Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26501 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Anis Dewi Setiawati; Pembimbing: Zulazmi Mamdy; Penguji: Dian Ayubi, Agustinus H Sarjana
S-4162
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sersany Wahyudi; Pembimbing: Teng Soegilar
S-3190
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meigasari; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Anwar Hassan, Mona Sugianto
S-7810
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fathia Dea Aulia; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Dian Ayubi, Rahma Dewi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan MKJP pada wanita usia 15-49 tahun di Indonesia dengan menggunakan data SDKI tahun 2017, yang menggunakan desain studi cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 10.813 dari 49.627 wanita usia subur yang memenuhi kriteria : wanita berusia 15-49 tahun, berstatus kawin, dan memakai kontrasepsi. Uji chi square digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel.
Read More
S-10546
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufiqa Hidayati; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Anwar Hassan, Agustina
Abstrak: Edukasi pencegahan demensia pada lansia penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia terhadap upaya pencegahan demensia. Implementasi program edukasi pencegahan demensia dilihat berdasarkan upaya peningkatan aktifitas fisik, sosial, kognitif dan gizi lansia di wilayah Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III. Pengumpulan data melalui indepth interview, focus group discussion dan observasi. Hasil penelitian ini adalah program edukasi pencegahan demensia sudah berjalan namun belum optimal dari sisi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Selain itu, lansia memiliki risiko tinggi terkena demensia sedangkan pengetahuan mengenai demensia masih kurang. Hal ini dikarenakan fokus program saat ini adalah skrinning pencatatan dan pelaporan jumlah lansia berdasarkan perintah Kemenkes RI. Saran penelitian ini adalah meningkatkan koordinasi dan komitmen seluruh pelaksana dan pemangku kebijakan untuk menjadikan upaya pencegahan demensia sebagai prioritas program. Kata kunci: Edukasi, demensia, implementasi program, lansia Dementia prevention education among elderly is important to improve knowledge and attitude toward prevention of dementia. Implementation of dementia prevention education program can be seen based on efforts to increase physical, social, cognitive activity and nutritional fulfillment in elderly community of Puskesmas Jatinegara sub-district. This is a qualitative research with descriptive design using Edward III implementation theory. Data collection was obtained using indepth interview, focus group discussion and observation. The result of this research mention that dementia prevention educational program is running with unsatisfactory result from communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Furthermore, elderly have a high risk of dementia, while knowledge of dementia still lacking. All this happen because the focus of current program are screening, recording and reporting the number of elderly based on the Ministry of Health's order. The research recommendation is to improve coordination and commitment of all implementers and stakeholders to make dementia prevention as a priority program. Key words: Dementia, education, elderly, implementation program
Read More
S-9416
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pudji Suryani; Pembimbing: Anwar Hassan, Besral; Penguji: Agustin Kusumayati, Farida, Indra Supradewi
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan inisiasi menyusu dini dan faktor yang berhubungan IMD pada ibu bersalin yang ditolong tenaga kesehatan di Kota Bogor. Desain penelitian cross sectional melalui wawancara pada responden yang berjumlah 254 orang yang dipilih secara Cluster Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan yang melaksanakan IMD 54,7%. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD adalah persalinan di pelayanan kesehatan (OR 5,5) dukungan petugas kesehatan (OR 4,2) dukungan suami (OR 2,5) sikap (OR 1,9). Disarankan kepada ibu untuk bersalin di fasilitas kesehatan, untuk petugas kesehatan menjelaskan manfaat IMD saat ANC dan ibu bersalin. Kata kunci : Inisiasi Menyusu Dini


This study has purpose to know the implementation of early initiation of breastfeeding and the factors related to the early initiation of breastfeeding for mother delivery helped by health assistance in Bogor Regency. This study used cross sectional design method by interviewing  254 respondents selected by Cluster Random Sampling. The result of this research was taken those who implemented the initiation of  breastfeeding were 54.7%. The factors influencing the implementation of early initation of  breastfeeding were : delivery at health provider ( OR 5,5), health assistance’s support ( OR 4,2 ), husband’s support ( OR 2,5 ), attitude ( OR 1,9 ). It is suggested to mother to be delivery at health facilities, whereas health assistance to explain the advantages of early initiation of breastfeeding when antenatal care and mother delivery. Key word :  Early Initiation of Breastfeeding

Read More
T-3560
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Halyanne Fajriyah; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Hendrawati Setiawati
S-6255
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sandra Sangga Dewi; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Anjar Satiani
Abstrak: Perinasia adalah organisasi seminat di bidang perinatologi, dimana salah satu kegiatannya menyelenggarakan pelatihan konseling menyusui dengan menggunakan modul pelatihan WHO/UNICEF metode 40 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan konseling menyusui modul 40 jam oleh Perinasia periode tahun 2015-2016. Penelitian ini mengacu pada model evaluasi empat level Kirkpatrick, terfokus pada evaluasi reaksi dan pembelajaran. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen, dilanjutkan dengan survei cepat (Rapid Survey Method). Evaluasi level reaksi dan pembelajaran dilakukan pada 385 data peserta yang memenuhi kriteria sampel, dilanjutkan wawancara telepon pada 60 eks peserta pelatihan untuk mengetahui pengalaman implementasi setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan konseling menyusui mampu memberikan kepuasan bagi sebagian besar peserta, baik pada level reaksi maupun pembelajaran. Penelitian juga membuktikan bahwa pelatihan konseling menyusui modul 40 jam sesuai untuk semua golongan karakteristik baik jenis kelamin, umur, pengalaman pelatihan dan profesi. Kepuasan dilevel reaksi dan pengetahuan berpengaruh terhadap pencapaian dilevel perilaku. Respon survei cepat mencapai 45% dari sampel, diperoleh informasi bahwa sebagian besar peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihannya ditempat kerja masing- masing dengan baik dan dapat memberikan dampak yang positif bagi lingkungan kerjanya. Dampak bukan dalam bentuk finansial, melainkan peningkatan pelayanan pasien. Sarannya, agar dirancang metode evaluasi untuk dapat mengevaluasi keterampilan, kompetensi, dan komitmen peserta pelatihan. Kata Kunci : Evaluasi pelatihan, konseling menyusui, modul pelatihan WHO/UNICEF metode 40 jam, model evaluasi empat level Kirkpatrick Perinasia is an organization of interest in the field of perinatology, where one of its activities conducts breastfeeding counseling training using WHO / UNICEF method of training method 40 hours. This study aims to evaluate counseling training module feeding 40 hours by Perinasia period 2015-2016. This study refers to a four-level Kirkpatrick evaluation model, focused on evaluation of reactions and learning. The study design was quasi experiment, followed by rapid survey (Rapid Survey Method). Evaluation of reaction and learning levels was conducted on 385 participant data that met the sample criteria, followed by telephone interviews on 60 ex-trainees to find out the implementation experience after the training. The results showed that breastfeeding counseling training can provide satisfaction for most participants, both at reaction level and learning level. The study also proved that 40 hour module feeding counseling training is appropriate for all classes of characteristics of either sex, age, training experience and profession. Satisfaction at the level of reaction and knowledge affect the attainment of behavioral level. A rapid survey response of 45% of the sample obtained information that most participants were able to properly implement their training outcomes in their workplace and could have a positive impact on their work environment. The impact is not in financial form, but rather the improvement of patient care. Suggestion, to be designed evaluation method to be able to evaluate skill, competence, and commitment of trainee. Keywords: Training evaluation, breastfeeding counseling, WHO / UNICEF training module method 40 hours, four-level evaluation model Kirkpatrick
Read More
S-9390
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isnoviyar; Pembimbing: Teng Soegilar; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Adhi Dharmawan Tato
S-4295
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
AI Dewi Hendriani; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Dian Ayubi, Tri Krianto, Deni Diyana, Apep Yosa Firmansyah
Abstrak:
Kepuasan pelanggan di RSUD dr. Soekardjo mengalami penurunan sejak 3 (tiga) tahun terakhir dan belum mencapai target yang ditetapkan. Kepuasan pasien merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan rumah sakit. Pasien sebagai konsumen eksternal ingin mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai harapan. Untuk menilai kepuasan pasien dilakukan pengukuran melalui 4 dimensi kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemberian informasi dan edukasi terhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya tahun 2020. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study, dengan sampel sebanyak 173 pasien rawat inap dewasa yang diambil secara quota sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji chie square dan regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukan pemberian informasi dan edukasi berperan terhadap kepuasan pasien di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya tahun 2020, pasien yang cukup mendapatkan informasi dan edukasi 4 kali merasa lebih puas dengan pelayanan rumah sakit dibandingkan dengan pasien yang tidak mendapatkan cukup informasi dan edukasi. Untuk lebih meningkatkan kepuasan pasien ketersediaan dan penggunaan media informasi dan edukasi perlu ditingkatkan sehingga pesan akan lebih mudah dipahami pasien

Customer satisfaction at RSUD dr. Soekardjo has decreased since the last 3 (three) years and has not yet reached the target set. Patient satisfaction is one of that affects the quality of hospital services. Patients as external consumers need to get health services as expected. patient satisfaction measure were taken through 4 dimensions of satisfaction. This study aims to determine the role of deliver Information and health Education in the Inpatient at RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya 2020. The research used quantitative approach with cross sectional study design. The sample in this study was 173 adult inpatients with a sampling technique using quota sampling. Data collected using a questionnaire with the interview method. Data were analyzed with chi square and multiple logistic regression. The results showed that the delivered of information and education was related to patient satisfaction at RSUD dr. Soekardjo, Tasikmalaya 2020, patients who were adequately informed and educated 4 times were more satisfied with hospital services compared to patients who did not get enough information and education. Suggestions are to conduct an overall evaluation of the implementation of deliver information and education, the availability of information and education media as well as the increased use of these media

Read More
T-5881
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive