Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38587 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hendri Jhonson; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko, Andy Bendru
S-4364
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chairunnisa Niken Lestari; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Aan Ariyanti
Abstrak: ABSTRAK DKI Jakarta merupakan daerah endemis DBD, di mana Jakarta Timur selalu menjadi kota dengan jumlah kasus tertinggi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran insidens DBD berdasarkan orang, tempat, waktu, dankorelasi antara faktor lingkungan seperti karakteristik lingkungan fisik, lingkungan sosial, dan praktik pengendalian vektor dengan Insidens DBD di Jakarta Timur tahun 2012-2016. Data yang digunakan adalah data sekunder, total populasi penelitian dengan unit analisis tingkat kecamatan (agregat). Desain penelitian studi kuantitatif observational ekologi. Rata-rata Insidens DBD tahun 2012-2016 tersebar lebih tinggi pada laki-laki, tertinggi di Kecamatan Pulogadung, memuncak pada bulan Maret-April setiap tahunnya, dan terjadi KLB pada tahun 2016. Variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan Insidens DBD adalah kelembaban udara, jumlah hari hujan, dan cakupan Jumantik melapor. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan penyusunan program pengendalian DBD untuk mencegah potensi wabah, dan menjadi studi pembuka untuk analisis tingkat individu. Kata kunci:Endemisitas DBD, Jakarta Timur, Faktor Lingkungan DKI Jakarta is a DHF endemic area, where East Jakarta has always been the city with the highest number of cases each year. This study aims to identify the DHF Incidence distribution by person, place, time, and correlation between environmental factors such as physical environment, social environment, and vector control practices with DHF incidence in East Jakarta 2012-2016. The data used are secondary data, total study population with district analysis unit (aggregate). The study design is quantitative observational study of ecology. The mean of DHF prevalence in 2012-2016 is higher in males, the highest in Pulogadung district, peaking in April-March in every year, and outbreak was occurred in 2016. The variables which have a significant association with DHF prevalence are air humidity, number of rainy days, and coverage of Jumantik who reports. This study is expected to become a reference for the preparation of DHF control programs to prevent potential outbreaks, and to be an opening study for individual level analysis. Key words:DHF Endemicity, East Jakarta, Environmental Factors
Read More
S-9664
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Febi Dwirahmadi; Pembimbing: Syahrizal Syarif
S-3893
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cendrawirda; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Nuning Maria Kiptiyah, Renti Mahkota, Cicilia Windiyaningsih, Winarno
Abstrak:

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena penyebaran yang cepat dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit DBD ini sampai saat ini masih banyak menyerang anak-anak. Sejak tahun 2003 - 2006 di Kota Tembilahan dari 359 totai kasus 341 kasus adalah anak-anak (95 %). Untuk mengetahui apa penyebabnya penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor individu anak dan faktor lingkungan dengan kejadian DBD pada anak di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau. Jenis Pcnelitian ini disain Case Comrol dan menggunakan data primer meialui wawancara., pengukuran dan observasi lingkungan. Populasi penelitian adalah seluruh anak-anak berusia dibawah 12 tahun yang tinggal dan menetap di Kota Tembilahan. Sampel adalah anak berusia dibawah 12 tahun yang menderita DBD yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kab. Indragiri Hilir sebagai kasus dan kontrol adalah anak bemsia dibawah I2 tahun yang bebas dari semua gejala DBD dan tinggal dalarn radius 100 meter dari rumah kasus. JumlaI1 sampel dalam penelitian ini 99 kasus dan 99 kontrol. Entri data dengan program Epi ~ info versi 6.0, pengolahan dan analisis data dengan menggunakan SPSS versi 13.0. Variahel yang berhubungan dengan kejadian DBD pada anak yaitu: kebersihan Iingkungan (OR = 31.11, 95 % CI 10.09 - 95.95), upaya mencegah gigitan nyamuk (OR = 16.33, 95 % CI 5.69 - 46.88), kepadatan hunian (OR = 14.48, 95 % CI 4.82 - 43.49), upaya mencegah berkembang biaknya nyamuk (OR = 8.45, 95 % Cl 2.33 ~ 3058) dan keberadaan jentik (OR = 3.55, 95 % CI 1.04 - l2.l4) Variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian DBD pada anak: umur anak, jenis kekamin anak, persepsi status gizi anak, spend time anal: dan riwayat keluar kota dalam masa inkubasi yang diiakukan anak, umur ayah, pendidikan ayah, pekerjaan ayah, umur ibu, pendidikan ibu, pekeljaan ibu dan pengeluaran/sosial ekonomi keluarga, jenis kontainer. Dari temuan pada penelitian ini disamnkan: untuk keluarga dan masyarakat: menycdiakan tempat sampah di alias rumah masing-masing, mengubur barang-barang bekas yang tidak bisa masuk ke dalam tempat, pemasangan kawat kassa pada setiap ventilasi mmah, menutup dinding rumah, tidak menggantung pakaian di dalam rumah, aktiiitas siang hari di dalam rumah selalu: memakai obat nyamuk bakar/pakai repellenr, tidur pakai kelambu, menutup rapat tempat penampungan air, menaburkan bubuk abate minimal 3 bulan sekali, perbaikan konstruksi rumah/ luas rumah, upayakan satu rumah satu keluarga. Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir melakukan kegiatan pemantauanjentik dan pemberantasanjentik, dan pcnyuluhan kesehatan masyarakat.


Dengue Haemomghic Fever is one of the infectious diseases which are still until now become problem of Indonesian community health because of its rapid spread which can cause death, Generally disease under the age of 15 usual be major population whose infected to disease. This study is made to know the children individual factor and Dengue Haemoraghic Fever suffered by the children in Tembilahan city, indragiri Hilir District, Riau Province. This study used design case control study is analytical study which used. The study population is all children under the age of I2 living in Tembilahan. The samples are the children under the age of I2 years who diagnosed as Dengue haemoraghic Fever case cure hospitalized in Regional Hospital of Puri Husada Tembilahan. All the cases reported to Distric Health Oftice of Indragiri Hilir. All the case considered as the case and of the study the control will be randomly selected for their neighbor. As sample in this study is 99 (ninety nine) case and 99 (ninety nine) control. The study found the following variable of study have significantly related to the occurred of the depend are the environmcnt sanitation (OR = 31,3l, 95 % CI 10.09 - 95,95), effort to prevent the mosquito bite (OR = l6,33, 95 % CI 5,69 - 4638), the household crowding index (OR = l4,48, 95 % Cl 4,82 ~ 43.49), effort to prevent the mosquito reproduction (OR = 8,45, 95 % CI = 2,33 - $50.58) and larvae availability in the container (OR = 3,55, 95 % CI = 1,04 - l2.l4). Based on this study result, it is recommended that for household and community to clean cnvironment, to all the time prevent the mosquito bites especially on the day, and community should cultivate in their daily life the 3 M activities (to bury, to close and to flush) of the water reservoir at least once a week For dense population area, it is recommended not make travel to the endemic area in the secondary infection in the household. It is recommended that the Health Office oflndragiri Hilir District and Public Health Center in Tembilahan to improve the health extension program through the clean Friday movement, mosquito nest combat.

Read More
T-2774
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Telda Sjalom Banda; Pembimbing: Yovsyah
S-3852
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riza Farina Fitri; Pembimbing: Helda; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Agus Handito, Inggariwati
Abstrak:
Angka kesakitan demam berdarah dengue terus meningkat setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran epidemiologi kejadian demam berdarah dan faktor – faktor yang mempengaruhi nya. Variabel yang diukur adalah kepadatan penduduk, curah hujan, suhu udara, kelembaban udara, penyelidikan epidemiologi dan fogging focus. Studi ini merupakan studi ekologi/ studi korelasi, menggunakan data sekunder, yang unit analisisnya populasi. Analisis multivariat menggunakan multiple regresi linear, Faktor yang dominan berhubungan dengan kejadian demam berdarah dengue antara lain variabel curah hujan dengan p-value=0,000, variabel kepadatan penduduk dengan p-value=0,024, variabel kelembaban udaran dengan p-value= 0.004 dan variabel kecepatan angin dengan p value = 0.000.

The morbidity rate of dengue hemorrhagic fever continues to increase every year. The purpose of this research is to find out the epidemiological description of the incidence of dengue fever and the factors that influence it. The variables measured were population density, rainfall, air temperature, air humidity, epidemiological investigations and fogging focus. This study is an ecological study/correlation study, using secondary data, whose unit of analysis is population. Multivariate analysis using multiple linear regression. The dominant factors related to the incidence of dengue hemorrhagic fever include rainfall variable with p-value = 0.000, population density variable with p-value = 0.024, air humidity variable with p-value = 0.004 and speed variable. wind with p value = 0.000.
Read More
T-6634
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fathinah Ranggauni Hardy; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Sholah Imari, Ingan Ukur Taringan
T-4792
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lila Kesuma Hairani; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Rina Fithri Anni B.
S-5794
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mika Valianti; Pembimbing: Yovsyah
S-2665
Depok : FKM-UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kavana Iman Ramadhan; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, I Dewa Gede Dony Lesmana
Abstrak:

Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi permasalahan serius di seluruh daerah di dunia. DBD disebabkan oleh virus dengue yang di bawa oleh nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama dan aedes albopictus sebagai vektor sekunder dan ditularkan melalui gigitan nyamuk tersebut. Berdasarkan data BPS Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2019 Provinsi Kalimantan Timur mencatat terdapat 6723 kasus DBD dan Kota Balikpapan menjadi penyumbang terbesar dengan 1838 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor iklim (suhu udara, kelembaban, dan jumlah hari hujan), sosio-demografi (kepadatan penduduk), dan upaya pengendalian vektor (Angka Bebas Jentik) dengan insidens DBD di Kota Balikpapan Tahun 2017-2021. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan DBD Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan Balikpapan dalam Angka oleh BPS Kota Balikpapan. Rata-rata IR DBD selama 5 tahun di Kota Balikpapan adalah 122 per 100.000 penduduk, paling tinggi di Kecamatan Balikpapan Tengah dan paling banyak dialami oleh kelompok umur.


 

Dengue hemorrhagic fever is an environmental-based disease which is still a serious problem in all regions of the world. DHF is caused by the dengue virus which is carried by Aedes aegypti as the main vector and Aedes albopictus as the secondary vector and is spread through the bite of these mosquitoes. Based on BPS, in 2019 the Province of East Kalimantan recorded 6723 cases of DHF and Balikpapan City was the largest contributor with 1838 cases. This study aims to determine the relationship between climatic factors (air temperature, humidity, and number of rainy days), socio-demographics (population density), and vector control efforts (larva free index) with DHF incidence in Balikpapan City in 2017-2021. This study uses an ecological study design with secondary data sourced from the DHF report of Balikpapan City Health Offices and ?Balikpapan dalam Angka? by Central Bureau of Statistics of Balikpapan City. The average DHF IR for 5 years in Balikpapan City is 122 per 100,000 population, the highest in Balikpapan Tengah District and most

Read More
S-11164
Depok : FKMUI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive