Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37670 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sefti Melani; Pembimbing: Sri Tjahjani Budi Utami
S-4037
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Susmiati; Pembimbing: Bambang Wispriyono, Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, I Gusti Gede Djestawana, Sonny Priajaya Warouw
T-2931
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismala Kesuma; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Ririn Arminsih Wulandari
T-1886
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rusli; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Budi Haryanto, Rachmat Suherwin, Inswiasari
T-3023
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Avatari Khumaira Hadi; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Ema Hermawati, Resyana Yunita
Abstrak:
Pencemaran udara, khususnya PM2.5, menjadi masalah serius karena partikel halus ini mampu masuk hingga alveoli paru dan peredaran darah. Wilayah Jalan Margonda Raya merupakan salah satu kawasan di Kota Depok dengan lalu lintas padat dan aktivitas ekonomi yang tinggi, sehingga berpotensi menghasilkan emisi PM2.5 dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat risiko pajanan PM2.5 terhadap pekerja luar ruangan di sepanjang Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Desain studi yang digunakan adalah analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL) terhadap 100 responden pekerja luar ruangan. Pengukuran konsentrasi PM2.5 dilakukan selama satu jam pada lima titik berbeda dan diperoleh rata-rata sebesar 166,8 µg/m³, sedangkan estimasi konsentrasi 24 jam menunjukkan nilai rata-rata sebesar 88,3 µg/m³ yang telah melebihi baku mutu udara ambien. Karakteristik antropometri responden menunjukkan nilai median berat badan sebesar 59,6 kg. Pola aktivitas pekerja menunjukkan nilai median waktu pajanan adalah 8 jam/hari, frekuensi pajanan 310 hari/tahun, dan durasi pajanan 6 tahun. Nilai asupan PM2.5 yang dihitung menghasilkan rata-rata 0,0038 mg/kg/hari untuk skenario realtime dan 0,0158 mg/kg/hari untuk skenario lifetime. Nilai RQ (Risk Quotient) masing-masing adalah 1,078 (realtime) dan 4,382 (lifetime), yang menunjukkan bahwa tingkat risiko berada pada kategori tidak aman (RQ > 1). Oleh karena itu, diperlukan manajemen risiko seperti penurunan konsentrasi paparan PM2.5 menjadi 0,038 mg/m³, pengurangan durasi pajanan menjadi 7,6 jam/hari, serta pengurangan frekuensi kerja menjadi 294 hari/tahun.


Air pollution, particularly PM2.5, is a serious issue because these fine particles can penetrate deep into the lung alveoli and enter the bloodstream. Jalan Margonda Raya is one of the areas in Depok City with dense traffic and high economic activity, so it has the potential to produce large amounts of PM2.5 emissions. This study aims to assess the level of risk of PM2.5 exposure to outdoor workers along Jalan Margonda Raya, Depok City. This research was conducted using the Environmental Health Risk Assessment (EHRA) method among 100 outdoor worker respondents. PM2.5 concentrations were measured over one-hour intervals at five different locations, resulting in an average of 166.8 µg/m³, while the 24-hour concentration estimate showed an average value of 88.3 µg/m³ which exceeded the ambient air quality standard. The anthropometric characteristics of the respondents showed a median body weight of 59.6 kg. Worker activity patterns show a median exposure time of 8 hours/day, exposure frequency of 310 days/year, and exposure duration of 6 years. The calculated PM2.5 intake values yield an average of 0.0038 mg/kg/day for the realtime scenario and 0.0158 mg/kg/day for the lifetime scenario. The RQ (Risk Quotient) values are 1.078 (realtime) and 4.382 (lifetime), respectively, indicating that the risk level is in the unsafe category (RQ > 1). Therefore, risk management is needed such as reducing the concentration of PM2.5 exposure to 0.038 mg/m³, reducing the duration of work to 7.6 hours/day, and reducing the frequency of work to 294 days/year.
Read More
S-12031
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ikha Purwandari; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Suyud Warno Utomo, Laila Fitria, Sonny Priajaya Warrow, Anna Rozaliyani
Abstrak: Tesis ini membahas hubungan pajanan polusi udara (PM2,5 dan NO2) dengan kadar Malondialdehyde pada siswa sekolah dasar negeri yang terletak di sekitar ruas jalan raya di Jakarta Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pajanan polusi udara dalam ruangan dengan kadar MDA urin pada siswa sekolah dasar. Penelitian yang menggunakan desain studi cross sectional dilakukan pada bulan April - Mei tahun 2019. Hasil penelitian menujukkan konsentrasi PM2,5 dan NO2 di dalam ruangan melebihi baku mutu yang ditentukan yakni nilai rata-rata di dalam kelas PM2.5 sebesar 86,37 µg/m 3 , sedangkan rata-rata NO2 di dalam kelas sebesar adalah 76,18 µg/m 3 . Kadar MDA dalam urin pada siswa yang digunakan untuk melihat penanda stress oksidatif dalam tubuh anak yang dikaitkan dengan polusi udara dan karakteristik individu. Adanya hubungan dengan korelasi positif antara PM2,5 indoor dengan p value = 0,016 pada sekolah yang berada jauh dari jalan raya. Karakteristik individu pada anak yang digunakan untuk melihat hubungan dengan mengkontrol faktor yang lainnya terhadap MDA pada urin sanak adalah sesuai jenis kelamin, aktivitas fisik, anggota keluarga yang merokok di rumah, konsumsi vitamin dan suplemen, dan IMT
This thesis discusses the relations between air pollution exposure (PM2,5 and NO2) and Malondialdehyde urinary levels in schollchildren located around the highway in West Jakarta. This study aims to look at the relation between indoor air pollution exposure and urinary MDA levels in school students. The study using a cross sectional study design on April - May of 2019. The results of the study showed that PM2,5 and NO2 concentrations in the room exceeded the specified quality standard. PM2.5 indoor concentration was 86.37 µg / m3, and NO2 indoor concentration was 76.18 µg / m3. MDA urinary levels in students are used to see markers of oxidative stress in a child's body that are associated with air pollution and individual characteristics. There is a relationship with a positive correlation between PM2.5 indoor and p value = 0.016 in schools that are far from the highway. The individual characteristics of the children used to see the relationship with other factors controlling MDA in the urine of the relatives were according to gender, physical activity, smoker in family, vitamins and supplements consumption, and BMI
Read More
T-5775
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Tyastirin; Pembimbing: Suyud Warno Utomo; Penguji: Ririn Arminsih, Sjarifah Salmah, Fachrudin Ali A.
Abstrak:

Abstrak Di Indonesia diperkirakan 70%. pencemaran udara bersumber pada emisi kendaraan bermotor. Dampak terbesar dari pencemaran udara adalah gangguan pernapasan. Sebagai upaya pengendalian emisi kendaraan dilakukan uji emisi kendaraan yang sejak 2005. Pada penelitian ini akan dilakukan korelasi hasil emisi kendaraan, kualitas udara dan faktor meteorologis terhadap kejadian ISPA, sepanjang 2010. Selain itu dilakukan pula survei pengetahuan, sikap dan perilaku (PSP) terhadap 311 pemilik kendaraan mengenai kegiatan uji emisi kendaraan. Setelah dilakukan analisis diketahui angka kejadian ISPA di Jakarta sebesar 93 kasus/1000 penduduk, dengan kejadian terbesar di wilayah Jakarta Pusat, yaitu 215 kasus/1000 penduduk. Sedangkan analisis emisi kendaraan bermotor didapatkan presentase kendaraan bermotor dengan tahun pembuatan 2007 ke atas, yang tidak lulus uji emisi, paling besar adalah 23,6 % di wilayah Jakarta Selatan. Sedangkan, kualitas udara di wilayah Jakarta Pusat memiliki tingkat kosentrasi CO, SO2, O3 dan NO2 yang tinggi dibandingkan wilayah lain. Pada gambaran periode bulanan didapatkan angka kejadian ISPA tertinggi pada bulan Agustus 2010, sebesar 96,9 kasus/1000 penduduk. Begitu pula dengan presentase kendaraan bermotor dengan tahun pembuatan lebih dari 2007 yang tidak lulus uji emisi pada Agustus 2010 mencapai titik tertinggi sebesar 50%. Korelasi ini secara statistic dinyatakan signifikan dengan nilai p 0,0005. Kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor diharapkan rutin melakukan perawatan kendaraan/uji emisi guna mengurangi polutan emisi kendaraan di DKI Jakarta.


 

Estimated air pollution originates from motor vehicle emissions, In Indonesia is 70%.. Meanwhile, the greatest impact of the air is pencemaraan respiratory distress. This research will be conducted on the correlation results of vehicle emissions, air quality and meteorological factors on the incidence of respiratory infections, during 2010. In addition it also conducted a survey of knowledge, attitudes and behavior (KAB) against 311 vehicle owners regarding vehicle emissions testing activities. After analyzing known incidence of ARI in Jakarta is 93 cases/1000 population, with the largest events in the area of Central Jakarta (215 cases/1000 population). While the analysis found in South Jakarta, 23.6% of motor vehicle with year of manufacture 2007 and up, did not pass the emissions test. Meanwhile, the air quality in Central Jakarta has a level of concentration of CO, SO2, O3 and NO2 Keywords: are higher than in other regions. The highest incidence rate of ARI in August 2010 (96.9 cases/1000 population). Similarly, the percentage of vehicles with year of manufacture 2007 and up, which did not pass the emissions test in August 2010 reached its highest point at 50%. This correlation is statistically significant (P=0,0005). It is suggest for vehicles owner to check their vechicle routinely/ doing emissions test, so that its can reduce pollution in Jakarta.

Read More
T-3739
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heny Puspita Rokhwani; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Ririn Arminsih, Budi Hartono, Yayah Rodiana
T-4094
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yova Tsalvina Rizka; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Dewi Susanna, Joko Irwanto
Abstrak: Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di duniayang disebabkan oleh tiga faktor risiko utama yaitu faktor manusia yang meliputi faktor sosialdemografi dan faktor perilaku, kedaraan, dan lingkungan/infrastruktur. Dampak yangditimbukan dari kecelakaan lalu lintas di Indonesia berdasarkan data Kepolisian setiap jammeyebabkan tiga orang meninggal dunia. Terdapat perbedaan angka kecelakaan lalu lintas disetiap daerah di Indonesia serta terdapat perbedaan faktor risiko penyebab kecelakaan lalulintasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor risiko kecelakaandengan kecelakaan lalu lintas di Kota Cilegon tahun 2017-2018. Penelitian ini inimenggunakan desain cross sectional dengan variabel independennya adalah faktor risikokecelakaan yang meliputi faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktorlingkungan/infrastruktur. Variabel dependennya adalalah kecelakaan lalu lintas. Data yangdigunakan merupakan data sekunder terkait dengan kecelakaan lalu lintas yang didapatkan dariPolres Kota Cilegon. Pengambilan dan pemasukkan data dilakukan di Polres Kota Cilegon.Digunakan analisis data univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square. Hasil ananlisismenunjukkan bahwa proporsi faktor jenis kelamin laki-laki memiliki presentase tertinggi yaitusebesar 91,8% pada tahun 2017 dan 87,6% pada tahun 2018. Dari 14 variabel yang diuji, tidakada variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kecelakaan lalu lintas di KotaCilegon.Kata kunci:Kecelakaan lalu lintas, meninggal dunia, faktor risiko manusia, faktor risiko kendaraan, faktorrisiko lingkungan/infrastruktur.
Read More
S-10245
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maria Ulfah; Pembimbing: Sri Tjahjani Budi Utami
S-3766
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive