Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34423 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sudiariandini Sudarto; Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Hadi Pratomo, Ina Hernawati
S-4193
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Awalina Rejeki; Pembimbing, Luknis Sabri; Penguji, Farida Mutiarawati Agustina, Poppy Irawati
S-4679
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Selni Paressa Masakke; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Yuliana Sari
S-4174
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aulia Safitri Hanifa; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Yovsyah, Reza Isfan
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 dengan rancangan studi potong lintang. Sampel penelitian yaitu anak usia 12-23 bulan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 3386. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Persentase bayi yang memiliki status imunisasi dasar lengkap sebesar 60,5% dan 39,5% lainnya tidak lengkap. Sebagian besar ibu berpendidikan menengah (56,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dengan status imunisasi dasar lengkap.
Read More
S-10529
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heppi Kartika Rahmawati; Pemb. Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah; Flourisa J. Sudrajat
S-5208
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lailatun Nazilah; Pembimnbing: Tris Eryando; Penguji: Besral, Nida Rohmawati, Enny Ekasari
Abstrak: Penelitian ini menggunkan Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia(SDKI) tahun 2012. Bertujuan untuk mengetahui kontribusi faktor ibu, bayi danakses pelayanan kesehatan ANC dan persalinan terhadap kematian neonatal diIndonesia. Desain dalam penelitian ini Crossectional dengan populasinya bayiyang lahir hidup pada tahun 2007 sampai tahun 2012 anak terakhir dari wanitausia subur (15-49 tahun) di Indonesia dengan jumlah sampel 12.766. Hubunganditentukan dengan analisis multiple logistic regression. Hasil penelitian kontribusifaktor ibu kurang berisiko 2,6 kali dan faktor ibu buruk berisiko 2,5 kalidibandingkan faktor ibu baik setelah dikontrol oleh tingkat pendidikan, statusekonomi, status pekerjaan dan wilayah tempat tinggal. Kontribusi faktor bayikurang berisiko 1,9 kali dan faktor bayi buruk berisiko 7,8 kali dibandingkanfaktor bayi baik setelah dikontrol oleh tingkat pendidikan, status ekonomi, statuspekerjaan dan wilayah tempat tinggal. Kontribusi akses pelayanan kesehatan ANCdan persalinan kurang berisiko 1,8 kali dibandingkan akses pelayanan kesehatanbaik setelah dikontrol oleh tingkat pendidikan, status ekonomi, status pekerjaandan wilayah tempat tinggal, akses pelayanan kesehatan buruk tidak ada pengaruhterhadap kematian neonatal. Menggerakkan continuum of care untuk calonpengantin, peningkatan program KB, dan peningkatan persalinan di fasilitaskesehatan.Kata kunci : faktor ibu, bayi, akses pelayanan kesehatan ANC dan persalinan,Indonesia, SDKI 2012.
This study uses Data Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) in 2012.The aims of this study to determine contribution Factors of maternal, infant andhealth care access antenatal care and childbirth of the Neonatal Death inIndonesia. Designs in this study was population Crossectional of infant born alivein 2007 until 2012 the last son of a woman of childbearing age (15-49 years) inIndonesia with sample of 12 766. The relationship is determined by multiplelogistic regression analysis. Results of research contributing result less riskmaternal factors were 2.6 times and bad maternal risk factor of 2.5 timescompared to the maternal factors well after being controlled by the level ofeducation, economic status, employment status and region residence. Thecontribution factors babies less risk factor of 1.9 times and bad babies risk factorof 7.8 times compared to well after the baby factor controlled by the level ofeducation, economic status, employment status and region of residence. Thecontribution access to health services ANC and childbirth less risk than 1.8 timesbetter access to health care after being controlled by the level of education,economic status, employment status and region of residence, poor access to healthservices no effect on neonatal deaths. Moving the continuum of care for the bride,the increase in family planning programs, and an increase in childbirth in healthfacilities.Keywords: Maternal, Babies, Health Care Access Antenatal Care and Childbirth,Indonesia, IDHS 2012.
Read More
T-4820
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novita Gusti; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Asih Setiarini, Elmy Rindang Turhayati
S-6321
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lisma Ningsih; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Luknis Sabri, Dwiati Sekaringsih
S-4077
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bul. Pen.Sis. Kes. (Bulitsiskes), Vo. 14, No.4, Okt. 2011, hal. 391-398
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sohibun; Pembimbing: Kemal N. Siregar; Penguji: Martya Rahmaniati MakfulIwan Ariawan, Rahmadewi, Ning Sulistyowati
Abstrak:
Fertilitas menjadi sorotan hingga saat ini meskipun trennya terus menurun namun masih belum mencapai target. Keinginan memiliki anak lagi (menambah anak) adalah hal yang berkaitan langsung dengan fertilitas yang perlu dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosio-ekonomi dan demografi yang berhubungan dengan keinginan memiliki anak lagi pada wanita usia subur di Indonesia tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain potong lintang. Sampel penelitian adalah wanita usia subur usia 15-49 tahun yang memiliki satu anak atau lebih berdasarkan data SDKI 2017. Analisis yang digunakan adalah analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 39,9 persen wanita ingin memiliki anak lagi. Variabel yang berhubungan adalah variabel umur OR 0,17 (95% CI 0,16 – 0,18), jumlah anak hidup OR 0,2 (95% CI 0,19 – 0,22), tingkat pendidikan OR 1,76 (95% CI 1,57 – 1,98), status ekonomi rendah OR 0,79 (95% CI 0,70 – 0,89), ekonomi menengah OR 0,80 (95% CI 0,71 – 0,91), ekonomi atas OR 0,74 (95% CI 0,65 – 0,84), ekonomi teratas OR 0,63 (95% CI 0,55 – 0,72), serta variabel wilayah tempat tinggal OR 0,11 (95% CI 1,00 – 1,20). Dalam penelitian ini, proporsi wanita WUS yang telah memiliki anak namun masih ingin menambah anak masih tinggi, sehingga perlu dilakukan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan ibu dan alat kontrasepsi agar wanita WUS dapat membatasi kelahiran, Kata kunci: fertilitas, keinginan memiliki anak, wanita usia subur

Fertility has been in the spotlight, although the trend continues to decline, it has not yet reached the target. The desire to have more children is a matter directly related to fertility which needs to be controlled. The research objectives to determine the socio-economic and demographic factors associated with the desire to have more children in women of childbearing age in Indonesia in 2017. This research is a type of quantitative analytic study with a cross-sectional design. The research sample was women of childbearing age aged 15-49 years who had one or more children based on the 2017 IDHS data. The analysis used was univariable, bivariable and multivariable analysis with multiple logistic regression. The results of this study indicate that 39.9 percent of women wish to have more children. The variables that were related were the variable age OR 0.17 (95% CI 0.16 - 0.18), the number of children alive OR 0.2 (95% CI 0.19 - 0.22), education level OR 1.76 ( 95% CI 1.57 - 1.98), low economic status OR 0.79 (95% CI 0.70 - 0.89), medium economic OR 0.80 (95% CI 0.71 - 0.91) , the top economy OR 0.74 (95% CI 0.65 - 0.84), the top economy OR 0.63 (95% CI 0.55 - 0.72), and the area of residence variable OR 0.11 (95 % CI 1.00 - 1.20). In this study, the proportion of WUS women who have had children but still want to have more children is still high, so it is necessary to do socialization about reproductive health and maternal health and contraceptives so that WUS women can limit births Key words: fertility, desire to have children, women of childbearing age
Read More
T-6135
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive