Ditemukan 36903 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nova Herawati; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono
S-1316
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mia Suminarti; Pembimbing: Kusharisupeni; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Dewi Damayanti
Abstrak:
Gizi lebih merupakan kondisi tubuh dengan berat badan yang berlebih dibandingkan dengan usia atau tinggi badan akibat asupan gizi relatif melebihi jumlah yang diperlukan untuk pertumbuhan normal, perkembangan, dan metabolisme. Gizi lebih merupakan masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan dengan meningkatnya risiko terjadinya kesakitan dan kematian. Tujuan umum penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara kebiasaan makan (frekuensi makan, kebiasaan minum susu dan hasil olahannya, kebiasaan makan fast food, kebiasaan makan jajanan, kebiasaan makan camilan saat menonton TV) dan durasi menonton TV dengan gizi lebih pada anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional terhadap 148 anak usia prasekolah dari 2 sekolah di Garut. Pengukuran berat dan tinggi badan anak dilakukan oleh petugas sedangkan informasi karakteristik anak dan orang tua, kebiasaan makan dan aktivitas fisik anak diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh responden sendiri. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji chi-square (bivariat) dan regresi logistik ganda (multivariat). Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan indeks IMT/U prevalensi gizi lebih (kelebihan berat dan kegemukan) anak prasekolah mencapai 25,7%. Ada hubungan antara frekuensi makan, kebiasaan minum susu, kebiasaan makan fast food, kebiasaan makan camilan saat menonton TV, dan durasi menonton TV dengan gizi lebih anak prasekolah. Frekuensi makan utama merupakan faktor yang dominan berhubungan dengan gizi lebih setelah dikontrol variabel kebiasaan makan fast food, kebiasaan minum susu, durasi menonton TV dan status pekerjaan ibu dalam analisis multivariat.
Overnutrition is the condition of body with excess weight compared with age or height due to oversupplied of nutrients relative to the amounts required for normal growth, development, and metabolism. Overnutrition is a public health issue because it deals with an increased risk of morbidity and mortality. The general objective of this research is to know the relationship between eating habits (frequency of eating, milk-drinking habits, fast food eating habits, snack eating, habits of snacking while watching TV), and duration of watching TV with overnutrition in preschoolers. This was a cross-sectional study of 148 preschoolaged children from two kindergarden in Garut. A measurement of children`s heights and weights were collected by trained personnel, while the information characteristics of children and parents, childrens eating habits and physical activities were collected from self-administered questioner. Processing and analyzing data using chi-square test (bivariate) and multiple logistic regression (multivariate). The analysis showed that based on the index BMI/age, prevalence rates of overnutrition (overweight and obesity) were 25,7%. The results of chisquare tes showed significant relationship between overnutrition with frequency of eating, milk-drinking habits, fast food eating habits, habits of snacking while watching TV and duration of watching TV. Frequency of eating variable is the dominant factor associated with overnutrition after being controlled by fast food eating habits, milk-drinking habits, duration of watching TV and maternal employment status in the multivariate analysis.
Read More
Overnutrition is the condition of body with excess weight compared with age or height due to oversupplied of nutrients relative to the amounts required for normal growth, development, and metabolism. Overnutrition is a public health issue because it deals with an increased risk of morbidity and mortality. The general objective of this research is to know the relationship between eating habits (frequency of eating, milk-drinking habits, fast food eating habits, snack eating, habits of snacking while watching TV), and duration of watching TV with overnutrition in preschoolers.
S-7920
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rita Chairani; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, S.R. Tri Handari
S-7156
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Rahmawati; Permbimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Itje Aisah Ranida
S-6290
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hermina
Seri Gizi 20
Bogor : P3G, 1997
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Untari Is Wahyuningsih; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika
S-3975
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ratna Widiyaningsih; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Fatmah, Budisetiawan Muchtar
S-4598
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ryza Maulana Putra; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Asih Setiarini, Agus Triwinarto
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara tekanan untuk makan dan faktor lainnya dengan perilaku picky eating. Pengambilan data menggunakan pengisian kuesioner dan pengukuran berat badan dan tinggi badan pada 113 anak usia 3 - 6 tahun di PAUD dan TK terpilih di Kelurahan Manggarai Selatan, Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 29,2% responden memiliki perilaku picky eating. Terdapat perbedaan proporsi signifikan pada picky eater yang mendapat tekanan untuk makan (p = 0,007) dan memiliki keluarga berperilaku picky eating (p = 0,0001) serta perbedaan rata-rata usia anak yang signifikan pada picky eater (p = 0,014). Perilaku picky eating lebih sering terjadi pada masa awal anak-anak yang mendapat tekanan untuk makan serta memiliki keluarga berperilaku picky eating.
The purpose of this study is to determine the relationship between pressure to eat and other factors with picky eating behaviour. Data was obtained by questionnaires and weight and height measurements from 113 children aged 3 - 6 years old in selected kindergarten in South Manggarai Urban, South Jakarta. Result of this study shows 29,2% of respondents have picky eating behaviour. There is significant difference of proportion in picky eater who had pressure to eat (p = 0,007) and had family with picky eating behaviour (p = 0,0001) and also significant diferrence of mean age in picky eater (p = 0,014). Picky eating behaviour often occurs in early childhood who have pressure to eat and have family with picky eating behaviour.
Read More
The purpose of this study is to determine the relationship between pressure to eat and other factors with picky eating behaviour. Data was obtained by questionnaires and weight and height measurements from 113 children aged 3 - 6 years old in selected kindergarten in South Manggarai Urban, South Jakarta. Result of this study shows 29,2% of respondents have picky eating behaviour. There is significant difference of proportion in picky eater who had pressure to eat (p = 0,007) and had family with picky eating behaviour (p = 0,0001) and also significant diferrence of mean age in picky eater (p = 0,014). Picky eating behaviour often occurs in early childhood who have pressure to eat and have family with picky eating behaviour.
S-9221
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Irma Hilma; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad
S-3578
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fauza Rizqiya; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Kusharisupeni, Erry Sriyanti
S-5681
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
