Ditemukan 18620 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Buku II, Republika. hal : 129
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Koran Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
☉
Robert E. Olson
612.39 OLS p
Jakarta : Gramedia, 1987
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Saraswati
Seri Gizi 17
Bogor : P3G, 1994
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Krisdinamurtirin
Seri Gizi 03
Bogor : P3D, 1973
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Laksita Ri Hastiti; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yulianto S Nugroho, Gama Widyaputra, Waluyo
Abstrak:
Tingginya jumlah dan volume distribusi bahan bakar minyak, salah satunya dengan moda transportasi mobil tangki, memiliki risiko yang semakin kompleks terkait potensi kebakaran dan ledakan. Berbagai penelitian dan laporan kasus membuktikan tingkat kecelakaan atau kebakaran dan ledakan mobil tangki masih terus terjadi. Kajian kuantitatif risiko kebakaran dan ledakan dilakukan untuk mengetahui tingat risiko individu dan sosial. Perhitungan frekuensi dilakukan dengan menggunakan Event Tree Analysis (ETA) dan konsekuensi dengan perangkat lunak ALOHA® (Areal Locations of Hazardous Atmospheres) berdasarkan skenario terburuk. Studi kasus dilakukan di filling shed Terminal Bahan Bakar Minyak X Jakarta. Penelitian dilakukan dengan desain studi deskriptif dan analitik melalui data primer hasil observasi dan wawancara serta data sekunder perusahaan dan literatur. Penelitian ini menggambarkan risiko individu dan sosial masing-masing masuk dalam kategori masih dapat diterima dan dapat ditoleransi. Perusahaan perlu mempertahankan sistem keselamatan kebakaran yang ada dan meningkatkan sosialisasi terhadap karyawan dan masyarakat karena dampak yang ditimbulkan mulai dari manusia, aset, material, ekonomi dan reputasi perusahaan. Kata kunci: Kajian Risiko Kuantitatif, Kebakaran, Ledakan, Mobil Tangki, Bahan Bakar Minyak
Read More
T-4456
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Laksita Ri Hastiti; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yulianto S Nugroho, Gama Widyaputra, Waluyo
Abstrak:
Tingginya jumlah dan volume distribusi bahan bakar minyak, salah satunya dengan moda transportasi mobil tangki, memiliki risiko yang semakin kompleks terkait potensi kebakaran dan ledakan. Berbagai penelitian dan laporan kasus membuktikan tingkat kecelakaan atau kebakaran dan ledakan mobil tangki masih terus terjadi. Kajian kuantitatif risiko kebakaran dan ledakan dilakukan untuk mengetahui tingat risiko individu dan sosial. Perhitungan frekuensi dilakukan dengan menggunakan Event Tree Analysis (ETA) dan konsekuensi dengan perangkat lunak ALOHA® (Areal Locations of Hazardous Atmospheres) berdasarkan skenario terburuk. Studi kasus dilakukan di filling shed Terminal Bahan Bakar Minyak X Jakarta. Penelitian dilakukan dengan desain studi deskriptif dan analitik melalui data primer hasil observasi dan wawancara serta data sekunder perusahaan dan literatur. Penelitian ini menggambarkan risiko individu dan sosial masing-masing masuk dalam kategori masih dapat diterima dan dapat ditoleransi. Perusahaan perlu mempertahankan sistem keselamatan kebakaran yang ada dan meningkatkan sosialisasi terhadap karyawan dan masyarakat karena dampak yang ditimbulkan mulai dari manusia, aset, material, ekonomi dan reputasi perusahaan. Kata kunci: Kajian Risiko Kuantitatif, Kebakaran, Ledakan, Mobil Tangki, Bahan Bakar Minyak
Read More
T-4456
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi, Cakrawati, Mustika NH
641.3 CAK b
Bandung : Alfabeta, 2012
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sigit Wijayanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Muhiddin, Maruli C. Tampubolon
Abstrak:
Pengangkutan bahan bakar minyak dengan menggunakan truk tangkimemiliki konsekuensi terhadap insiden kebakaran dan ledakan. Penelitian inimerupakan pemodelan kuantitatif dengan input sekunder yang diaplikasikandalam perangkat lunak ALOHA (Areal Location of Hazardous Atmosphere) padasalah satu jenis hidrokarbon yang menjadi komponen Premium, yaitu Pentana.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jangkauan konsekuensi daridampak dispersi gas, kebakaran, dan ledakan akibat kebocoran tangki padaaktivitas pengangkutan bahan bakar minyak dengan menggunakan truk tangki diSurabaya dan Jakarta. Hasil dari penelitian ini didapatkan jangkauan dankonsekuensi dispersi gas, kebakaran, dan ledakan untuk tiga zona berdasarkanlevel of concern dari setiap skenario yang berisiko terhadap keselamatan umum,keselamatan pekerja, keselamatan lingkungan, dan keselamatan peralatan/instalasi.Kata Kunci : Dispersi gas, kebakaran, ledakan, Pentana, pool fire, BLEVE, VCE
The transportation of fuel using the tank trucks haved consequences to thefires and explosions incident. This study is a quantitative modeling with input thesecondary data which applied in ALOHA (Areal Location of HazardousAtmosphere) software on one type of hydrocarbon that become Premiumcomponents, namely Pentane. The aims of this study was to determine theconsequences impact range of gas dispersion, fire and explosion due to tankleakage on fuel transportation using the tank truck in Surabaya and Jakarta. Theresults showed that the range and consequences of gas dispersion, fire, andexplosion for the three zones based on the level of concern of each scenario givedrisks to public safety, worker safety, environmental safety, andequipment/installation safety.Keywords: Gas dispersion, fire, explosion, Pentane, pool fire, BLEVE, VCE
Read More
The transportation of fuel using the tank trucks haved consequences to thefires and explosions incident. This study is a quantitative modeling with input thesecondary data which applied in ALOHA (Areal Location of HazardousAtmosphere) software on one type of hydrocarbon that become Premiumcomponents, namely Pentane. The aims of this study was to determine theconsequences impact range of gas dispersion, fire and explosion due to tankleakage on fuel transportation using the tank truck in Surabaya and Jakarta. Theresults showed that the range and consequences of gas dispersion, fire, andexplosion for the three zones based on the level of concern of each scenario givedrisks to public safety, worker safety, environmental safety, andequipment/installation safety.Keywords: Gas dispersion, fire, explosion, Pentane, pool fire, BLEVE, VCE
T-4149
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Taofik Nurhidayanto; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Indri Hapsari Susilowati, Adenan, Indrianto
Abstrak:
Gedung Graha X merupakan bangunan perkantoran yang terdiri atas gedung A,gedung B dan area bawah tanah. Pada bulan Juni-Juli telah dilakukan identifikasibahan bakar dan sumber panas dengan pendekatan observasi dan metode semikuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bahan bakar, sumberpanas dan kehandalan fasilitas pelindung kebakaran di Gedung Graha X. Hasilpenelitian menunjukkan bahan kayu merupakan bahan utama pada seluruh bagiangedung selain kertas dan logam. Sumber panas pada gedung graha xteridentifikasi dalam bentuk energi listrik dan mekanik dengan jumlah terbanyakberada di area bawah tanah. Nilai Kehandalan Sistem Keselamatan Bangunan(NKSKB) telah dihitung dengan nilai kondisi adalah 77,42% atau cukup.Kata Kunci :bangunan, bahan bakar, sumber panas, NKSKB
Graha X is an office building which are consist A building, B building andundergound area. This study has been done on June July to identified a fuel, heatsource and ability of fire safety system by using observation and semiquantitativemethods. This Reasearch is conducted to know an amount of fuel, heat potentialand safety system rating. The results showed that wood are the dominant materialat all building. The others material are paper and metal. The heat source has beenidentified in electrical and mechanical form and it most found at undergroundarea. Safety system rating or Nilai Kehandalan Sistem Keselamatan Bangunan(NKSKB) is 77,42%.Keyword :building, fuel, heat source, NKSKB.
Read More
Graha X is an office building which are consist A building, B building andundergound area. This study has been done on June July to identified a fuel, heatsource and ability of fire safety system by using observation and semiquantitativemethods. This Reasearch is conducted to know an amount of fuel, heat potentialand safety system rating. The results showed that wood are the dominant materialat all building. The others material are paper and metal. The heat source has beenidentified in electrical and mechanical form and it most found at undergroundarea. Safety system rating or Nilai Kehandalan Sistem Keselamatan Bangunan(NKSKB) is 77,42%.Keyword :building, fuel, heat source, NKSKB.
T-4072
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
