Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34510 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Muchamad Rifai; Pemb. Dadan Erwandi; Penguji: Robiana Modjo, Respati Bayu Aji
S-5120
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Netty Elfrida; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Indri Hapsari Susilowati
S-4831
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry Purwanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Yuliandi Bachtiar
S-5134
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andrea Fahira Hanareza; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Abdul Kadir, Holillah
Abstrak:
Sektor manufaktur lebih mungkin menghadapi tantangan implementasi keselamatan akibat sifat operasionalnya yang berisiko tinggi. Oleh karena itu, pengukuran iklim keselamatan perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa baik upaya keselamatan dijalani dan dipahami oleh pekerja. Iklim keselamatan mencerminkan persepsi bersama pekerja terhadap nilai, kebijakan, dan praktik keselamatan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran iklim keselamatan pada bagian produksi PT X berdasarkan enam dimensi: komitmen manajemen, komunikasi keselamatan, peraturan dan prosedur keselamatan, lingkungan yang mendukung, akuntabilitas personal, serta pelatihan keselamatan, serta mengidentifikasi dimensi yang perlu ditingkatkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang, menggunakan kuesioner oleh Lestari et al. (2020) yang diisi secara mandiri oleh pekerja. Jawaban responden kemudian dilakukan analisis uji beda mean. Besar sampel ditentukan dengan metode stratified random sampling menggunakan rumus Slovin. Dari 81 responden, didapatkan bahwa iklim keselamatan pada pekerja di bagian produksi PT X termasuk dalam kategori baik (5,14 dari 6,00). Tidak ditemukan perbedaan rata-rata yang signifikan antarkelompok demografi, kecuali pada persepsi komitmen manajemen antarkelompok masa kerja. Komitmen nyata dari manajemen terhadap keselamatan berperan penting dalam upaya keselamatan kerja. Namun, masih diperlukan peningkatan pada akuntabilitas personal dan pelatihan keselamatan untuk meningkatkan upaya keselamatan di PT X.


The manufacturing sector is more likely to face challenges in safety implementation due to its high-risk operational nature. Measuring safety climate is essential to evaluate how well safety efforts are understood and practiced by workers. Safety climate reflects employees’ shared perceptions of safety values, policies, and practices in the workplace. This study aims to assess the safety climate among production workers at PT X, focusing on six dimensions: management commitment, safety communication, safety rules and procedures, supportive environment, personal accountability, and safety training, and to identify areas needing improvement. A quantitative, cross-sectional design was used, employing a self-administered questionnaire adapted from Lestari et al. (2020). Data from 81 respondents were analyzed using mean difference tests. The safety climate was rated as good, with a mean score of 5.14 out of 6.00. No significant differences were found across demographic groups, except for perceived management commitment, which varied by length of service. Findings highlight the importance of genuine management commitment in fostering a strong safety culture. However, improvement is still needed in personal accountability and safety training to enhance overall safety performance at PT X.
Read More
S-12096
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yang Reinylda Irawati; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf; Penguji: Dadan Erwandi, Yudi Prasetyo
S-4222
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eva Silvia; Pemb. Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Budi Setiawan
S-5187
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iman Taufik; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono
S-2473
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Putu Astawa; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja
S-1306
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Refiani Fitri Ardiyanti; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Dadan Erwandi, Afid Yusthi Ghozali
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim keselamatan dengan perilaku keselamatan pada pekerja di PT X. Iklim keselamatan mencerminkan persepsi pekerja terhadap komitmen dan praktik keselamatan di lingkungan kerja, sementara perilaku keselamatan mencerminkan tindakan nyata pekerja dalam mendukung keselamatan kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator iklim keselamatan dan perilaku keselamatan, yang masing-masing diukur menggunakan skala ordinal. Responden penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian produksi di PT X. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat antara iklim keselamatan dan perilaku keselamatan (ρ = 0,551). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi pekerja terhadap iklim keselamatan, maka semakin baik pula perilaku keselamatan yang ditunjukkan. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun iklim keselamatan yang positif sebagai strategi untuk meningkatkan perilaku keselamatan di tempat kerja.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim keselamatan dengan perilaku keselamatan pada pekerja di PT X. Iklim keselamatan mencerminkan persepsi pekerja terhadap komitmen dan praktik keselamatan di lingkungan kerja, sementara perilaku keselamatan mencerminkan tindakan nyata pekerja dalam mendukung keselamatan kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator iklim keselamatan dan perilaku keselamatan, yang masing-masing diukur menggunakan skala ordinal. Responden penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian produksi di PT X. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat antara iklim keselamatan dan perilaku keselamatan (ρ = 0,551). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi pekerja terhadap iklim keselamatan, maka semakin baik pula perilaku keselamatan yang ditunjukkan. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun iklim keselamatan yang positif sebagai strategi untuk meningkatkan perilaku keselamatan di tempat kerja.
Read More
S-11992
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Polma Erik Astrada; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Hendra; Muhamad Dawaman, Eka Fitriani Ahmad
Abstrak: Produksi perisa makanan menggunakan beberapa bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan baik melalui pajanan terhadap sistem pernafasan ataupun penyerapan dermal. Berdasarkan beberapa penelitian risiko kesehatan dari bahan kimia menjelaskan bahwa bahan-bahan kimia tersebut memiliki risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji risiko kesehatan terkait pajanan bahan baku perisa makanan di PT. X berdasarkan tingkat bahaya, pajanan, risiko kesehatan hingga pengendalian yang dilakukan. Metode penelitian dilakukan dengan penelitian risiko kesehatan terhadap bahan kimia dengan mengidentifikasi bahaya berdasarkan karakteristik dari bahan kimia hingga besar pajanan yang diterima oleh pekerja sehingga dapat dinilai risikonya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa risiko pajanan di PT X. Proses pembuatan perisa makanan di PT X memiliki menggunakan sejumlah seratus tiga puluh bahan kimia yang digunakan untuk proses produksi bahan perisa makanan yang digunakan dari proses penimbangan dan persiapan bahan baku. Berdasarkan penelitian terhadap bahan kimia didapatkan hasil bahwa risiko pajanan melalui jalur inhalasi merupakan risiko sedang sedangkan risiko pajanan melalui jalur penyerapan dermal merupakan risiko tinggi pada risiko korosi pada kulit dengan risiko tertinggi pada proses pengisian dan pengemasan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan melakukan studi pada karakteristik bahan kimia serta analisis data sekunder dari perencanaan produksi sehingga data besaran pajanan bersifat kualitatif. Penulis menyarankan untuk melakuan pengamatan secara kuantitif dengan melakukan uji pajanan dari pekerja yang melakukan proses bahan kimia tersebut sehingga mendekati respon dosis yang diterima oleh pekerja.

Chemicals which are used at flavor industry potentially harmful to health through exposure to the respiratory or dermal systems. Based on several studies of the health risks of chemicals explained chemicals have a high risk. This study objective is to examine the health risks associated with exposure to raw materials for food flavoring in PT. X based on the level of danger, exposure, health risks to controls. The research method is carried out by researching health risks to chemicals by identifying hazards based on the characteristics of the chemical to the extent of exposure received by workers so that the risk can be assessed. The results of this study indicate that the risk of exposure at PT X The process of making food flavors at PT X has used one hundred and thirty chemicals used for the production of food flavoring materials used from the weighing and raw material preparation process. Based on research on chemicals found that the risk of exposure through inhalation is a moderate risk while the risk of exposure through the dermal pathway is a high risk of risk of corrosion to the skin with the highest risk in the filling and packaging process. This research is qualitative by conducting a study on the characteristics of chemicals and secondary data analysis from production planning so that the amount of exposure data is qualitative. The author suggests conducting quantitative observations by conducting exposure tests from workers who carry out the chemical process so that they approach the dose response received by the worker.
Read More
T-5956
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive