Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37536 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sjaefudin / Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo
S-2155
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irsan Monro; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Renti Mahkota, Hendry Febriana Hende
Abstrak:
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah dalam kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki aktivitas industri berat.  Kecamatan Morosi adalah daerah yang memiliki industri smelter nikel, sehingga berpotensi menyebabkan pencemaran udara dan berdampak pada kesehatan warga setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi penyebaran penyakit ISPA di Kecamatan Morosi pada tahun 2024 hingga 2025, berdasarkan karakteristik host dan faktor lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan kunjungan pasien rawat jalan di UPTD Puskesmas Morosi tahun 2024 hingga 2025. Variabel yang dianalisis mencakup jumlah kasus penyakit ISPA, usia, jenis kelamin, status pekerjaan, serta faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus penyakit ISPA pada tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan tahun 2024.Kasus penyakit ISPA terbanyak terjadi pada usia 6–65 tahun, baik pada tahun 2024 (90,0%) maupun tahun 2025 (86,1%), laki-laki Pada tahun 2024, persentase kasus pada laki-laki mencapai 75,6% dan pada tahun 2025 sebesar 72,2%., dan mereka yang bekerja sebagai karyawan smelter. Di samping itu Faktor lingkungan yaitu; jumlah kasus yang tinggi pada jarak tempat tinggal yang dekat, bulan dan musim panas turut mempengaruhi meningkatnya kejadian penyakit ISPA.

Acute Respiratory Infections (ARI) remain a public health problem, particularly in areas with intensive industrial activities. Morosi Subdistrict is an area with nickel smelter industries, which have the potential to cause air pollution and negatively affect the health of the local population. This study aimed to describe the distribution of ARI in Morosi Subdistrict from 2024 to 2025 based on host characteristics and environmental factors. This study employed a descriptive approach using secondary data obtained from outpatient visit reports at the Morosi Primary Health Care Center (UPTD Puskesmas Morosi) from 2024 to 2025. The variables analyzed included the number of ARI cases, age, sex, employment status, and environmental factors. The results of the study show that the number of cases of ARI in 2025 is higher than in 2024. The most cases of ARI occurred in the age group of 6–65 years, both in 2024 (90.0%) and in 2025 (86.1%), men In 2024, the percentage of cases in men reached 75.6% and in 2025 it was 72.2%., and those who work as smelter employees. In addition, environmental factors, namely; the high number of cases at close residential distances, summer months and seasons also influence the increase in the incidence of ARI
Read More
S-12171
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yodi Mardian; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Artha Prabawa, Endang Indriasih, Fajrinayanti
Abstrak: Abstrak
Indonesia telah melaksanakan pendekatan Manajemen Terpadu Balita Sakit Berbasis Masyarakat dan Manajemen Terpadu Balita Sakit untuk menurunkan beban penyakit dan kematian balita akibat pneumonia. Data temuan kasus dan tatalaksana pneumonia yang bersumber dari pelaksanaan Manajemen Terpadu Balita Sakit Berbasis Masyarakat dan Manajemen Terpadu Balita Sakit merupakan sumber penting laporan rutin Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA.
 
Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA yang dapat meningkatkan kelengkapan laporan dan mempercepat pengiriman laporan Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dengan teknik prototyping.
 
Hasil dari penelitian ini adalah prototipe Sistem Informasi Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut berbasis web dan android. Prototipe Sistem Informasi Program Pencegahan dan Pengedalian ISPA berbasis web dan android dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengumpulan, pengolahan, pengiriman dan penyajian data Program Pencegahan dan Pengendalian ISPA.
 

Indonesia has implemented the Community-Based Integrated Management of Childhood Illness approach and Integrated Management of Childhood Illnesses to reduce the burden of illness and death of children under five from pneumonia. Data on case finding and management of pneumonia originating from the implementation of Integrated Management of Childhood Illnesses and Community-Based Integrated Management of Childhood Illness are important sources of routine reports of Acute Respiratory Infection Prevention and Control Programs.
 
This study aims to design an Acute Respiratory Infection Prevention and Control Program Information System that can improve report completeness and accelerate the delivery of Acute Respiratory Infection Prevention and Control Program reports. This study uses the Rapid Application Development (RAD) method with prototyping techniques.
 
The results of this study are a prototype of a web-based and android based Prevention and Control Program for Acute Respiratory Infection Program. Web-based and android-based Prevention and Control Program for Acute Respiratory Infection Program prototype can reduce the time needed for the process of collecting, processing, sending and presenting Acute Respiratory Infection Prevention and Control programs.
Read More
T-5710
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indra Martriandra: Pembimbing; Kusdinar; Penguji; Adang Bachtiar, Suprijanto, Hendrianto, Bambang Ismantoro
T-1040
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zakaria; Pembimbing: Syahrizal Syarif
S-1081
Depok : FKM UI, 1997
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Berita Epidemiologi, Oktober 1992, hal. 30-33. ( ket. ada di bendel 1989 - 1992 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprilia Kusetiarini; Pembimbing: Sri Tjahyani Budi Utami; Penguji: Budi Haryanto, Rina F. Bahar
S-7532
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmad Budianto; Pembimbing: Bambang Sutrisna
S-2164
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Mutika; Pembimbing: Sandi Iljanto
T-1061
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanda Labado; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Bambang Wispriyono, Budi Hartono, Lora Agustina, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak: ISPA merupakan salah satu penyakit penyebab kematian pada anak-anak di dunia khususnya Negara berkembang seperti di Indonesia. Faktor penyebab ISPA adalah kondisi lingkungan rumah serta PHBS yang buruk. Tingginya insiden ISPA di Kabupaten Gorontalo khususnya balita dan belum tercapainya target RPJMN rumah sehat di Provinsi Gorontalo melatarbelakangi dilakukannya penelitian terkait kondisi lingkungan rumah dan perilaku dengan Kejadian ISPA pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor terkait kondisi lingkungan dan perilaku yang berhubungan dengan kejadian ISPA di kecamatan Tilango. Penelitian ini menggunakan desain studi Cross sectional dengan analisis multivariate Binary Regresi logistic model prediksi. Populasi pada penelitian ini adalah anak balita usia 0-59 bulan yang berkunjung ke Puskesmas Tilango. Pemilihan sampel penelitian ini dilakukan secara acak berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 92 responden. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa yang paling dominan secara signifikan terhadap Kejadian ISPA pada balita di Kecamatan Tilango yaitu Pendapatan (OR=13,9, 95% CI 3,395-57,668), Pendidikan (OR=11,3, 95%CI 2,498-51.650), Status Imunisasi (OR=9,8, 95%CI 1,019-95.346), Luas Ventilasi (OR= 8,9, 95%CI= 2,204-35,956), Kebiasaan Buka Jendela (OR=0,05, 95%CI 0,007-0,447). kesimpulan pada penelitian ini adalah banyak faktor yang dapat mempengaruhi kejadian ISPA pada balita yaitu karakteristik balita, karakteristik orangtua, perilaku dan lingkungan rumah
Read More
T-6425
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive