Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32877 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Umi Habibah; Pembimbing: Tris Eryando
S-4053
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufik, M.; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Evi Martha, Adi Sasongko, Rachmalina Prasodjo
Abstrak: Masa remaja merupakan masa dimana seseorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan juga penuh dengan masalah-masalah. Hal ini mengakibatkan perubahan sikap dan tingkah laku, seperti mulai memperhatikan penampilan diri, mulai tertarik dengan lawan jenis berusaha menarik perhatian dan muncul perasaan cinta, yang kemudian akan timbul dorongan seksual.
 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya perilaku hubungan seksual pra nikah pada remaja di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini menunjukkan bahwa sumber informasi pengetahuan remaja mengenai seks pra nikah didominasi oleh teman sebaya melalui cerita-cerita dan diskusi diantara mereka.
 
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar remaja melakukan hubungan seksual pra nikah di rumah ketika mereka berada pada situasi dan kondisi rumah yang kosong tanpa pengawasan orang tua dan sebagian kecil di hotel dan rumah kost.
 
Hasil penelitian menyarankan bahwa orang tua perlu untuk meningkatkan pengawasan mereka terhadap sikap dan perilaku remaja melalui komunikasi yang intensif dan berkualitas tanpa membatasi hak anak untuk bergaul dengan lingkungannya serta perlunya peran Dinas Pendidikan dalam pengembangan kurikulum kesehatan reproduksi remaja. Bagi Dinas Kesehatan perlunya memaksimalkan pelayanan kesehatan reproduksi remaja melalui PKPR dengan pendekatan adolescent friendly yang melibatkan remaja sendiri.
 

Adolescence is a time where one individual's experience of transition from one stage to the next and a good change of emotion, body, interests, behavioral patterns, and also full of problems. This resulted in changes in attitudes and behavior, such as starting to notice the appearance myself, became interested in trying to attract the opposite sex and show feelings of love, which would then arise sexual urges.
 
This study aims to determine the cause of premarital sexual behavior among adolescents in Pontianak. This study uses qualitative methods through in-depth interviews and Focus Group Discussion (FGD). This study shows that the source of information on youth knowledge about sex before marriage is dominated by peers through the stories and discussions among them.
 
This study also shows that most teenagers have sex before marriage at home when they are in the situation and condition of the empty house without the supervision of parents and a small part in the hotels and boarding houses.
 
The results suggest that parents need to improve their oversight of adolescent attitudes and behavior through intensive communication and quality without restricting the rights of children to interact with their environment and the need for the role of Education Department in the development of adolescent reproductive health curriculum. For Public Health Service need to maximize the adolescent reproductive health services through the Adolescent PKPR friendly approach involving teenagers themselves.
Read More
T-3150
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Laily Hanifah; Pembimbing: Farida Mutiarawati Tri Agustina
T-805
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Agustin; Pembimbing: Ella N. Hadi; Penguji: Mieke Savitri, Indang Trihandini, Fajrinayanti, Sarikasih Harefa
Abstrak: Pengetahuan komprehensif HIV/AIDS merupakan pengetahuan mengenai penularan dan pencegahan HIV/AIDS yang dijabarkan melalui 5 komponen pengetahuan, yaitu ; HIV/AIDS dapat dicegah dengan berhubungan seksial dengan suami/istri saja (tidak berhubungan seks dengan banyak pasangan), HIV/AIDS dapat dicegah dengan menggunakan kondom, HIV/AIDS tidak dapat menular lewat penggunaan alat makan/minum bersama penderita, HIV/AIDS tidak dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk/serangga, tidak dapat mengenali ODHA hanya dengan melihat tampilan fisik saja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS dengan perilaku seksual pra nikah pada remaja di Indonesia. Disain penelitian adalah cross- sectional, dengan menggunakan data Survei Terpadu Biologis dan Perilaku tahun 2015. Jumlah responden adalah sebanyak 5250 orang. Hasil uji regresi logistik ganda pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa proporsi remaja dengan pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS adalah sebanyak 18,7% dengan 5,6% remaja dengan perilaku pernah berhubungan seksual pra nikah, serta terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS dengan perilaku seksual pra nikah pada remaja, dengan nilai p=0,041 setelah dikontrol jenis kelamin, pendidikan ayah, dan intervensi sekolah.
Kata kunci: HIV / AIDS; STBP 2015; Cross-Sectional; Pengetahuan Komprehensif; Perilaku Seksual Pra Nikah
A comprehensive knowledge of HIV / AIDS is a knowledge of transmission and prevention of HIV / AIDS, which is translated into 5 components of knowledge, namely; HIV / AIDS can be prevented by having sex with husband / wife only (no sex with multiple partners), HIV / AIDS can be prevented by using condoms, HIV / AIDS can not be transmitted through the use of cutlery with the patient, HIV / AIDS is not Can be transmitted through mosquito bites / insects, can not recognize people living with HIV just by looking at the physical appearance only. This study was conducted to determine the relationship between comprehensive knowledge about HIV / AIDS with pre-marital sexual behavior in adolescents in Indonesia. The study design was cross-sectional, using the Biological Integrated Surveys and Behavior data of 2015. The number of respondents was 5250 people. The results of multiple logistic regression tests in this study showed that the proportion of adolescents with comprehensive knowledge about HIV / AIDS was 18.7% with 5.6% of adolescents with pre-marital sexual behavior, and there was a significant relationship between comprehensive knowledge about HIV / AIDS with pre-marital sexual behavior in adolescents, with p = 0.041 after controling by sex, father education, and school intervention.
Keyword : HIV/AIDS; STBP 2015; Cross-Sectional; Comprehensive Knowledge; Pre Marital Sexual Behavior.
Read More
T-3672
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Stany Indira Meir; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguj: Ahmad Syafiq, P.C. Sanger
S-6119
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Hannifah; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Kartika Anggun Dimar Setio, Arif Rachman Iryawan, Dadi Suhanda
T-7093
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evi Irmayanti; Pembimbing: Agustin Kusumayanti, Evi Martha; Penguji: Anwar Hasan, Tati Dedah, Marina Damajanti
Abstrak:

Tesis ini membahas tentang analisis sikap dan perilaku mahasiswa semester IV program studi  D.III  Keperawatan STIKes. X  Tasikmalaya terhadap hubungan seksual pra nikah. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan  kualitatif dengan Rapid Assessment Procedures (RAP). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam  terhadap sepuluh orang mahasiswa yang memiliki kriteria empat orang pernah dan enam orang belum pernah melakukan hubungan seksual pra nikah. Hasil penelitian, kepercayaan mahasiswa tehadap beberapa mitos tentang pencegahan kehamilan, keseluruhan informan tidak percaya, dan bagi yang melakukan hubungan seksual pra nikah, pencegahan kehamilan dililakukan dengan menggunakan pengaman seperti kondom dan pil KB. Harapan penulis terhadap penelitian ini adalah terciptanya intervensi yang memadai bagi institusi, keluarga dan masyarakat sekitarnya  agar mahasiswa sebagai generasi penerus terhindar dari perilaku seksual yang tidak sehat. Kata kunci : Sikap, perilaku, seksual pra nikah


 

This thesis discusses the analysis of student attitudes and behavior of fourth semester of Nursing courses STIKes D. III. X Tasikmalaya toward premarital sexual relations. Analyses were performed using a qualitative approach with a Rapid Assessment Procedures (RAP). Data was collected through in-depth interviews of ten students who have the criteria four and six people have ever had sexual intercourse before marriage. The results, student confidence Cosmos, some myths about preventing pregnancy, the overall informants do not believe, and for the conduct of premarital sexual relationships, preventing pregnancy by using a safety  such as condoms and birth control pills Hope the author of this research is the creation of an adequate intervention for institutions, families and surrounding communities in order to avoid students as the next generation of unhealthy sexual behavior. Key words: attitudes, behavior, premarital sexual

Read More
T-3373
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imanur Isjmi; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Zarfiel Tafal, Mia Yulia Fitriyanti
Abstrak: Pelayanan KB jampersal dapat dijadikan entry point meningkatkan KB pasca persalinan khususnya untuk pengunaan IUD post placenta Penelitian ini membahas tentang Faktor faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan IUD pada Peserta Jampersal Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional dan jumlah sampel 136 Tempat penelitian di Puskesmas Kecamatan Tebet tahun 2013 Analisa hubungan menggunakan uji chi square
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 85 3 yang menggunakan IUD Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna pada variabel dukungan suami P Value 0 029 OR 0 280 sedangkan umur P Value 0 526 OR 0 503 Pendidikan P Value 0 508 OR 1 615 Pekerjaan P Value 0 947 OR 0 851 Paritas P Value 0 120 OR 0 348 Sikap P Value 1 000 OR 0 902 Pengetahuan P Value 0 608 OR 0 690 dan Akses ke pelayanan Kesehatan P Value 0 526 OR 1 989 tidak terdapat hubungan Dengan demikian lebih meningkatkan konseling KB IUD pada pasangan usia subur
 

Jampersal planning services can be used as an entry point increase postpartum family planning particularly for post placental IUD use This study discusses Factors Associated with Use of an IUD on Jampersal participants This study is a quantitative cross sectional design and sample size 136 The place of research in Tebet subdistrict health center in 2013 Analysis of the relationship using the chi square test
 
The results showed that there were 85 3 who use an IUD Statistical test results showed no significant relationship to the husband 39 s support variables P Value 0 029 OR 0 280 where as age P Value 0 526 OR 0 503 education P Value 0 508 OR 1 615 Employment P Value 0 947 OR 0 851 parity P Value 0 120 OR 0 348 attitude P Value 1 000 OR 0 902 Knowledge P Value 0 608 OR 0 690 and access to health services P Value 0 526 OR 1 989 there was no correlation There by further enhancing the IUD planning counseling couples of childbearing age
Read More
S-8157
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zolaiha; Pembimbing: Besral
S-3052
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heny Fitrianty; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Ella Nurlella Hadi, Yusro
S-6457
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive