Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37052 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Adang Mulyana; Pembimbing: Ratna Djuwita
S-3132
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jaka Yang Suryana; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Renti Mahkota, Didik Supriyono
S-4307
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tubagus Lucky Surya; Pemb. Helda; Penguji: Yovsyah; Eulis Wulantari
S-5009
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuyun Kurniawati; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto, Gindo Mangara Simanjuntak; Penguji: Widarso HS, I Made Djaja, Dede Mulyadi
T-2154
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ruth Desinta Purnamasari; Pembimbing:; Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiati, Anies Irawati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran prevalensi stunting dan membuktikan hubungan antara riwayat penyakit TB paru serta faktor lainnya dengan kejadian stunting pada balita umur 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 194 balita yang didapat dengan cara cluster sampling. Pengambilan data dilakukan selama bulan Mei 2019. Proses pengambilan data meliputi pengukuran antropometri menggunakan microtoise dan digital length board yang telah divalidasi, wawancara food recall 1x 24 jam, dan pengisian kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dan independent-t. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 35,6% balita stunting (Z-score PB/U atau TB/U ≤ -2,00). Faktor risiko yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stunting adalah riwayat penyakit TB paru. Peneliti merekomendasikan kepada puskesmas dan posyandu untuk melakukan upaya pencegahan penyakit TB paru pada anak, monitoring terhadap terapi TB paru pada anak hingga tuntas, dan peningkatan edukasi gizi kepada masyarakat Babakan Madang
Read More
S-10165
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arleni; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Mondastri Korib Sudaryo, Saleh Budi Santoso
S-8206
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Yuliastini; Pembimbing: Raden Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Sandra Fikawati, Nurhayati, Armein Sjuhary Rowi
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan faktor kejadian diare pada balita 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang tahun 2019. Desain penelitian adalah cross sectional. Metode pengambilan sampel yaitu cluster random sampling, diperoleh 612 balita. Pengumpulan data dilakukan bulan Mei-Agustus 2019, dengan mengukur berat badan dan panjang badan balita serta wawancara terstruktur kepada ibu balita menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui 22,5% balita mengalami diare pada 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan dan 3 bulan terakhir sebelum wawancara dilakukan. Faktor dominan terjadinya diare pada balita 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang tahun 2019 adalah sumber air bersih untuk minum setelah dikontrol variabel usia ibu, menyimpan MP-ASI sisa, potong kuku balita, air bersih untuk masak dan mencuci peralatan makan balita. Perlu diupayakan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah, penyehatan lingkungan dengan penyuluhan tentang bahaya diare dan cara pencegahannya.

This study aims to determine the determinants incidence of diarrhea in infants 6-59 months in Babakan Madang District in 2019. Study design was cross sectional. Sampling method was purposive sampling, obtained 612 toddlers. Data collection in May August 2019, by measuring the weight and length of infants, structured interviews with toddler mothers using questionnaire. The results of the study found that 22,5% of children under five had diarrhea at 1 week, 2 weeks, 1 month and the last 3 months before the interview. Dominant factor in the occurrence of diarrhea in infants 6-59 months in Babakan Madang Sub-district in 2019 was the source of clean water for drinking after being controlled by the mother's age variable, storing leftover complementary feeding, cutting toddler's nails, clean water for cooking and washing toddler's tableware. Infrastructure needs to be sought to meet drinking water needs for low-income people, environmental health through counseling about the dangers of diarrhea and how to prevent it.

Read More
T-5882
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eunike Bunga Putriani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Asih Setiarini, Salimar
Abstrak: Stunting atau pendek untuk anak seusianya, didefinisikan sebagai PB/U <-2 SD darimedian standar pertumbuhan anak milik WHO. Stunting memiliki dampak jangkapendek dan jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktordominan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Babakan Madangtahun 2019. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder Gizi dan Kesehatan BalitaBabakan Madang dengan jumlah sampel 283 anak yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi, serta memiliki data yang lengkap. Variabel dependen yang digunakan yaitustunting, sementara variabel independennya adalah pendapatan keluarga, tingkatpendidikan ibu, usia ibu saat hamil, tinggi badan ibu, pemberian kolostrum, usia mulaipemberian MPASI, dan kerutinan kunjungan ke posyandu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa prevalensi stunting pada anak usia 6-23 bulan mencapai 33,2persen, yang termasuk dalam kategori tinggi menurut klasifikasi WHO pada tahun1995. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapathubungan antara kerutinan kunjungan ke posyandu dengan kejadian stunting. Hasilanalisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa kerutinankunjungan ke posyandu merupakan faktor dominan kejadian stunting (OR= 2,102; 95%CI 1,268-3,486). Berdasarkan hasil penelitian, saran bagi posyandu, yaitu menetapkanwaktu teratur untuk pelaksanaan posyandu, rutin memberikan penyuluhan terkait gizidan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, serta melakukan kunjungan rumah pada ibuatau pengasuh bayi dan balita yang tidak rutin ke posyandu. Saran bagi masyarakat,yaitu untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu. Kemudian, saran untukpeneliti lain, yaitu melakukan penelitian dengan cakupan yang lebih luas danmendalam.Kata kunci:Anak usia 6-23 bulan; kerutinan kunjungan ke posyandu; stunting.
Read More
S-10268
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Primasti Nuryandari Putri; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Armein Sjuhary, Sulistyowati, Budi Haryanto
Abstrak: Tesis ini membahas determinan lingkungan yang ada pada kejadian stunting balita usia 6-59 bulan di Kecamatan Babakan Madang tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat fenomena masalah kesehatan dalam hal ini kejadian stunting beserta determinan lingkungan yang mempengaruhinya. arak kandang dengan rumah balita stunting, dan keterkaitannya dengan hubungan gejala ISPA selama 3 bulan dan interaksinya dengan pengaruh iklim (suhu, temperature, kecepatan dan arah angin) terhadap stunting digambarkan secara representative melalui pemetaan. Beberapa variabel dapat dijelaskan dengan lebih baik melalui deskriptif spasial yaitu jarak kandang dengan rumah balita
This thesis discusses the environmental determinants that occur in stunting toddlers aged 6-59 months in Babakan Madang District in 2019. The purpose of this study is to look at the phenomenon of health problems in this case the incidence of stunting with the environmental determinants that influence it. This research is an wise team study with funds from the research directorate and community service at Universitas Indonesia. Using cross-sectional design to take primary data with multi stages sampling method and the way of taking respondents in Posyandu using purposive cluster sampling The distance of the poultry cages with a stunting children's house, and its relationship to the ARI symptoms for 3 months and their interactions with the influence of climate (temperature, wind speed and direction) to stunting are representative through mapping. Some variables can be explained better through spatial descriptive, namely the distance of the cage with a toddler's house. The influence of the distance of the poultry cage with the children's house and there is an interrelated relationship with the temperature, wind direction and wind speed on the incidence of recurrent infectious
Read More
T-6005
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitratur Rahmah Agustina; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Trini Sudiarti, Kusharisupeni Djokosujono, Salimar, Sugiatmi
Abstrak: Kekurangan gizi dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik, intelektual dan juga dianggap sebagai penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian underweight pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari penelitian payung Hibah PITTA B tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 17,3% anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Babakan Madang mengalami underweight, dan 6,1% di antaranya mengalami severly underweight. Dari 214 anak, 63,6% anak berusia 12-23 bulan, 50,5% laki-laki, 7% mengalami BBLR, 75,7% lahir dari ibu berpendidikan rendah, 47,7% memiliki ibu dengan pengetahuan kurang, 68,7% tidak memperoleh ASI eksklusif, 25,2% mengalami diare, 46,7 % mengalami defisit energi, dan 46,7% defisit protein. Hasil analisis chisquare menunjukkan bahwa tidak satupun variabel berhubungan dengan kejadian underweight. Namun, hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa usia anak (p value = 0,014), pendidikan ibu (p value =0,029) berhubungan signifikan dengan kejadian underweight. Adapun pengetahuan ibu (p value = 0,004) berhubungan terbalik dengan kejadian underweight. Pendidikan ibu merupakan faktor dominan kejadian underweight pada anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Babakan Madang tahun 2019 (OR= 3,259, 95% CI ; 1,132-9,382). Peneliti menyarankan Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu yang memiliki anak usia 6-23 bulan tentang gizi bayi dan balita, gejala dan dampak dari kekurangan gizi, pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, beserta faktor-faktor lainnya yang dapat menyebabkan kekurangan gizi pada anak
Read More
T-6110
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive