Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34447 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Iwan Iskandar; Pemb. Laila Fitria, Dewi Susanna; Peng. Artha Prabawa, Warmo Sudrajat, Widyawati
T-2675
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pantjawidi Djuharnoko; Pembimbing: I Made Djaja, Syahrizal Syarif
T-1799
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Irwan Afandi; Pembimbing: Renti Mahkota, Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Nurhayati A. Prihartono, Sholah Imari
Abstrak:

Kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di Wonosobo meningkat dalam 3 tahun terakhir. Kejadian tertinggi adalah 348 per 1.000 balita pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik rumah terhadap ISPA, dengan menggunakan desain cross sectional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah 2012. Sampel dipilih secara acak sederhana berdasarkan cluster mewakili perbedaan ketinggian di Wonosobo, selanjutnya pemilihan subjek penelitian menggunakan cara Propobability proportional to Size (N = 250). Studi ini menemukan prevalens kejadian ISPA sebesar 60,80%, lingkungan fisik rumah berhubungan dengan kejadian ISPA setelah dikontrol dengan variabel pengetahuan ibu. Proporsi kejadian ISPA 68,47% dari balita yang tinggal pada kondisi rumah kurang, sedangkan 27,66% balita tinggal dalam kondisi baik (PR= 2,47, 95% CI: 1,545-3.967). Diperlukan upaya promosi kesehatan dan tindakan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama kondisi rumah untuk mencegah ISPA.


 The incidence of acute respiratory infections (ARI) on children under five in Wonosobo was increasing in the last 3 years. The highest was 348 per 1.000 children under five in 2010. The study aimed to determine the influence of house condition to ARI. This was an analytic cross sectional study. The population was all of under five In Wonosobo District, Central Java Province 2012. Sample was selected by cluster simple random sampling, the cluster was representing the altitude of Wonosobo, then the selection of subject study using propobabilty proportional to size (N=250). This study found a prevalence of 60.80% of ARI, the house physical environment associated with the incidence of ARI home after the controlled of maternal knowledge variable. proportion of ARI incidence 68.47% of children who live on bad house conditions, while 27.66% children under five living in good conditions (PR = 2.47, 95% CI: 1.545 to 3967). Need a health promotion and an action to increasing the health environments especially the house conditions to prevent ARI.

Read More
T-3658
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risma Yustiani Syarif; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Luqman Yanuar Rachman
Abstrak:
ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) masih menjadi masalah serius di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pentingnya pencegahan dan penanggulangan ISPA tersirat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-3: Ensure healthy lives and promote well being for all at all ages. Pada tahun 2017 terdapat 289 kasus ISPA Bawah terkait influenza dengan 11 kematian yang dilaporkan di kota Mekah. 44 % kasus kematian tersebut berasal dari jamaah asal Asia Tenggara. Kasus ISPA pada tahun 2017 didominasi oleh Nasofaringitis Akut yang menjadi sebab 19% kunjungan rawat jalan jamaah haji pada tahun tersebut. Tahun 2018 Common Cold menjadi urutan kasus ISPA nomor 1 pada 10 penyakit terbanyak pada jamaah haji disamping 5 penyakit ISPA. Tujuan penelitian ini untuk engetahui faktor determinan ISPA pada Jemaah Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2018.Desain studi cross-sectional dari data sekunder dengan jumlah sampel 374 jemaah haji. Analisis faktor determinan kejadian ISPA pada penelitian ini menggunakan analisis multivariat cox regresi dengan besar pengaruh yang dinyatakan dalam prevalensi rasio (PR) dan Confidence Interval (CI 95%). Penelitian ini menunjukkan prevalensi ISPA pada Jemaah Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 mencapai 72,65%. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor determinan ISPA pada Jemaah Haji Jawa Barat adalah obesitas (PR 0.84), secara statistik dengan kemungkinan faktor komorbid lain secara substantif. Hasil penelitian menyarankan peningkatan pelayanan kesehatan haji holistik dan bersifat preventif sejak faktor risiko penyakit komorbid obesitas ditemukan dengan cara edukasi, pembinaan kesehatan haji sejak masa tunggu ibadah haji, bersamaan dengan pelaksanaan program UKP dan UKM di Puskesmas seperti Posbindu PTM, Prolanis dan Kesorga. Kata Kunci : ISPA, Jemaah Haji, Faktor Determinan, Jawa Barat

ARI (Acute Respiratory Tract Infection) remain as a serious problem globalliy. Indonesia also has the same burden either. Multiple effect of ARI in a pandemic scale surely results in devastation in health, economy, and other sectors. The importance of ARI prevention implied on the third aim of Sustainable Development Goals (SDGs) : Ensure healthy lives and promote well being for all at all ages. In 2017 we found 289 Acute Lower Respiratory Tract Infection cases related to influenza as viral agent with 11 mortality number reported in Mecca. 44 % of the mortality dominated by South East Asian pilgrims. At the same year, Acute Nasopharyngitis also dominated 19% inpatient cases of Pilgrims In 2018, Common Cold become the first rank of 10 diseases mostly happen in Pilgrims with 5 others ARI manifestation. The purpose of this study is to asses the determinant factors of ARI in West Java’s Pilgrims, 2018. A cross-sectional study was held with 374 samples from secondary derived from Siskohatkes. The analysis of ARI determinant factors in this study applied multivariate-Cox Regression analysis and expressed by the prevalence ratio (PR) with a 95% Confidence Interval (CI). Our study reveal that ARI prevalence in West Java’s pilgrims 2018 is 72,65%. The multivariate analysis result show that ARI determinant factor in West Java’s pilgrims is obesity (PR 0.84), even statistically unsignificant with other substantive factors that also important. The researcher suggest hajj treatment improvement programmes holistically, preventif as soon as obesity as comorbid factors found in pilgrims. The programmes include education, hajj health maintenace program since a pilgrim announce to do hajj. The program can be held in coordination with UKP and UKM by Posbindu PTM, Prolanis also Kesorga at a public health center. Key words: ARI, Pilgrims, Determinant Factor, West Java
Read More
T-7497
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mohamad Ershad Al Annas; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Helda; Devi Surya Iriyani
S-6421
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jack Lesmana; Pembimbing: Yovsyah
S-3189
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dara Puspita Dewi; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Helda, Dorlina Nainggolan
S-6177
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Parulian Situmorang; Pembimbing: Sumengen Sutomo, Haryoto Kusnoputranto
T-1806
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rini Handayani; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Ririn Arminsih, Edy Hariyanto, Ely Setyawati
Abstrak: Kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Bengkulu tahun 2015 menyebabkan adanyapencemaran udara baik di dalam maupun di luar ruangan. Hal ini juga mengakibatkanmeningkatnya kejadian ISPA pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan kondisi rumah, kepadatan hunian dan pajanan asap terhadap kejadian ISPA pada balitadi Kota Bengkulu saat kebakaran hutan tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalahcase control. Kasus merupakan balita yang berkunjung ke Puskesmas Kecamatan dan didiagnosamenderita ISPA dan kontrol adalah dua balita tetangga kasus yang ditemui pertama kali.

Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis atap (OR: 2,79; 95% CI: 1,36-5,69), ventilasi (OR: 2,60; 95%CI: 1,39-4,84), kepadatan hunian (OR: 2,14; 95% CI: 1,07-4,28), dan asap bahan bakar memasak(OR: 4,14; 95% CI: 1,56-10,9) memiliki hubungan yang kuat terhadap ISPA. Jadi, ada hubunganantara kondisi rumah, kepadatan hunian dan pajanan asap terhadap kejadian ISPA pada Balitasetelah dikontrol oleh variabel kovariat.

Kata kunci:ISPA, Faktor Lingkungan, Balita, Kebakaran Hutan
Read More
T-4727
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desinta Ayu Lestari; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Ratna Djuwita, Bobby Syahrizal, Mugia Bayu Raharja
Abstrak: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu penyakit infeksi yang secara umum ada pada anak usia balita. ISPA diartikan sebagai penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh agen infeksius yang menularkan diantara manusia. ISPA merupakan faktor morbidtas dan mortalitas utama pada Balita. Faktor risiko terjadinya ISPA pada balita salah satunya yaitu BBLR. Jenis penelitan dalam penelitian ini adalah korelasional. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan cross sectional dengan analisis cox regression dan hasil ukur Risk Ratio (RR). Populasi pada penelitian ini sebanyak 17.848 responden dan sampel yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 13.113 responden. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juli 2020.Variabel pada penelitian ini meliputi usia balita, jenis kelamin, pendidikan ibu dan ayah, pekerjaan ibu dan ayah, status merokok ibu dan ayah, status imunisasi, pemberian ASI, pemberian vitamin A, tempat tinggal, tingkat kesejahteraan keluarga dan jumlah balita dalam keluarga Oleh karena itu, pentingnya informasi dari tenaga kesehatan bahwa nutrisi ibu saat hamil penting dengan melihat dari faktor ANC saat kehamilan untuk mencegah bayi terlahir BBLR disertai pemberian imunisasi lengkap pada balita untuk mencegah balita mengalami ISPA
Read More
T-6204
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive