Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29576 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Meutia Elda; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji:Pujiyanto, Ronnie Rivany, Suhara Manullang
Abstrak:

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa telah terjadi pergeseran terhadap pola pembayaran pengguna jasa Rumah Sakit, dari membiayai sendiri menjadi menggunakan pihak ketiga yaitu Asuransi Kesehatan dan banyaknya kendala yang dihadapi dalam menjalin kerjasama dengan PT Askes terutama pada keterlambatan dokumen klaim. Keterlambatan ini berdampak pada berkurangnya target pendapatan rumah sakit untuk disetorkan pada kas daerah pada akhir tahun anggaran. RSUD Dr. Adjidarmo adalah Rumah Sakit type C dengan kapasitas 120 tempat tidur, terletak dipusat kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Pada penelitian ini, peneliti melakukan analisis faktor-faktor input yaitu SDM, dana. material, dan metode dengan keterlambatan dokumen klaim Askes melalui proses tahapan manajemen piutang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitik yaitu melalukan pengamatan langsung pads PPATRS (Program Pelayanan Administrasi Terpadu Rumah Sakit), wawancara mendalam dan telaah dokumen pada sistem manajemen Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan dilingkungan RSUD Dr. Adjidarmo dan Asissten Area Manager (AAM) PT. Askes cabang Lebak dari bulan Februari sampai dengan bulan April 2006 dengan menggunakan data rekapitulasi keterlambatan dokumen klaim tahun 2005. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu input, proses dan output sesuai dengan kerangka konsep pada metodologi penelitian. Pada pembahasan diungkapkan basil penelitian yang didapat, dibandingkan dengan teori, dengan paneliti terdahulu serta judgement dari peneliti. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya keterlambatan yang sangat bermakna pada penyelesaian dokumen klaim obat rawat jalan dan rawat imp, dimana kendalanya terdapat pads tahap pembebanan dan penataan dari unsur SDM, material dan metode. Kendala tersebut berupa kurangnya tenaga pelaksana untuk penyelesaian klaim obat rawat imp dan rawat jalan, kurangnya sarana penunjang dan belum adanya kerjasama yang baik diantara unit terkait. Tidak adanya kepastian tugas, tanggungjawab dan wewenang pada petugas penatalaksana klaim obat merupakan kendala yang cukup berarti. Dengan dibentuknya Tim Pengendali Askes, diharapkan kendala-kendala tersebut dapat diatasi.


 

The background of this study was based on fact that have frictioned to pattern payment of Hospital service client, from out pocket became to Health Insurance as the third party and many problem faced in braiding cooperation with PT Askes especially at claim document delayed. This delay affect in decreasing hospital targets budget at end of the year. RSUD Dr. Adjidarmo was a type C hospital with 120 beds where located in Rangkasbitung downtown, Sub-Province Lebak Province Banter'. In this research, researcher made analysis of input factors that were man, money, material, and method with delay in claim document Askes through receivable management step process. This research was qualitative research with analytic descriptive method by doing direct observation at PPATRS (Intire Program Administrative Services of Hospital), in-depth interviews and document study at Hospital management system. This Research was done in RSUD Dr Adjidarmo environment and Asissten Area Manager (AAM) PT. Askes branch Lebak from Februari up to April 2006 and used back up data of 2005. The result and discussion from this research were divided in three parts, that were input, process and output according to framework concept at research methodology. The result compared with theory, previous researcher and also judgment from researcher. Conclusion of this research was delay in drug claim document of out-patient and in-patient where the problem came from in house phase and billing phase, and from variable of human resources, material and method. The problems were lack of employees, especially in drug claim, lack of supporter medium and there was no good cooperation among related units. Inexistence certainty of duty, authority and responsibility was a meaningfull enough problem. By forming of Askes Controller Team, expected the problem could be resolved.

Read More
B-932
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Kartika; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Atik Nurwahyuni, Vetty Yulianty Permanasari, Oman Abdurohman, Firman Rachmatullah
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterlambatan dalam penyelesaianklaim BPJS di RSUD Dr.Adjidarmo. Penelitian yang menggunakan pendekatankualitatif dan observasi ini menemukan bahwa 85,56% berkas klaim sudah siapdalam bentuk txt file (soft copy). Namun, merujuk kepada Pedoman ImplementasiJKN ternyata penyelesaian klaim rawat inap di RSUD Dr.Adjidarmo dinyatakantidak tepat waktu. Penyebabnya adalah kurang SDM tenaga dokter dan verifikatorBPJS, masalah kelengkapan dokumen klaim, tata letak ruang yang belummemadai, SIM-RS yang belum terintegrasi. Rumah Sakit memerlukan waktuuntuk menyesuaikan perubahan sistem aplikasi INA-CBGs. Diperlukankebijakan/prosedur tetap yang mengatur kepastian tugas, tanggungjawab danwewenang setiap unit klaim. Disarankan agar meninjau kembali isi perjanjiankerjasama, menetapkan SOP dan mengembangkan monitoring dan evaluasi demiperbaikan kinerja penagihan klaim di RSUD Dr.Adjidarmo.
Read More
B-1645
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Karleanne Lony Primasari; Pembimbuing: Wiku Bhakti Bawono Adisasmito; Penguji: Vetty Yulianti Permanasari, Suprijanto Rijadi, Oman Abdurohman, Lia Susanti
B-1671
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tety Mustika Rahmawati; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Pujiyanto, Amila Megraini, Supriyantoro
B-880
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tengku Lya Handa Suri; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Vetty Yulianty Permanasari, Hariyadi Wibowo, Enny Ekasari
B-2044
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kurniadji; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ede Surya Darmawan, Puput Oktamianti, Tb. Rachmat Sentika; Jhon Marbun
B-1972
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ricky Fathoni; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Mardiati Nadjib, Anik Sakinah, Dewi Kartika
Abstrak:
Pendahuluan: Pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi seluruh dunia. Pengaruh tersebut juga dirasakan oleh rumah sakit, sehingga tingkat kepuasan tenaga kesehatan menjadi sangat penting untuk dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Pada tahun 2020 dan 2021 RSUD Dr. Adjidarmo mengalami kesulitan pada masa pandemi, hal ini terlihat pada turunnya angka kunjungan pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kunjungan pasien IGD pada tahun 2019 berjumlah 19.271 pasien, sedangkan pada tahun 2020 berjumlah 13.682 pasien dan pada tahun 2021 berjumlah 11.374. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan terhadap kinerja di RSUD Dr. Adjidarmo. Metode penelitian: Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan metode analisis kuantitatif. Penelitian berlokasi di RSUD Dr. Adjidarmo Kec. Rangkasbitung, Kab. Lebak, Banten, dan dilakukan pada bulan Juni tahun 2022. Penelitian ini menggunakan instrumen Job Satisfaction Survei (JSS) oleh Spector tahun 1994 dengan 36 pertanyaan yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Penilaian kepuasan kerja yang dilakukan untuk menilai kepuasan kerja tahun 2021, sehingga diberikan penjelasan kepada responden bagaimana perasaannya terhadap kepuasan kerja setelah melihat penilaian hasil kinerja pada tahun 2021. Hasil dan diskusi: Kepuasan kerja secara umum dari tenaga kesehatan di RSUD Dr. Adjidarmo adalah 134,38 dengan jumlah tenaga kesehatan yang puas sejumlah 84 responden atau sebesar 35,3%. Tinggi rendahnya hasil kepuasan kerja ini kemungkinan disebabkan perbedaan tempat penelitian, jumlah dan jenis profesi responden, standar gaji tenaga kesehatan, serta waktu penelitian sebelumnya yang dilakukan sebelum kondisi pandemi COVID-19. Pada hasil analisis bivariat mencari hubungan kepuasan kerja dengan kinerja didapatkan hasil nilai p >0,05. Dengan demikian kepuasan kerja secara umum tidak berhubungan dengan hasil kinerja. Pada hasil penelitian dengan analisis multipel regresi logistik untuk menguji sejauh mana kesembilan komponen kepuasan kerja (pekerjaan itu sendiri, penghargaan dan pengakuan, promosi, gaji, supervisi, manfaat kerja, kebijakan dan prosedur, hubungan interpersonal dengan atasan, dan hubungan interpersonal dengan rekan kerja) diperiksa untuk memprediksi hasil kinerja. Didapatkan hasil nilai p >0,05 untuk seluruh komponen kepuaan kerja, dengan demikian komponen kepuasan kerja tidak berhubungan dengan hasil kinerja. Hal ini kemungkinan disebabkan faktor organisasi, profesionalisme tenaga kesehatan dan sistem penilaian kinerja

Introduction: The COVID-19 pandemic has greatly affected the whole world. This influence is also felt by the hospital, so that the level of satisfaction of health workers is very important to be maintained or even increased. In 2020 and 2021 Dr. Adjidarmo regional public hospital experienced difficulties during the pandemic, this was seen in the decrease in the number of patient visits to the Emergency Room (ER). The number of ER patient visits in 2019 was 19,271 patients, while in 2020 the number was 13,682 patients and in 2021 the number was 11,374. The purpose of this study was to analyze the relationship between the level of health workers' goals on performance in Dr. Adjidarmo regional public hospital. Research method: This study used a cross-sectional design with quantitative analysis methods. The research is located in Dr. Adjidarmo regional public hospital, Rangkasbitung Districts, Lebak Regency, Banten Province, and conducted in June 2022. This research uses the Job Satisfaction Survey (JSS) instrument by Spector in 1994 with 36 questions translated into Indonesian. Job satisfaction assessment is carried out to assess job satisfaction in 2021, so that an explanation is given to respondents how job satisfaction is after seeing the performance results in 2021. Results and discussion: General job satisfaction of health workers at Dr. Adjidarmo regional public hospital is 134.38 with a number of satisfied health workers as many as 84 respondents or 35.3%. This high or low job satisfaction result may be due to differences in research locations, the number and type of respondents' professions, salary standards for health workers, and the time of previous research conducted before the COVID-19 pandemic. In the results of the bivariate analysis looking for the relationship between job satisfaction and performance, it was found that p-value > 0.05. Thus job satisfaction in general is not related to performance results. In the results of research with multiple logistic regression analysis to examine the extent to which the nine components of job satisfaction (the wrok itself, rewards and recognition, promotions, salary, supervision, fringe benefits, policies and procedures, interpersonal relationships with superiors, and interpersonal relationships with coworkers) examined to predict performance outcomes. The results obtained p-value > 0.05 for all components of job satisfaction, thus the component of job satisfaction is not related to performance results. This is probably due organizational factors, professionalism of health workers and performance appraisal system. Key words: Job satisfaction, performance, health workers

Read More
B-2283
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mariana Yatar; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
Abstrak: Formulir asuhan keperawatan yang sesuai slandar belum lengkap, serta sosialisasi dari SOP belum menyeluruh. Saran yang diberikan agar pihak rumah sakit mengeluarkan kebijakan keharusan membuat dokumen asuhan keperawatan untuk setiap pasien yang dirawat, meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga perawat pelaksana, mengurangi tugas rangkat dan sederhana kalau perlu dalam bentuk check list serta sosialisasi SOP secara menyeluruh.

Nursing Care Document is an indicator to prove that the Nurses are doing good nursing care to clients in internal room. Purpose of the research is to get a clear description on nursing care document and its related factors in internal room. Research methodology is qualitative method through in depth interview and observation to 8 informan which charge with the nursing care document and its related Factors.
Read More
B-532
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santy Parulian; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Grace S. Rumengan
B-1647
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aris Tambing; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: M. Hafizurrachman, Peter A.W. Pattinama, Achmad Soebagio Tancarino
Abstrak: Latar Belakang. Rumah Sakit Jiwa soharto Heerdjan sebagai salah satu unit pelayanan kesehatan milik pemerintah memberikan layanan kepada seluruh lapisan masyarakat diperhadapkan pada posisi yang sulit karena 83,5% pasien yang dilayani adalah tergolong masyarakat miskin. Sesuai dengan amanat UUD 45, bahwa orang miskin dan anak terlantar dijamin oleh negara, maka pemerintah mengambil langkah strategis mengeluarkan SK No 1241/ Menkes/SK/XI/2004menunjuk PTASKES untuk mengelola pendanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin; namun dalam implementasi kebijakan di lapangan terdapat masalah berupa ketidak puasan pada pihak yang terakait karena tidak disosialisasikan dengan baik.

Tujuan. Melakukan penelitian di poliklinik Rumah Sakit Jiwa mengenai persepsi kepuasan keluarga pasien GAKIN peserta ASKES atas pelayanan yang diberikan dibagian: penerimaan, inastalasi farmasi dan layanan dokter. Dengan diketahuinya hasil analisa penelitian kepuasan keluarga pasien terhadap pelayanan rumah sakit,haltersebut dapat digunakan Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan sebagai acuan untuk membuat rencana strategi dalam rangka memperbaiki/ meningkatkan mutu pelayanannya.

Metode. Metode penelitian ini bersifat survey, deskriptif analitik, dengan pendekatan "Cross sectional" menggunakan metode kuantitatif, untuk mendapatkan gambaran tentang persepsi kepuasan kelurga pasien gangguan jiwa berat dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner tentang pelayanan di poliklinik Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan Jakarta.

Hasil Penelitian. Peneliti mencoba mencari hubungan karakteristik responden dari aspek umur,pekerjaan,status perkawinan,lamanya sakit,jumlah kunjungan,jenis kelamin,sebagai variabel terikat dihubungkan dengan aspek persepsi kepuasan keluarga pasien sebagai variabel bebas. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan analisa bivariat ditemukan hubungan yang bermakna antara umur, pekerjaan, pendidikan dengan persepsi kepuasan keluarga terhadap pelayanan farmasi , demikian halnya dengan pelayanan dokter terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan, jenis kelamin, status kawin, dan pekerjaan dengan persepsi kepuasan keluarga pasien; tetapi pada bagian penerimaan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik responden dengan persepsi kepuasan keluarga pasien.

Kesimpulan dan Saran. Peneliti memberikan saran kepada Rumah Sakit agar di keluarkan rekomendasi kepada pemerintah dan PT ASKES untuk melakukan penataan terhadap pelayanan pada pasien GAKIN pesrta ASKES agar pasien miskin mendapat pelayanan secara optimal. Peneliti mengambil kesimpulan bahwa menurunnya jumlah kunjungan pasien GAKIN peserta ASKES di luar DKI disebabkan karena adanya kebijakan pemerintah yang tidak disosialisasikan dengan baik mengakibatkan dampak mutu layanan Rumah Sakit tidak optimal.

Kata Kunci : Persepsi pasien, Kepuasan pasien
Background. Soeharto Heerjan Mental Hospital is one of government health centre that gives services to all society from different kind of economic level. This hospital is faced with several issues because 83, 5% patients in this hospital was classified as poor society. According to UUD 45, that poor people and children are guaranteed by country; therefore the government took strategic steps by making a policy, SK No. 1241/Menkes/SK/XI/2004. The government pointed PT ASKES to organize health care services for the poor. In the contrary, policy implementation was facing obstacles in the form of dissatisfaction from related parties caused by policy socialization which was not optimal.

Purpose. The aim of this study was to evaluate GAKIN family patient?s which were an ASKES group toward given services in hospital admission, Pharmacy installation, and doctors services. By knowing the result of satisfaction level of the patient?s family, the hospital can use the data for references to decide strategic plan. Strategic plan were done to improve hospital quality.

Methodes. This is a descriptive analytical research with cross sectional approach and using quantitative methods. Data collecting for evaluating patient?s family satisfaction were done by using interview and questionnaire about sevices in Soeharto Heerjan Jakarta Mental Hospital.

Result. The writer was trying to find correlation between respondent?s characteristic (age, sex, job, education, marital status, length of illness, visit?s frequency) and patient?s family satisfaction perception. The result showed that there was a significant correlation between ages, job with family satisfaction perception toward pharmacy services. The same result also shown between education, sex, marital status and job with patient?s family satisfaction perception; but there was no significant correlation between admission division and respondent's characteristic with patient's family satisfaction perception.

Conclusion. It is recommended that the government publish a recommendation letter to the government and PT ASKES to organize services toward GAKIN patients who also an ASKES group, so that poor patients can receive optimal services. We can conclude that a decreasing phenomena in GAKIN patient?s visits outside DKI Jakarta were caused by government policy that was not socialized optimally, which eventually affected the quality of hospital.

Keywords : patient's perception, patient's satisfaction
Read More
B-889
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive