Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36918 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mulyadi; Pembimbing: Rita Damayanti
S-630
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Karmanto; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-610
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gede Ketut Wirakamboja; Pembimbing: Hadi Pratomo
S-572
Depok : FKM UI, 1991
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saprianto; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-1727
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Safrudin; Pembimbing: Jaslis Ilyas
S-1380
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pritasari; Pembimbing: Rita Damayanti
S-636
Depok : FKM UI, 1992
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agung Marehwati; Pembimbing: Kemal Nazarudin Siregar; Penguji: Luknis Sabri, Anwar Hasan, Wibisono Wijono, Farida Djufri
Abstrak:

Dewasa ini banyak keluhan masyarakat mengenai rendahnya mutu layanan kesehatan yang diterima terutama dari sarana pelayanan kesehatan milik pemerintah. Seringkali keluhan-keluhan menyangkut tentang sikap yang kurang simpatik, kurang ramah dan banyak keluhan lainnya yang benar-benar memperihatinkan yang seharusnya sudah tidak terjadi dan terulang kembali. Keluhan mengenai kurang terampilanya tenaga kesehatan terutama tenaga lulusan Institusi Pendidikan tenaga kesehatan jenjang menengah dan jenjang pendidikan tinggi/diploma III. Hal demikian menunjukkan perfomance tenaga lulusan masih perlu lebih ditingkatkan baik keterampilan, pengetahuan dan sikapnya.Akademi Kesehatan Gigi Depkes Jambi sebagai salah satu institusi pendidikan tenaga kesehatan jenjang Diploma III sudah harus bersiap dalam menghadapi tantangan terutama menyangkut mutu lulusan yang akan dihasilkan. Karena itulah sejak dari awal penerimaan, calon peserta didik yang diterima hendaknya benar-benar memenuhi persyaratan baik secara fisik maupun kemampuan intelektualnya, sehingga hanya calon peserta didik terbaiklah yang akan diterima mengikuti pendidikan di AKG Depkes Jambi.Diharapkan dari input yang terbaik ini selama mengikuti proses belajar-mengajar di AKG dapat pula diperoleh suatu prestasi belajar yang baik bahkan terbaik, dengan demikian keluaran yang dihasilkan dapat menunjukkan mutu terbaik sebagaimana yang diharapkan. Dan hasil analisis statistik hubungan antara ujian masuk dengan prestasi belajar diperoleh p-value = 0,029, artinya bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hasil ujian masuk dengan prestasi belajar dan dari hasil uji statistik hubungan variabel jenis kelamin terhadap prestasi belajar sebagai salah satu variabel yang diasumsikan mempengaruhi hubungan antara hasil ujian masuk dengan prestasi belajar ternyata diperoleh p-value = 0,038 yang artinya bahwa jenis kelamin mempunyai hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar dan dari hasil analisis didapat nilai OR jenis kelamin = 3,08 (CI 1,17-8,13) yang berarti 95% diyakini bahwa peluang untuk brprestasi belajar baik terletak antara 1,17 kali sampai dengan 8,13 kali dan peluang yang paling besar adalah pada jenis kelamin perempuan berpeluang 3,08 kali dibanding jenis kelamin laki-laki.Dari hasil penelitian ini ternyata prestasi belajar baik yang dicapai belum maksimal sehingga perlu upaya peningkatan agar dicapai hasil prestasi belajar yang maksimal. Dalam penelitian ini prestasi belajar diiihat dari hasil indeks prestasi kumulatif yang diperoleh melalui evaluasi tengah semester, semester ganjil dan semester genap yang merupakan hasil dari rangkaian kegiatan belajar mengajar di AKG Depkes Jambi. Dengan demikian perlu upaya peningkatan mutu proses belajar mengajar dan sistem yang mendukungnya, yang juga penting mendapat perhatian adalah sumber daya manusia selaku pengelola proses pendidikan di AKG perlu pula mendapat perhatian khusus agar mutu sumber daya manusia juga dapat lebih ditingkatkan mutunya.Untuk tetap dapat memperoleh input calon peserta didik dengan hasil ujian masuk baik, hendaknya dalam penerimaan melalui ujian masuk Sipensimaru tetap berpegang pada prinsip bahwa yang terjaring adalah benar-benar calon dengan hasil ujian masuk terbaik. Sehingga setelah memasuki AKG melalui proses belajar mengajar akan pula diperoleh prestasi belajar yang baik dan selanjutnya pada akhirnya dapat dihasilkan lulusan ahli madya kesehatan gigi yang mutunya dapat dipertanggungjawabkan.


 

Relationship between Sipensimaru Test Result and Student Study Performance at Depkes Dental Health Academy in Jambi Province Academic Year 2000/2001Recently many public complaints on low health service quality given especially by government owned health facilities. Often complaints on the less sympathetic, unfriendly attitudes shown which is actually alarming and should not happen but it repeatly happen. Complaints on the incompetence of trained staff specifically those graduated from medium and high health institution such as D III strata. This evidently shown that we still need to improve and re-educated them in all fronts, the skills, knowledge and attitude.Depkes Dental Health Academy in Jambi (AKG Depkes Jambi) as one of strata D III health school institution should prepare it self to make sure the quality of the graduates meets public requirements. Therefore starting from the recruitments, students applying must meet the requirements either mentally or intellectually, and only the best and the fittest can enrolled and become students in AKG Depkes Jambi.Statistic analysis on relationship between application test and student academic performance resulted p-value = 0,029, evidently there is cognizant relationship between enrollment test result and academic performance while as one variable, it is assumed that on statistic gender test inter collation relationship is existed and evidently p-value obtained = 0,038 which proved gender test has significant relationship with student academic performance and from this OR value analysis obtained = 3,08 (CI 1,17-8,13) which means the opportunity is 95% and it is believed could have good study performance is between 1,17 times up to 8,13 times has the biggest opportunity 3,08 times compared to male students.Evidently that good academic study performance has not maximally reached and improvement is needed and imperative in order to achieve maximum study performance. Serious efforts have to be taken in order to improve the quality human resources as the manager of education process at AKG must also improved.In order to obtain input from the candidates who has passed the enrollment test, it is therefore necessary to hold the same principal for candidates enrolled through Sipensimaru test is obtain the best student. Eventually after the candidates being accepted to enroll at AKG, with good study performance it could be expected that at the end responsible qualified middle skilled professional in dental health field be achieved.

Read More
T-1268
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Nofitasari; Pembimbing: Rina Artining Anggorodi, Triyani; Penguji: Ivonne M. Indrawani, Cecep Syarief Hidayat
T-2819
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Putra Syarif Hidayat; Pembimbing: Besral; Penguji: Sudijanto Kamso
Abstrak:
Jurusan Teknik Radiodiagnostik Politeknik Kesehatan Jakarta II merupakan institusi yang mencetak insan profesi di bidang radiografi yang lulusannya dituntut mempunyai kualitas dan profesionalisme yang tinggi menghadapi era globalisasi. Pada realitasnya menunjukkan bahwa nilai prestasi belajar mahasiswanya rata-rata hanya 2,58 belum mencapai pada tingkat prestasi yang baik, demikian pula hasil nilai ujian masuk mahasiswanya rata-rata hanya 33,18 masih sangat rendah. Penelitian ini membahas tentang hubungan nilai ujian masuk terhadap prestasi belajar mahasiswa dengan berbagai faktor konfoundingnya dan hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar dengan berbagai faktor konfoundingnya. Metode penelitian menggunakan cross sectional, dengan analisis statistik menggunakan uji korelasi, uji T, uji Anova, dan Regresi linier ganda. Hasil analisis statistik multivariat regresi linier ganda menunjukkan adanya hubungan positif dan linier antara nilai ujian masuk dengan prestasi belajar mahasiswa setelah dikontrol oleh variabel konfounding jenis kelamin dan interaksi (nilai ujian masuk, jenis kelamin). Nilai R= 0,697, nilai R2 0,486, nilai R2 adjusted = 0,477. Model Regresi Linier yang diperoleh dengan persamaan matematis sebagai berikut : Prestasi Belajar = 2,047 + 0,01211 Nilai Ujian Masuk - 2,039 Jenis Kelamin - 0,835 Nilai Ujian Masuk Jenis Kelamin. Hasil analisis statistik multivariat regresi liner ganda motivasi dengan prestasi belajar mahasiswa (P value= 0,793) tidak mempunyai hubungan bermakna setelah dikontrol oleh variabel konfounding pembagian kelas, sikap, sekolah menengah jurusan(1), tingkat(l), status mahasiswa, jenis kelamin, sekolah menengah jurusan(2), dan nilai ujian masuk. Nilai R-- 0,639, nilai R2 = 0,408, nilai R2 adjusted = 0,377. Dengan persamaan matematis : Prestasi Belajar = 2,242 + 0,000877 Motivasi + 0,05591 Kelas - 0,00215 Sikap - 0,126 Jurusan SMU(2) - 0,0732 tingkat(l) - 0,14 status mahasiswa + 0,221 jenis kelamin - 0,42 Jurusan SMU(1) + 0,01398 nilai ujian masuk. Nilai Ujian Masuk mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa setelah dikontrol oleh variabel jenis kelamin dan interaksinya (nilai ujian masuk jenis kelamin). Untuk memperoleh calon mahasiswa Teknik Radiodiagnostik yang berkualitas maka harus menetapkan hasil ujian masuk yang terbaik dengan menentukan nilai batas lulus minimal 50 dengan kategori lulus 4 mata uji atau 3 mata uji. Walaupun hubungan motivasi dengan prestasi belajar berdasarkan analisis statistik tidak signifikan, ada faktor lain yang berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa yang harus menjadi perhatian penting bagi institusi pendidikan Teknik Radiodiagnostik dalam merancang kegiatan belajar mengajar guna menghasilkan mutu mahasiswa yang berprestasi baik. Daftar bacaan : 65 (1984 -- 2003)

The Relationship Between the Score of Admission Test and Motivation with Learning Achievement of the Students of Radiodiagnostic Technic of Health Polytechnic Jakarta II, Ministry Of Health in 2003Department of Radio diagnostic Technic of Health Polytechnic Jakarta II is an institution which produce the professional of radiographers and high qualified graduation facing the globalization. The evidence show the mean of student score during study only 2.58. That score mean the achievement grade is still not good enough, while the mean score of admission test only 33.18. This research study about relationship between the score of admission test with the learning achievement and the various confounding factor and also the relationship between motivation with the learning achievement and the various confounding factor. The study design is cross sectional, with statistical analysis using Correlation test, T-tes, ANOVA test, and Multiple Linear Regression. The result of bivariate analysis showed that the variable that correlate with the learning achievement of student were sex, the major of high school background, type of class, status of student, grade, and the score of admission test, while the variable that has not correlation with the learning achievement of student were age, allowance, attitude, perception about lecturer, body mass index (the nutritional status), education level of father, education level of mother, residence, motivation, and the background of high school region. The result analysis of multivariate using multiple linear regression indicate positive correlation between the score of admission test with the learning achievement of the student after controlled by confounding variable of sex and interaction (the score of admission test and sex), the significance value is 0,000. R value = 0,697. R2 value = 0,486, R2 adjusted value = 0,477. The mathematic model of multiple linear regression: the learning achievement = 2.047 + 0,01211 the score of admission test - 2.039 sex - 0,835 sex*the score of admission test. The result analysis of multivariate using multiple linear regression indicate correlation between motivation with the learning achievement of the student not significant (P value = 0,793) after controlled by confounding variable type of class, attitude, major of high school(2), grade(1), status of student, sex, major of high school(1), and the score of admission test. R. value = 0,639 R2 value = 0,408, and R2 adjusted = 0,377. The mathematic model of multiple linear regression is the learning achievement = 2,242 + 0,0008775 Motivation + 0,05591 type of class - 0,00215 Attitude - 0,126 Major of Highschool(2) - 0,0732 grade(l) - 0,140 status + 0,221 sex - 0,420 Major ofHlghschool(1) + 0,01398 the score of admission test. The score of admission test had influence to the learning achievement of the student after controlled by variable sex and interaction (sex *the score of admission test). To recruite the best candidates of students, so the departement must recomended the best of qualification with the passing grade of 50 or the condition pass in 4 or 3 examination subject. Although, with statistic analysis showed there is no relationship between motivation with the learning achievement, some another factor have influence the learning achievement of student, so it is important to Departement of Radiodiagnostic Technic to design educational process to produce the qualified graduation. Refferences: 65 (1984 -2003)
Read More
T-1620
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Azhari; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Kusharisupeni, Hasbullah Thabrany, Yudianto, Sumijatun
Abstrak:

Kebutuhan tenaga keperawatan sampai saat ini masih sangat kurang, dimana bila dilihat jumlah sarana pelayanan kesehatan tentunya dengan standar rasio perawat dengan penduduk 1 : 1500-3.000 belum dapat dipenuhi. Selain itu masih sering muncul keluhan masyarakat mengenai kinerja tenaga keperawatan di pelayanan kesehatan yang tidak memenuhi standar keperawatan jugs merupakan salah satu tantangan bagi institusi pendidikan tenaga keperawatan dalam meningkatkan mutu lulusan. Dengan penyediaan tenaga keperawatan yang andal diharapkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor internal yaitu umur, jenis kelamin dan motivasi, dan faktor eksternal yaitu pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, penghasilan keluarga dan uang saku dengan prestasi belajar siswa di SPK Lubuk Linggau. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel yang didapat berjumlah 118 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan melihat laporan hasil evaluasi belajar mengajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diteliti lebih dari setengahnya dengan prestasi belajar baik (51,7 %). Kemudian lebih dari setengahnya siswa dengan umur tua (57,6 %), jenis kelamin perempuan (79,7 %), mempunyai motivasi belajar rendah (50,8 %), dengan pendidikan ayah tinggi (53,4), pendidikan ibu rendah (53,4 %), pekerjaan ayah non PNS/ABRI (63,6 %) dan ibu bekerja (67,8 %), serta uang saku yang diterima besar (52,5 %). Hasil analisis statistik menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur, motivasi dan pendidikan ayah dengan prestasi belajar (p < 0,05). Dari hasil analisis multipel regresi logistik diketahui bahwa variabel yang paling besar peranannya berhubungan prestasi belajar adalah motivasi (OR = 5,7). Disarankan bagi siswa untuk belajar giat dengan cara belajar efektif dan efisien. Bagi guru hendaknya menjelaskan tujuan dan manfaat materi yang diajarkan, menilai dan mengembalikan pekerjaan siswa secepatnya, dan menjelaskan cara meningkatkan konsentasi belajar.


 

The need of nursing staffs until now has not enough yet, because the increasing of health facilities to the ratio standart of nurses and inhabitans for 1 : 1500-3000 was still insufficient. Meanwhile, frequent complaint from the community about the working performance of nursing staffs in health services should be a challenge the quality of their graduated. Qualified nursing staffs could be expectected to enhance the quality of health services to the community. The purpose of research was to know the relationship between internal factors (age, sex, motyivation) and external factors (education and accupation of parents, family income, pochet money) with the students achievement at SPK of Lubuk Linggau. This research use cross sectional design. The samples were 118 respondens. The data was collected by using questionnaires and analyzed the report of studying progress of the students. The result of this research showed that more than a half have a good studying motivation (51,7 %), old age (57,6 %), females (79,7 %), high studying motivation (50,8 %), high education of father (53,4 %), low education of mother (65,3 %), the accupation of father were not civil servant or arm forces (63,6 %), mother was working (67,8 %) and the pocket money was more than enough (52,5 %). The result of statistical analysis showed that there was significant relationship between age, motivation and education of father with students achievement (p value < 0,05). From the of multiple logistic regression analysis, it is known that the most dominant variable related to student achievement was motivation (OR = 5,7). Suggested to students to have a good study through effective and efficient learning process. To the teachers, they should explain the objective and the use of teaching, evaluate and return the students' assignment and also how to accelarate learning concentration.

Read More
T-1073
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive