Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33388 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tri Widyastuti; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo
S-2419
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Sari Romadhona; Pembimbing: Reni Mahkota; Penguji: Nurhayati Adnan, Nathanael Binti
S-4452
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Baby Prabowo Setyawati; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Ella N. Hadi, Dian Ayubi, Rizal Rivandi, Ishiko Herianto
T-4266
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syifa Fauziah; Pembimbing: Helda; Penguji: Renti Mahkota, Hidayat Nuh Ghazali Djadjuli
Abstrak:

Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut dengan prevalensi tinggi baik secara global maupun nasional. Tingginya kejadian karies serta rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi menunjukkan masih adanya faktor risiko yang perlu dikaji, khususnya pada tingkat fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada pasien di Agsato Dental tahun 2024.
Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain cross sectional. Data diperoleh dari rekam medis dan administrasi pasien yang melakukan kunjungan perawatan gigi pada periode Januari–Desember 2024. Sampel penelitian berjumlah 669 responden, terdiri dari 310 pasien karies dan 359 bukan karies. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan perhitungan Prevalence Odds Ratio (POR) pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan Responden perempuan memiliki peluang mengalami karies 1,052 kali dibandingkan laki-laki (95% CI: 0,776–1,427), Dibandingkan usia <10 tahun, kelompok usia 10–17 tahun memiliki peluang karies 0,808 kali (95% CI: 0,373–1,747),, usia 18–59 tahun sebesar 0,930 kali (95% CI: 0,533–1,622),, dan usia >60 tahun sebesar 2,045 kali lebih tinggi (95% CI: 0,848–4,932). Responden yang bekerja memiliki peluang karies 1,042 kali dibandingkan yang tidak bekerja (95% CI: 0,712–1,524). Berdasarkan wilayah tempat tinggal, responden yang tinggal di Jakarta selain Jakarta Selatan memiliki peluang 0,548 kali (95% CI: 0,292–1,027), dan yang tinggal di Jakarta Selatan 0,866 kali dibandingkan responden di luar Kota Jakarta (95% CI: 0,568–1,319). Pada kategori pembayaran, responden yang melakukan pembayaran pribadi memiliki peluang 1,462 kali lebih tinggi mengalami karies dibandingkan pengguna asuransi (95% CI: 1,072–1,995).
Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan peluang karies terutama terlihat pada kelompok usia lanjut. Sementara itu, karakteristik demografi lainnya menunjukkan peluang yang relatif serupa antar kelompok. Dengan demikian, upaya promotif dan preventif perlu difokuskan pada kelompok usia lanjut guna menurunkan risiko karies gigi.


Dental caries is one of the most prevalent oral diseases both globally and nationally. The high incidence of caries and the low utilization of dental health services indicate that risk factors still need to be explored, particularly at the level of healthcare facilities. This study aimed to analyze factors associated with the occurrence of dental caries among patients at Agsato Dental in 2024. This research employed an observational study with a cross-sectional design. Data were obtained from medical records and administrative records of patients who visited for dental treatment from January to December 2024. The study sample consisted of 669 respondents, including 310 patients with caries and 359 without caries. The association between variables was analyzed using the Chi-square test, with the calculation of the Prevalence Odds Ratio (POR) at a 95% confidence level. The results showed that female respondents had 1.052 times the odds of experiencing caries compared to males (95% CI: 0.776–1.427). Compared to children aged <10 years, those aged 10–17 years had 0.808 times the odds of caries (95% CI: 0.373–1.747), those aged 18–59 years had 0.930 times the odds (95% CI: 0.533–1.622), and those aged >60 years had 2.045 times higher odds (95% CI: 0.848–4.932). Respondents who were employed had 1.042 times the odds of caries compared to those who were unemployed (95% CI: 0.712–1.524). Based on place of residence, respondents living in Jakarta outside South Jakarta had 0.548 times the odds (95% CI: 0.292–1.027), and those living in South Jakarta had 0.866 times the odds compared to respondents residing outside Jakarta (95% CI: 0.568–1.319). Regarding payment method, respondents who made out-of-pocket payments had 1.462 times higher odds of experiencing caries compared to those using insurance (95% CI: 1.072–1.995). These findings indicate that increased odds of caries were primarily observed in the elderly group. Meanwhile, other demographic characteristics showed relatively similar odds across categories. Therefore, promotive and preventive efforts should be prioritized for the elderly population to reduce the risk of dental caries..

Read More
S-12214
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Emi Noviani; Pembimbing: Helda; Penguji: Renti Mahkota, Dede Darmawan
Abstrak: Kesehatan gigi merupakan masalah kesehatan secara keseluruhan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kesehatan gigi sering dianggap masalah kecil padahal dapat berdampak lokal pada gigi itu sendiri dan sistemik pada organ tubuh lain. Berdasarkan data Riskesdas 2007 dapat diketahui bahwa prevalensi karies gigi di Indonesia pada usia 12 tahun sebesar 43,4% dan kabupaten Lebak prevalensinya karies gigi tertinggi yaitu 43,6%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada siswa SD kelas 4 -5 Di Kecamatan Curugbitung Kabupaten Lebak Banten yaitu faktor jenis kelamin, kelas, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua serta faktor pengetahuan kesehatan gigi dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional.
 
Hasil study menemukan 127 orang (74,7%) responden mempunyai status karies gigi tinggi. Faktor yang berpengaruh terhadap kejadian karies gigi adalah suka mengkonsumsi makanan kariogenik OR=8,2 (CI 95%=3,0 - 22,3), Pekerjaan Orang tua OR=2,6 (CI 95%= 1,3 - 5,3), serta Tingkat pendidikan orang tua OR=2,4 (CI 95%= 1,1 - 4,9). Dari hasil penelitian disarankan untuk meningkatkan upaya promosi kesehatan serta pemahaman tentang kesehatan gigi dan mulut kepada orang tua dan wali murid siswa SD bahwa penting untuk menjaga dan memelihara kesehatan gigi putraputrinya di rumah, sedangkan bagi siswa didik diberikan pemahaman dan pengertian agar dapat mengurangi konsumsi makanan kariogenik. Hal tersebut dapat mengurangi angka karies gigi di Kecamatan curugbitung Lebak Banten.
 

Dental hygiene is a health problem that can affect the overall quality of life. Dental health is often considered to be a minor problem when a local impact on the tooth itself and other systemic organs. Based on data Riskesdas 2007 can be seen that the prevalence of dental caries in Indonesia at the age of 12 years was 43.4% and Lebak regency highest prevalence of dental caries 43.6%. The purpose of this study was to determine the factors related to the incidence of dental caries in primary school students grades 4 -5 In District Curugbitung Lebak district of Banten which factors of gender, class, parental education, parental employment, and factors of dental health knowledge and behavior of health care teeth. This study is a descriptive study using cross-sectional design.
 
The results of the study found 127 (74.7%) of respondents have a high dental caries status. Factors that influence the incidence of dental caries is likely to consume foods cariogenic OR = 8.2 (95% CI = 3.0 - 22.3), Employment parents OR = 2.6 (95% CI = 1.3 - 5,3), as well as the level of parental education OR = 2.4 (95% CI = 1.1 - 4.9). From the results it is suggested to improve health promotion efforts as well as an understanding of oral health to parents and guardians of elementary school students that it is important to keep and maintain the dental health of children in the home, while the students are given to students comprehension and understanding in order to reduce consumption cariogenic foods. This can reduce the number of dental caries in District curugbitung Lebak Banten.
Read More
S-8430
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Artha Prabawa; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Besral, Poppy Yuniar, Hendry Boy
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankaries gigi pada murid SD di Kota Jambi Tahun 2014. Penelitian menggunakandesain cross sectional. Hasil penelitian diperoleh 59,3% responden karies gigi.Susunan gigi dan derajat keasaman saliva merupakan faktor yang berhubungandengan karies gigi, dimana responden dengan derajat keasaman saliva yang tidaknormal berisiko terjadi karies gigi 2,6 kali dibanding yang normal setelahdikontrol oleh susunan gigi dan kebersihan gigi dan mulut. Susunan gigi tidakteratur berisiko terjadi karies gigi 2,6 kali dibanding yang teratur, setelah dikontrololeh derajat keasaman saliva dan kebersihan gigi dan mulut. Disarankan untukmeningkatkan upaya promotif dan preventif pada murid SD di Kota Jambi.Kata kunci : karies gigi, faktor-faktor yang berhubungan dengan karies gigi
The purpose of this study to determine the factors associated with dental cariesin primary school students in the city of Jambi 2014. The study used across-sectional design. The results were obtained 59.3 % of respondents dentalcaries. Arrangement of the teeth and saliva acidity is a factor associated withdental caries, where respondents with the degree of acidity abnormal salivarycaries risk occurs 2.6 times compared to normal after controlled by thearrangement of teeth and oral hygiene. The composition of irregular teeth cariesrisk occurs 2.6 times compared to regular, once controlled by the acidity of salivaand oral hygiene. It is recommended to increase the promotive and preventiveprimary school students in the city of Jambi.Keywords : dental caries , related factors to dental caries
Read More
T-4268
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iman Kastubi; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Ratu Tri Yulia Herawati
S-4078
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Noviani; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlela Hadi, Ririn Arminisih Wulandari, RR Nurindah Kuswandaningsih, Ita Atit Karmawati
T-3175
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
N. Shelly Cahyadi; Pembimbing: Buchari Lapau
T-531
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
M. Wahyu Ihsan; Pembimbing: Mardiati Nadjib
T-762
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive