Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39031 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Adi Rachmani; Pembimbing: Izhar M. Fihir
M-2172
Depok : FKM UI, 2006
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taqwa Logika Utama; Pembimbing: Hendra
M-2249
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Wiyono; P{embimbing: Hendra; Penguji: Suharnyoto Martomulyono, Usep Sutisna
S-4824
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Hapsari K.D; Pembimbing: Sjaaf, Ridwan Z./ Panggeso, Paulus
M-2310
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kadarusmas; Pembimbing: Milla Tejamaya
M-1106
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cece Ugih Haeudin; Pembimbing: Baiduri
M-1131
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fiqri Ramadhan; Pembimbing: Nasri, Sjahrul M.
M-2279
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Hapsari Kusuma Dewi; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-5301
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elsa Elsi; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono; Penguji: Heny Triasbudi
Abstrak:
Latar belakang penelitian ini adalah rumah sakit sebagai suatu tempat kerja yang cukup komplek dengan lingkungan kerja dan jenis pekerjaan yang bervariasi serta segala fasilitas dan peralatannya, harus dipelihara sedemikian rupa untuk menjaga keamanan dan mencegah kebakaran serta persiapan menghadapi bahaya. Untuk menjamin dan menjaga keselamatan hidup pasien, pegawai dan pengunjung. Berdasarkan insiden kematian, kecelakaan dan kerusakan gedung dan fasilitas serta lingkungan yang terjadi akibat adanya kebakaran, risiko kebakaran yang terjadi di rumah sakit merupakan risiko tinggi. Sedangkan apabila diklasifikasikan berdasarkan perhitungan bahwa barang - barang dalam. ruangan bersifat tidak mudah terbakar, atau api tidak mudah menjalar maka bahaya kebakaran pada bangunan kesehatan diklasifikasikan sebagai bahaya kebakaran ringan. Untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran, atau pada saat api belum terlalu besar dapat digunakan alat pemadam api ringan (APAR). APAR adalah alat pemadam api ringan, mudah dibawa 1 dipindahkan dan dilayani oleh satu orang dan alat tersebut hanya digunakan untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran, atau pada saat api belum terlalu besar. Pada rumah sakit pemasangan APAR harus menurut ketentuan pada SNI 03 - 3987 - edisi terakhir (1995) yaitu Keputusan Merited Pekerjaan Umum No. 378 / KPTS /1987, tanggal 31 Agustus 1987, tentang Panduan Pemasangan Pemadam Api Ringan Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran. Pada gedung B lantai V Rumah Sakit X dilakukan identifikasi mengenai ruangan beserta isinya, tenaga perawat dan APAR yang ada. Berdasarkan data yang ada maka dapat ditentukan kebutuhan dalam tata perencanaan, pemasangan (pemasangan, penandaan, penggunaan, penempatan) dan pemeriksaan terhadap APAR yang ada dan APAR yang sesuai dengan SNI 03 - 3987 - 1995. Dengan hasil identifikasi yang telah dilakukan maka dapat dievaluasi apakah APAR yang ada sudah memenuhi SM 03 - 3987 - 1995. Penelitian ini dilakukan dengan analisa deskriptif, di gedung B lantai V Rumah Sakit X dengan melakukan identifikasi terhadap ruangan-ruangan beserta isinya, tenaga perawat dan APAR yang ada. Pada hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa tata cara perencanaan APAR yang diperlukan belum ada. Pemasangan APAR pada lantai tanpa penggantung di lokasi yang sulit untuk dilihat dan dijangkau. Penandaan APAR belum dilakukan. Tenaga perawat masih belum bisa menggunakan APAR. Pemeriksaan dilakukan setelah dua tahun. Kondisi tabung tidak sesuai dengan apa yang tertulis pada catatan perneriksaan. Dari hasil evaluasi terhadap ruangan beserta isinya, tenaga perawat dan APAR yang ada di gedung B lantaiV Rumah Sakit X maka APAR yang ada masih belum memenuhi SM 03 - 3987 - 1995. Dalam memenuhi penyediaan APAR menurut SNl 03 - 3987 - 1995 dapat dilakukan melalui perbaikan administrasi manajemen Rumah Sakit X dan pelatihan terhadap petugas perawat yang ada.

The background of this research is hospital as a working place which complex enough with work environment and various jobs with all facilities and equipment are maintained of that sort to keep safety and prevent fire with preparation to face the danger. Also the guarantee and keep safety of patient life, employer and visitors. Based on death incidence , accident and the damage of building and facilities with environment which is occurred because of fire risk ibn the hospital is take as a high risk. While if it is classified according to calculation of not flammable thing in the room or the fire is not easily swpread so this fire risk is classified as low fire risk. To extinguish the fire at the start of burning or when the fire is not too big, we can use the Portable Fire Extinguisher. It can be easily brought or moved and served for only one person. This equipment is only used to extinguish the fire at the start of burning or when the fire is not too big. The installation of Portable Fire Extinguisher have to follow the rule of SNI 03 - 3987 - last edition (1995) th Portable Fire Extinguisher at is Decision of The Minister of Public Work No 3781KPTS1987, dated August 31th 1987. about the guideline of Portable Fire Extinguisher installation to prevent fire risk. At the building ," X" hospital carried out identification of the room with its contents, nurse and exist of Portable Fire Extinguisher. According to the data exist so can be determined the necessity in planning, installation (installation, marking, usage, placement ) and inspection of the Portable Fire Extinguisher and Portable Fire Extinguisher which match to SNI 03 - 3987 -1995. With the result of The identification which has done so can be evaluated whether the Portable Fire Extinguisher has fulfill the SNI 03 - 3987 -1995. This research is done by descriptive analysis at building B, "X" Hospital 5th floor by doing identification of the room with its content, nurse and the Portable Fire Extinguisher. At the result of this research is found that the necessity manner of planning Portable Fire Extinguisher has not exist. The installation of Portable Fire Extinguisher without the hanging at the location of hard to be seen and reach. Identification of signing Portable Fire Extinguisher has not been done. The nurse still not able to use the Portable Fire Extinguisher. Inspection is done after two years. The condition of the tube not match to what has written at inspection. The result of evaluation the room with its content , nurse an Portable Fire Extinguisher has at building B , "X" Hospital 5 th hasn't fulfill the SNI 03 - 3987 - 1995. According the Portable Fire Extinguisher to SNI 03 - 3987 -1995,the improvement can be done through better management of hospital and the training of the nurse.
Read More
T-1794
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Savira Wulansari; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Chandra Satrya, Irwansyah Muhammad
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang gambaran umum sarana penyelamatan jiwa di area produksi dan laboratorium quality control terhadap bahaya kebakaran PT. XYZ tahun 2016. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan studi deksriptif yang menggunakan dua jenis teknik pengumpulan data, yaitu data primer berupa wawancara, observasi, dan pengukuran serta data sekunder berupa telaah dokumen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat gambaran umum sarana penyelamatan jiwa di area produksi dan laboratorium quality control PT. XYZ Tahun 2016 dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan, standar SNI 03-1746-2000 tentang Tata Cara Perencanaan Sarana Jalan Keluar untuk Penyelamatan Terhadap Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung, dan standar NFPA 101 Life safety code. Hasil dari penelitian ii diharapkan agar dapat meningkatkan kualitas dari sarana penyelamatan jiwa yang dimiliki serta melihat kesesuaian dengan peraturan dan standar tersebut. Kata kunci: Sarana Penyelamatan Jiwa, bahaya kebakaran, NFPA 101 Life Safety Code, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, SNI 03-1746-2000 This thesis discusses about description of life safety means againts fire hazard in production and quality control laboratory of PT. XYZ. This study is a qualitative study that uses two types of data collection techniques, which area primary data in the form of interviews, measurement, and observations and secondary data from the studey dicuments. The purpose of this study is to describe of life safety means againts fire hazard in production and quality control laboratory of PT. XYZ with reference to the Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008, SNI 03-1746-2000, and NFPA 101 life safety code. The result of this study are expected in order to PT. XYZ can conduct a review of the advice given to improve their quality of life safety means and to see the appropriateness of using thus regulation and standards. Keywords: life safety means, fire hazard, NFPA 101 Life Safety Code, Permen PU No. 26/PRT/M/2008, SNI 03-1746-2000
Read More
S-9276
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive