, serta validitas matriks ANP berdasarkan Inconsistency Ratio (<10%). Tahap kedua menerapkan self-assessment kepada beberapa tim manajemen puncak rumah sakit untuk menentukan posisi strategis menggunakan Matriks Wira-Daya. Hasil Penelitian: Dari klaster kapabilitas TMP, kemampuan beradaptasi menjadi variabel paling dominan dengan bobot GeoMean tertinggi (0,301), diikuti kepemimpinan (0,255) dan komunikasi. Variabel jejaring sosial dan politik terbukti tidak berpengaruh signifikan dalam kondisi VUCA. Dari klaster sumber daya perusahaan, kapabilitas keuangan mendominasi secara mutlak dengan bobot (0,432), hampir 2,6 kali lebih tinggi dibandingkan variabel berikutnya (reputasi: 0,167), menegaskan perannya sebagai prasyarat fundamental keberhasilan strategi di era VUCA. Temuan emergen berupa variabel kelompok usaha muncul sebagai faktor tambahan yang memperkuat ketahanan strategis melalui mekanisme cross-subsidy dan mobilisasi sumber daya lintas unit. Validasi di Mandaya Royal Hospital Puri mengkonfirmasi bahwa instrumen Matriks Wira-Daya mampu membedakan posisi strategis antar kuadran dan menghasilkan rekomendasi strategi yang spesifik serta dapat dieksekusi dalam waktu singkat. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan Matriks Wira-Daya sebagai model perencanaan strategis yang operasional dan kontekstual bagi rumah sakit for-profit Indonesia. Model ini mengintegrasikan kapabilitas TMP dan SDP sebagai dua sumbu penentu posisi strategis, menghasilkan empat kuadran dengan rekomendasi pilihan strategi yang berbeda: penyelamatan, bertahan, putar haluan, atau pertumbuhan. Paradigma perencanaan bergeser dari plan-action menjadi diagnose-choose, di mana kemampuan mendiagnosis kondisi internal secara akurat dan cepat lebih bernilai dibandingkan proyeksi lingkungan eksternal yang tidak pasti.

Background: The business environment characterized by Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA) creates multidimensional pressures on for-profit hospitals in Indonesia. This condition is exacerbated by the volatility of BPJS/JKN tariffs, heavy dependence on imported medical devices and pharmaceutical raw materials (90–95%), and various global crises that impact operational costs and hospital profit margins. Under these conditions, adaptive and evidence-based strategic planning becomes a critical necessity to ensure institutional resilience and sustainability.  Research Objectives: This study aims to develop a strategic planning model for for-profit hospitals in Indonesia in facing the VUCA era, by identifying the variables of top management team (TMT) capabilities and company resources (CR) that most significantly influence strategy selection, and validating the model through a case study at Mandaya Royal Hospital Puri.  Methods: The study employed an integrated two-phase mixed-method approach. The first phase applied Strategic Assumptions Surfacing and Testing (SAST) through a Focus Group Discussion (FGD) for variable reduction, followed by the Analytic Network Process (ANP) through in-depth interviews with eight executive informants from various for-profit hospitals across Indonesia to generate variable priority weights and strategy selection simulations. Data analysis utilized SuperDecisions software, Kendall's W reliability tests, and ANP matrix validity based on an Inconsistency Ratio (<10%). The second phase applied a self-assessment instrument to the some top management team of the hospital to determine strategic positioning using the Wira-Daya Matrix.  Results: From the TMT capability cluster, adaptability emerged as the most dominant variable with the highest GeoMean weight (0.301), followed by leadership (0.255) and communication. The social and political networking variable proved to have no significant influence under VUCA conditions. From the company resources cluster, financial capability dominated overwhelmingly with a weight of (0.432), nearly 2.6 times higher than the next variable (reputation: 0.167), affirming its role as a fundamental prerequisite for strategic success in the VUCA era. An emergent finding was the business group variable, which appeared as an additional factor reinforcing strategic resilience through cross-subsidy mechanisms and cross-unit resource mobilization. Validation at Mandaya Royal Hospital Puri confirmed that the Wira-Daya Matrix instrument is capable of differentiating strategic positions across quadrants and producing specific, rapidly executable strategic recommendations. Conclusion: This study produces the Wira-Daya Matrix as an operational and contextually relevant strategic planning model for Indonesian for-profit hospitals. The model integrates TMT capabilities and company resources as the two determinant axes of strategic positioning, yielding four quadrants with distinct strategy recommendations: rescue, hold-out, turnaround, or growth. The planning paradigm shifts from plan-action to diagnose-choose, where the ability to accurately and rapidly diagnose internal conditions holds greater value than projecting an uncertain external environment.
Read More
B-2593
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Retno Dewi Sulistyowati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Prima Yunika, Ferdy Tiwow
Abstrak: Insiden Keselamatan Pasien (IKP) di RS Awal Bros Bekasi masih ada bahkan cukup tinggi jumlahnya di tahun 2018. Untuk mengatasi permasalahan ini, Divisi Keperawatan telah mengadakan program-program untuk meningkatkan critical thinkingdan keterampilan komunikasi perawat. Namun program ini belum meningkatkan semua aspek dari kompetensi SDM itu sendiri. Faktor utama yang muncul adalah bagaimana Divisi Keperawatan Awal Bros Bekasi dapat melakukan Pengembangan Kapasitas tenaga perawat di era VUCA saat ini. Sehingga standar mutu dan pelayanan yang di targetkan baik oleh corporatemaupun lembaga akreditasi nasional dan internasional dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan strategis pengembangan kapasitas SDM di Divisi Keperawatan RS Awal Bros Bekasi periode 2020-2024 dalam menghadapi era VUCA. Rencana Strategis Divisi Keperawatan ini disusun dengan menggunakan metode External Factors Evaluation(EFE), Internal Factors Evaluation(IFE), analisa SWOT, QSPM, dan penyesuaian indikator KPI dengan Malcolm Baldridge Criteria. KPI disesuaikan untuk menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Agility). Berdasarkan Matriks IE ditemukan bahwa positioning Keperawatan RS Awal Bros Bekasi Barat untuk periode tahun 2020-2024 berada di sel II masuk dalam kategori "Growth & Expansion". Berdasarkan hasil penelitian disusun delapan KPI yang diharapkan mampu menurunkan IKP dan meningkatkan critical thinking perawat. Selain itu, disusun Strategi VUCA Prime(The Visioning Strategy, The Understanding Strategy, The Clarity Strategy, The Agility Strategy) digabungkan dengan kompetensi 6Cs (Critical Thinking, Compassion, Collaboration, Creativity, Communication & Computation Logic). Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan perencanaan strategis Keperawatan RS Awal Bros Bekasi Barat dan di adopsi untuk di gunakan sebagai pemilihan perencanaan strategis RS Awal Bros Grup lainnya
Read More
B-2119
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endah Lestari; Pembimbing: Wahyu Sulistyadi; Penguji: Adang Bachtiar, Syifa Silviana, Hasri Dinirianti
Abstrak: Kemampuan rumah sakit untuk bertahan dan menjalankan fungsinya sebagai penyedia pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam menghadapi tantangan dan situasi pandemi Covid-19, kemampuan bertahan dalam kondisi ketidakpastian membuat rumah sakit harus membuat perencanaan kontingensi. Penelitian ini bertujuan merancang perencanaan kontingensi Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan design kasus melalui wawancara mendalam, telaah dokumen observasi dan decision making group. Hasil gambaran umum kesiapsiagaan RS GPI dalam menghadapi era pandemi Covid-19 menunjukkan bahwa secara umum rumah sakit memiliki tingkat kesiapsiagaan yang adekuat untuk berespon terhadap Covid-19. Komponen yang memiliki performa kurang baik adalah komponen komunikasi yang cepat dan keterlibatan masyarakat, Komponen Kesehatan kerja, kesehatan mental, dan dukungan psikososial; komponen kesinambungan layanan dukungan penting dan identifikasi dan diagnosis cepat. Rumah sakit belum memiliki program kesehatan mental karyawan yang komprehensif terutama bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Kesiapsiagaan dan respon rumah sakit terhadap pandemi tentunya harus dapat dipertahankan, ditingkatkan, dan dievaluasi sehingga disusunlah rencana kontingensi dalam menghadapi pandemi Covid-19 untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis operasionalnya. Rencana kontingensi ini terdiri dari pra pandemi Covid-19, pandemi Covid-19 terkendali dan pandemi Covid-19 tidak terkendali. Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang perencanaan kontingensi secara lebih komprehensif.berdasarkan komponen kesiapsiagaan
The ability of hospitals to survive and carry out their functions as providers of health services to the community in facing the challenges and situations of the Covid-19 pandemic, the ability to survive in conditions of uncertainty makes hospitals have to make contingency plans. This study aims to design a contingency plan for the Grha Permata Ibu Depok Hospital in dealing with the Covid-19 Pandemic. This study uses a qualitative approach with case design through in-depth interviews, review of observation documents and DMG. The results of the general description of the preparedness of the GPI Hospital in the face of the Covid-19 pandemic era show that in general hospitals have an adequate level of preparedness to respond to Covid-19. Components that have poor performance are components of rapid communication and community involvement, components of occupational health, mental health, and psychosocial support; critical support service continuity components and rapid identification and diagnosis. The hospital does not yet have a comprehensive employee mental health program, especially for health workers dealing with Covid-19. Hospital preparedness and response to the pandemic must of course be maintained, improved, and evaluated so that a contingency plan is drawn up in the face of the Covid-19 pandemic to maintain the continuity of its operational business. This contingency plan consists of pre-covid-19 pandemic, controlled Covid-19 pandemic and uncontrolled Covid-19 pandemic. Further research is needed on more comprehensive contingency planning based on the components of preparedness
Read More
B-2240
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Dwiyani; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Ede Surya Darmawan, Helen Andriani, Dian Fitri, Cici Lia Nopita
Abstrak: Rumah Sakit Kambang Jambi merupakan rumah sakit swasta tipe C di kota Jambi yang telah berdiri sejak tahun 2010. Sebagai upaya mengefektifkan pelayanan di tengah tingginya persaingan, RS Kambang hendaknya memiliki suatu rencana strategis (renstra) yang tepat dan cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menjadi Critical Cuccess Factor (CSF), mengetahui posisi organisasi, dan merumuskan sasaran strategi disertai indikator kinerja terukur berdasarkan perspektif Balanced Scorecard. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain operational research di RS Kambang Jambi pada bulan September-Desember 2020. Data didapat dari indepth interview, Consensus Decision Making Group (CDMG), dan telaah data sekunder berupa dokumen tertulis. Data kemudian dianalisis kedalam 3 tahapan penyusunan resntra yaitu tahap input, matching, dan decision stage. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa faktor eksternal yang menjadi CSF adalah peluang dalam menarik pelanggan dari jejaring, sedangkan faktor internal yang menjadi CSF adalah aspek kekuatan berupa tersedianya pelayanan spesialis dan subspesialis dengan pilihan yang bervariasi. Jika dilihat dari posisinya RS Kambang berada pada posisi Hold and Maintain, sehingga berdasarkan hal tersebut akhirnya didapatkan 5 alternatif strategi, 12 sasaran strategis, dan 34 poin Key Permormance Indikator (KPI) yang berfokus di bidang pemasaran, SDM, keuangan, pelayanan pasien, serta sistem informasi rumah sakit.
Kambang Jambi Hospital is a privately owned hospital in the city of Jambi which has been established since 2010. As an effort to streamline services in the midst of competition, Kambang Hospital is managed with a strategic plan (renstra) that is precise and accurate. This study aims to identify internal and external factors that become the Critical Cuccess Factor (CSF), find out how to organize, and formulate strategies in measurable performance indicators based on the Balanced Scorecard perspective. The research used a qualitative approach with operational research design at Kambang Jambi Hospital in SeptemberDecember 2020. Data were obtained from in-depth interviews, Consensus Decision Making Group (CDMG), and secondary study data in the form of written documents. The data were then analyzed in 3 stages of formal preparation, namely the input, matching, and decision stage. Based on the results of the study, it was found that the external factor that became CSF was an opportunity to attract customers from the network, while the internal factor that became a CSF was the strength aspect in the form of the availability of specialist and subspecialist services with various choices. When viewed from its position, Kambang Hospital is in the Hold and Maintain position, so based on this we finally obtained 5 strategic alternatives, 12 strategic goals, and 34 Key Performance Indicators (KPI) points measured in the fields of marketing, human resources, finance, patient care, and hospital information system
Read More
B-2164
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ardianti Rismurada; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Sandi Iljanto, Febrinda Eka Widisana
B-1240
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Audrey Hendriks; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Julianto Laia
B-1744
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rumatha Veralisa Sihaloho; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Wahyu Sulistiadi, Arfan Awaloeddin, Mutiara Arcan
Abstrak: Dalam hal ini, skor nilai kelemahan RS Awal Bros Panam masih lebih besar dibandingkan dengan skor nilai kekuatan. RS Awal Bros Panam perlu untuk memfokuskan perbaikan dari sisi kelemahan yang dimiliki. Hal ini dilakukan dengan memfokuskan pada penguatan mutu kelembagaan dan pengembangan pasar dengan penjabaran KPI (key performace vii indicator) yang terukur, pembuatan program yang sesuai dengan arah strategis yang ditekankan dalam mewujudkan visi misinya hingga tahun 2023.
Read More
B-2095
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmadi; Pemb. Adang Bachtiar Kantaatmadja; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, R. Suhasbagyo
B-1105
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vanny Marianta Sembiring; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Mieke Savitri, Desma Eri
Abstrak:

Pada saat sekarang ini baik organisasi swasta maupun milik pemerintah menghadapi sebuah situasi atau lingkungan yang tidak menentu, rnembingungkan dan penuh ancaman. Perubahan yang signifikan dapat berasal dari beberapa sumber, termasuk adanya pembahan kebijakan kesehatan tekanan ekonomi maupun tekanan pasar dalam Penelitian ini meneliti tentang aplikasi sebuah aiat fonnulasi rencana strategi yaitu Product Life Cycle. Konsep PLC adalah menunjukkan karakteristik atas variabel-variahei yang diteliti dan memberi alternative strategi utama pada setiap fasenya. Variabel tersebut adalah sales (pendapatan), profit, competitors, dan capital access dari RSDS. Penelitian ini merupakan suatu penelitian operasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa RSDS berada pada fase Growth pada kursus PLC. Dan strategi alternatif utama adaJah market development, product development, dan market penetration, yang dikembangkan menjadi beberapa altematif strategi. Sebagai kesimpulan atas penelitian ini ada1ah dipero1ehnya strategi terpilih yaitu pengadaan paket medical check up bagi perusahaan. Keputusan tersebut dihasilkan dalam sebuah diskusi Concessus Decision Making Group (CDMG).


 

At no previous time have both public and private health care institutions face a more turbulent,- confusing, and threatening environment. SJgnificant change wiH come from many sources, including health care reform policy intemalional as weli as domestic economic and market forces. demographic shifts lind lifestyle changes. and technological advanced within the health care industry. A health care organizations is influenced both by This research is an operational research by using qualitative and quantitative approach. The data comes from primer and secunder data. As the result, Duren Saw1t Hospital is at the Growth Stage at the PLC curve. And the major alternative strategies are market development, product development, and market penetration. They are devetoped to be some alternative strategies and the conclusion of this research is that the main strategy for Duren Sawit Hospital is making the medical check up package for companies. The decision is achieved by Concessus Decision Making Group (CDMG).

Read More
B-1098
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lastri Swastanita; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Ede Surya Darmawan, Adang Bachtiar, Supriyantoro; Putri Nadia
Abstrak:
Rumah Sakit Umum Amira sebagai rumah sakit swasta profit kelas C di Kabupaten Purwakarta menghadapi berbagai peluang dan tantangan untuk mewujudkan visi dan misi demi keberlangsungan organisasi. Rencana strategis RSU Amira perlu dikembangkan untuk memberikan arah strategi guna mencapai tujuan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis critical success factor dari lingkungan internal dan eksternal rumah sakit, menentukan di mana posisi strategis rumah sakit, merumuskan strategi alternatif, sasaran, dan indikator kinerja terukur untuk RSU Amira. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, telaah dokumen, dan Conesus Decision Making Group (CDMG). Pada tahap input, analisis data menggunakan metode SWOT, matriks IFE dan EFE. Tahap pencocokan digunakan matriks IE dan matriks TOWS dan untuk memprioritaskan alternatif strategi dalam tahap pengambilan keputusan menggunakan matriks QSPM. Tahap implementasi rencana strategis tergambar dalam kanvas kerangka Business Model Canvas dan kerangka Balanced Scorecard. Penelitian dilakukan di RSU Amira pada Oktober hingga November 2022. RSU Amira berada pada tingkat respon menengah atau rata-rata dengan faktor kekuatan dan peluang lebih menonjol daripada kelemahan dan ancaman. RSU Amira berada dalam sel V (Hold and maintain) dengan alternatif strategi yang berfokus pada penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dirumuskan 5 prioritas, 9 sasaran strategis dan 23 indikator kinerja utama.

Amira General Hospital (RSU Amira) as a class C profit private hospital in Purwakarta Regency faces various opportunities and challenges to realize the vision and mission for the sustainability of the organization. RSU Amira strategic plan needs to be developed to provide strategic direction to achieve the hospital's goals. This study aims to analyze the critical success factors of the internal and external environment of the hospital, determine where the strategic position of the hospital is, formulate alternative strategies, goals, and measurable performance indicators for RSU Amira. This research is qualitative research with data collection conducted through in-depth interviews, document review, and Conesus Decision Making Group (CDMG). At the input stage, data analysis uses the SWOT method, IFE and EFE matrices. The matching stage is used IE matrix and TOWS matrix and to prioritize alternative strategies in the decision-making stage using the QSPM matrix. The implementation stage of the strategic plan is depicted in the Business Model Canvas and the Balanced Scorecard framework. The research was conducted at RSU Amira from October to November 2022. RSU Amira are at an intermediate or average response level with strengths and opportunities factor more stand out than weaknesses and threats. RSU Amira is in V cell (Hold and maintain) with an alternative strategy focused on market penetration and product development. In this research, 5 priorities, 9 strategic goals and 23 key performance indicators were formulated.
Read More
B-2307
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive