Ditemukan 42504 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Devi Lestari; Pembimbing: Besral; Penguji: Sudijanto Kamso, Ikron
S-4383
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Airadiba Hadad; Pembimbing: Ririn Arminsih; Penguji: Budi Hartono, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi diare pada balita di DKI Jakarta dan mengetahui hubungan sumber air minum, pengolahan air minum, fasilitas sanitasi, fasilitas cuci tangan, suplementasi vitamin A, dan pendidikan ibu sebagai faktor risiko terhadap kejadian diare pada balita. Desain penelitian menggunakan desain studi potong lintang dengan menggunakan data sekunder dari SDKI 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 0-59 bulan yang tercatat dalam data Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari sampel SDKI 2017. Dari 695 sampel balita hidup, didapatkan 370 sampel yang memenuhi kriteria. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat.
Read More
S-10584
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rani Setiowati; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Bambang Wispriyono, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan bawah akut yang secara khususmempengaruhi fungsi paru. Penyakit ini merupakan penyebab kematian balitaterbesar setelah diare. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018, prevalensipneumonia pada kelompok balita sebesar 4,8%, angka ini berada diatas prevalensipneumonia nasional yaitu 4,0%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita (12-59 bulan) diIndonesia pada tahun 2017. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectionaldengan jumlah sampel 13.855. Penelitian ini merupakan analisis lanjutan SurveiDemografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Analisis data yangdigunakan pada penelitian ini adalah uji chi-square dan regresi logistik. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistikantara kejadian pneumonia pada balita dengan tempat tinggal, jenis dinding, jenisatap, usia 12-23 bulan, usia 24-35 bulan, status imunisasi DPT-Hib, berat badanlahir, dan balita dengan ibu berstatus pendidikan lulus SD. Faktor dominan yangmempengaruhi kejadian pneumonia pada balita di Indonesia berdasarkan dataSDKI tahun 2017 adalah jenis dinding.
Kata kunci: Balita, Faktor-faktor, Indonesia, Pneumonia
Pneumonia is acute lower respiratory tract infection that affect lung function inparticular. This disease is a leading mortality on under-five children after diarrhea.According to Basic Health Research (Riskesdas) 2018, prevalence of pneumoniaon group of under-five children is 4,8%, high than the national pneumoniaprevalence which is 4,0%. This study aims to analyse factors related to pneumoniaon under-five children in Indonesia on 2017. Cross-sectional design study waschosen with 13.855 samples included. This study is an extension analysis ofIndonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017 data. The data analysis inthis study used chi square test and logistic regression. Result found that there is astatistically significant relationship between pneumonia under-five children withtype of residence, type of wall, 12-23 months old, 24-35 months old, DPT-Hibimmunisation, birth weight, and elementary school graduated mother. Dominantinfluencing factors of pneumonia on under-five children in Indonesia based onIDHS 2017 data is type of wall.
Keywords: Determinants; Indonesia; Toddler; Pneumonia.
Read More
Kata kunci: Balita, Faktor-faktor, Indonesia, Pneumonia
Pneumonia is acute lower respiratory tract infection that affect lung function inparticular. This disease is a leading mortality on under-five children after diarrhea.According to Basic Health Research (Riskesdas) 2018, prevalence of pneumoniaon group of under-five children is 4,8%, high than the national pneumoniaprevalence which is 4,0%. This study aims to analyse factors related to pneumoniaon under-five children in Indonesia on 2017. Cross-sectional design study waschosen with 13.855 samples included. This study is an extension analysis ofIndonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017 data. The data analysis inthis study used chi square test and logistic regression. Result found that there is astatistically significant relationship between pneumonia under-five children withtype of residence, type of wall, 12-23 months old, 24-35 months old, DPT-Hibimmunisation, birth weight, and elementary school graduated mother. Dominantinfluencing factors of pneumonia on under-five children in Indonesia based onIDHS 2017 data is type of wall.
Keywords: Determinants; Indonesia; Toddler; Pneumonia.
S-10494
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ajeng Sewelas Ekapermatasari; Pembimbing: Ririn Arminsih; Penguji: Budi Haryanto, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sumber air minum dengan kejadian diare pada balita di Banten menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah sampel 467 balita. Analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan chi-square. Prevalensi diare pada balita sebesar 10,7%.
Read More
S-10544
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Melisa Anindita Rahmawati; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Helda, Felly Philipus Senewe
Abstrak:
Pendahuluan: Diare merupakan penyakit pembunuh kedua pada balita dengan prevalensi sebesar 14,3 dan berpotensi terjadi Kejadian Luar Biasa KLB di Indonesia. Lebih dari 100.000 balita meninggal akibat diare dengan estimasi hilangnya biaya ekonomi sebesar Rp. 7,2 Triliun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Indonesia berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia SDKI 2012. Metode: Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi studi pada penelitian ini adalah seluruh balita Indonesia usia 0-59 bulan pada SDKI 2012 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kemudian dilakukan sampling dengan metodesistem random sampling dengan jumlah sampel 5.961 balita. Hasil: Prevalensi kejadian diare pada balita yang mengalami diare 2 minggu sebelum survei SDKI 2012 adalah sebesar 15,2 907 balita dan secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara usia balita 6-35 bulan POR: 1,977; 95 CI: 1,500-2,518; p 0,001, jenis kelamin POR: 1,298; 95 CI: 1,125-1,497; p 0,001, pendidikan ibu POR: 1,365; 95 CI: 1,180 ndash; 1,576; p 0,001 , sosial ekonomi menengah POR: 1,309; 95 CI: 1,064 ndash; 1,610; p 0,011, sosial ekonomi bawah POR: 1,623; 95 CI: 1,376 ndash; 1,913; p 0,001, sumber air minum POR: 1,326; 95 CI: 1,134-1,551; p 0,001, ketersediaan jamban POR: 1,424; 95 CI: 1,228-1,650; p 0,001, ketersediaan tempat cuci tangan POR: 1,248; 95 CI: 1,062-1,465; p 0,008, dan daerah tempat tinggal POR: 1,250; 95 CI: 1,085=1,440; p 0,002 dengan kejadian diare pada balita di Indonesia tahun 2012. Dalam menurunkan angka kejadian diare pada balita, perlu adanya kesadaran bersama baik pemerintah, petugas kesehatan, masyarakat, maupun orang tua dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat PHBS.
Introduction: Diarrhea is a second killer disease in under five children with a prevalence of 14,3 and have potential to outbreak in Indonesia. More than 100,000 under five children died from diarrhea with an estimated loss of economic costs of 7.2 Trillion Rupiah. Objective: This study aims to determine factors are related to diarrhea occurrence among under five children in Indonesia based on data Indonesia Demographic and Health Survey IDHS 2012. Method: This is a cross sectional study with study population were all Indonesian under five children 0 59 months in SDKI 2012 that meet the criteria of inclusion and exclusion. Then sampling by simple random sampling method with the number of sample is 5.961 responden. Results: The prevalence of diarrhea occurrence in under fives with diarrhea 2 weeks before survey was 15.2 907 and there was a statistically significant relationship between age 6 35 months POR 1,977 95 CI 1,500 ndash 2,518 p 0,001, sex POR 1,298 95 CI 1,125 ndash 1,497 p 0,001, maternal education POR 1,365 95 CI 1,180-1,576 p 0,001, middle socioeconomic POR 1,309 95 CI 1,064-1,610 p 0,011, low socioeconomic POR 1,623 95 CI 1,376 ndash 1,913 p 0,001, drinking water source POR 1,326 95 CI 1,134 ndash 1,551 p 0,001, latrine availability POR 1,424 95 CI 1,228 ndash 1,650 p 0,001, handwasher availability POR 1,248 95 CI 1,062 ndash 1,465 p 0,008, and residence area POR 1,250 95 CI 1,085-1,440 p 0,002 on the incidence of diarrhea among under five children in Indonesia 2012. To decreasing the incidence of diarrhea among under five children, need a common awareness of government, health workers, community, and parents to improving sanitation and healthy life.
Read More
S-9764
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ira Akhira Mardiani; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Farida Mutiarawati Tri Agustina, Mudjianto
S-4742
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Meutia Nur Fitriani; Pembimbing: Ririn Arminsih WUlandari; Penguji: Laila Fitria, Yulia Fitria Ningrum
S-10489
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Badan Pusat Statistik
R 304.6 BAD s
Jakarta : BPS, 2004
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Badan Pusat Statistik
R 304.6 BAD s
Jakarta : BPS, 2003
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bambang Hermawan; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi
S-1029
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
