Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31511 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yuni Sari Romadhona; Pembimbing: Reni Mahkota; Penguji: Nurhayati Adnan, Nathanael Binti
S-4452
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Emi Noviani; Pembimbing: Helda; Penguji: Renti Mahkota, Dede Darmawan
Abstrak: Kesehatan gigi merupakan masalah kesehatan secara keseluruhan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kesehatan gigi sering dianggap masalah kecil padahal dapat berdampak lokal pada gigi itu sendiri dan sistemik pada organ tubuh lain. Berdasarkan data Riskesdas 2007 dapat diketahui bahwa prevalensi karies gigi di Indonesia pada usia 12 tahun sebesar 43,4% dan kabupaten Lebak prevalensinya karies gigi tertinggi yaitu 43,6%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada siswa SD kelas 4 -5 Di Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak Banten yaitu faktor jenis kelamin, kelas, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua serta faktor pengetahuan kesehatan gigi dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional.
 
Hasil study menemukan 127 orang (74,7%) responden mempunyai status karies gigi tinggi. Faktor yang berpengaruh terhadap kejadian karies gigi adalah suka mengkonsumsi makanan kariogenik OR=8,2 (CI 95%=3,0 - 22,3), Pekerjaan Orang tua OR=2,6 (CI 95%= 1,3 - 5,3), serta Tingkat pendidikan orang tua OR=2,4 (CI 95%= 1,1 - 4,9). Dari hasil penelitian disarankan untuk meningkatkan upaya promosi kesehatan serta pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut kepada orang tua dan wali murid siswa SD bahwa penting untuk menjaga dan memelihara kesehatan gigi putraputrinya di rumah, sedangkan bagi siswa didik diberikan pemahaman dan pengertian agar dapat mengurangi konsumsi makanan kariogenik. Hal tersebut dapat mengurangi angka karies gigi di Kecamatan curugbitung Lebak Banten.
 

Dental hygiene is a health problem that can affect the overall quality of life. Dental health is often considered to be a minor problem when a local impact on the tooth itself and other systemic organs. Based on data Riskesdas 2007 can be seen that the prevalence of dental caries in Indonesia at the age of 12 years was 43.4% and Lebak regency highest prevalence of dental caries 43.6%. The purpose of this study was to determine the factors related to the incidence of dental caries in primary school students grades 4 -5 In District Curugbitung Lebak district of Banten which factors of gender, class, parental education, parental employment, and factors of dental health knowledge and behavior of health care teeth. This study is a descriptive study using cross-sectional design.
 
The results of the study found 127 (74.7%) of respondents have a high dental caries status. Factors that influence the incidence of dental caries is likely to consume foods cariogenic OR = 8.2 (95% CI = 3.0 - 22.3), Employment parents OR = 2.6 (95% CI = 1.3 - 5,3), as well as the level of parental education OR = 2.4 (95% CI = 1.1 - 4.9). From the results it is suggested to improve health promotion efforts as well as an understanding of oral health to parents and guardians of elementary school students that it is important to keep and maintain the dental health of children in the home, while the students are given to students comprehension and understanding in order to reduce consumption cariogenic foods. This can reduce the number of dental caries in District curugbitung Lebak Banten.
Read More
S-8430
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Frestya Presiosa; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Diana M. Pakpahan
S-4086
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Indriyani L; Pembimbing: Dwi Gayatri; Penguji: Toha Muhaimin, Wiwien Novianti
S-7256
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zhara Juliane; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Syahrizal Syarif, Meta Ardiana
S-9935
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heni Suryani; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Dwi Gayatri, Nur Ikhwan
Abstrak: Karies merupakan penyakit gigi yang banyak dijumpai pada anak-anak usiasekolah dasar di Indonesia. Walaupun tidak menimbulkan kematian, sebagaiakibat dari kerusakan gigi dan jaringan pendukung gigi, dapat mennurunkantingkat produktivitas seseorang, karena dari aspek biologis akan dirasakan sakit,sehingga aktivitas belajar, makan dan tidur terganggu.Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri kelas 1 yang ada diWilayah Kerja puskesmas Walantaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuifakor prilaku yang mempengaruhi status karies gigi pada siswa sekolah dasardengan desain cross sectional dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan databerupa kuesioner.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 238 (69,4%) dari 343 anak yangmenderita karies gigi, jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 114 (74%). Daripenelitian ini faktor yang paling beresiko terhadap status karies gigi siswa adalahCara anak menyikat gigi (PR = 2,557), Frekuensi sering mengkonsumsi jajananmanis (PR = 2,197), Pekerjaan ibu (PR = 2,051) dan Frekuensi sikat gigi (PR =1,782).Usaha untuk menurunkan angka karies gigi pada anak yaitu dengan meningkatkan kegiatan program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah, melalui promotif dan preventif tentang kesehatan gigi dan mulut, melalui pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin ke sekolah-sekolah sehingga dapat diambil tindakan untuk mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan gigi dan mulut pada anaksekolah.
Kata kunci : Karies Gigi
The research was conducted at the State Primary School Grade 1st in theWork Area Walantaka clinic. This study aims to determine the behavior factoraffect the status of dental caries in primary school students with the cross-sectional design and the tools used to collect data in the form of a questionnaire.Research results showed that 238 (69.4%) of 343 children who suffer fromdental caries, is the most sex women 114 (74%). From this study the risk factorsfor dental caries status of students is the way children brushing their teeth (PR =2.557), frequency often consume sugary snacks (PR = 2.197), maternal work (PR= 2.051) and frequency toothbrush (PR = 1.782). Efforts to reduce the number of dental caries in children by increasingactivity UKGS program, through promotion and prevention of oral health throughoral examination regularly to schools so that they can take action to prevent andaddressthe problem of oral health on school children.
Keywords: Dental Caries.
Read More
S-7560
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Octaryana; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma; Penguji: Tri Yunis Miko, Trio Toufik Edwin
Abstrak: Jumlah kasus AIDS di Indonesia semakin meningkat, sampai periode Juni2013 sebesar 43.667 kasus. ABK merupakan mobile migrant population yangmemiliki perilaku seksual berisiko HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuanmengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksualberisiko terkait HIV/AIDS pada ABK di Poliklinik KKP Kelas I Tanjung Priok.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian yaitucross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ABK yangmelakukan kegiatan Medical Check Up (MCU) di poliklinik KKP Tanjung Priok.Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ABK yang melakukan kegiatanMCU dengan kriteria inklusi berjenis kelamin laki-laki, masa kerja minimal 3bulan, WNI, dan menandatangani informed consent. Hasil penelitianmenunjukkan 30,7% ABK memiliki perilaku seksual berisiko terkait HIV/AIDS.Karakteristik ABK terbanyak pada umur >30 tahun (56,7%), menikah (59,3%),pendidikan terakhir SMP keatas (78,7%), pulang ke daerah asal kurang dari 9bulan sekali (78,7%), lama berlabuh ≤ 3 hari (59,3%), usia seks pertama >21tahun (51,3%), tingkat pengetahuan kurang (53,3%), sikap negatif (54,7%), dankurang terpapar informasi HIV/AIDS (56,7%). Faktor-faktor yang secara statistikmemiliki hubungan dengan perilaku seksual berisiko adalah status pernikahan,pendidikan, frekuensi pulang ke daerah asal, lama berlabuh, usia seks pertama,pengetahuan, sikap dan keterpaparan media informasi. Sehingga perlu diberikanKIE mengenai HIV/AIDS dan penggunaaan kondom yang berkesinambungan serta penyediaan ATM kondom.Kata Kunci : Perilaku seksual berisiko, HIV/AIDS, ABK
The number of AIDS cases in Indonesia has increased, until the period ofJune 2013 amounted to 43.667 cases. The crew of ship is a mobile migrantpopulation who have HIV/AIDS-risk sexual behaviors. This research aims to havedescription of the factors correlation with risk sexual behavior related toHIV/AIDS in the crew at the Polyclinic of Port Health Office Class I of TanjungPriok. This research is an observational research using cross-sectional designstudy. Research population was entire the crew that have Medical Check Up(MCU) in the Polyclinic of Port Health Office Class I of Tanjung Priok. Researchsample was partially of the crew that have Medical Check Up (MCU) withinclusion criteria male, work period at least 3 months, Indonesian, and signedinformed consent. The result showed 30,7% of the crew have HIV/AIDS-risksexual behavior. Most of the crew characteristic are above 30 years old (56,7%),get married (59,3%), educational grade over junior high school (78,7%), back totheir hometown less than once in 9 months (78,7%), longer anchore less than 3days (59,3%), age of first sex in over 21 years old (51,3%), level of knowledgelow (53,3%), negative demeanor (54,7%), and less exposure to HIV/AIDSinformation (56,7%). The factors that are statistically have correlation with risksexual behavior was marital status, education, frequency back to their hometown,longer anchored, age of first sex, knowledge, attitudes and media exposureinformation. So that needs to be given information, education and communicationabout HIV/AIDS and sustainable use of condoms and provision of condoms ATM.Keywords : risky sexual behavior, HIV/AIDS, the crew.
Read More
S-8531
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benget Saragih; Pembimbing: Bambang Sutrisna; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Yosyah, M. Mardi, Ikron
T-3067
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Syah Fiqhi Haerullah; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Zakianis, Raissekki, Hary Purwanto
T-3077
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yovella Medhira Pujiasti; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Modastri Korib Sudaryo, Laura Hotdiana
S-9430
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive